Thumbnail for MISI PEMBANTAIAN KELOMPOK MERPATI MALAM 🔥| Beyond Times Gaze Eps 11 Sub Indo by Story Recap

MISI PEMBANTAIAN KELOMPOK MERPATI MALAM 🔥| Beyond Times Gaze Eps 11 Sub Indo

Story Recap

11m 56s1,343 words~7 min read
YouTube auto captions
Transcript source

YouTube auto captions

This transcript was extracted from YouTube's auto-generated caption track. The transcript below is server-rendered so it can be read, searched, cited, and shared without opening the original YouTube player.

Timestamped outline
Pull quotes
[0:45]Melanjutkan pembahasan sebelumnya di mana setelah Suching menyerahkan peta markas kelompok merpati malam kepada ketua tim.
[0:45]Berhubung Zanyann memiliki harapan besar terhadap Suching, dia pun melakukan modifikasi besar-besaran dan menciptakan sebuah mahakarya.
[0:45]Sesaat kemudian dia lantas menunjukkan kapal sakti Suching yang sudah dimodifikasi.
[0:45]Selain ukurannya yang diperbesar beberapa kali lipat, Zanyann juga menambahkan sumsum binatang pelahap di bagian kepala kapal.
Use this transcript
Related transcript hubs

[0:01]Serbu masuk!

[0:05]Delapan puluhku!

[0:13]Tim tiga!

[0:34]Aku tak boleh mati! Aku tak boleh mati!

[0:45]Melanjutkan pembahasan sebelumnya di mana setelah Suching menyerahkan peta markas kelompok merpati malam kepada ketua tim. Dia lantas pergi menemui Zanyann untuk meng-upgrade kapal sakti miliknya. Berhubung Zanyann memiliki harapan besar terhadap Suching, dia pun melakukan modifikasi besar-besaran dan menciptakan sebuah mahakarya. Sesaat kemudian dia lantas menunjukkan kapal sakti Suching yang sudah dimodifikasi. Selain ukurannya yang diperbesar beberapa kali lipat, Zanyann juga menambahkan sumsum binatang pelahap di bagian kepala kapal. Begitu senjata ini menusuk ke tubuh monster laut, maka energi spiritual mereka akan langsung diserap habis. Selain itu Zanyann juga menambahkan banyak fitur lainnya termasuk sayap kapal yang bisa dijadikan sebagai perisai. Semua modifikasi ini membuat kapal Suching yang awalnya berada di level dasar kini berubah menjadi kapal sakti level 7. Tentu saja Suching sangat puas dengan perubahan besar ini. Namun jika dihitung berdasarkan biaya upah yang dia bayar, kapal ini Suching yang begitu tajam Zanyann pun akhirnya berterus terang dan mengatakan. Kalau semua ini hanyalah sebuah investasi. agar tidak menatap lehernya setiap saat. Dengan begitu dia akan merasa jauh lebih tenang. Sesaat kemudian Zanyann lantas menunjukkan kepada Suching fitur tambahan berupa satu set tempat duduk yang dia rancang secara khusus. Di tengah pembicaraan Suching tiba-tiba saja menerima pesan dari divisi pembunuh dan memintanya untuk segera kembali ke Markas. 6 akan digerakkan secara bersamaan untuk mengepung vila utama kelompok tersebut. Di dalam vila ini sendiri terdapat 25 anggota yang dipimpin oleh dua kultivator tingkat kondensasi kita harus sempurna. Dikarenakan misi ini sangatlah penting, para atasan pun memberikan hadiah 10 batu spiritual untuk setiap kepala yang berhasil mereka dapatkan. Dan bagi siapapun yang berhasil membunuh pemimpin kelompok tersebut akan kesempatan bagi para anggota divisi pembunuh untuk mencari uang sebanyak mungkin. Di samping itu tujuan utama mereka adalah untuk mencapai kemenangan dengan korban seminimal mungkin. Tentu saja selain datang untuk membunuh, mereka juga harus bersaing dengan tim divisi 3. Serbu masuk! Begitu mendengar ada keributan, kelompok merpati malam pun bergegas mencari jalan untuk kabur. Namun sayang semua tempat sudah dipenuhi pasukan divisi pembunuh yang siap untuk membantai mereka semua.

