Thumbnail for Kurikulum Merdeka Rangkuman Materi IPA Kelas 7 Bab 5 Klasifikasi Makhluk Hidup by Portal Edukasi

Kurikulum Merdeka Rangkuman Materi IPA Kelas 7 Bab 5 Klasifikasi Makhluk Hidup

Portal Edukasi

14m 22s1,361 words~7 min read
Auto-Generated

[0:10]Hai semuanya, kembali lagi di channel Portal Edukasi. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas rangkuman materi IPA kelas 7 bab 5, yaitu tentang klasifikasi makhluk hidup. Materi ini sudah kurikulum merdeka ya. Nah, khusus pada bab ini, sebelum kita mulai, ada sedikit catatan nih dari admin. Untuk bagian Kingdom Plantae dan Animalia Admin menambahkan materinya dari K-13, karena menurut Admin itu sangat penting dan ada kemungkinan bakal keluar di ujian meski tidak diajarkan pada bukunya, you know lah yang disampaikan apa, yang keluar di ujian malah apa, suka berbeda. Nah, kita mulai dengan karakteristik makhluk hidup. Secara umum karakteristik makhluk hidup adalah: memiliki kemampuan untuk bergerak, tumbuh dan berkembang, memiliki kemampuan untuk bereproduksi, menanggapi rangsangan dari lingkungannya, mengambil dan menggunakan energi, memiliki kemampuan bernapas, menghasilkan limbah (ekskresi), tubuh tersusun dari satu atau banyak sel. Kemudian ada beberapa istilah yang harus dihafalkan yaitu: Kemampuan makhluk hidup untuk menanggapi rangsangan atau peka terhadap rangsangan disebut iritabilitas. Perubahan lingkungan internal dan eksternal disebut dengan stimulus. Reaksi terhadap perubahan lingkungan disebut respons.

[1:52]Fotosintesis adalah proses pengubahan senyawa sederhana (karbon dioksida dan air) menjadi senyawa kompleks (glukosa). Organisme yang dapat membuat makanan sendiri disebut autotrof. Organisme yang mendapatkan energi dari organisme lain disebut heterotrof. Energi itu tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, energi hanya dapat diubah atau ditransfer dari satu bentuk ke bentuk lainnya yang disebut dengan Hukum Kekekalan Energi. Makhluk hidup yang terdiri dari satu sel disebut uniseluler. Sedangkan makhluk hidup yang tersusun dari banyak sel disebut multiseluler. Selanjutnya, kita bahas ke kunci klasifikasi. Klasifikasi bertujuan agar mudah untuk mengenali suatu makhluk hidup. Agar klasifikasi lebih mudah, ilmuwan menggunakan model yang disebut kunci klasifikasi. Kunci klasifikasi tentunya harus mudah dan jelas ya. Alasan mengapa ilmuwan menggunakan kunci klasifikasi adalah: Lebih mudah digunakan daripada mendeskripsikan secara detail dari setiap kelompok, menunjukkan sekilas apa yang membedakan karakteristik yang dimiliki setiap kelompok, memudahkan untuk mengidentifikasi objek yang belum pernah terlihat sebelumnya, selalu memberikan hasil yang konsisten, siapapun yang menggunakannya. Ada beberapa jenis kunci klasifikasi yaitu: kunci percabangan, kunci dikotomi, kunci format tabel, kunci melingkar. Nah yang dipelajari pada bab ini hanyalah kunci dikotomi dan kunci format tabel. Kunci dikotomi adalah kunci determinasi yang terdiri atas dua keterangan yang berlawanan dari ciri-ciri yang dimiliki oleh suatu jenis atau kelompok makhluk hidup. Contohnya seperti pada gambar di bawah ini. Jadi kita bisa lihat misalkan vertebrata, kemudian muncul ada pertanyaan, apakah berambut? Ya atau tidak? Kalau misalkan jawaban ya, berarti termasuk ke dalam mamalia. Sedangkan kalau tidak, itu akan ada lanjutan pertanyaan, apakah berbulu? Ya atau tidak lagi? Kalau iya berarti aves, tapi kalau tidak ada pertanyaan lagi. Apakah kulitnya kering? Ya atau tidak? Kalau iya itu masuk reptil. Tapi kalau tidak, ada pertanyaan lagi juga. Apakah bersisik? Ya atau tidak? Kalau iya berarti piscas, kalau tidak berarti masuk ke amfibi. Nah, ini adalah contohnya biar lebih mudah untuk mengklasifikasikannya. Berikutnya kunci determinasi format tabel merupakan kunci klasifikasi makhluk hidup yang dibuat berdasarkan deskripsi dalam bentuk tabel. Contohnya seperti di bawah ini.

