[0:05]Hey Agirlies and Buddies, welcome back to my channel. So, di video kali ini, aku mau sharing tips nulis essay untuk daftar kuliah di luar negeri. Tadi kan aku mention ya, bahwa di tahap brainstorming dan outlining itu kita perlu masukin aspek-aspek penting dalam penulisan essay. Nah, sekarang aku mau jelasin sama kalian apa aja sih aspek-aspek penting ini. Jadi, ada delapan aspek-aspek penting yang mau aku kasih tahu ke kalian. Nah, aku dapat informasi tentang delapan aspek-aspek penting dalam penulisan essay ini dari kelas online yang aku ikutin dalam aplikasi Skillshare, yaitu kelas online-nya Dr. Shane. Aku bakal mention secara singkat aja delapan poin ini apa, apa sih, terus contohnya seperti apa sih? Cuman kalau kalian pengen penjelasan yang jauh lebih dalam, ya kalian bisa ikutan aja kelas Skillshare-nya tapi memang harus premium sih. Aku bakal tulis link di description box. Jadi, delapan aspek penting tadi itu bisa kita singkat jadi MESRAPP framework. Nah, jadi MESRAPP ini kependekan dari pertama M motivation, E engagement, S suitability, R reflection, A academia, P passion, P projection, and P personality. Jadi kita mulai dari aspek pertama, yaitu motivation. Pastinya kan inti dari essay itu adalah kita pengen kasih tahu apa aja sih motivasi-motivasi yang kita punya untuk daftar ke jurusan ini di universitas ini. Biar biar admission officer itu yakin bahwa kita itu kalau ketrima, kita bakal benar-benar serius dalam belajarnya, kita punya alasan yang kuat untuk mempertahankan nilai yang bagus. Jadi di tahap motivasi ini kita itu perlu 100% jujur, karena aku yakin semua orang pasti punya motivasi yang berbeda-beda. Semakin unik motivasi kita, semakin bagus. Nah, ada dua jenis motivasi yang kita bisa tulis ya. Jadi, pas kita lagi nulis tentang motivasi kita, kita bisa masukin dua motivasi penting ini, yaitu motivasi dalam bidang akademis dan juga motivasi dalam bidang karir. Motivasi dalam bidang akademis itu contohnya kayak kenapa sih kita tuh tertarik untuk mempelajari mata kuliah-mata kuliah dalam jurusan ini? Sedangkan motivasi dalam bidang karir itu contohnya kenapa sih kita mau ambil pekerjaan di bidang ini setelah kita lulus nanti? Jadi aku mau kasih satu contoh kalimat ya, ini contoh aja. Contohnya, blah blah blah sparked my interest in studying about blah blah blah. I am particularly fascinated about blah blah blah. I want to dedicate myself in this vocation because I want to be a blah blah blah in the future, in order to blah blah blah. Kalian bisa isi sendiri titik-titik kosong tadi sesuai sama jati diri kalian dan motivasi kalian sendiri. Aspek penting yang kedua yaitu engagement, yang artinya keterlibatan. Di tahap ini kita bisa ceritain pengalaman-pengalaman pribadi kita tentang apa aja sih yang udah kita lakuin sejauh ini untuk mempelajari tentang jurusan ini, terus juga untuk berkontribusi dalam bidang ini, atau untuk apa ya, melibatkan diri kita dalam bidang ini. Jadi, engagement dalam bidang akademis contohnya kayak gini: My interest in digital media prompted me to participate in UNICEF's Youth Media Program, where I learned about digital literacy and skills to create content. As part of this, I published an educational video on ways to practice self-directed learning. Jadi ini kalian bisa ubah-ubah kata-katanya jadi sesuai sama diri kalian, pengalaman kalian, dan jurusan apa yang mau kalian daftarin. Terus contoh lainnya nih, dalam bidang akademis kita misalnya udah baca beberapa buku tentang jurusan ini atau kita udah ikutan lomba. Misalnya kalian pengen jurusan astronomi, oh ceritain bahwa kalian itu udah ikutan lomba astronomi, atau misalnya kita udah ikutan kelas online, kita bisa ceritain apa yang kita pelajarin di bagian engagement ini. Terus yang kedua, yaitu dalam bidang pengalaman. Jadi, di sini aku tulisnya gini: "Five years of creating content online has honed my ability to blah blah blah and allowed me to contribute to the community in the long-term." Jadi, di sini kita bisa ceritain pengalaman apa yang kita udah alamin untuk yang mempersiapkan kita untuk bisa mengambil jurusan ini gitu. Misalnya