[3:21]Di saat Suching tengah mengumpulkan harta rampasan, dia seketika menyadari ada satu anggota yang sedang berpura-pura mati dan langsung menyerang tanpa ampun. Penjahat ini pun merasa heran mengapa Suching bisa mengetahui penyamarannya. Setelah melihat mayat yang tak terhitung jumlahnya, tentu saja Suching sangat mengenali mayat orang yang sudah mati. Ternyata sosok yang bersembunyi ini merupakan salah satu pemimpin kelompok merpati malam yang memiliki bonti 80 batu spiritual. Karena identitasnya sudah terungkap, maka satu-satunya jalan adalah bertarung sekuat tenaga. Namun sayang lawan yang harus dia hadapi kali ini adalah Suching dan tentu saja tidak akan ada akhir yang baik untuknya.

[4:15]Di saat pertarungan mencapai puncaknya, tim divisi 3 tiba-tiba saja muncul dan berniat merebut kepala pemimpin tersebut dan meningkatkan prestasi mereka. Para anggota divisi 6 pun memberitahu kalau pemimpin tim divisi 3 merupakan pangeran dari suku Duyung yang memiliki hubungan sekutu dengan sekte 7 pupil darah. Selain itu kekuatannya juga berada di tingkat kondensasi kita harus sempurna dan memiliki julukan si tangan besi. Meski identitasnya tidak biasa, namun di mata Suching semua itu sama sekali tak berarti. Baginya tidak ada seorang pun yang bisa merebut segala sesuatu yang sudah menjadi targetnya.

[5:01]Setelah Suching berhasil menghabisi pemimpin kelompok Merpati malam, perselisihan di antara mereka pun menjadi semakin panas. Bahkan Suching langsung melepaskan bayangan hitam miliknya dan bersiap untuk membunuh Pangeran Duyung ini jika dia berani melangkah maju. Namun di saat-saat terakhir ketua tim pun muncul dan membuat tim divisi 3 akhirnya mundur dan pergi meninggalkan tempat tersebut. Meskipun begitu Suching yakin dia pasti akan kembali untuk membuat masalah ke depannya. Oleh karenanya Suching lantas menulis nama Pangeran Duyung ini ke dalam daftar orang yang harus dia bunuh. Sesaat kemudian salah satu anggota yang kita sebut saja si botak tiba-tiba saja menghampiri Suching dan merasa kagum dengan kemampuannya. Namun di sini Suching hanya bersikap acuh dan pergi untuk mengamati kondisi sekitar. Begitu melihat sekelompok anak kecil yang dijadikan sebagai budak, Suching pun seketika teringat masa kecilnya dan langsung melepaskan mereka semua. Di antara mereka terdapat satu anak yang sudah terkenal efek mutasi tingkat lanjut. Hal ini disebabkan karena pekerjaan yang dia ambil sebagai penyembuh pusaka. Karena merasa kasihan, Suching lantas memberikan pil putih miliknya untuk menghentikan efek mutasi dan berharap anak ini mampu bertahan hidup. Setelah kemenangan besar ini, seluruh anggota divisi pun pergi ke rumah makan untuk merayakannya. Di tempat ini Suching juga bertemu dengan para murid dari divisi lain dan mulai berbaur dengan mereka semua. Setelah acara makan-makan selesai, Zo Peng lantas menghampiri Suching dan mengatakan kalau dia mendengar kemampuan alkemisnya yang cukup hebat. Oleh sebab itu, dia pun memberikan Suching sebuah ramuan sebagai hadiah pertemanan mereka. Di lain sisi Suching tak sengaja melihat Lizzie May yang sedang menghampiri pemilik kedai untuk meminta makanan sisa. Sepertinya kehidupan murid baru tidak seindah seperti yang orang-orang bayangkan. Pemandangan ini pun secara alami membuat Suching teringat kenangan masa lalu ketika sedang mencuri makanan sisa bersama teman masa kecilnya yang sudah mati.

