Thumbnail for Dukungan Kecil yang Berarti by Cerdas Berkarakter Kemendikdasmen RI

Dukungan Kecil yang Berarti

Cerdas Berkarakter Kemendikdasmen RI

11m 0s757 words~4 min read
YouTube auto captions
Transcript source

YouTube auto captions

This transcript was extracted from YouTube's auto-generated caption track. The transcript below is server-rendered so it can be read, searched, cited, and shared without opening the original YouTube player.

Timestamped outline
Pull quotes
[2:09]Gas rumah kaca adalah gas yang diproduksi oleh manusia, seperti karbon dioksida, metana, nitrous oxide yang dilepaskan ke atmosfer sehingga dapat memanaskan iklim bumi.
[7:34]Oh, begini Bunga, Bapak sih ingin kalian murid-murid Bapak saling hormat, saling akur dan menjadikan kelas ini seperti keluarga.
[8:58]Kamu kan harus tampil asli memakai akun asli kamu yang seharusnya disenangi banyak teman.
[8:58]Saya percaya, kalau kita tetap bersahabat, terus ada masalah itu kita bisa melakukan dan melewatinya dengan baik.
Use this transcript
Related transcript hubs

[0:01]Dukungan kecil yang berarti.

[0:32]Hmm, so delicious. Orang miskin makan pizza.

[0:45]Hapus komentar Coolman? Berhasil menghapus komentar Coolman.

[0:53]Coolman, akun ini dikunci.

[1:29]Just be yourself. Sok cantik.

[1:36]Hapus komentar Coolman? Tidak, iya. Berhasil menghapus komentar Coolman.

[1:47]Halo, selamat pagi anak-anak. Pagi, Pak. Hari ini Bapak akan membahas tentang pemanasan global. Nah, pemanasan global ini biasanya terjadi akibat gas efek rumah kaca. Tapi sebelumnya ada yang tau gak, gas efek rumah kaca itu apa? Halo. Ada yang tahu? Haloo.

[2:09]Oh iya Arin gimana? Gas rumah kaca adalah gas yang diproduksi oleh manusia, seperti karbon dioksida, metana, nitrous oxide yang dilepaskan ke atmosfer sehingga dapat memanaskan iklim bumi. Oke, bagus Arin. Yang lain jangan lupa ya dicatat tuh apa yang Arin omongin. Dasar tukang cari muka. Kamu siapa? Gak gentleman beraninya pakai akun tak jelas.

[2:44]Ayah, ada apa kok manggil Arin? Arin kan lagi belajar. Ya udah, sekarang tutup mata dulu ya. Iya ya udah deh. Ayah ada apa sih? Kok pakai tutup mata segala. Satu dua tiga. Buka matanya. Wah apaan nih Yah, Bunda?

[3:09]Ayah ini kan janji akan memberikan kamu hadiah kalau kamu dapat ranking satu. Ayah! Ini kan sepatu yang Arin pengen banget ya. Makasih, Ayah, Bunda.

[3:41]Dapat kejutan dari Ayah dan Bunda, love you all.

[3:54]Dasar tukang pamer.

[4:00]Kamu siapa? Gak gentle beraninya pakai akun tak jelas. Eh kamu siapa komentar gak tanggung jawab pakai akun palsu?

