[0:19]Baik asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
[0:25]Selamat pagi semuanya. Hari ini kita belajar terkait AI atau kecerdasan buatan, mungkin kita bahas kemarin tentang sistem operasi. Teman-teman sudah belajar apa itu sistem operasi, gimana kinerjaanya, nah sekarang kita mau bahas tentang AI itu sendiri. Teman-teman, sebelum kita masuk ke materi mungkin kita absen dulu ya.
[0:58]E Rian Muntaz Hadir. Reno Hadir. E Eka Syahrial Hadir. Oke, semuanya masuk ya. Baik kita langsung masuk ke materinya. AI. Nah, di sini kita belajar tentang AI, ya. Nah, teman-teman pernah enggak memakai aplikasi yang kayak merubah wajah itu? Pernah. Iya, itu adalah salah satu yang dibuat oleh AI itu sendiri. Waw, sih. Nah ini, menggunakan fitur wajah di Instagram, mendapatkan rekomendasi video di YouTube untuk itu menggunakan Artificial Intelligence. Nah, ini AI nih ya teman-teman bisa jadi AI itu dia tidak bisa membaca suatu data apabila data itu belum diserahkan ke si AI itu, misalnya Ini misalnya si AI ya, AI. Nah, AI itu harus mendapatkan informasi dulu, informasi, baru dia bisa menghasilkan suatu jawabannya. Jadi, AI itu bisa belajar dari data, bisa mengolah, bisa mengambil keputusan. Nah, itu AI itu, gimana teman-teman? Paham. Paham. Oke. Oke kita lanjut ya. Nah, yang di sini kan dijelaskan gimana cara AI bekerja yang sudah saya bilang itu. AI harus mendapatkan pola data, baru dia bisa menghasilkan suatu hasil. Nah, jadi AI itu ya bisa seperti manusia ya, AI ini bisa mendengar, bisa melihat, dan bisa membaca data, seperti teman-teman belajar nih. Teman-teman belajar dapat ilmu, nah sama dengan AI ini dia belajar juga dari informasi-informasi. Nah, jadi itu AI ya, teman-teman. Mungkin ada teman-teman pertanyaan ini tentang AI ini? Saya, Pak. Nah, ya, Saudara Ekal. Apa saja keuntungan dari aplikasi AI? Nah, ini pertanyaan yang bagus ini Saudara Ekal. Jadi, pernah enggak teman-teman memakai aplikasi namanya chat GPT? Belum pernah, Pak. Nah, chat GPT itu bisa kita masukin data, misalkan carikan saya gambar ini, nanti AI itu mencari datanya. Nah, jadi misalnya kita nih, misalnya buatkan, misalnya gambar, nanti keluar dia di AI itu membuat dia gambarnya.
[3:47]Karena AI itu membaca perintahnya langsung membuat, itu AI itu, gimana? Paham, Pak. Ada yang lain? Ada, Pak. Nah, tadi, pernah enggak teman-teman pakai Google Maps? Pernah, Pak. Nah, itu kan enggak mungkin dia dari mana dia tahu ini Google Maps ini, kita mau ke sini, misalnya kalian mau ke Apana, misalnya Apana ke Mataram. Nah, di sana kan ada rutenya dikasih tahu kan? Nah, itu yang bekerja itu AI. Jadi itu salah satunya contohnya, coba teman-teman juga pernah enggak buka TikTok? Nah, yang di algoritmanya itu apa yang teman-teman tonton itu bakalan keluar yang itu, Oh, ini tonton. Nah, itu adalah contoh satu dari AI. Saya pertanyaan lagi, Pak. Ya. Apakah chat GPT aja AI-nya atau bagaimana? Apakah ada yang lebih canggih lagi? Banyak sih AI itu, ada namanya Gemini, ada namanya Gchip, ada namanya AI, kayak kecerdasan. Gimana? Paham, Pak. Nah, terima kasih, tepuk tangan dulu untuk Saudara Ekal. Nah, baik, kita lanjut ya. Nah, ini adalah salah satu tahapan AI itu belajar, teman-teman. Di sini ada 1, 2, 3, 4. Yang pertama itu mengumpulkan data, datanya dikumpul ke AI, baru AI mengenali pola. Jadi, setelah dia membaca ini, dia kenali pola-polanya. Setelah itu dia menguji, apakah sudah benar yang AI kerjakan? Nah, baru dia yang terakhir itu memperbaiki kalau ada yang salah, baru dia keluar hasilnya.
[5:48]Nah, kita langsung ya, kita praktik saja ya, teman-teman. Pernah enggak belajar tentang aplikasi dari AI? Nah, sekarang saya minta dua orang untuk maju. Mungkin Saudara Ekal bisa maju. Satu lagi siapa bisa maju? Saya. Nah, oke Saudara Fian maju.