[7:16]Begitu melihat tatapan Suching yang sangat tajam, pemilik kedai pun sontak merasakan niat membunuh yang sangat kuat dan seketika berubah pikiran. Dia lantas memberitahu Lizzie May untuk menunggu dan akan memberikannya semua makanan sisa yang ada. Sesampainya di halaman luar, Suching secara kebetulan melihat manisan buah dan membuat kenangan masa kecilnya kembali muncul. Pada masa itu Suching benar-benar hidup sebagai gelandangan dan tak memiliki apapun, bahkan sepotong manisan akan menjadi sangat berharga di mata mereka.

[7:59]Tampaknya sampai sekarang Suching masih belum bisa menghapus kesedihan yang ada di dalam hatinya. Bahkan di sini dia sampai berhalusinasi dan mengira orang lain sebagai Kapten Ley. Di saat yang bersamaan si botak ternyata masih terus mengawasi pergerakan Suching dan merasa kalau sikapnya tidak lebih dari seorang bocah. Singkat cerita Suching lantas kembali ke pangkalan kapal untuk menyendiri. Di sini dia meniru kebiasaan Kapten Ley dan menyediakan makanan kesukaannya serta secangkir arak untuk mengingat kepergiannya. Sambil merenung Suching pun teringat kalau Master Bay seharusnya sudah tiba di Kota Ungu. Sedangkan rekannya Sizi dan juga Luannya, entah bagaimana kabar mereka sekarang. Meski saat ini Suching sudah memiliki kehidupan yang layak bahkan berhasil masuk ke dalam sekte 7 Pupil Darah dan memiliki kapal pribadi. Namun janjinya untuk menemukan bunga takdir masih belum juga terpenuhi. Di tengah kesunyian malam ini Suching terus menegu ke arak tiada henti hingga membuatnya berhalusinasi dan melihat sosok Kapten Ley yang datang menemaninya.

[9:07]Suching yang menyadari kalau semua itu hanyalah bayangan pun berusaha menguatkan diri dan mendoakan yang terbaik bagi Kapten Ley. Tidak hanya itu Suching juga mendoakan keluarganya yang sudah mati termasuk kebaikan untuk dirinya sendiri.

[9:34]Tak lama kemudian cuaca pun berubah menjadi gelap. Dan di sini si botak lagi-lagi muncul dan mengajak Suching untuk minum bersama. Suching pun mempersilakannya untuk masuk dan pergi ke tempat yang sudah disediakan Zanyann sebelumnya. Selain membawakan arak, si botak juga membawakan Suching beberapa manisan karena melihat dia begitu tertarik dengan benda ini. Sambil menuangkan secangkir arak, si botak pun mulai bersimpati dan mengetahui kalau Suching pasti sangat menderita sejak kecil. Sebelumnya dia juga pernah menjadi gelandangan dan sangat memahami penderitaan yang dirasakannya. Oleh sebab itu, dia sangat bersyukur bisa masuk ke dalam sekte 7 pupil darah dan merubah nasibnya. Namun di sini Suching hanya bersikap dingin dan justru mengungkapkan sebuah fakta yang membuat si botak terkejut bukan main.

[10:28]Ternyata sejak awal Suching sudah menyadari kalau kedatangan si botak ini tidak dengan niat baik melainkan datang untuk membunuhnya menggunakan racun. Karena tujuannya sudah terungkap, si botak pun berniat untuk menggunakan cara kasar dan menghabisi Suching secara langsung. Namun sangat disayangkan, ternyata dia sudah masuk ke dalam perangkap dan terkena racun paling mematikan.

[10:58]Kejadian ini sontak membuatnya menyesal karena telah mengusir sosok yang tidak seharusnya dia ganggu. Namun sayang semua penyesalan itu sudah tidak berguna karena di mata Suching tidak ada lagi toleransi selain memberikannya kematian.

[11:35]Oke guys, sampai di sini dulu untuk pembahasan episode 11-nya dan untuk episode selanjutnya akan Mimin bahas minggu depan sesuai jadwal rilis dongnya Guys ya. Thanks buat kalian yang sudah mampir and see you next time.

Need another transcript?

Paste any YouTube URL to get a clean transcript in seconds.

Get a Transcript