[0:00]Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Perkenalkan nama saya Sari Puspita dengan NIM 857590505. Saya mahasiswa semester 7 dari UPBJJ Universitas Terbuka Purwokerto, Program Studi PGSD. Saya akan melakukan praktikum IPA dengan modul pertumbuhan, perkembangan serta perkembangbiakan hewan dan tumbuhan. Saya memilih praktikum mengenai perkembangbiakan tumbuhan. Tujuan praktikum yang saya lakukan untuk mengetahui bagian-bagian struktur bunga sepatu. Berikut alat dan bahan yang dibutuhkan. Alat dan bahan yang dibutuhkan, pertama, ada bunga sepatu, loop atau kaca pembesar, pemes dan juga pinset, alat tulis dan tabel pengamatan. Langkah yang pertama, kita akan mengamati struktur bagian-bagian bunga sepatu. Di sini ada tangkai, ada kelopak bunga, mahkota bunga, kepala putik dan juga benang sari. Saya akan mengamatinya satu persatu. Bagian pertama ada kelopak bunga sepatu yang berwarna hijau. Bentuknya menyerupai lonceng dengan ukuran yang cukup besar. Kalau kita lihat lebih dekat, kelopak ini memiliki kelopak tambahan atau yang disebut epikalix, sehingga seperti memiliki dua lapis kelopak. Fungsinya untuk melindungi mahkota bunga saat masih muda. Bagian kedua adalah mahkota bunga. Ada satu, dua, tiga, empat, lima. Banyaknya mahkota bunga yang saya amati berjumlah lima helai. Mahkota bunga sepatu ini cukup menarik dan mencolok. Bentuknya menyerupai cawan, sangat cantik dan juga indah. Untuk mengamatinya lebih detail, saya akan mengambil satu helai mahkota bunga ini. Ini adalah bentuk dari mahkota bunganya. Mahkota bunganya itu berwarna merah. Dan berbentuk lonjong, ukurannya relatif besar. Warnanya cerah, sehingga mampu menarik serangga untuk membantu proses penyerbukan pada bunga sepatu. Bagian ketiga adalah putik dan benang sari. Untuk mengamatinya saya harus melepas semua mahkota bunganya. Ini dia bagian putik dan benang sari. Kita akan gunakan kaca pembesar untuk lebih dekat mengamatinya. Tangkai putik yang menjulur tinggi keluar dari dasar bunga. Berisi kepala putik yang berbentuk oval dan berwarna merah. Sedangkan untuk benang sari, tangkainya berbentuk tabung mengelilingi tangkai putik. Kepalanya berisi serbuk sari yang berwarna kuning dengan jumlah yang cukup banyak. Putik dan benang sari ini adalah alat kelamin bagi bunga sepatu. Putik alat kelamin betina dan benang sari alat kelamin jantan. Oke, langkah yang kedua, kita akan menggambar struktur-struktur bunga sepatu. Pada tabel pengamatan.
[4:06]Selanjutnya saya akan menghitung serbuk sari yang dimiliki oleh bunga sepatu ini.
[4:22]Mari kita hitung tangkai benang sarinya. 10, 20, 30, 40, 50, 60, 70, 80. 1, 2, 3. Total benang sari seluruhnya ada 83. Sedangkan di sini, bagian putik, kepala putik ada satu, dua, tiga, empat, lima.
[4:56]Kepala putiknya memiliki lima. Selanjutnya, saya akan mengamati bakal biji pada bunga sepatu. Di sini saya membutuhkan pemes untuk membelahnya. Saya akan membelah dari tangkai putik hingga ke dasar bunga. Lakukan secara hati-hati.
[5:36]Dapat kita lihat, di sini terdapat ovarium bunga sepatu. Di mana, di dalam ovarium ini terdapat bakal biji. Bakal biji ini terletak di dalam bakal buah. Bentuknya pipih, warnanya putih dan berukuran relatif kecil. Bakal biji bunga sepatu ini berfungsi untuk melindungi sel telur dan sebagai tempat di mana sel telur dapat bekerja. Kesimpulan yang dapat saya ambil dari praktikum ini adalah Struktur bunga sepatu yang lengkap dengan kelopak, mahkota, benang sari, dan putik memungkinkan tanaman untuk melakukan reproduksi melalui penyerbukan dan pembuahan. Bunga sepatu juga dikenal sebagai bunga sempurna karena memiliki benang sari dan putik dalam satu bunga. Demikian praktikum saya mengenai perkembangan tumbuhan (struktur bunga). Sekian dan terima kasih.
[6:55]Semoga bermanfaat.



