Thumbnail for Gimana Kalo Kamu Membawa Sniper Ke Zaman Romawi Kuno? #shorts #faktaunik #3danimation by Cerita Skelly

Gimana Kalo Kamu Membawa Sniper Ke Zaman Romawi Kuno? #shorts #faktaunik #3danimation

Cerita Skelly

1m 16s194 words~1 min read
YouTube auto captions
Transcript source

YouTube auto captions

This transcript was extracted from YouTube's auto-generated caption track. The transcript below is server-rendered so it can be read, searched, cited, and shared without opening the original YouTube player.

Pull quotes
[0:00]Seorang gladiator juara lari ke arahmu sambil mengayunkan pedang perunggu berat.
[0:00]Jika kekuatanmu hanya ada pada benda besi ini, apakah kamu benar-benar berkuasa?
[0:00]Kamu enggak punya waktu buat pertanyaan filosofisnya karena kamu sibuk menikmati status barumu sebagai tangan kanan Zeus.
[0:00]Hari ketujuh, Kaisar panik dan mengirim satu batalyon pasukan untuk mengepungmu.
Use this transcript
Related transcript hubs

[0:00]Gimana kalau kamu bawa senapan sniper modern ke zaman Romawi kuno? Kamu bukan lagi petarung, kamu adalah bencana awam yang memegang petir. Hari pertama kamu bangun di tengah Koloseum. Seorang gladiator juara lari ke arahmu sambil mengayunkan pedang perunggu berat. Kamu enggak narik pedang, cuma angkat senapan. Satu suara ledakan dan sang juara tumbang di debu. 50.000 orang Romawi mendadak hening. Hari ketiga, Kaisar mengira itu cuma hoki. Dia kirim tiga algojo elit berbaju besi lengkap sekaligus. Tiga dentuman memekakkan telinga arena bergema. Baju besi mereka enggak ada gunanya di depan peluru. Penonton berteriak, mereka enggak menganggapmu budak, tapi dewa. Hari kelima, seluruh Roma memujamu. Tiba-tiba Socrates muncul. Si aura farmer ini lagi dan bertanya. Jika kekuatanmu hanya ada pada benda besi ini, apakah kamu benar-benar berkuasa? Kamu enggak punya waktu buat pertanyaan filosofisnya karena kamu sibuk menikmati status barumu sebagai tangan kanan Zeus. Hari ketujuh, Kaisar panik dan mengirim satu batalyon pasukan untuk mengepungmu. Masalahnya, kamu baru saja menembakkan peluru ke-30. Begitu amunisi habis, kamu cuma orang pakai sandal yang memegang sepotong besi rongsokan enggak berguna. Ternyata senjata paling mematikan di Romawi bukan snipermu, tapi seberapa cepat kamu bisa lari pas peluru habis.

Need another transcript?

Paste any YouTube URL to get a clean transcript in seconds.

Get a Transcript