[5:05]Selanjutnya kita masuk ke urutan takson makhluk hidup. Taksonomi adalah ilmu tentang klasifikasi makhluk hidup. Takson adalah kelompok-kelompok makhluk hidup yang memiliki banyak persamaan. Klasifikasi takson adalah kelompok kelompok yang disusun berdasarkan persamaan dan perbedaan, semakin ke bawah semakin sedikit perbedaan dan banyak persamaan yang dimiliki. Orang yang pertama kali melakukan klasifikasi takson adalah Linnaeus pada tahun 1770 sampai 1778. Nama orang ini perlu diingat ya. Urutan tingkatan takson mulai dari yang tinggi ke tingkat yang terendah yaitu kingdom atau regnum, phylum atau divisio, classis, ordo, familia, genus, dan species. Nah, urutan ini dari yang tertinggi sampai yang terendah jangan pernah kalian acak ya. Kalian wajib juga hafal karena biasanya sering keluar di ujian. Nah menghafalkannya harus berurutan dari atas ke bawah. Kingdom dan phylum itu untuk hewan, sedangkan regnum dan divisio itu untuk tumbuhan. Organisme di dunia dikelompokkan menjadi beberapa kingdom, yaitu ada monera, protista, fungi, plantae, dan animalia. Khusus untuk divisi tumbuhan, biasanya nama divisi selalu menggunakan akhiran pita. Untuk nama kelas pada tumbuhan diberikan diberikan akhiran opsida. Untuk nama ordo pada tumbuhan biasanya menggunakan akhiran ales. Untuk nama familia pada tumbuhan diberikan diberikan akhiran aceae. Untuk nama familia pada hewan diberikan akhiran idae. Untuk nama genus aturan penulisannya yaitu huruf pertama ditulis kapital dan dicetak miring atau digaris bawah. Nah, kita masuk ke dalam kingdom monera. Kingdom Monera beranggotakan organisme yang bersifat prokariotik. Prokariotik artinya tidak memiliki membran inti sel. Hati-hati, istilah prokariotik ini sering keluar di ujian. Karakteristik umum dari Monera yaitu: prokariotik, tidak memiliki organel, mikroskopis, bisa uniseluler atau multiseluler, memiliki dinding sel, memiliki DNA sirkuler, kosmopolit, serta reproduksi secara vegetatif. Untuk karakteristik umum atau ciri-ciri dari Monera, kalian bisa hafalkan ya, pilihlah minimal tiga yang mudah untuk dihafal. Contoh dari Monera kalian bisa lihat dalam tabel ini ya.

[8:08]Selanjutnya masuk ke Kingdom Protista. Kingdom Protista merupakan kelompok makhluk hidup eukariotik (sudah memiliki membran inti sel), namun memiliki jaringan yang sederhana dan tidak memiliki organ. Protista dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu: Protista mirip hewan (protozoa), Protista mirip tumbuhan (alga/ganggang), Protista mirip jamur. Contoh dari protista kalian bisa lihat dalam tabel ini ya.

[8:47]Selanjutnya Kingdom Fungi. Organisme yang digolongkan ke dalam kingdom Fungi atau jamur itu memiliki ciri: eukariotik, selnya berupa hifa atau benang, dinding sel terbuat dari kitin, tidak memiliki kloroplas, serta dapat menghasilkan spora untuk perkembangbiakan. Contoh dari fungi kalian bisa lihat juga dalam tabelnya ya.

[9:19]Selanjutnya Kingdom Plantae. Tumbuhan dibagi ke dalam beberapa divisio yaitu Lumut (Bryopytha), Paku-pakuan (Pteridophyta), dan Tumbuhan berbiji (Spermatophyta).