[4:23]Selamat pagi anak-anak. Bapak kali ini akan membahas logika matematika. Ada notifikasi baru untuk akun Coolman. Sebelumnya, di sini ada yang tahu gak logika matematika itu apa? Arin, biasanya Arin bisa menjawab nih. Arinn? Arin tolong konsentrasi ya, jangan main handphone terus. Ini lah penampakan Arin01 yang sok cantik guys. Fake account! Parah sih bullying. Jahat banget sih. Sabar ya Arin01 Stopcyberbullying. Parah woy, ayo kita report akun palsunya. Akun meresahkan! report akun palsu. Fix gak punya teman. Siap bela Arin01. Haloo, hey! Hey semuanya! Tolong konsentrasi ya, jangan main handphone terus. Halooo semuanya! Konsentrasi dengarkan Bapak, jangan main handphone. Ada apa sih kalian? Kenapa kalian main handphone di pelajaran saya? Hey tolong konsentrasi di pelajaran saya ya, jangan main handphone terus. Eh, Mama aku belum pulang? Belum sih, masih di kantor. Oh, kira udah pulang. Kamu duduk dulu ya, Dar. Eh iya iya. Mau minum apa? Hmm, apa aja deh yang penting dingin. Kalau aku bikinin es buah import mau? Boleh. Oke, tunggu ya. Iya.

[5:34]Apaan tuh? Coolman? Wah ga beres nih.

[6:01]Kok ada ya, yang bully Arin pakai akun palsu?

[6:09]Dar! Iya. Wah keterlaluan sih tuh orang.

[7:18]Bunga! Sini masuk.

[7:25]Ini anaknya sudah sama saya, Pak. Duduk, Bunga.

[7:34]Baik, Pak, bisa kita mulai saja. Bunga, kamu tahu akun Coolman? Eh, saya gak tahu, Pak. Kalau gak salah itu akun yang ngebully Arin. Saya kurang perhatiin sih. Oh, begini Bunga, Bapak sih ingin kalian murid-murid Bapak saling hormat, saling akur dan menjadikan kelas ini seperti keluarga. Bapak tidak ingin jika di antara kalian ada yang saling bully. Bunga, ini akun kamu yang buat kan?

[8:10]Ngaku kamu, Bunga! Kamu udah bikin malu Mama ya! Sabar, Bu. Mungkin ini salah saya juga kurang memperhatikan setiap anak. Bunga, kenapa kamu harus menjelek-jelekkan Arin? Coba cerita sama Bapak. Bapak tidak akan marah asal kamu mau cerita. Ini semua gara-gara Mama! Saya dipaksa harus terus belajar, Pak.

[8:41]Saya gak punya waktu buat main. Olahraga aja dibatasi sama Mama.

[8:58]Sekarang gini, Bu. Belajar itu sudah banyak cara. Anak gak usah dipaksa. Belajar kelompok saja sudah lebih baik, Bu. Dengan begitu, antar teman bisa saling bantu. Dan anak juga harus dibebaskan, Bu, untuk memanfaatkan waktunya. Bunga, kamu mau olahraga? Boleh. Tapi tolong disiplin atas waktu belajarnya. Tapi teman-teman sudah memusuhi saya, Pak. Mereka udah melawan saya. Tidak, Bunga. Yang mereka lawan itu akun palsu. Kamu kan harus tampil asli memakai akun asli kamu yang seharusnya disenangi banyak teman. Maafin aku ya, Bunga. Aku bukannya pengen ngadu, tapi masalah ini harus cepat diselesaikan. Betul Dara, tidak boleh ada lagi tuh perundungan sesama teman, apalagi sekelas. Ingat ya, kita itu ibarat keluarga. Iya, Pak. Saya salah. Maafin saya ya, Pak, saya malu. Nah, ada Arin. Iya, Pak. Saya udah tahu semuanya kok. Saya juga gak marah sama Bunga. Karena saya yakin Bunga melakukan itu juga pasti ada alasannya. Dan saya akan tetap bersahabat dengan siapapun termasuk sama Bunga. Saya percaya, kalau kita tetap bersahabat, terus ada masalah itu kita bisa melakukan dan melewatinya dengan baik. Bunga, kita tetap berteman ya. Maafin aku ya, Arin. Maafin aku juga semuanya.

[10:43]Terima kasih.

[10:50]Maafin Mama juga ya, Bunga. Teman seharusnya jadi pembela, bukan hanya jadi pengamat bagi korban cyberbullying.

Need another transcript?

Paste any YouTube URL to get a clean transcript in seconds.

Get a Transcript