Thumbnail for Kajian 1 Ustadz Romdon Adab Bertamu by DGT SMA TELKOM BDG

Kajian 1 Ustadz Romdon Adab Bertamu

DGT SMA TELKOM BDG

29m 4s2,727 words~14 min read
YouTube auto captions
Transcript source

YouTube auto captions

This transcript was extracted from YouTube's auto-generated caption track. The transcript below is server-rendered so it can be read, searched, cited, and shared without opening the original YouTube player.

Timestamped outline
Pull quotes
[0:06]Alhamdulillahi rabbil alamin washolatu wasalamu ala asrofil ambiya wal mursalin.
[0:06]Sayidina wa maulana Muhammadin Khatimin Nabiyin wa ala alihi wasohbihi ajmain amma ba'du.
[0:06]Bismillahirrahmanirrahim Hal ataka hadisu hal ataka hadisu Doyfi Ibrahim al-Mukaromin.
[0:06]Mudah-mudahan kita semua diberikan kekuatan untuk melaksanakan puasa full ya 30 hari.
Use this transcript
Related transcript hubs

[0:06]Bismillahirrohmanirrohim Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahi rabbil alamin washolatu wasalamu ala asrofil ambiya wal mursalin. Sayidina wa maulana Muhammadin Khatimin Nabiyin wa ala alihi wasohbihi ajmain amma ba'du. Ittaqullah ittaqullah wala tamutunna illa wa antum muslimun. Wa qolallahu taala fil quranil Karim auzubillahiminasyaitonirojim. Bismillahirrahmanirrahim Hal ataka hadisu hal ataka hadisu Doyfi Ibrahim al-Mukaromin. Iddakhulu alaihi faqolu salaman. Qol salamu qaumun munkarun. Faro gho ila ahlihi faja'a bi'ajlin samin. Faqorroba hu ilaihim qola ala ta'kulun. Alhamdulillahi rabbil alamin di bulan suci Ramadhan ini. Mudah-mudahan kita semua diberikan kekuatan untuk melaksanakan puasa full ya 30 hari. Mudah-mudahan niscaya Allah memberikan anugerah yang paling mulia di bulan suci ini dan kita semua bisa melaksanakannya dengan sebaik-baik mungkin. Tak hilaf sholawat dan salam kita panjatkan kepada Baginda Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam. Para sahabat, para tabiin, para keluarganya dan mudah-mudahan kita semua tergolongkan umatnya Baginda Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam. Eh sahabat Telkom yang saya cintai dan saya hormati. Di sini saya akan membahas tentang adab-adab bertamu. Sesuai dengan Al-Quran yang berdau Hal ataka hadisu thoyfi Ibrohim al-Mukromin yang artinya wallahu a'lam. Hal ataka dan apakah datang hadisun Nuh Ibrahim kisah tamunya Nabi Ibrahim Al-Mukromin kang yang dimuliakan siapa Nabi Ibrahim. Izzakhola alaihi ketika masuk tamunya itu ke rumahnya Nabi Ibrahim fa qolu maka berkata tamu itu kepada Nabi Ibrahim salaman mengucapkan salam. Qola salamun qomun mukromun salamun qaumun mukromun itu teh maksudnya gimana.

