[0:05]Hai guys, selamat datang di video Belajar Dokter Hewan. Pada seri yang pertama ini, kita akan membahas tentang biokimia, ilmu mengenai aktivitas zat kimia dalam tubuh makhluk hidup. Sebagaimana yang kita tahu, semua zat di dunia ini disusun oleh atom, termasuk makhluk hidup seperti manusia, pohon, kupu-kupu, cacing sampai hewan bersel satu. Oleh karena itu, pertama-tama kita harus mengetahui atom dan molekul apa saja yang menyusun sel tubuh. Untuk menjawab hal ini, mari kita lihat keseluruhan jenis atom dalam tabel periodik elemen. Dari total 118 elemen yang ada, hanya 20-an elemen saja yang menyusun sel-sel tubuh makhluk hidup. Ke-20 elemen ini dapat dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu empat elemen utama, tujuh mineral makro, dan beberapa mineral mikro. Empat elemen utama yang paling banyak terdapat dalam tubuh adalah oksigen, karbon, hidrogen dan nitrogen. Keempatnya menyusun 96% massa tubuh. Selanjutnya adalah mineral makro seperti kalsium, fosfor, dan magnesium yang menyusun sekitar 3,5% massa tubuh. Kelompok terakhir adalah mineral mikro yang juga biasa disebut trace element. Seperti zat besi, selenium, yodium dan beberapa elemen lain yang totalnya hanya menyusun 0,5% massa tubuh. Jika ketiga kelompok ini digambarkan dalam bentuk diagram lingkaran, maka akan terlihat bahwa keempat elemen utama C, H, O dan N menyusun hampir seluruh tubuh. Selanjutnya adalah mineral makro yang banyak ditemukan dalam bentuk ion tubuh. Sementara trace elemen terdapat dalam jumlah yang amat kecil. Jika elemen-elemen ini memiliki peranan penting dalam menyusun dan menjaga aktivitas kehidupan, maka elemen apa saja yang dianggap berbahaya bagi tubuh? Secara umum ada tiga kelompok elemen yang dapat membahayakan kesehatan. Yang pertama adalah elemen normal tubuh yang kadarnya meningkat melebihi batas normalnya. Contohnya adalah nitrogen, kromium dan kobalt yang bisa berakibat buruk apabila kadarnya terlalu tinggi. Yang kedua adalah elemen yang termasuk golongan logam seperti arsenik, merkuri dan timbal. Apabila logam-logam ini masuk ke dalam tubuh, mereka tidak dapat diolah dan bertumpuk menjadi racun. Kelompok terakhir yang paling berbahaya bagi tubuh adalah elemen radioaktif. Contohnya adalah polonium. Salah satu elemen yang paling berbahaya di dunia ini. Polonium bersifat 1 juta kali lebih beracun daripada racun hidrogen sianida. Secara teori, hanya dibutuhkan sebanyak 1 gram polonium untuk meracuni 20 juta orang. Dan separuh di antaranya akan mengalami kematian.
[3:16]Di dalam tubuh hampir semua atom tidak berdiri sendiri-sendiri. Mereka saling berikatan dan bergabung membentuk struktur yang lebih besar yang disebut molekul. Jika sebelumnya kita telah mengetahui atom apa saja yang menyusun tubuh makhluk hidup, maka sekarang kita akan membahas molekul apa saja yang menyusun tubuh makhluk hidup. Karena hampir semua atom dalam tubuh makhluk hidup merupakan atom C, O, H dan N, maka sebagian besar molekul tubuh pun disusun oleh atom-atom ini. Di antara mereka, secara alami atom karbon selalu bertindak sebagai pusat dan kerangka utama sebuah molekul. Kerangka karbon inilah yang kemudian ditempel oleh atom-atom lainnya, terutama hidrogen. Suatu molekul yang memiliki struktur seperti ini disebut molekul organik atau molekul biologis yang dapat disingkat menjadi biomolekul. Ada berbagai macam biomolekul dalam tubuh. Namun secara umum, mereka diklasifikasikan menjadi empat kelompok besar, yaitu karbohidrat, lipid, protein, dan asam nukleat. Pertanyaan selanjutnya adalah molekul apa yang terdapat paling banyak di dalam tubuh? Ternyata, jawabannya bukanlah karbohidrat, bukan lipid, protein, atau asam nukleat, melainkan air. Air merupakan molekul yang paling banyak menyusun tubuh. Namun, ia tidak digolongkan sebagai biomolekul karena rumus kimianya adalah H2O, ia tidak memiliki atom karbon. Molekul air menyusun lebih dari separuh massa tubuh. Sisanya disusun oleh protein, lipid, karbohidrat, dan bermacam-macam mineral. Kurang lebih seperti inilah komposisi atom dan molekul yang menyusun tubuh makhluk hidup. Pada video-video selanjutnya kita akan membahas mengenai molekul-molekul ini. Terakhir, jangan lupa klik subscribe untuk mendapatkan update video selanjutnya. Thanks.



