[0:47]Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahilladzi arsala rasuhu bil huda wadi haq liyhu ala dini kulli walau karihal kafirun. Asyhadu alla ilaha illallah al Malikul Haqqul Mubin. wa asyhadu anna sayyidina Muhammadan abduhu wa rasuluhu sodiqul wa'dil amin. Allahumma sholli wasalim wa barik ala sayyidina Muhammadin wa ala alihi wasohbihi ajmain amma ba'du. Pertama-tama dan yang paling utama, marilah kita panjatkan puji dan puja serta syukur kehadirat Allah Subhanahu wa ta'ala. Yang telah mengumpulkan kita semua dalam rangka melaksanakan kewajiban selaku umat Islam yaitu tholabul ilmi. Semoga perkumpulan kita semua menjadi wasilah sababiyah turunnya rahmat, magfirah dan barokah dari Allah Subhanahu wa ta'ala. Sholawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada junjungan kita Baginda besar yakni Kanjeng Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Kepada keluarganya, kepada para sahabatnya, kepada umatnya dan juga kita semua yang senantiasa istiqomah memperbanyak membaca sholawat kepada Kanjeng Nabi, semoga kita semua diaku sebagai umatnya dan yang akan mendapatkan syafaatul udma nanti di hari kiamat. Amin ya Allah ya rabbal alamin. Anak-anakku yang Bapak cintai karena Allah, alhamdulillah dengan qudrat iradatnya Allah Subhanahu wa ta'ala. Pada sore ini hari pertama kita semua melaksanakan puasa di bulan suci Ramadhan. Kita sama-sama melaksanakan kajian kitab kuning pada kesempatan kali ini kita akan membahas kitab Akhlaqul Banin juz kedua. Namun sebelumnya marilah kita sama-sama membacakan surah Al Fatihah khususnya untuk musonif pengarang kitab Akhlaqul Banin.
[4:02]Yakni Syekh Umar bin Ahmad Barja Auzubillahiminasyaitonirrajim Bismillahirrahmanirrahim Nabiyil Mustofa Sayyidina wa Maulana Muhammad shollallahu wasallam wa alihi wasohbihi wajhi wa ahli baitil Kiram ajmain wa khususon musif kitab Syekh Umar bin Ahmad Barja wa ruhi Muhammad Kiai Haji Kiai wa bihim bil barokah Al Fatihah Auzubillahiminasyaitonirrajim. Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahhi rabbil alamin. Arrahmanirrahim. Maliki yaumiddiin. Iyyaaka na'budu wa iyyaaka nastain. Ihdina shirathal mustaqim. Shirotalladzina an'amta alaihim ghairil maghdhubi alaihim waladdholiin. Amin. Bismillahirrahmanirrahim.
[5:21]Ayyuhal waladul azizu. Ayyuhal waladul azizu. Wahai anak yang mulia. Wahai anak yang mulia.
[5:36]Innal akhlaqol Hasanah. Innal akhlaqol Hasanah. Sesungguhnya akhlak yang baik. Sesungguhnya akhlak yang baik.
[5:52]Sababu sa'adatika. Sababu sa'adatika. Menjadi sebab kebahagiaanmu. Menjadi sebab kebahagiaanmu. Fid dunya wal akhirah. Fid dunya wal akhirah. Di dunia dan di akhirat. Di dunia dan di akhirat. Yardo anka Robbuka. Yardo anka Robbuka. Allah akan ridho kepadamu. Allah akan ridho kepadamu. Wayuhibbuka usrotuka. Wayuhibbuka usrotuka. Dan keluargamu akan mencintaimu. Dan keluargamu akan mencintaimu. Wa jamiun natsi. Wa jamiun natsi. Dan semua manusia. Dan semua manusia. Watakhisu bainahum muhtaroman. Watakhisu bainahum muhtaroman. Dan kamu hidup di antara mereka yang dimuliakan. Dan kamu hidup di antara mereka yang dimuliakan.
[7:25]Wa aksuha. Wa aksuha. Dan sebaliknya dari akhlak yang baik. Dan sebaliknya dari akhlak yang baik. Al akhlaqus sayyiatu. Al akhlaqus sayyiatu. Akhlak yang buruk. Akhlak yang buruk. Pahiya aslu syaqo watika. Pahiya aslu syaqo watika. Adalah sumber kesengsaraanmu. Adalah sumber kesengsaraanmu. Fiddunnya wal akhirah. Fiddunnya wal akhirah. Di dunia dan di akhirat. Di dunia dan di akhirat. Yasqotu alaikallahu. Yasqotu alaikallahu. Allah akan murka kepadamu. Allah akan murka kepadamu. Wayubghiduka ahlu baitika. Wayubghiduka ahlu baitika. Dan keluargamu akan membencimu. Dan keluargamu akan membencimu. Wajamiun natsi. Wajamiun natsi. Dan seluruh manusia. Dan seluruh manusia. Wataisu bainahum. Wataisu bainahum. Dan kamu hidup di antara mereka. Dan kamu hidup di antara mereka. Muhtaaron dalilan. Muhtaaron dalilan. Yang direndahkan dan dihinakan. Yang direndahkan dan dihinakan. Fatakolak bimakarimal akhlaq. Fatakolak bimakarimal akhlaq. Maka berakhlaklah dengan akhlak yang mulia. Maka berakhlaklah dengan akhlak yang mulia.