nih ada teman aku yang dia ngambil jurusan social work. Jadi untuk bagian engagement ini, dia tulis pengalaman dia dalam volunteering. Jadi apa aja sih kegiatan volunteering yang dia udah lakuin, terus apa yang dia pelajari dari pengalaman itu? Aspek penting yang ketiga yaitu suitability, alias kecocokan. Jadi, di essay kita, salah satu aspek penting yang harus kita tekankan adalah seberapa cocoknya kita untuk jurusan ini gitu. Jadi kita harus tunjukin nih bukti-bukti bahwa kita ini adalah orang yang tepat untuk jurusan ini, karena semua kualifikasi yang diperluin untuk jurusan ini itu ada di diri kita gitu. Nah, gimana sih cara kita tahu orang seperti apa sih yang cocok untuk jurusan ini? Kita bisa cari di Google, aku biasanya carinya itu "person specification for" bla bla bla, jurusan kalian apa, atau "qualities for" bla bla bla, jurusan kalian gitu. Jadi untuk setiap kalimat yang nyeritain pengalaman kita, pastiin bahwa kalimat itu tuh kita sambungin sama apa, skill apa yang kita udah bisa kembangin dari pengalaman itu gitu loh. Contohnya gini: "My experience at blah blah blah has indirectly prepared me for blah blah blah" nama jurusan kita, "developing my skills in blah blah blah, blah blah blah, and blah blah blah." Nah, tiga titik-titik kosong tadi itu kita isi sama key qualities atau person specification yang menandakan bahwa kita tuh orang yang cocok untuk jurusan ini. Jadi kalau aku ngisinya gini: "My experience working for UNICEF has indirectly prepared me for digital media" yaitu jurusan aku, "developing my skills in creativity, communication, and executing campaigns." Aku pilih tiga hal ini karena inilah quality yang menandakan bahwa seseorang itu cocok untuk jurusan media gitu. Aspek penting yang keempat yaitu reflection. Reflection itu kayak seberapa dalamnya sih kita tuh kenal dengan diri kita sendiri. Maksudnya gini, untuk setiap kalimat yang nyeritain tentang pengalaman kita, pastiin bahwa kita tuh bukan cuma nyebutin, oh aku nih udah pernah ini loh atau aku udah pernah dapat ini loh. Jangan cuma disebutin doang, tapi ceritain juga apa sih pelajaran yang kita udah dapetin dari pengalaman itu tadi, dan pengalaman tadi itu tuh udah membuat kita menjadi orang yang seperti apa sih gitu. Kita tuh nulis essay bukan cuma untuk nulis, oh ini prestasiku blah blah blah blah blah, bukan cuma disebutin tapi dijelasin efeknya itu apa terhadap kepribadian kita. Contohnya gini nih: "Blah blah blah, pengalaman kita, has enhanced my skills of blah blah blah, which are skills that will aid me during the blah blah blah course," nama jurusan kita. "I was able to learn about blah blah blah, which has made me more blah blah blah as a person." Jadi di sini kita nyeritain apa aja yang kita sudah pelajarin dan misalnya kita bisa tulis, oh, semua hal yang tadi aku pelajarin itu sudah membuat aku menjadi orang yang lebih open-minded atau orang yang lebih bisa manage my time dan lain-lain. Aspek penting yang kelima, academia, yaitu apa aja sih pencapaian-pencapaian kita yang berhubungan sama jurusan yang mau kita ambil. Jadi prestasi, pencapaian atau penghargaan yang kita sudah dapatin itu penting juga sebenarnya untuk dimension karena itulah yang akan ngasih tahu admission officer-nya bahwa kita ini siswa yang outstanding. Bahwa prestasi kita dari masa lalu itu menandakan bahwa ke depannya kita juga bakal sukses di jurusan universitas kita. Tapi aku saranin kalau kita habis mention tentang suatu penghargaan, kita juga ceritain prosesnya gimana sih sampai kita bisa dapat penghargaan itu dan apa aja sih pemikiran, keterampilan, dan kemampuan yang kita dapatin dari proses itu tadi. Terus kalau untuk jenisnya ada dua macam yang kita bisa tulis yaitu intra kurikuler dan supra kurikuler. Kalau intra itu yang berhubungan sama dunia sekolah, kayak penghargaan dari sekolah, terus juga nilai-nilai kita yang bagus misalnya. Terus kalau suprakurikuler itu yang di luar, di luar mata pelajaran sekolah, tapi berhubungan dengan akademis juga gitu. Contohnya kayak oh kita sudah dapat berapa medali gitu dalam jurusan ini. Pokoknya kalau kita mention penghargaan