Thumbnail for Peristiwa Sekitar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia - Part 1 | IPS | SayaBisa by SayaBisa

Peristiwa Sekitar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia - Part 1 | IPS | SayaBisa

SayaBisa

7m 9s633 words~4 min read
YouTube auto captions
Transcript source

YouTube auto captions

This transcript was extracted from YouTube's auto-generated caption track. The transcript below is server-rendered so it can be read, searched, cited, and shared without opening the original YouTube player.

Pull quotes
[0:00]Teman-teman, kalian pasti udah sering banget kan dengar cerita tentang kemerdekaan?
[0:00]Awal ceritanya dimulai ketika Perang Pasifik semakin memanas antara tentara Sekutu dari Amerika Serikat dan tentara Jepang.
[0:00]Saat itu Indonesia terbagi dua, yaitu wilayah Komando Angkatan Laut yang meliputi Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, Irian Jaya, dan berpusat di Makassar.
[0:00]Kemudian wilayah Komando Angkatan Darat yang meliputi Jawa, Madura, Sumatera, dan Malaya berpusat di Jakarta.
Use this transcript
Related transcript hubs

[0:00]Teman-teman, kalian pasti udah sering banget kan dengar cerita tentang kemerdekaan? Proklamasi Kemerdekaan Indonesia terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945. Tapi kalian tahu enggak? Ada beberapa peristiwa di balik terjadinya proklamasi kemerdekaan Indonesia. Apa tuh Pipo? Ceritain dong ke kita. Awal ceritanya dimulai ketika Perang Pasifik semakin memanas antara tentara Sekutu dari Amerika Serikat dan tentara Jepang. Waktu Perang Pasifik terjadi, Indonesia sedang dijajah Jepang. Saat itu Indonesia terbagi dua, yaitu wilayah Komando Angkatan Laut yang meliputi Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, Irian Jaya, dan berpusat di Makassar. Kemudian wilayah Komando Angkatan Darat yang meliputi Jawa, Madura, Sumatera, dan Malaya berpusat di Jakarta. Nah, ketika Jepang mulai terdesak oleh pasukan Sekutu, Jepang mendekati Indonesia dengan berbagai cara, seperti mengizinkan pengibaran bendera Merah Putih dan rakyat boleh menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Pasti Jepang melakukan itu biar mendapatkan dukungan dari Indonesia untuk melawan sekutu. Betul, Bol. Apalagi saat Perang Pasifik, Sekutu menguasai Pulau Halmahera dan Morotai yang ada di Maluku. Nah, Jepang melihat kesempatan ini untuk lebih mendekati Indonesia. Oh, soalnya sama-sama merasa dijajah gitu ya, Pipo. Siapa tahu Indonesia mau bergabung dengan Jepang untuk melawan Sekutu. Iya, Bol. Makanya, pada bulan Juli 1944, Perdana Menteri Jepang, yaitu Jenderal Kuniaki Kaiso mengumumkan bahwa Indonesia dibolehkan merdeka di kemudian hari. Kemudian pada 1 Maret 1945, pemerintah Jepang mengumumkan tiga tindakan sebagai berikut. Pertama, membentuk Dokuritsu Junbi Cosakai atau yang dalam bahasa Indonesia disebut dengan Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Kedua, mempersiapkan lembaga Kenkoku Gakuin atau Latihan Nasional yang melatih dan mendidik calon pemimpin negara yang baru. Ketiga, memperluas pembicaraan tentang kemerdekaan Indonesia. Pipo, tujuan BPUPKI itu apa sih? BPUPKI dibentuk dengan tujuan menyelidiki dan mempelajari hal-hal apa saja yang dibutuhkan untuk membentuk negara Indonesia yang merdeka. Pada saat dibentuk, BPUPKI memiliki 63 anggota. Kalau enggak salah, BPUPKI diketuai oleh Dr. Radjiman Wedyodiningrat dan wakilnya ialah Raden Panji Suroso. Betul, Bol. Upacara pembukaannya diadakan pada tanggal 28 Mei 1945 di Jalan Pejambon, Jakarta. Hmm, karena tujuannya untuk mempersiapkan kemerdekaan pasti BPUPKI banyak mengadakan rapat. Soalnya kemerdekaan kan mimpi semua orang Indonesia pada zaman itu. Iya, Bol. Makanya harus dipersiapkan dengan baik. Dan benar kata kamu, Bol. BPUPKI mengadakan rapat dari tanggal 29 Mei sampai 1 Juni 1945. Rapat ini tujuannya untuk menentukan dasar negara Indonesia ketika sudah merdeka nanti, Bol. Dasar negara? Oh, jadi dari rapat ini yang Pancasila lahir. Nah, benar banget itu, Bol. Jadi, dirapat pertama pada tanggal 29 Mei, Profesor Mister Mohammad Yamin mengusulkan lima ide dasar negara. Yaitu, Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan dan Kesejahteraan Rakyat. Lalu, dirapat selanjutnya pada tanggal 31 Mei, Profesor Dr. Supomo yang mengusulkan dasar negara, yaitu Persatuan, Kekeluargaan, Mufakat dan Demokrasi, Musyawarah dan Keadilan Sosial. Terakhir, rapat diadakan tanggal 1 Juni 1945 dan yang mengusulkan dasar negara adalah Ir. Soekarno. Oh, coba aku tebak. 1 Juni kan lahirnya Pancasila. Berarti usulan dasar negara dari Ir. Soekarno ini yang dinamakan Pancasila ya? Betul, ada lima, Bol, yaitu Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme atau Perikemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejahteraan Sosial dan Ketuhanan yang Maha Esa. Di hari yang sama, BPUPKI membentuk panitia baru bernama Panitia Sembilan. Anggotanya adalah Ir. Soekarno sebagai ketua, Drs. Mohhammad Hatta sebagai wakil ketua, Mister Ahmad Subarjo, Abdul Kahar Muzakir, Abikusno Cokrosuyoso, K.H. Wahid Hasyim, Muhammad Yamin, Mister A.A. Maramis, dan Haji Agus Salim. Panitia Sembilan mengadakan rapat pada 22 Juni 1945. Rapat tersebut menghasilkan Piagam Jakarta. Piagam Jakarta inilah yang nanti menjadi cikal bakal Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Wah, semua hal yang terjadi sangat berhubungan satu sama lain ya, Pipo. Terus apa yang terjadi sama BPUPKI, Pipo? Nah, Pemerintah Jepang akhirnya membubarkan BPUPKI pada tanggal 7 Agustus 1945, tapi langsung membentuk organisasi baru bernama Dokuritsu Junbi Inkai yang dalam bahasa Indonesia disebut Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau PPKI. Tugas PPKI apa aja tuh, Pipo? Nanti kita bahas di video selanjutnya ya.

Need another transcript?

Paste any YouTube URL to get a clean transcript in seconds.

Get a Transcript