[3:16]Nabi Ibrahim kedatangan tamu yang dia tidak kenal ya. Ini adab-adab bertamu ya bertamu kepada ada yang bertamu ke kepada Nabi Ibrahim di sini toh. Maksudnya ada yang masuk ke Nabi Ibrahim bertamu untuk bertamu kepada Nabi Ibrahim. Tak kita di sini adab-adab bertamu bagaimana kita melaksanakan kalau kita bertamu kepada seseorang gitu kan. Apakah mau di dalam resepsi atau gimana lah kataunya atau kita datang menemui saudara kita yang jauh. Adab-adabannya kita harus gimana gitu kan dan bagaimana yang ditamuannya gitu yang kita datangi itu kan ada dua orang ya di sini. Ada yang ditamuin dan ada yang bertamu ya kalau di sini kita contohin dalam Al-Quran hal haditu Ibrahim al-mukromin. Iddakho alaihi fqolu salaman ketika datang kepada Nabi Ibrahim seorang tamu seorang kaum kepada Nabi Ibrahim dan Nabi Ibrahim juga enggak tahu itu siapa gitu kan. Maka menjawablah Nabi Ibrahim kepada kaum yang datang itu mengucapkan salam. Faro ahlihi faja bisamin kemudian Nabi Ibrahim bergegaslah kepada ahli keluarganya untuk apa untuk menyiapkan hidangan untuk menjamu kepada yang datang itu. Wa bihim ala taun maka lalu dan Nabi Ibrahim datang kepada tamu itu kenapa kalian tidak memakan makanan yang telah kami sediakan gitu kan. Maksudnya di sini kita kalau kita bertamu beradab-adab bertamu itu kita harus datang itu sesuai dengan undangan. Kalau kita enggak ini ah enggak apa-apa ada Hadis Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam. Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat maka janganlah dia menyian-nyiakan menyakiti tetangganya. Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat janganlah maka hendaklah dia memuliakan tamunya. Dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat hendaklah berkat yang baik-baik atau kalau tidak ber bisa berbicara baik maka diamlah gitu kata Kanjeng Nabi ya. Maksudnya gimana. Kita fokuskan kepada yang memuliakan tamu ya. Ketika datang seorang yang bertamu kepada kita kita harus gimana nih gitu kan. Apakah kita harus diam aja atau kita harus menyediakan apa gitu kan. Lah maka ada adab-adabnya ya adab-adab bertamu itu. Di antaranya itu menjambut aja ajakan atau undangan resepsi. Maksudnya gimana kita diundang ke pertemuan atau diundang ke pernikahan ya. Hukumnya gimana kita ini gitu tah hukumnya hukumnya kita untuk datang ke resepsi itu gimana ya. Ada Hadis Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kewajiban seorang muslim atas muslim lainnya ada enam ya. Satu menjawab salam ketika ada orang yang mengucapkan kepada kita salam ya. Itulah bahasa Sunda ya. Ya sundaan. Kalau pacare toet wae nya sekedik nya kita apabila ada orang yang mengucapkan kepada kita salam ya wayahnya kita harus menjawab salam dalam keadaan apapun ada kan. Bahkan malam saya mengaji Kitab tentang bab haji. Ketika kita mengucapkan Laikallahu laibak talbiah ada yang mengucapkan salam kita harus menjawabnya dulu gitu kan. Baru lanjut lagi talbiah itu dalam konteks umroh gitu kan apalagi kita sehari-hari enggak tidak ada yang mengganggu kita ya wayahna. Ketika ada yang mengucapkan salam kita wajib menjawabnya. Terus mengunjungi orang yang sakit itu kan mengunjungi orang yang sakit ketika ada teman kita saudara kita yang lagi sakit. Kita harus menjenguknya ya. Jangan kalau biasanya gitu orang itu ada dalam finansial. Ah saya enggak punya ah saya ini ah jangan jangan ya. Harus kita walaupun itu kebiasaan adat Sunda atau adat orang Indonesia itu harus membawa sesuatu gitu kan. Biasanya gitu yang diberatkan itu itu padahal mah kita yang kalau ada saudara yang kita yang lagi sedang sakit kita mengunjunginya. Itu teh mengini apa?

[8:58]Meratkan persaudaraan ya. Apabila enggak tahu kan orang yang sakit itu apa umurnya gitu kan. Tapi ketika kita sudah bertemu kita meminta maaf itu kan lebih-lebih gitu kan dosa apabila kita mempunyai dosa kepada orang yang shit itu ya. Yang ketiganya menjambut undangan menjambut undangan yang tadi nanti dibahas secara mendetailnya. Yang keempatnya mengantar jenazah yang kelima yang mengantar jenazah apabila kita saudara kita atau tetangga kita yang meninggal kita harus mengantarkan jenazah itu ya. Mengantarkan jenazah mengurusnya jenazah itu ada dalam fiqih ada diatur ya kewajiban-kewajiban muslim ketika ada yang meninggal ya. Di antaranya itu mengkafani, eh memandikan, mengkafani, menyolatkan dan menguburkan ya. Tak itu empat ya yang mengantarkan jenazah itu. Setiap orang yang bisa melaksanakan satu aja itu dibayarnya satu mood ya mood emas yang wah kalau dibandingkan dengan ini mah pasti lebih besar itu ya. Dan mengucapkan menjawab ucapan yang bersin. Nah itu apabila saudara kita lagi kumpul-kumpul ada yang bersin ya.

[10:25]Jawabnya alhamdulillah yang bersinnya yang kalau yang itunya yang mendengarnya Ya Allah. Yang bersinnya juga lagi menjawab lagi Yusbikumullah gitu tah. Syarat-syarat yang bertamu menurut Syekh Muhammad bin Al-Utsmani ada syarat-syaratnya ya. Ketika kita dikata Kanjeng Rasul ida daa ahadukum fal yajib fainakana shaiman fal yusal wa mut'aman yudh'am ada dawan Kanjeng Rasul gitu.

