Thumbnail for OBRAS - Peran Tim SAR Dalam Tanggap Darurat Bencana (Kantor SAR Maumere) by RRI ENDE

OBRAS - Peran Tim SAR Dalam Tanggap Darurat Bencana (Kantor SAR Maumere)

RRI ENDE

26m 37s2,624 words~14 min read
Auto-Generated

[0:00]bikin ngantuk berat. Kayak habis maraton drama Korea, mata bengkak, hati lega, terus langsung pengen tidur. Kenapa ya?

[0:12]Nah, jadi gini, waktu kita nangis tubuh kita tuh sebenarnya kerja keras.

[0:18]Emosi naik turun, nafas jadi cepat, terus badan ngerespon dengan cara menurunkan tensi biar kita lebih tenang.

[0:27]Efek sampingnya, rasa capek yang numpuk. Belum lagi, air mata itu mengandung hormon stres yang ikut keluar bareng tangisan.

[0:36]Pas hormon itu turun, tubuh kayak bilang, "Oke, udah ya. Sekarang istirahat yuk."

[0:44]Jadilah kita ngantuk. Plus mata yang banyak berair itu bikin otot di sekitar mata jadi rileks.

[0:50]Itu sebabnya rasanya kayak ditarik-tarik buat merem.

[0:55]Jadi kalau kamu tiba-tiba ngantuk setelah nangis, itu normal.

[0:59]Tubuhmu cuma bilang, "Good job, kamu udah kuat hari ini."

[1:25]Oke, Teman Pro2, masih di 92,2 FM Pro2 RND, Teman terbaik kamu.

[1:31]Dan yes, kita sudah diobras ya, Teman Pro2 ya, di pagi hari yang penuh energi, yang penuh semangat dan kita menghadirkan obrolan yang seru di pagi hari ini dan tentunya sangat bermakna ya, Teman Pro2.

[1:43]Dan spesial hari ini ya, eh dengan eh topik Tangga Bencana ya, eh hari ini Frenki menghadirkan ada teman-teman dari tim SAR nih. Ini spesial yang sudah hadir melalui Zoom kita ada Bapak Aswandul Hasan, dia ini merupakan Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Kantor Sarma Mere.

[2:05]Oke, kita langsung saja menyapa, selamat pagi Pak Aswan.

[2:09]Selamat pagi Bung Frenki, di Pro2 ND.

[2:15]Oke, bagaimana kabar pagi ini?

[2:18]Ya, alhamdulillah saat ini eh tentunya sehat, kemudian ya bersyukur apa yang sudah kita dapatkan, kita jalani ya untuk melaksanakan aktivitas eh di kantor.

[2:36]Oke, wow, memang dari tampilannya memang sudah ready nih eh Teman Pro2 ya, bahwa ya namanya juga tim SAR ya.

[2:44]Jadi, selalu ready dengan seragam kebanggaannya orange ya, Teman Pro2 ya.

[2:49]Benar, benar sekali, benar sekali. Oke, Pak Aswan, ini eh Teman Pro2 mungkin juga penasaran-penasaran dengan sebenarnya tim SAR itu apa saja sih kegiatannya?

[3:00]Nah, mungkin kita bisa bahas-bahas santai di pagi hari ini. Eh mungkin eh Pak Aswan bisa jelaskan sih, apa saja sih peran utama tim SAR ini dalam penanganan tanggap darurat bencana nih eh Pak Aswan?

[3:14]Ya. Jadi, eh sebelum kita lanjut ke sana eh saya pengen menyampaikan kepada eh seluruh warga Pro2 RRND bahwa eh di Flores ini Heeh.

[3:33]Ini sudah ada eh Basarnas ya, yang kantor induknya itu di Momere.

[3:38]Iya. Wilayah kerja eh Basarnas Momere itu eh Labuhan Bajo sampai ke Pulau Alor.

[3:46]Jadi, satu Flores ditambah Pulau Alor itu wilayah kerja kita. Nah, di situ di kantor induknya di Momere, kemudian di beberapa titik itu ada kami tempatkan perwakilan-perwakilan, seperti di Manggarai Barat itu ada Posar Manggarai Barat, kemudian eh di Ende ada Unit Sar Ende. Oke. Heeh. Ya, kemudian di Lembata ada Unit Sar Lembata, kemudian di Alor ada Posar Alor.

