[0:03]Selamat pagi. Hari ini kita akan pelajari komponen-komponen yang termasuk ke dalam ansaponifiable lipids, yaitu steroid, fat soluble vitamins dan terpene.
[0:22]Mari kita mulai.
[0:26]Steroid adalah lipid tetrasiklik yang terdiri dari tiga cincin beranggota enam dan satu cincin beranggota lima. Di sebelah kiri adalah struktur rangka utama steroid. Perhatikan dengan seksama. Cincin-cincin steroid dinamakan cincin A, B, C dan D yang terdiri dari 17 karbon dengan cara penomoran yang unik. Pada umumnya, steroid juga mengandung dua gugus metil yang disebut sebagai gugus metil anguler. Dua gugus metil tersebut terletak pada karbon nomor 10 dan 13 sehingga diberi nomor sebagai C18 dan C19. Pada sebagian besar steroid terdapat rantai samping yang terikat pada C17. Rantai samping inilah yang membedakan masing-masing senyawa steroid.
[1:52]Steroid memiliki fungsi biologis yang penting. Beberapa senyawa yang termasuk ke dalam steroid adalah hormon perempuan dan laki-laki. Contohnya, estradio yang ada di sebelah kanan ini. Contoh steroid lainnya adalah bile acid atau asam empedu, adrenal corticosteroid dan kolesterol.
[2:29]Kolesterol adalah steroid yang paling dikenal. Berdasarkan penamaannya, kolesterol merupakan steroid alkohol. Gugus alkohol terletak pada karbon nomor 3, yaitu ini. Pada karbon nomor 17 terdapat rantai samping berupa hidrokarbon yang spesifik untuk membedakan kolesterol, yaitu ini. Kolesterol penting untuk kehidupan karena kolesterol membentuk komponen yang penting dalam membran sel dan berfungsi sebagai starting material untuk pembentukan steroid lainnya. Kolesterol disintesis di dalam liver dan diangkut ke jaringan lainnya melalui aliran darah. Kolesterol dapat diisolasi dari jaringan hewan dengan cara ekstraksi. Seperti yang dapat diamati pada struktur, kolesterol hanya memiliki satu gugus OH yang polar dan tersusun dari banyak ikatan karbon-karbon serta karbon hidrogen yang non polar. Maka, hal inilah yang menyebabkan sifatnya tidak larut di dalam air.
[4:07]Kita beralih pada komponen fat soluble vitamins. Vitamin dapat ditemukan dalam buah-buahan, sayur-sayuran dan lain sebagainya. Ada empat jenis vitamin yang larut di dalam lemak.
[4:29]Pertama adalah vitamin A. Vitamin A disebut juga sebagai retinol.
[4:37]Vitamin A dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang kecil sehingga termasuk ke dalam vitamin. Tapi jika diamati strukturnya, vitamin A juga tergolong ke dalam terpene. Apa alasannya? Kalian akan menemukan sendiri jawabannya nanti.
[5:03]Kedua adalah vitamin D. Salah satu vitamin D yang paling melimpah di alam adalah vitamin D3. Vitamin ini dapat disintesis di dalam tubuh dari kolesterol. Oleh karena itu, vitamin D juga tergolong ke dalam steroid.
[5:30]Lalu ada vitamin E. Vitamin E yang paling umum disebut juga sebagai tokoferol. Vitamin E berfungsi sebagai antioksidan sehingga jika terdapat asam lemak pada sumber yang sama, vitamin E akan melindungi rantai samping yang tidak jenuh pada asam lemak jika terjadi oksidasi.
[6:01]Terakhir, yaitu vitamin K yang disebut juga sebagai filoquinone. Strukturnya ada di bawah ini. Setelah mengamati struktur dari berbagai fat soluble vitamins, maka dapat disimpulkan bahwa adanya daerah non polar yang dominan dari ikatan karbon-karbon dan karbon hidrogen menyebabkan vitamin-vitamin tersebut bersifat nonpolar dan hidrofobik.
[6:39]Kita beralih pada unsaponifiable lipid lainnya, yaitu terpene. Seperti yang sudah diketahui, terpene adalah lipid yang terbentuk dari senyawa yang memiliki kelipatan 5 atom karbon. Senyawa dengan lima atom karbon tersebut dinamakan isoprene. Apa itu isoprene?
