[0:00]Pria di sebelah kanan ini adalah bos dari geng berbahaya. Saat itu ia melihat seorang siswi terganggu asap rokok. Ia pun segera membuang rokoknya.
[0:08]Dan bahkan meminjamkan payung agar gadis itu tidak kehujanan. Melihat bosnya tanpa payung, anak buahnya langsung datang memberi yang baru.
[0:15]Malamnya, saat gengnya berpesta, muncul berita di TV. Seorang siswi ditemukan tewas dengan brutal.
[0:21]Bos itu terkejut karena payung di lokasi adalah payung yang ia pinjamkan siang tadi.
[0:26]Ia sadar, itu gadis yang baru saja ia tolong. Tanpa pikir panjang, ia memerintahkan seluruh anak buahnya mencari pembunuhnya.
[0:33]Saat penyelidikan berlangsung, mereka menemukan ada pria misterius yang juga ingin membunuh sang bos.
[0:39]Mereka pun memasang jebakan hingga terjadi pengejaran sengit. Bos berhasil menangkapnya dan memukulinya habis-habisan.
[0:45]Namun dari situ ia menyadari, pembunuh sebenarnya berada di dalam penjara. Bos pun membuat rencana licik.
[0:51]Di pengadilan, ia dengan sengaja mengaku bersalah agar bisa masuk penjara. Di dalam, semua anak buahnya sudah menunggu.
[0:58]Dan begitu ia bertemu si pembunuh, sang bos hanya memberikan senyum mematikan.