[9:36]Berdasarkan morfologi atau susunan tubuh, tumbuhan dibagi menjadi dua kelompok besar yaitu Tumbuhan tak berpembuluh (Thallophyta) dan Tumbuhan berpembuluh (Tracheophyta). Tumbuhan tidak berpembuluh adalah tumbuhan yang tidak memiliki berkas pengangkut, sedangkan tumbuhan berpembuluh adalah tumbuhan yang memiliki berkas pengangkut. Tumbuhan berbiji dibagi menjadi dua macam yaitu tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) dan tumbuhan biji tertutup (Angiospermae). Ciri-ciri dari tumbuhan berbiji terbuka yaitu berbiji telanjang karena bijinya tidak dibungkus daun, alat reproduksinya berupa bangun seperti kerucut yang disebut strobilus, batangnya besar dan berkambium, berakar tunggang dan serabut, daunnya selalu hijau, sempit, tebal, dan kaku. Contoh tumbuhan berbiji terbuka adalah juniper, cemara, damar, pinus, melinjo, dan paku haji. Sedangkan tumbuhan berbiji tertutup dibagi menjadi dua macam lagi yaitu tumbuhan berkeping satu (monokotil) dan tumbuhan berkeping dua (dikotil). Nah, ciri-ciri monokotil yaitu memiliki satu keping daun lembaga, berakar serabut, batang tidak berkambium, tulang daun sejajar atau melengkung, serta kelopak bunga umumnya kelipatan tiga. Sedangkan ciri-ciri dikotil yaitu memiliki dua keping daun lembaga, berakar tunggang, batangnya berkambium, tulang daunnya menyirip atau menjari, berkas pengangkut tersusun dalam satu lingkaran, serta kelopak bunga umumnya kelipatan empat atau lima. Selanjutnya kita masuk ke Kingdom Animalia. Setelah mempelajari kelompok tumbuhan, kita menuju kepada kelompok hewan. Dunia hewan itu dibagi menjadi dua macam. Ada hewan tidak bertulang belakang atau avertebrata, dan hewan bertulang belakang yaitu vertebrata. Hewan tidak bertulang belakang atau avertebrata itu dibagi lagi menjadi delapan kelompok, yaitu ada porifera, coelenterata, platyhelminthes, namathelmintes, annelida, mollusca, arthropoda, dan esinodermata. Porifera adalah hewan yang memiliki pori-pori. Contohnya: Spongilla, Euspongia, Poterion, dan Scypha. Coelenterata adalah hewan berongga, mempunyai tentakel untuk menangkap mangsa, ada yang berbentuk polip dan berbentuk medusa. Contohnya: Ubur-ubur, bunga karang, obelia, hydra, dan Anemon. Vermes adalah hewan bertubuh lunak, tidak bercangkang, dan tubuhnya simetris bilateral. Vermes adalah nama lain dari cacing. Vermes sendiri dibagi menjadi tiga yaitu Platyhelminthes (cacing pipih), Nemathelminthes (cacing gilig), dan Annelida (cacing gelang). Nah, contohnya yaitu bisa cacing hati, cacing pita, cacing perut, dan cacing kremi. Kemudian Mollusca adalah hewan bertubuh lunak, memiliki banyak lendir, dan terbungkus oleh mantel. Contohnya: cumi-cumi, gurita, siput, dan kerang.

[13:14]Arthropoda adalah hewan berbuku-buku, tubuhnya dibedakan atas kepala, dada, dan perut. Arthropoda sendiri dibagi menjadi empat macam lagi yaitu Insecta atau serangga, contohnya belalang, Crustacea atau udang-udangan seperti udang, Arasonea itu adalah laba-laba ya contohnya laba-laba, dan Mriyapoda atau lipan seperti kaki seribu. Kemudian Echinodermata adalah hewan yang tubuhnya diselimuti duri, ada lempengan zat kapur yang keras. Contohnya: bulu babi, lilia laut, dan teripang. Kemudian untuk hewan bertulang belakang itu dibagi menjadi lima kelompok, yaitu ada Pisces, yaitu ikan, Amphibia, yaitu hewan amfibi, Reptilia, yaitu hewan reptil, Aves, yaitu burung, dan Mamalia, yaitu hewan menyusui. Nah ya, mungkin cukup sekian, terima kasih telah menyimak video pembelajaran ini hingga selesai, semoga bermanfaat kita semua. Jangan lupa like, comment, and subscribe.

Need another transcript?

Paste any YouTube URL to get a clean transcript in seconds.

Get a Transcript