[11:53]Ketika kita diundang ke seorang seseorang fal yajib maka kita wajib mendatangi undangan itu. Fainkana mengka apabila kita lagi puasa maksud fal yusal itu di sini adalah mendoakannya ya mendoakan kan kita lagi puasa masa kita makan gitu kan. Tadi di dalam kitab melaksanakan puasa kalau kita puasa wajib enggak boleh batal ya. Tapi kalau kita puasa sunah disunahkan kita membatalkan puasanya ya. Kalau kita lagi puasa Senin Kamis ada undangan hari Seninnya atau hari Kamisnya undangan pernikahan. Nah kita harus mendatanginya gitu kan kalau undangan pernikahan diwajibkan kita mendatanginya. Kenapa per kalau undangan pernikahan kita kenapa kita wajib mendatanginya itu karena undangan pernikahan itu untuk menghapus fitnah. Kenapa mengharus fitnah segala Ustaz kan kayak gitu suka bertanya. Karena kalau orang itu berdua-duaan kita enggak tahu apakah dia sudah menikah atau tidaknya kan timbulnya bahkan fitnah. Tah maka disunahkan kita mengundang orang untuk melaksanakan resepsi itu itu supaya menghapus fitnah bahwa orang itu udah menikah gitu tah ya. Kalau enggak ada perundangan ya tahu kan nanti di garap berbahaya kan gitu tah ya. Terus apabila ada syaratnya tertentu ya kata Syekh Al Utsaimin ya. Salah satunya tadi teh ada orang yang kita tahu bahwa orang itu pekerjaannya itu di tempat yang haram. Orang itu ngundang kepada kita kita harus gimana nih kan orang itu yang mengundang kita. Tapi tahu itu teh bahwa orang itu satu tukang gosip mah tukang gosip itu nyolong terus tukang mabok, tukang gimana apakah kita harus datang ke undangan itu. Nah jawabannya tidak perlu karena apa kita ditakutkan di dalam acara itu ada khamarnya ada perbuatan-perbuatan yang zalim gitu yang yang dosa ya. Nah kita tidak boleh untuk mendatanginya itu ya. Tadi muti fa maka lamun anjeun maka lamun yang diundang itu buka atau tidak melaksanakan puasa sunat maka maka mencicipi masakan yang sudah disediakan. Kasian atuh nya orang yang mengundang kita sudah capek-capek dari pagi dari itu teh persiapannya itu hampir satu minggu lebih ya kalau ada pernikahan teh nya.