juga kalau bisa yang sesuai sama jurusan ini gitu. Contohnya gini: "My ability to maintain a consistently high academic performance, while juggling all of my extracurricular activities has earned me several awards, such as blah blah blah blah blah." Nah di sini kita bisa sebutin penghargaan-penghargaan kita dalam bidang akademis atau extracurricular. And it has taught me blah blah blah blah blah. Jadi setelah udah mention penghargaan tadi, kita jelasin juga apa aja pelajaran-pelajaran yang kita udah dapetin dari pengalaman kita ini. Contohnya gini: "And it has taught me time management, determination, and hard work" gitu. Aspek penting yang keenam, yaitu projection. Jadi, projection ini maksudnya kita itu nunjukin bahwa visi kita ke depannya itu cocok untuk jurusan ini. Jadi kita bisa mention secara luas gitu ya kayak misalnya pekerjaan apa yang kita mau ambil setelah kita lulus nanti. Terus aku saranin selain ngasih tahu visi kita tentang masa depan yang berhubungan sama jurusan ini, kita juga ceritain apa sih hal yang udah kita lakuin di masa lalu yang membuat kita yakin bahwa kita tuh emang pengen berkontribusi di bidang ini gitu atau berkarir di bidang ini. Contohnya gini: "Through my work experiences I have realized that being a blah blah blah can be a challenging job." Blah blah blah-nya kita bisa isi sama apa profesi yang kita mau, terus lanjutin pakai "But I know that I have the motivation and capacity to succeed in this fulfilling vocation as a blah blah blah." Misalnya pengen jadi dokter, as a doctor gitu. Aspek penting yang ketujuh yaitu personality. Jadi lewat essay kita ini, kita kalau bisa tuh kayak nunjukin kepribadian kita tuh seperti apa sih? Jadi misalnya nih, pas kita lagi nyeritain tentang extracurricular activities kita, kita juga ceritain gimana extracurricular activity itu membentuk karakter kita. Jadi kayak kita ngejelasin tentang karakter kita gitulah. Contohnya nih, kalau misalnya kalian mention bahwa kalian itu ikutan les piano, kalian bisa jelasin bahwa oh, gara-gara pengalaman les piano itu, kalian jadi orang yang lebih kreatif. Selain nunjukin karakter kita lewat extracurricular apa yang kita udah lakuin, kita juga bisa nunjukin kepribadian kita lewat cara penulisan kita atau writing style kita. Pokoknya gaya bahasa yang ciri khas kalian, kalau misalnya kalian suka pakai persamaan-persamaan, kalian mungkin bisa tulis kayak simile atau personification. Aspek penting yang terakhir yaitu passion. Jadi kita tuh nyeritain bahwa kita punya ketertarikan atau rasa penasaran yang muncul dari dalam diri sendiri untuk mempelajari atau untuk apa ya, terlibat dalam jurusan yang kita pengen ambil ini. Kenapa kita perlu tekankan bahwa kita tuh benar-benar se-passionate itu dalam bidang ini? Karena admission officer itu nyari orang-orang yang emang apa ya, passion-nya itu cukup kuat untuk bisa menghadapi dunia perkuliahan dalam jurusan ini yang pastinya enggak mudah gitu. Contohnya gini: "Ever since I was little, I loved hearing my father's stories about being a blah blah blah. This experience incited an ever-growing desire to blah blah blah." Kalau kalian bingung mungkin kalian bisa ceritain apa yang memulai passion kalian atau apa ya, apa penyebab yang buat kalian tuh benar-benar tertarik sama bidang ini gitu. Bisa aja kalian itu tertarik awalnya karena kalian sering baca buku atau kalian sering dengar cerita dari orang yang udah bekerja di bidang itu dan lain-lain. So, ya guys, that's all for today. Thank you so much udah nonton sampai sini. Semoga video kali ini bermanfaat bagi kalian. Kalau kalian suka sama videonya, jangan lupa untuk di-like dong, guys. Terus juga share ke teman-teman kalian, bisa itu di grup WA atau mungkin di IG. Kalau kalian mau aku untuk repost, kalian bisa sharing di IG kalian. Terus juga yang paling penting, subscribe ke channel ini. So, that's all for today. Keep on learning and stay safe. Bye.

Tips Lolos Universitas di Luar Negeri dengan ESSAY yang KEREN! Tips Essay PART 2 - Peachy Liv
Peachy Liv
11m 31s1,916 words~10 min read
Auto-Generated
Watch on YouTube
Share
MORE TRANSCRIPTS


