[0:01]Halo semuanya, selamat pagi. Ketemu lagi channel YouTube Fatullah Zar Kasih. Kali ini kita akan diskusi mengenai masalah dan solusi dalam Ideologi Pancasila.
[0:26]Apa itu Pancasila? Kita mungkin sudah mengetahui sejak sekolah dasar, menengah sampai perguruan tinggi, ya kita tahu apa itu Pancasila. Namun di kesempatan ini kita akan menggali lebih dalam, ya, pengertian dari Pancasila itu apa, nilai-nilainya, sejarahnya, solusi dan kesimpulannya, ya.
[1:00]Pancasila itu adalah ideologi yang paling unik di dunia dan hanya dimiliki oleh Indonesia dari banyak-banyak dari banyak ideologi-ideologi yang dimiliki oleh belahan dunia. Mungkin kita sudah mengetahui ideologi-ideologi yang ada di dunia seperti liberal, komunis, ya kan? Ada yang feminis, kalau tidak salah itu ada 8 atau 9 itu, bahkan Pancasila malah tidak disebut itu. Dan masih banyak lagi itu ya. Nah, Pancasila itu sendiri adalah ideologi yang cukup unik. Karena Indonesia negara yang unik, negara yang diapit di antara dua benua, dua samudra. Dan memiliki pulau terbanyak di dunia dan penduduk terbanyak di dunia. Sehingga membentuk suatu falsafah ideologi yang kita sebut Pancasila itu. Ya. Jangan jadikan Pancasila, ya, filsafatnya, burung Garuda itu yang kita pajang di dinding rumah, ya. In living room, di ruang tamu hanya sebatas simbol saja. Ya. Tapi kita tidak melihat bahwa dia sedang menangis, meneteskan air mata, ya. Bulunya pada lepas karena menderita. Ini buat kita semua ya, bukan untuk golongan tertentu. Ini buat kita semua sebagai warga negara yang baik, yang mencintai ideologi kita Pancasila, yang mencintai NKRI dan seterusnya. Dia menghadap ke kanan tapi dengan raut muka yang sedih. Dengan bulu yang berjatuhan dan meneteskan air mata dengan berbagai penyebab. Apa penyebabnya? Kita bisa merasakan sendiri, kita bisa melihatnya sendiri dari waktu ke waktu, dari ke belakang, sekarang-sekarang ini atau yang akan datang bahkan kalau kita bisa tepat memprediksinya itu.
[3:48]Kita sudah mengetahui mungkin nilai-nilai dalam Pancasila seperti dalam sila pertama terdapat nilai Ketuhanan, ya. Dari bunyi Ketuhanan Yang Maha Esa, ya, sila kedua dengan nilai kemanusiaan, dari bunyi kemanusiaan yang adil dan beradab. Nilai ketiga persatuan dari bunyi persatuan Indonesia, nilai keempat kerakyatan dari kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Nilai kelima keadilan dari bunyi sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Ini adalah nilai-nilai yang atau sila-sila yang dibuat bukan hanya begitu saja dengan percuma-cuma, melainkan dengan susah payah. Segala energi dikerahkan pada waktu itu. Pakar-pakar sedang berkumpul, negarawan, ya, sosiolog, psikolog, sejarawan, agamawan. Bukan hanya agama tertentu, semua agama yang diakui di Indonesia pada waktu itu ikut untuk menyusun sebuah ideologi negara Indonesia yaitu Ideologi Pancasila. Ketika para pakar sudah berkumpul dan siap untuk diresmikan sila dari pertama dan terakhir. Namun di sila pertama terjadi kejanggalan hanya menyebut agama tertentu sehingga sila pertama diubah menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa. Dan jadilah sila pertama hingga kelima sekarang ini. Dalam masalah-masalahnya kita mengetahui sendiri ya, tanpa saya sebutkan. Kita bisa mengetahui masalah-masalahnya apa saja, tanpa saya menyebutkan, tanpa kita menyebutkan kalian sudah tahu sendiri. Kira-kira apa masalah-masalahnya itu. Kemudian solusinya. Solusinya adalah, ya. Jika kita berbicara mengenai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan dan Keadilan. Ya. Itu adalah nilai-nilai yang sangat baik sekali dan diakui pada waktu itu hingga sekarang. Ya. Solusinya adalah mempraktikkannya, mengimplementasinya dengan baik dalam kehidupan sehari-hari. Ya. Kalau Ketuhanan, ya jadikan negara kita adalah negara yang Berketuhanan.
[6:57]Tidak menuhankan apapun, ini yang menjadi menjadi tantangan kita yang terbesar. Jangan menuhankan apapun selain Tuhan yang Maha Esa. Ya, Tuhan yang Esa itu semua agama mengakuinya. Tapi terkadang kita di tengah-tengah kesibukan kita mungkin atau di waktu-waktu tertentu dalam up and down-nya hati kita itu dan perilaku kita, kita melupakan Tuhan. Ya. Terkadang kalau dalam Islam mungkin Lailahaillallah ya, tiada Tuhan selain Allah tapi terkadang kita Lailahailla senior, tiada Tuhan selain senior. Lailahailla fulus, tiada Tuhan selain duit. Lailahailla Pak Bos, tiada Tuhan selain Bos wa asbaha dan hal-hal yang lain yang serupa. Itu yang menjadi tantangan kita sekarang ini. Ya, bukan hanya saya, bukan hanya kalian, kita semua ini bagaimana menjadi pribadi yang hanya Ketuhanan Yang Maha Esa. Ya, sekali lagi ini adalah tantangan kita. Dan masih banyak lagi Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, Keadilan itu masih banyak lagi masalah-masalahnya. Dan saya hanya menyinggung solusinya adalah mari kita sama-sama implementasikan dengan baik. Agar kita maju bersama, ya, maju bersama, damai bersama, sejahtera bersama. Begitu, ya. Solusinya adalah implementasikan dengan baik nilai-nilai itu, ya. Kalau masalahnya, kita tahu sendiri masalahnya apa saja kita tahu sendiri, kita rasakan sendiri, kita bisa menyebutkan sendiri. Dari dulu sekarang bahkan yang akan datang kita prediksikan itu mungkin kita sudah tahu masalahnya. Oke terima kasih sampai ketemu lagi channel Fathullah Zar Kasih. Ikuti tema-tema selanjutnya. Selamat pagi, Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.