[4:20]Nah, eh perwakilan-perwakilan itu ya untuk membantu kita meng-cover seluruh eh wilayah eh Flores untuk apabila ada hal-hal yang sifatnya keadaan darurat maka mereka bisa terlebih-lebih awal untuk melaksanakan eh apa namanya itu eh penanganan.

[4:42]Nah, sebelum kita masuk ke peran utama, mungkin saya menggembar sedikit terkait dengan tugas Heeh. fungsi daripada Basarnas ini. Yang pertama mungkin di tugas pokoknya itu ada melaksanakan pencarian dan pertolongan, yaitu eh melaksanakan operasi eh penyelamatan, evakuasi, pencarian korban musibah, baik itu eh kecelakaan pelayaran, penerbangan maupun bencana.

[5:13]Kemudian ada pembinaan potensi. Pembinaan potensi ini untuk eh potensi-potensi SAR seperti eh relawan, kemudian instansi-instansi pemerintah, swasta juga masyarakat eh untuk kita bina sehingga eh bisa membantu kita pada saat pelaksanaan operasi SAR yang besar dan skala besar, mereka turun ke lapangan tetapi sudah punya eh pembekalan terkait dengan teknik-teknik penyelamatan dan sebagainya.

[5:41]Kemudian ada penanganan musibah. Nah, penanganan musibah ini baik itu eh material, kemudian orang yang hilang ya, itu. Kemudian fungsi daripada Basarnas ini ada beberapa fungsi yang pertama merumuskan kebijakan, kemudian operasi SAR, kemudian koordinasi, kemudian eh sarana dan informasi, kemudian pelatihan-pelatihan. Itu, kemudian kerja sama. Dan kerja sama ini termasuk kerja sama di dalam negeri, kemudian di luar negeri juga. Nah, itu.

[6:12]Nah, eh terkait dengan apa yang ditanyakan tadi, Pak Frenki, memang eh peran utama tim SAR dalam penanganan eh tanggap darurat bencana ini memang sangat krusial.

[6:25]Karena memang eh sesuai dengan Undang-undang juga, 29 tahun 2024, eh 2014, bahwa eh Basarnas eh berperan penting dalam pelaksanaan operasi pada saat eh bencana itu di fase tanggap darurat.

[6:42]Apabila ada korban jiwa, maka Basarnas akan menjadi leading sektor eh melaksanakan operasi SAR dalam hal pencarian korban, namun tetap eh berkoordinasi dengan instansi berwenang dalam hal BBMB di tingkat pusat dan juga BPBD di eh daerah. Nah, ini eh perlu saya sampaikan bahwa eh peran utama yang pertama pencarian dan penyelamatan korban.

[7:12]Iya. Itu yang pertama, yang utama yang eh tugas utama yaitu mencari eh menolong, mengevakuasi ya, korban yang hilang, yang terjebak atau tertimbun akibat bencana gempa, banjir, longsor ya.

[7:31]Itu eh dilakukan oleh eh tim SAR menggunakan teknik-teknik yang sudah diajarkan, menggunakan peralatan khusus sehingga eh evakuasi korban bisa berjalan dengan aman. Kemudian yang kedua, faktor yang kedua, itu evakuasi.

[7:47]Iya. Nah, evakuasi korban ini pada saat eh bencana, kita evakuasi korban dari lokasi yang berbahaya ke tempat yang lebih aman.

[7:58]Termasuk korban luka, orang sakit maupun masyarakat yang terisolasi. Itu kami evakuasi semua menuju ke tempat atau titik yang sudah ditentukan yang eh secara analisis kami menganggap bahwa itu sudah aman. Kemudian yang tahap berikutnya itu pertolongan pertama.

[8:18]Nah, di kami, di tim SAR juga ada anggota yang memang direkrut eh menjadi tim medis. Oke. Heeh. Nah, sehingga dalam pelaksanaan operasi SAR eh khususnya dalam penanganan bencana, itu tim medis itu terlibat.

[8:33]Jadi, apabila eh pada saat proses evakuasi atau penyelamatan korban, menemukan korban-korban yang bisa eh saat itu diambil tindakan untuk eh membantu eh korban seperti luka-luka ringan, kemudian eh trauma dan sebagainya, itu kondisi korban biar supaya korban itu tetap stabil.

[8:55]Nah, itu eh tujuan daripada pertolongan-pertolongan pertama sehingga jangan sampai eh korban menambah parah. Kemudian yang tahap berikut ini eh asesmen ya, eh penilaian ya, situasi. Nah, dalam eh mengidentifikasi korban kondisi lokasi bencana itu termasuk di tingkat kerusakan, jumlah korban, potensi bahaya lanjutan yang yang sangat penting ya untuk menentukan langkah penanganan berikutnya. Artinya kita melaksanakan asesmen ya, pemetaan dulu sehingga jangan sampai nanti kita eh tidak ada Oh, oke.