[9:50]Wamahasinil adabi. Wamahasinil adabi. Dan tata krama yang baik. Dan tata krama yang baik. Min shigorika. Min shigorika. Dari sejak kecil. Dari sejak kecil. Litansyaa alaiha. Litansyaa alaiha. Agar engkau tumbuh bersama keduanya. Agar engkau tumbuh bersama keduanya. Watahta'daha fikibarika. Watahta'daha fikibarika. Dan terbiasa dengannya di masa dewasa. Dan terbiasa dengannya di masa dewasa. Wala budda antukallifa nafsaka. Wala budda antukallifa nafsaka. Dan kamu harus memaksakan diri. Dan kamu harus memaksakan diri. Alaiha awalan. Alaiha awalan. Untuk melakukan terlebih dahulu. Untuk melakukan terlebih dahulu. Hatta tasirro thobi'atan akhiron. Hatta tasirro thobi'atan akhiron. Sehingga menjadi kebiasaan di akhirnya. Sehingga menjadi kebiasaan di akhirnya. Qolallahu ta'ala. Qolallahu ta'ala. Allah ta'ala telah berfirman. Allah ta'ala telah berfirman. Qod aflaha man zakkaha. Qod aflaha man zakkaha. Sungguh beruntung orang yang mensucikannya. Sungguh beruntung orang yang mensucikannya.
[12:09]Wa qod khoba man dassaha. Wa qod khoba man dassaha. Dan sungguh merugi orang yang mengotorinya. Dan sungguh merugi orang yang mengotorinya.
[12:28]Waqola nabiyyu shallallahu alaihi wasallam. Waqola nabiyyu shallallahu alaihi wasallam. Dan telah bersabda Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Dan telah bersabda Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Aksaru ma yudkhilun nasal jannata. Aksaru ma yudkhilun nasal jannata. Yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam surga. Yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam surga. Taqwallahi wa husnul khuluqi. Taqwallahi wa husnul khuluqi. Takwa kepada Allah dan akhlak yang baik. Takwa kepada Allah dan akhlak yang baik. Akmalul mukminina imanan ahsanuhum khuluqo. Akmalul mukminina imanan ahsanuhum khuluqo. Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya.
[14:58]Sebelum dibahas, Bapak minta baca dua perempuan, dua laki-laki. Bismillahirrahmanirrahim. Ayyuhal waladul azizu wahai anak yang mulia. Innal akhlaqol hasanata sesungguhnya akhlak yang baik. Sababu sa'adatika menjadi sebab kebahagiaanmu. Fiddunya wal akhirati di dunia dan di akhirat. Yar dho anka robbuka Allah akan meridhoimu. Wayuhibbuka usrotuka dan keluargamu akan mencintaimu. Wa jamiunnasi dan semua manusia. Wata'isu bainahum dan engkau hidup di antara mereka. Muhtaroman yang dimuliakan. Bismillahirrahmanirrahim. Wa'akshuha dan kebalikan dari akhlak yang baik. Al-akhlakus syaiatu akhlak yang jelek. Fahiya aslu syaqowatika dan itu sumber kesengsaraanmu. Fid dunya wal akhir di dunia dan di akhirat. Yas khutu alaikallahu Allah akan murka kepadamu. Wayub'iduka ahlubaitika dan keluargamu akan membencimu. Wa jami'un nashi dan semua manusia. Wata'isu bainahum dan dan engkau hidup di antara mereka. Muhta-karan dalilah yang direndahkan dan dihinakan. Bismillahirrahmanirrahim. Fatalaq bimakarimal akhlak. Maka berakhlaklah dengan akhlak yang mulia. Wamahasinil adabi dan tata krama yang baik. Min shigorika dari sejak kecil. Litansa alaiha agar engkau tumbuh bersama keduanya. Wa ta'taha fikibarika dan terbiasa dengannya di masa dewasa. Wala budda an tukallifa nafsaka dan kamu harus memaksakan diri. Alaiha awalan untuk melakukan terlebih dahulu. Hatta tasir thobiatan akhiron sehingga menjadi kebiasaan di akhirnya. Bismillahirrahmanirrahim. Qolallahu taala. Allah taala telah berfirman. Qod aflaha man zakkaha. Sungguh beruntung orang yang mensucikannya. Waqod khoobam dassaha dan sungguh merugikan orang yang mengotorinya. Waqola Nabi shallallahu alaihi wasallam dan telah bersabda Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Aksaru ma yudkhilunnas al jannata yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam surga. Taqwallahi wa husnul khuluqi. Takwa kepada Allah dan akhlak yang baik. Akmalul mukminina imanan ahsanuhum khuluqo. Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya.