[7:12]Isoprene adalah common name dari dua metil 1,3 butadiena. Ayo coba digambarkan. Sudah? Ini dia, jika digambarkan sebagai struktur garis. Secara keseluruhan, ada berapa jumlah atom karbon yang dimiliki oleh struktur ini? Ayo, coba dihitung. Ya, ada lima atom karbon. Inilah latar belakang dari definisi terpene.
[7:57]Terpene dapat diklasifikasikan lebih detail. Berikut ini klasifikasi terpene berdasarkan jumlah atom karbon. Coba tentukan jumlah unit isoprene pada kolom di sebelah kanan.
[8:20]Kita akan mengidentifikasi jumlah unit isoprene pada struktur senyawa terpene dengan mengamati rangka karbonnya saja. Bagaimana caranya? Mulailah dari ujung molekul di sebelah kiri, lalu ke kanan. Pastikan bahwa terdapat rantai dengan 4 atom karbon dan satu karbon pada cabang. Lima karbon ini dianggap sebagai satu unit isoprene. Harap abaikan ikatan rangkapnya.
[9:02]Kita hanya mengamati rangka karbonnya saja. Jika terdapat atom lain selain karbon, abaikan juga ya. Mari kita amati salah satu contoh soal berikut.
[9:22]Pada golongan apakah struktur Mircene ini diklasifikasikan? Yuk, kita hitung jumlah karbonnya.
[9:33]Satu, dua, tiga, empat, lima. Maka, ini adalah unit isoprene yang pertama. Lakukan hal yang sama ke sebelah kanan. Maka ini adalah unit isoprene yang kedua.
[10:16]Karena myrcene memiliki 10 atom karbon, maka diklasifikasikan sebagai monoterpene. Mudah bukan?
[10:32]Terpene mengandung berbagai gugus fungsi, seperti alkohol, aldehida, ester, amida, oksida, dan fenol. Sehingga, terpene terkadang mengandung oksigen. Terpene yang mengandung oksigen disebut terpenoid.
[11:04]Terpene dan terpenoid adalah kandungan yang paling penting di dalam minyak atsiri. Tetapi, hanya terpene dan terpenoid yang memiliki bobot molekul yang rendah saja yang dapat bertindak sebagai minyak atsiri. Selain sebagai minyak atsiri, terpene dapat bertindak sebagai pigmen alami.
[11:40]Hal ini terjadi pada terpene dan terpenoid yang memiliki bobot molekul yang lebih tinggi.
[11:55]Volatile oils atau minyak atsiri bisa berasal dari berbagai bagian tanaman, seperti daun, bunga, buah, biji, batang, kulit, bahkan akarnya.
[12:18]Minyak atsiri dapat diisolasi dengan cara destilasi dan dengan bantuan tekanan atau expression. Pada gambar di bawah ini, terdapat ilustrasi proses destilasi untuk mendapatkan minyak atsiri.
[12:40]Berikut adalah kegunaan dari minyak atsiri dan contohnya.
[12:49]Minyak atsiri memiliki kandungan yang mudah menguap dikarenakan bobot molekulnya yang rendah. Hal ini terjadi tanpa terdekomposisi. Sebagian besar minyak atsiri memiliki density yang rendah. Buktikan saja jika ditambah dengan air akan terlihat perbedaannya.
[13:17]Minyak atsiri pada umumnya tidak berwarna. Tetapi dapat berubah menjadi lebih gelap jika mengalami oksidasi. Minyak atsiri biasanya memiliki bau yang khas dan bersifat optis aktif.
[13:36]Jadi, apa definisi dari minyak atsiri? Silakan definisikan dari sumber, sifat utama dan cara mendapatkannya.
[13:53]Apakah kamu ingat kandungan dari minyak cengkeh? Ya, senyawa Eugenol. Perhatikan strukturnya. Apakah Eugenol termasuk senyawa terpene? Apakah pada strukturnya tersusun dari unit isoprene? Jawabannya, tidak. Maka kandungan minyak atsiri bukan hanya terpene. Lalu apa saja?
[14:31]Komposisi minyak atsiri terdiri dari dua macam, yaitu terpene dan senyawa aromatik. Itu saja pembelajaran kita hari ini. Jika ada pertanyaan, silakan sampaikan ya. Terima kasih, sampai jumpa kembali.