[9:34]penilaian situasi, akhirnya begitu tim masuk, ternyata masih ada reruntuhan gedung yang jatuh dan menimpa tim dan sebagainya. Itu itu akan kita antisipasi. Nah, di sini juga eh koordinasi ya, dan dari peran utama itu ada koordinasi dengan instansi lain, seperti khususnya BNPB di tingkat pusat, kemudian yang di daerah yaitu BPBD, kemudian TNI Polri, kemudian tenaga medis, kemudian relawan. ya, koordinasi ini sangat penting agar penanganan bisa bencana ini bisa berjalan efektif dan ter- terorganisir. Kemudian eh apa namanya ya? Mungkin yang terakhir itu pencarian korban hilang pasca bencana. Oke.

[10:22]SAR tetap melanjutkan pencarian hingga semua korban ditemukan atau eh operasi dinyatakan selesai. Nah, operasi dinyatakan selesai apabila korban jadi itu tadi.

[10:33]Apabila dalam bencana ada eh korban jiwa yang dilaporkan oleh eh teman-teman dari BPBD ataupun masyarakat yang mengetahui itu, maka secara cepat kami eh menyiapkan eh data, kemudian menyiapkan tim untuk melaksanakan eh proses eh evakuasi.

[10:55]Begitu, Pak, Pak Frenki, secara garis besar.

[10:58]Wow, saya dengarnya dari tadi langsung, "Oh my God!"

[11:01]Berarti selama ini dalam benak eh teman-teman Pro2 juga mungkin ya, bahwa eh tim SAR ini ya sudahlah hanya berfokus pencarian, sudah selesai, sudah. Tapi ada berbagai macam tahap yang harus dilalui oleh teman-teman dari BMKG dari tim dari SAR nih, Teman Pro2.

[11:21]Dan kita berbicara soal ya, bencana alam yang sering terjadi nih di Flores, contohnya seperti kemarin longsor di Mauponggo, kemudian sekarang baru beberapa hari ini gempa juga di Adonara. Nah, bagaimana tim SAR ini eh ya menanggapi hal seperti ini dengan cepatkah? Dengan menurunkan personel secara cepatkah atau ada melalui mekanisme tertentu?

[11:51]Baik, jadi, jadi begini, eh proses untuk eh melaksanakan suatu operasi ini tentunya kan ada ada tahapannya ya.

[12:00]Heem. Jadi, prosedur awalnya itu kan tentunya kan ada ya, seperti yang pertama ya, eh kita tentunya eh dalam menerima laporan bencana biasanya langkah-langkah sistematis yang yang responsnya cepat ya, cepat dan terkoordinasi. Artinya begini, yang pertama, pada saat kita menerima laporan ya, penerimaan dan itu, kita harus menerima dan memverifikasi laporan. Oke. Ya. Menerima dan memverifikasi informasi dari pelapor, masyarakat, instansi, ya, kemudian relawan, ya.

[12:34]Kita mencatat sedetail mungkin baik itu lokasi, waktu kejadian, kemudian jenis bencana, jumlah korban jiwa yang yang eh diketahui saat itu, kemudian kronologi singkat seperti apa sehingga kita mengetahui dengan detail. Oke. Nah, kemudian kita melakukan verifikasi eh untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

[13:00]Karena ya, biasalah kadang-kadang kan eh artinya eh emergency call kita sudah sampaikan tapi kadang ada yang suka iseng-iseng juga ini. Oh, iya, ya, ya, ya, ya. Nah, itu yang kita verifikasi. Oh, oke. Heeh. Sehingga jangan sampai informasi ini tanpa verifikasi, kita langsung bergerak kan eh. Oh, iya. Kurang detail gitu gitu. Kemudian tahapan yang berikutnya yaitu analisis situasi awal. Nah, analisis situasi awal ini kita mengidentifikasi gempa atau banjir atau yang mungkin tanah longsor ya. Kemudian eh kita menilai tingkat urgensi daripada eh bencana itu dan juga potensi risiko. Nah, kenapa kita menganalisis situasi awal, Pak Frenki? Maksud saya kayak gempa, kemudian banjir dan juga ini kita kita menilai tingkat urgensinya seperti apa? Artinya, apakah eh bencana ini cuma merusak material saja atau ada korban jiwa nih? Oke. Nah, urgensinya lebih lebih ke jiwa, jiwa orang kan begitu.

