Thumbnail for CARA MEMBUAT THESIS STATEMENT by Solo English Center

CARA MEMBUAT THESIS STATEMENT

Solo English Center

12m 26s1,403 words~8 min read
Auto-Generated

[0:14]Solo English Center, ya. Ya, Teman-teman, pada video kali ini kita akan membahas mengenai how to make thesis statement, ya. Lebih tepatnya lagi bagaimana kita mengembangkan paragraf satu dari sebuah thesis statement. Saya kira membuat test statement itu tidak susah, yang susah adalah bagaimana kita membuat satu paragraf utuh yang di dalamnya berisi thesis statement, ya, itu yang susah. Karena biasanya kalau kita menyusun paragraf biasa itu mudah saja. Contohnya begini, kalau misalkan kita membahas tentang sesuatu, maka biasanya topik sentence ada di awal, kemudian yang lain itu penjelasannya dia. Akan tetapi beda dengan thesis statement, thesis statement itu merupakan suatu pokok pikiran dari keseluruhan paragraf. Sehingga di paragraf tersebut, dia belum membahas isi dari thesis statement itu. Nah, makanya itu dikatakan yang paling susah kalau paragraf dua, paragraf jelas, 2, 3, 4 itu gampang, itu sama seperti paragraf biasa, ya, tapi kalau test, thesis statement itu berbeda, susah. Nah, bagaimana langkah-langkahnya? Kita perhatikan, ya. Kita saya berikan contoh secara real nanti. Definisinya begini, ya. Every paper you write should have a main point, a main idea, or central message. The argument you make in your paper should reflect this main idea. The sentence that captures your position on this main idea is what we call a thesis statement. Nah, di sini nanti ini terkait dalam penulisan essay, ya. Sekali lagi, essay bukan paragraf biasa.

[1:52]Jadi dalam essay itu biasanya dia tersusun dari lima paragraf. Paragraf pertama itu adalah opening berisi satu tesis statement, paragraf 2, 3, 4 itu adalah body, penjelas dari tesis statement tersebut. Yang terakhir adalah closing. Nah, mengapa penting bagi kita untuk bisa menyusun thesis statement? Karena thesis statement itu merupakan pokok pikiran dari keseluruhan paragraf. Dari thesis statement itulah nanti akan kelihatan orang tersebut mau membahas mengenai apa, ya? Apakah dia membahas mengenai comparison contrast? Apakah dia membahas mengenai definition? Apakah dia membahas mengenai apa itu listing, apakah dia membahas mengenai cause effect, nanti akan terlihat jelas pada thesis statement yang dia buat? Ya, jadi penting, penting bagi kita untuk bisa mengembangkan thesis statement. Dan itu merupakan bagian yang paling susah dari pembuatan sebuah essay. Nah, faktanya, fakta-fakta thesis statement adalah dia merupakan inti dari sebuah essay, seperti yang saya katakan tadi, ya. Dari melihat thesis statement kita akan langsung bisa membedakan kira-kira jenis essay apa yang akan ditulis oleh seseorang. Kira-kira dia mau menyampaikan apa itu akan terlihat jelas di sana. Maka dibutuhkan kewen dari seorang penulis untuk bisa menyampaikan dari kalimat pertama sampai muncul thesis statement itu secara runtut, kohesif dan coherence. Nah, di situlah pentingnya latihan, ya. Biasanya thesis statement itu di diletakkan pada sebuah kalimat terakhir dari paragraf pertama, ya, bukan kalimat pertama tapi kalimat terakhir. Dia merupakan bagian paling susah, seperti yang sudah saya katakan tadi, ya. Kemudian butuh waktu dan pembiasaan karena paling susah, maka pekerjaan essay, pekerjaan pembuatan thesis statement ini tidak bisa dikerjakan dalam waktu 1, 2 hari. Butuh pembiasaan. Kalau didrilling, maka tidak mustahil kita akan piwai untuk membuat thesis statement. Seperti itu. Umumnya satu paragraf berisi lima kalimat. Lah, karena lima kalimat, inilah salah satu hal yang membuat dia susah, ya. Kenapa? Kalau terlalu sedikit, maka misalkan hanya tiga kalimat, maka juga enggak pantas. Kalau sampai 10 kalimat juga terlalu panjang. Nah, karena dengan ada aturan yang tidak tertulis ini lima kalimat, maka menjadikan dia menjadi sebuah penyusunan yang susah, ya. Butuh pembiasaan. Nah, bagaimana caranya? Yang pertama, tentukan tesis yang akan dibuat. Thesis, saya kira semuanya bisa. Tidak susah untuk membuat thesis statement. Misalkan kita comparison contrast, jelas. Dia akan membandingkan, maka bisa kita buat perbedaan hidup di desa dan kota, perbedaan TV dan radio, perbedaan iPhone dan Samsung itu enggak susah membuat thesis statement-nya.

[5:14]Yang susah adalah mengantarkan kita dari kalimat pertama sampai kalimat terakhir pada paragraf pertama yang bisa nanti membuat keseluruhannya itu masuk ke dalam tesis yang kita buat tadi, itu yang susah, ya. Thesis statement mudah sekali. Yang susah adalah membuat keseluruhan paragraf.

[5:36]Tarik.

[5:40]Nah, caranya bagaimana kalau kita tidak terbiasa atau yang masih blank, yang masih blank sama sekali tentang pembuatan paragraf pertama. Setelah kita menentukan thesis statement, karena itu di kalimat terakhir, maka kita tarik ke dalam topik yang lebih general. Bagaimana nanti akan kita latih, ya.