[14:22]sudah dipasak sudah disiapkan maka sekannya kita tidak mencicipinya. Nah itu enggak enak gitu ya kalau gitu kata kata ini mah ya enggak enak ya gitu. Terus ada yang keduanya memuliakan tamu hukumnya wajib. Dalam hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bertamu itu selama 3 hari dan jaiznya siang dan malam dan tidaklah dihalalkan bagi seorang muslim berdiam di sisi saudaranya hingga dia berbuat dosa kepadanya. Para sahabat bertanya ya Rasulullah bagaimanakah dia berbuat dosa kepada kepadanya itu teh. Dia dia berdiam di sisinya dan tidak ada sesuatu pun untuknya yang bisa dia jamu dengannya. Maksudnya gini memuliakan tamu hukumnya wajib tapi tamunya itu harus punya adab ya punya adab-adaban. Masa kita bertamu lebih dari 3 hari gitu kan. Takutnya apa gimana?Takutnya ketika kita berdiam lama di acara itu. Takut satu itu yang keduanya kita merepotkan merepotkan yang punya rumah gitu kan merepotkan punya rumah. Maka disunahkan atau diinikan 3 harilah 3 hari maksimalnya kita bertamu kepada seseorang itu 3 hari ya. 3 hari sudah 3 hari ya takut ah pikiran kalau lebih dari 4 hari atau seminggu. Takutnya kan yang punya rumah enggak enggak enggak punya apa-apa untuk kita makan. Takut kita jadi beban orang lain gitu kan enggak boleh ya jadi harus kalau bertamu itu punya kesopanan ya jangan seenaknya kita ya. Harus tahu adab-adabannya makanya jangan kalau memang harus kita memuliakan tamu tapi tamunya juga gitu kan ada tamu ada yang punya rumah. Yang tamunya juga punya adablah jangan seweng-wenang untuk diam jadi pelarian ya pelarian jangan ya. Yang ketiga disenangi keluar bersama tamu hingga ke pintu ke pintu keluar maksudnya gimana. Ketika ada tamu yang datang kepada kita kita mengundang orang mengundang orang ke ke pertemuan atau ke rapsi kita. Nah disarankan atau diinikan disunangi menjemput orang para tamu itu kitanya menjemput kedatangan tamunya jangan dibiarin tamu teh ya. Datang tahu arah gitu kan diam tamu teh luar lieuk sepuguh sepuguh ya. Teu puguh itu kudu ke mana cenah kudu ke mana heula menu cenah kita harus ke mana dulu ini kan apakah kita harus mengisi daftar tamu apa kita harus makan dulu apalagi kalau rapsi pernikahan ya. Dipotong ah cenah wah ceramah nya. Seharusnya jadi ada orang yang pihak keluarga kita yang menyambut tamu ya yang yang pihak yang diundang itu tahu kepada yang ditugaskan untuk menyambut tamu ya. Kalau yang punya hajat ya mungkin ya kita menyambut tamu di depan ya pasti di depan di ruangan tertentu ya. Nah yang kita ada orang petugasnya jadi ketika kita melaksanakan rap itu harus terlibat semua keluarga ya. Jangan kita yang mengundang gitu ah harus kompak semua keluarga ya apalagi pernikahan. Pernikahan itu banyak sekali apa persoaalan-persoalan yang harus dipecahkan oleh keluarganya. Ucapan tamu pada oh gini yang keempat apabila ucapan tamu apabila dia diikuti seorang yang tidak diundang maksudnya gini. Ada orang misterius yang ikut kepada undangan kita gitu kan. Kita mengundang keluarganya itu empat ternyata yang datangnya itu lima atau enam. Nah yang bertamu itu harus gimana ngomongnya kepada yang punya hajatnya gitu kan. Di sini dicontohkan oleh hadis Abi Mas'ud Al-Ansori qola da'a Nabiyya Sallallahu Alaihi Wasallam li'amin Sona hu lahu khomisun khomsatan. Fatahu fahu rojulun falamma balaga Al-Ababa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Inna ha Ittabana fainta in hu wa Insi roa bal lahu ya Rasulullah. Maksudnya gini Rasulullah diundang oleh orang laki-laki dan untuk menghadiri jamuan makan.

[19:30]Tapi yang mengundangnya itu itu jadi lima orang ya Rasulullah kami mengundang Anda untuk bertemu atau menjamu makan-makan di rumah kami tapi saya membatasi orang yang datang yaitu cuma lima orang. Ketika Rasulullah di jalan ma ngikuti hum kepada yang lima itu rojulun bahkan Rasul enggak tahu datang-datangnya ikut gitu.

[20:02]Duh ke mana cenah ada apalah ketika sampai ke pintu lawang pintu. Qola Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Kanjeng Nabi minta izin kepada yang punya rumah. Ita in lahu wa in.

[20:25]Lah gimana ada tamu saya teh mengundang lima orang tapi ini di jalan ada yang ikut kepada saya. Kita harus gimana ini kata Kanjeng Rasul minta izinlah kepada yang punya hajat apakah boleh enggak masuk ini orang atau enggak boleh. Kalau diizinin ya boleh masuk kalau enggak ya payah kudu balik deui teu meunang.

[21:24]Yang selanjutnya yang kelima berlebih-lebihan dalam menjamu tamu. Di sini kita jangan berlebih-lebihan itu maksudnya gimana. Jangan kita melebih-lebihhi kekuatan atau kemampuan kita untuk menjamu tamu gitu. Karena berlebihan itu dilarang oleh agama gitu kan. Ketika ada tamu dua orang atau tiga orang kepada kita yang datang jangan hampir 10 orang kita membuat makanannya gitu kan karena nanti makanan itu enggak kemakan gitu kan. Maksudnya gitu jadi itu bab berlebih-lebihan ya dilarang oleh agama. Yang keenam masuk dengan izin dan beranjak pulang setelah selesai maksudnya gimana masuk dengan izin teh. Kita bertamu kepada seseorang kita mempunyai undangan yang resmi gitu kan. Jangan ketika kita bertamu kepada orang kita enggak diundang tapi kita masuk keundangan itu. Kalau Alah santri santri gitu ah ada amplop kosong kita masuk aja lah mumpung ada yang punya hajat jangan ya. Biasanya gitu ya biasalah 1000an enggak boleh ya itu makanan yang kita makan itu haram hukumnya kalau kita enggak enggak ada undangan undangan yang yang resmi. Kalau kita diundang sama Sohibul hajanya payahnya kita harus mempunyai izin yang benar dan beranjak pulang setelah selesai maksudnya gimana ada hadis gini ya. Wahai orang-orang yang beriman kata Kanjeng Rasul yang beriman janganlah kalian memasuki rumah Nabi kecuali setelah kalian diizinkan untuk memasuki mencicipi makanan tanpa menunggu-nunggu waktu makan. Akan tetapi apabila telah diundang maka masuklah dan apabila kalian telah makan segeralah kalian beranjak pergi tanpa berlama-lama berbincang. Nah ini ayat Al-Quran Al-Ahzab ayat 53. Maksudnya ketika seseorang yang beriman langsung di masuk ke rumah Kanjeng Rasul. Kita harus meminta izin dulu kepada Kanjeng Rasul apakah diizinkan atau tidak kalau di resepsi yaitu ada undangan untuk kita khusus gitu ya. Kalau tidak ada undangan ya enggak apa-apa jangan jangan masuk gitu. Ah cuek aja lewat aja kalau ada undangan untuk masuk kita wajib untuk menghadirinya dan maksudnya itu masuk dengan izin dan beranjak pulang.

