[0:00]Kalau buah cabai sudah terserang patek atau antraknosa, ini yang harus kita lakukan.
[0:29]Oke kawan-kawan, kembali lagi dengan Ardan Petti. Pada hari ini kita kembali lagi berada di kebun tanaman cabai. Sebagaimana bisa dilihat di sini, tanamannya sangat luar biasa sekali, buahnya sangat lebat. Hari ini kita akan membagikan teknik bagaimana cara melakukan perawatan tanaman cabai agar tidak kena patek atau antraknosa. Karena banyak sekali pertanyaan di kawan-kawan kita dari para petani. Banyak sekali yang mengalami kegagalan masalah tanaman cabai atau buah cabai diserang patek atau antraknosa. Jika ini menyerang, kalau kita tidak paham atau tidak tahu cara menanganinya maka yang terjadi adalah kegagalan. Nah, untuk hal ini maka hari ini kita akan membagikan cara, membagikan teknik bagaimana cara mengatasinya atau bagaimana cara mengobatinya dan bagaimana cara mencegah agar tanaman itu tidak diserang patek. Oleh karena itu, ikuti saja terus videonya, simak sampai selesai agar tidak gagal paham.
[1:34]Seperti ini kondisi tanaman cabai rawit yang kita tanam sangat luar biasa sekali, buahnya sangat lebat seperti ini. Seperti yang kita sampaikan tadi, kita hari ini akan membagikan teknik atau membagikan cara bagaimana cara melakukan pencegahan agar buah cabai tidak terkena patek atau antraknosa dan bagaimana cara mengobati kalau sudah terkena. Nah, jika ini para petani pahami maka tanaman yang kita tanam buahnya akan lebat seperti ini. akan mendapat keuntungan apalagi di saat harga yang cukup mahal kalau tanaman terserang patek akan rugi total nantinya. Nah, tentu ini kita tidak inginkan. Ini tanaman cabai rawit dengan varietas kaliber. Jadi buahnya sudah luar biasa seperti ini. Sudah banyak yang merah-merah mungkin besok kita akan melakukan pemetikan lagi.
[2:42]Ini buahnya sangat luar biasa sekali, bergerombol seperti ini, bebas dari patek atau antraknosa. Yang pertama yang harus kita perhatikan agar tanaman tidak kena patek adalah dimulai dengan cara olah-olahan. Ini sangat penting sekali. Kalau olah-olahannya benar atau tepat maka tanaman akan sehat. Nah, tekniknya adalah jika lahan itu tidak subur bisa menggunakan pupuk kandang atau kompos. Yaitu dengan cara ditabur di tengah bedengannya saja atau ditabur merata kemudian dicangkul lagi seperti itu.
[3:31]Tebar pupuk kandang itu di tengahnya saja atau di atas bedengan secara merata kemudian dicangkul lagi, dicampur dengan kapur dolomit dan Pertipos atau NPK 15-15. Setelah itu siram EM4 sampai basah kemudian rapikan bedengan, tutup mulsa dan didiamkan cukup lama. Karena pupuk kandang itu sifatnya panas, kalau panas kemudian kita lobangi langsung memang tanaman nanti subur begitu saat fase generatif maka terjadi serangan seperti layu nanti busuk batang apalagi di saat berbuah biasanya cenderung diserang patek atau antraknosa. Nah, seperti itu yang harus kita lakukan yaitu teknik pertama seperti tadi penggunaan pupuk kandang harus benar-benar tepat. Yang kedua yang harus kita perhatikan adalah mengontrol penggunaan unsur nitrogen. Kalau tanaman sudah subur apalagi menggunakan pupuk kandang, itu biasa tanaman subur. Maka hindari penggunaan unsur nitrogen secara terus-menerus melalui dengan cara spray ataupun kocor. Kalau daun tanaman sudah hijau penggunaan unsur nitrogen atau pupuk daun itu dihentikan. Begitu juga dengan pengocoran, jangan dikocor terus dengan kandungan pupuk bernitrogen. Jadi yang harus kita lakukan adalah rutin kocor kalsium bisa dicampur asam humat dan trikoderma di lubang tanam. Untuk tanaman cabai rawit yang kita tanam ini memang kita setiap 7 hari sekali kita kocor kalsium dan asam humat. Sedangkan trikodermanya kita lakukan 20 hari sekali. Jadi dengan demikian maka kondisi pH tidak drop, tanah sehat, tanah gemur, tanaman pun akan tumbuh sehat dan subur seperti ini. Itu teknik yang kedua yang harus kita perhatikan yaitu kontrol penggunaan unsur nitrogen baik melalui kocor maupun spray. Langkah apa yang harus kita lakukan kalau tanaman atau buah cabai itu diserang namanya patek atau antraknosa. Nah, banyak sekali para petani yang mengalami kegagalan dalam mengobati atau menyembuhkan patek itu. Apalagi di saat bulan-bulan kemarin itu hujannya luar biasa sekali sehingga banyak petani yang mengalami kegagalan. Kalau buah cabai sudah terserang patek ini hitam semua atau antraknosa. Langkah pertama yang harus kita lakukan hentikan melakukan spray atau kocor dengan pupuk itu kuncinya. Yang harus kita lakukan adalah melakukan pengocoran di lubang tanam dengan menggunakan kalsium dimix fungisida. Jadi kita kocor langsung di lubang tanam ini dengan kalsium dan fungisida. Jadi fungisidanya bisa menggunakan bahan aktif metalaksil yaitu 3 sendok makan sedangkan kalsiumnya juga 3 sendok makan untuk 20 liter air. Per lubang kita kocor kurang lebih 100 sampai 200 mili. Nah, seperti itu langkah yang harus kita lakukan. Setelah kita melakukan pengocoran dengan kalsium dan fungisida. Selanjutnya adalah di spray dengan fungisida bahan aktif azoksistrobin, difenoconazole, yaitu dosisnya 15 sampai 20 mili dicampur dengan copper WP 2 sendok makan dan fungisida bahan aktif mancozeb 2 sendok makan. Dan tak kalah penting harus dicampur dengan yaitu suplemen tanaman seperti ini yaitu Kalinet agar buahnya nanti mulus dan super jadinya. Untuk kalinetnya bisa dosisnya dinaikkan dari 30 mili menjadi 50 mili. Itu interval penyepraian dilakukan 3 hari sekali. Untuk fungisidanya yaitu fungisida bahan aktif azoksistrobin dan difenoconazole dan bahan aktif mancozeb bisa dirolling dengan menggunakan bahan aktif tembaga. Seperti yang kita sampaikan tadi yaitu interval 3 hari sekali. Nah, untuk bahan aktif tembaga ini dilakukan spray tunggal cukup 2 sendok makan saja.
[8:10]Nah, ini yang harus kita lakukan secara rutin kalau buah cabai sudah diserang namanya patek atau antraknosa. Itulah caranya agar tanaman atau buah cabai tidak diserang patek dan cara melakukan pengobatannya. Terima kasih kawan-kawan yang sudah menyimak video ini. Semoga apa yang kita lakukan, semoga yang apa yang kita sampaikan bisa bermanfaat dan semoga ke depannya kita menjadi sukses sama-sama.