[5:58]Kalau belum cukup, naikkan ke topik yang lebih general lagi. Kenapa demikian? Perlu kita ingat lagi bahwa tadi penulisan paragraf pertama itu ada sekitar lima kalimat. Kalau memang kita tarik ke atas itu ternyata baru tiga kalimat, berarti kan itu terlalu pendek paragrafnya, ya. Kemudian perlu kita tarik lagi ke yang lebih general, maka ditarik lagi ke tingkat dua. Tapi kalau penarikan ke topik 01 sudah cukup, maka ya cukup. Intinya jangan terlalu dekat, jangan terlalu jauh sehingga nanti proporsi lima kalimat itu bisa terpenuhi. Nah, ini tadi ya. Jangan terlalu jauh, jangan terlalu dekat. Kenapa demikian? Kalau terlalu jauh nanti paragrafnya itu bisa membengkak, bisa sampai delapan kalimat, nah itu nanti enggak bagus. Kalau terlalu pendek, nanti bisa hanya tiga kalimat, juga enggak bagus. Yang pas adalah lima kalimat itu sudah pas. Misalkan begini, kita punya thesis statement semacam ini, There are three main differences between backpacking and staying in hotel, ya. Jadi kita akan membedakan antara backpacking, ya, backpacking, ya, sama staying in hotel. Nah, ini gampang kita menentukan statement-nya gampang, yang susah adalah bagaimana cara kita menyusun kalimat pertama dari thesis statement ini. Nah, kan agak susah tuh, mau kita bahas apa? Maka caranya begini. Kira-kira topik yang lebih besar dari backpacking dan staying in hotel ini apa? Ya, betul. Ini mengenai pemilihan tempat menginap. Satu nginapnya di hotel, satu nginapnya sembarang kali, bisa di ada pengalaman itu ada yang di apa, bandara karena beberapa bandara di luar negeri itu sudah menyediakan tempat menginapnya, ya. Ada yang di emperan toko, nah itu yang lebih ruwet ya, lebih parah, tapi ada juga. Ini yang berduit, ini yang bisa jadi punya duit tapi memilih pengalaman backpacking. Berarti topik yang lebih besar dari backpacking dan staying in hotel, kalimat sebelumnya, kalimat sebelum ini kita bisa menyinggung tentang pemilihan tempat menginap bahwa ada dua cara tempat menginap yaitu backpacking dan staying in hotel. Nah, itu kalimat atasnya. Nah, sebelum ini saya kira ini nanti belum sampai lima kalimat ya, baru sampai mentok nanti tiga kalimat. Oleh karenanya perlu kita naikkan lagi. Kenapa sih kita butuh menginap? Kan begitu. Maka jawabannya adalah karena sedang traveling, nah. Saya kira kalau sudah naik dua tingkat, ini rata-rata dari pengalaman saya, sebuah thesis statement kalau sudah dinaikkan ke dua tingkat atasnya itu nanti kira-kira sudah cukup untuk memenuhi lima kalimat. Nanti dia tidak terlalu jauh juga, tidak terlalu dekat, cukup pas-pasan. Ini jadi rata-rata begitu, ya. Kalau apa? Dari thesis statement, maka kita akan naikkan ke dalam dua, dua tingkat topik, itu sudah pas dan cukup. Begitu. Nah, kemudian ini contohnya, ya. Wujudnya demikian. Jadi at the end, misalkan begini, Traveling is a hobby which many people now enjoy. It is a hobby which is becoming more and more popular as opportunities for travel become greater. Nah, traveling dulu kita bahasnya. It is a hobby which is becoming more and more popular as opportunities for travel become greater. These days there are several ways to travel around the world. Two of the most common are backpacking and staying in hotel. Jadi begini, ya. Traveling, kemudian cara-cara melakukan travel, kemudian caranya ada dua yaitu backpacking dan staying in hotel. Dari sini kita masuk ke dalam thesis statement, There are three main differences between backpacking and staying in hotel, yaitu cost, comfort and safety. Nah, bagian terakhir ini pilihan, ya. Mau dimasukkan monggo, enggak juga monggo, karena nanti yang ini yang akan kita bahas pada paragraf 2. Cost, tiga comfort, empat safety, jadi ini boleh dimasukkan boleh tidak. Yang mau saya sampaikan adalah ketika kita sudah menentukan thesis statement ini, kalau kita kesulitan langsung masuk ke dalam kalimat pertama, kita naikkan dulu ke topik yang lebih tinggi, yaitu adalah mengenai cara menginapnya atau traveling-nya. Nah, traveling. Nah, gini ya. Jadi ini adalah sekilas cara pembuatan paragraf satu yang berisi thesis statement. Ingat, thesis statement itu tidak susah, bahkan gampang. Yang susah adalah bagaimana cara kita membuat atau compose the paragraph consist of thesis statement, itu yang susah. Dari pengalaman saya, kita kita naikkan ke dalam dua, dua tingkat topik, itu sudah pas dan cukup. Nah, begitu kira-kira teman-teman, ya. Kalau nanti masih ada kesulitan, silakan ditulis di kolom komentar. Terakhir, Arigato gozaimasu, Mina-san. Nah, oke. Terima kasih. Tetap semangat dan salam.

Need another transcript?

Paste any YouTube URL to get a clean transcript in seconds.

Get a Transcript