[18:27]Pada kitab Akhlaqul Banin juz 2 halaman ke-6 bab yang pertama membahas tentang akhlak. Bahwa akhlak bukanlah sesuatu yang datang tiba-tiba, tapi ia harus dilatih.
[21:11]Nah kitab ini Kitab Akhlaqul Banin berpesan agar kita semua membiasakan diri dengan adab yang baik sejak kecil. Membiasakan sopan santun, jujur, sabar, menghormati orang tua, menghargai guru, lembut dalam bicara itu semua perlu latihan. Kadang kita semua terasa berat di awal tapi jika terus dilatih akan menjadi kebiasaan yang ringan dilakukan. Fatholad bimakarimal akhlaq wa mahasinil adab min shigorika.
[22:04]Maka berakhlaklah dengan akhlak yang mulia. Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman di dalam surah Asy-Syam Auzubillahiminasyaitonirrajim. Qod aflaha man zakkaha wa qod khooba man dassaha. Sungguh beruntung orang yang mensucikan jiwanya itu dengan memiliki akhlak yang baik.
[22:45]Waqola nabiyyu shallallahu alaihi wasallam. Aksaru ma yudkhilunnasa al jannata taqwallahi wa husnul khuluqi. Kebanyakan manusia yang akan memasukkan surga, satu yaitu takwallah, takwa kepada Allah. Orang mukmin yang bertakwa maka ia akan masuk ke surga tanpa hisaban. Kedua, kebanyakan manusia yang memasukkan ke surga wa husnul khuluqi yakni memiliki akhlak yang baik. Nah kita hari ini melaksanakan puasa di bulan Ramadhan. Ternyata puasa di bulan Ramadhan tujuannya agar kita menjadi orang yang takwa. Itu yang pertama tadi. Orang yang bertakwa akan masuk surga tanpa hisaban. Begitu juga orang yang melaksanakan puasa di bulan Ramadhan, ini melatih agar dirinya mempunyai akhlak yang baik. Akmalul mukminina imanan ahsanuhum khuluqo. Orang mukmin yang sempurna keimanannya yaitu yang paling baik akhlaknya. Ternyata akhlak yang baik itu menyempurnakan keimanan kita. Innal mukmina layudriku bihusni khuluqihi darojatas shooimil qooimi. Ini yang lebih tinggi. Bahwa orang yang memiliki akhlak yang baik bisa mengejar derajatnya orang yang senantiasa waktu siangnya melaksanakan puasa dan waktu malamnya melaksanakan salat. Artinya orang yang memiliki akhlak yang baik, ini di sisi Allah sangatlah mulia. Silakan ada pertanyaan sesi tanya jawab. Pak, mau tanya. Iya, silakan. Terkadang kalau dinasehati orang tua, kita suka merasa kesal karena merasa dewasa dan sudah tahu. Jadi menggunakan nada tinggi dan merasa menyesal. Pertanyaannya bagaimana akhlak yang benar saat menghadapi orang tua yang berbeda pendapat dengan kita. Baik, akhlak terhadap orang tua kita tetap harus lembut dan sopan walaupun tidak setuju dengan pendapat orang tua. Kita boleh berbeda pendapat dengan orang tua, tapi cara bicara kita harus dijaga.
[25:57]Nada bicara kita jangan terlalu tinggi dari orang tua, apalagi kita membentak orang tua. Itu enggak boleh. Maka akhlak kepada orang tua tetap harus diutamakan daripada kita memenangkan argumen kita. Allah subhanahu wa ta'ala telah berfirman di dalam surah Al-Isra Auzubillahiminasyaitonirrajim, Falaa taqul lahuma uf walaa tanharhuma wa qullahuma qouulan karima.
[26:57]Bapak, izin bertanya. Ya. Jika teman kelas kita sering diejek dan banyak yang menertawakan, walau terkadang saya juga ikut tertawa walau kasihan. Apakah itu termasuk akhlak buruk? Baik, itu tetap termasuk akhlak yang tidak baik walaupun kita tidak mengejek secara langsung. Karena ikut menertawakan orang yang sedang diejek berarti kita meridhoi perbuatan mengejek tersebut. Akhlak yang mulia itu adalah menjaga perasaan orang lain dan tidak ikut merendahkan. Alhamdulillah, kajian kitab kuning, kitab Akhlaqul Banin pada hari ini telah sama-sama kita laksanakan. Semoga dengan kajian yang sudah kita lakukan Allah Subhanahu wa ta'ala menghiasi akhlak kita dengan akhlak yang indah dan juga puasa yang kita laksanakan di bulan Ramadhan ini. Kita semua bisa lebih sopan, lebih jujur, lebih sabar dan Allah Subhanahu wa ta'ala memberikan kepada kita semua akhlak yang baik. Amin ya Allah ya rabbal alamin. Dicukupkan sekian, terima kasih dan mohon maaf. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.