[24:43]Lah setelah kita mencicipi makanannya apa yang kita harus lakukan gitu kan. Setelah selesai kita berbincang-bincang atau makan sudah makan ya biasanya orang Sunda kan melepas rindu ya melepas rindu ya. Biasanya orang yang jarang datang atau jarang kita ketemu biasanya ketemulah di rapsi itu di acara pernikahan itu. Kalau secara nga sengaja kita mengundang orang itu kita susah gitu kan tapi jangan keterlaluan. Apakah kita melepas rindu kepada teman kita atau saudara kita ya udah selesai takutnya apa gimana. Takutnya ketika kita berdiam lama di acara itu takutnya mengganggu mengganggu tamu yang akan datang lagi gitu. Takutnya itu takutnya ketika kita terus diam di acara itu takutnya ada orang yang ingin bertamu. Mengganggu terhadap orang yang akan datang gantilah kalau basa Sunda mah udah makan ya udah gitu kan. Terus apalagi mendahulukan yang lebih tua maksudnya gimana mendahulukan yang lebih tua itu kesopanan ya. Kesopanan kita dalam rapsinya apabila ada orang tua yang ingin makan kita makan ya ya kita yang lebih muda ya lebih duluan lebih dahulu mendahulukan orang tua itu ya. Dahulukan orang tua itu supaya takutnya kan punya tenaga gitu ya udah udah makan udah duluan diam enak gitu kan.

[26:28]Terus yang selanjutnya doa ketika kita bertamu maka kita harus mengucapkan atau mendoakan orang yang kita temui atau kita datangi. Ya maksudnya nah gimana doanya teh Allohumma firlahum warhamhum wabarikhum Firota hum. Ya itu ketika kita bertemu kita selesai dalam resepsi itu.

[27:07]Nah kita sebaiknya kita mendoakannya gitu apa doanya Allohumma firlahum warhamhum wabarik Lahum firtum yang artinya ya Allah Allohumma Firlah moga Gusti meng ngampuni Lahum kepada mereka. Warhamhum menyayangi mereka wabarik lan memberi berkah Lahum kepada di perkara hum yang memberikan rezeki kepada mereka. Yang kesembilan disunangi keluar bersama tamu hingga ke pintu ke pintu keluar maksudnya gimana. Ketika ada tamu yang datang kepada kita nah sebaiknya ketika pulang itu kita apa? Mambarinya gitu nganterkeun nganterkeun pulangna gitu ucapkan Hatur Nuhun atau ucapkan terima kasih atas kedatangan mereka terhadap undangan yang kita telah sebar kepada mereka ya.

[28:13]Ketika kita itu adab-adabnya gitu ya kita harus berterima kasih kepada orang yang telah menghadiri acara kita. Cukup mungkin dari saya mudah-mudahan ada manfaatnya. Lebih dari 30 menit mungkin ini. Mudah-mudahan ada manfaatnya kita bertamu kita harus punya adab kita apa kita orang yang mempunyai hajat kita punya adab gitu ya. Mudah-mudahan berkah semuanya dalam berkah puasa ini mudah-mudahan kita dikuatkan dan kita bisa dilancarkan dalam segalanya amin ya rabbal alamin cukup sekian dari saya wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Need another transcript?

Paste any YouTube URL to get a clean transcript in seconds.

Get a Transcript