[6:14]Nah, ini adalah contoh aplikasi AI ya teman-teman. Nah ini namanya aplikasi AI itu, bukan AI, tapi Google Machine. Adalah aplikasi yang mengenal suara, mengenal gambar.
[6:36]Nah, kita contoh yang ini aja ya, yang gambar.
[6:51]Nah, di sini adalah contoh halaman dari AI itu sendiri ya, teman-teman. Bisa perhatiin dulu. Mungkin di sini kita tulis namanya. Siapa namanya? Ekal. Ekal. Ekal.
[7:10]Nah, si AI ini, pertama, mesti bisa maju Ekal. Oke, tarik dulu. Nah, si AI ini kan harus dia membaca polanya terlebih dahulu. Nah, jadi kita masukkan datanya, ini Ekal sebagai datanya. Satu, lagi. Lagi, oke. Nah, ini ya dia sudah mengumpulkan data ya, teman-teman. Ini data dari AI. Nah, ini dia mengolah AI ini. Nah, baru yang kedua, ini siapa namanya? Oh Jonathan. Oh Fian namanya.
[7:51]Nah ini ya, coba ditekan modelnya.
[7:57]Ini AI mencari datanya. Oke, sudah. Nah, setelah itu, setelah AI ini mendapatkan data, baru AI ini memprosesnya. Jadi, proses seperti ini, kita menunggu dia memproses, AI itu membaca terlebih dahulu.
[8:26]Nah, Nah, Saudara Ekal bisa lihat hasilnya. Nah, semisal ini, Saudara Ekal bisa maju. Nah, teman-teman bisa lihat ini contoh dari AI, setelah dia membaca, memproses, nah ini kita lihat ya, ini data. Nah, ini AI itu menunjukkan data yang kita masukkan itu, maka hasilnya seperti ini, misalnya nah ini. Ini data, ini proses, dan ini hasilnya. Nah, coba Saudara Ekal, Nah, maka si AI ini menandai bahwa yang mereka masukkan ini adalah Saudara Ekal. Nah, proses-proses dia.
[9:14]Nah, coba Saudara Fian, bisa ya.
[9:21]Oh, iya lebih banyak ya, Pak. Nah, jadi, kinerja AI itu memasukkan datanya, memproses, baru kita masukkan data, hasilnya akan keluar. Jadi, seperti itu AI teman-teman. Jadi, AI itu juga ada tingkatan positifnya, ada negatifnya. Jadi, teman-teman harus berhati-hati ini dalam menggunakan AI itu sendiri, jangan sampai AI itu membuat teman-teman salah dalam penggunaannya. Jadi, gimana teman-teman ini? Paham, Pak. Ah, saya ucapkan terima kasih kepada teman-temannya. Tepuk tangan dulu.
[10:04]Nah, itu AI ya, teman-teman. jadi AI itu memang baik untuk kita, tapi juga ada buruknya buat tidak semua ya. Jadi, kalau kita menggunakan AI itu, gunakan yang memang perlu kita gunakan, jangan asal guna ya. Karena data kita itu adalah data yang memang harus kita jaga, teman-teman. Nah, gimana ada pertanyaan dari aplikasi ini? Ya, Saudara Fian, contoh penggunaan negatifnya itu seperti apa? Nah, misalnya ya, ada sekarang zaman AI itu, mungkin bisa teman-teman dengerin dulu nih. Jadi, penggunaan negatif contohnya itu ada sekarang muka kita ini bisa dipakai oleh orang lain. Jadi, kita masukkan data kita, muka kita itu bisa berubah menjadi orang lain. Jadi, bisa jadi orang itu menjadi kita. Nah, oleh karena itu teman-teman harus menggunakan AI itu, yang bijak dan benar. Jadi, gitu, misalnya teman-teman nih, upload nih foto kalian, nanti orang lain ini bisa nih gunain nih. Penipuan. Nah, guna menipu, misalnya jadi kita misalnya, yaitu adalah satu hal yang negatif. Gimana? Paham, Pak. Paham, Pak. Oke, saya ucapkan terima kasih ya, untuk Saudara Fian. Oke, ada pertanyaan lagi sebelum kita tutup ini? Tidak ada. Nah, mungkin pertemuan hari ini kita cukupkan saja ya, teman-teman. Jadi, untuk materi selanjutnya kita membahas tentang apa sih yang ada di dalam komputer itu. Jadi, teman-teman setelah belajar AI, kita belajar komponen komputer, nanti saya kasih tugas buat teman-teman. Jadi, tugas kalian itu membuat buatkan saya apa saja aplikasi yang ada di AI, apa kegunaannya, dan apa dampak dari negatif penggunaan AI tersebut. Gimana? Baik, Pak. Oke, saya cukupkan ya sampai sini ya. Iya, Pak. Baik, pada pertemuan kali ini kita cukup saja. Kurang lebihnya mohon maaf, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.



