[0:00]Beberapa bulan setelah rumah peri ajaibnya viral, wanita ini kembali, bukan untuk membangun, tapi untuk merenovasi rumah peri tersebut. Halaman rumah peri terlihat berantakan, jadi dia menyapu batu pijakan dan membersihkan sekitarnya. Lalu dia membuat jamur-jamur mungil berwarna ungu dengan bintik-bintik putih. Kemudian dia melepas pintu rumah peri, mengecat pohon dengan balutan warna hijau, dan saat bersamaan anak-anak di sekitar mulai menyadarinya. Mereka sangat menyukai warnanya, bahkan mulai membangun desa peri mereka sendiri di dekat sana. Agar terasa semakin ajaib, dia memotong cermin kecil, menambah rak bunga, dan melilitkan lampu peri yang bersinar dalam pantulan. Dia bahkan membangun pagar kecil mengelilingi halaman. Lalu dia merakit rumah pohon kecil yang lucu khusus untuk permen. Dan keesokan paginya, sesuatu yang aneh muncul. Ada banyak camilan dan permen-permen terisi di rumah pohon kecil itu. Apakah para peri akhirnya berkunjung?

Dia Merenovasi Rumah Peri (Part 2)❗🧚🏼♀️✨ #shorts
By Alan S
49s136 words~1 min read
YouTube auto captions
Transcript source
YouTube auto captions
This transcript was extracted from YouTube's auto-generated caption track. The transcript below is server-rendered so it can be read, searched, cited, and shared without opening the original YouTube player.
Pull quotes
[0:00]Beberapa bulan setelah rumah peri ajaibnya viral, wanita ini kembali, bukan untuk membangun, tapi untuk merenovasi rumah peri tersebut.
[0:00]Halaman rumah peri terlihat berantakan, jadi dia menyapu batu pijakan dan membersihkan sekitarnya.
[0:00]Kemudian dia melepas pintu rumah peri, mengecat pohon dengan balutan warna hijau, dan saat bersamaan anak-anak di sekitar mulai menyadarinya.
[0:00]Mereka sangat menyukai warnanya, bahkan mulai membangun desa peri mereka sendiri di dekat sana.
Use this transcript
Related transcript hubs
Watch on YouTube
Share
MORE TRANSCRIPTS