[14:13]Nah, kemudian di tahapan berikutnya itu aktivasi tim dan koordinasi. Oke. Pada saat kita sudah memastikan semua itu di tahap 1 2, masuk ke tahap 3, kita mengaktif-aktifkan tim SAR yang sesuai dengan jenis kejadian. Oke. Ya. Jadi artinya, kalau di Basarnas itu semua eh anggota itu awal maksudnya itu memang sudah diberikan pembekalan dan dilaksanakan eh pendidikan-pendidikan. Namun, di sini perlu jadi, contoh macam contoh kecil ya. Heeh. Kayak orang yang spesialis atau berkompetensinya itu di eh gempa, pada saat kejadian di laut, kita turunkan di laut, dia kurang familiar. Oke.

[15:04]Nah, sehingga di sini kita sudah memetakan. Jadi ini khususnya untuk kompetensi laut, kompetensi hutan, kompetensi untuk bencana.

[15:13]Jadi, eh kita langsung mengaktifkan. Nah, kemudian eh di situlah kita sudah bisa memetakan anggota tim SAR mana-mana saja yang harus turun, kemudian ada yang sudah standby untuk mem-backup dan sebagainya. Kemudian kita berkoordinasi. Nah, koordinasi ini seperti yang tadi saya sampaikan bahwa BPBD, TNI Polri, rumah sakit dan sebagainya. Kemudian tahap berikutnya itu persiapan untuk mobilisasi, Pak, Pak Frenki. Iya, iya. Heeh. Jadi, kita menyiapkan semua peralatan, ya, baik itu peralatan evakuasi, peralatan medis, komunikasi, kita sudah siap sesuai dengan urgensi eh apa namanya? eh informasi musibah tadi atau bencana tadi. Nah, setelah itu, kita melaksanakan evaluasi. Kalau memang pelaksanaan itu belum selesai, maka kita akan melaksanakan evaluasi sehingga mengetahui kekurangannya di mana, apa yang masih dibutuhkan untuk menyusun strategi-strategi yang eh hari-hari berikutnya. Demikian mungkin seperti itu, Pak, Pak Frenki.

[17:07]Oke, wow, pemaparan yang luar biasa nih, Teman Pro2 ya. Oke, ini menarik sekali nih. Tapi kita harus jeda dulu sedikit ya, Teman Pro2, kita akan kembali setelah yang satu ini.

[17:28]Saatnya informasi dan tips. Tahukah kamu bencana yang termasuk dalam bencana hidrometeorologi? Jika belum tahu, cus dengar intip kali ini. Banyak bencana alam yang termasuk dalam bencana hidrometeorologi antara lain kekeringan, banjir, badai, kebakaran hutan, El Nino, longsor, kualitas udara buruk dan berbagai bencana lainnya.

[17:53]Tips buat kamu agar lebih waspada adalah dengan mengecek lingkungan di sekitar kamu.

[17:59]Yang pertama, pastikan talang air bersih dan lancar. Dua, pastikan atap tidak bocor. Tiga, periksa kondisi pintu rumah dan perbaiki jalan rusak. Empat, periksa jendela dan pastikan tidak rusak dan juga retak. Lima, perhatikan lingkungan sekitar. Pantau kondisi pohon, tiang listrik dan juga reklame.

[18:21]Enam, cari tahu tentang potensi bencana di lingkungan sekitar.

[18:26]Tujuh, ikuti laporan cuaca terkini. Delapan, siapkan perlengkapan darurat. Sembilan, cari tahu langkah tanggap bencana.

[18:34]Itulah tips dan juga informasi waspada bencana hidrometeorologi. Kita jaga bumi, bumi jaga kita.

[19:25]Back again di 92,2 FM Pro2 RRND, Teman terbaik kamu, masih dengan Pak Aswan nih yang dari tadi ya tetap semangat memberikan kita informasi ya, Teman Pro2 ya.

[19:36]Luar biasa bagaimana memaparkan step by step tentang bagaimana tim SAR ini melakukan sebuah operasi penyelamatan nih, Teman Pro2.

[19:45]Dan tadi sempat mengutik tentang fasilitas nih. Kita berbicara kita nih ya, wilayah jangkauan-nya sangat luas dari ujung Flores sampai ujung Flores sampai nyeberang ke Alor malah.

[20:00]Heem. Oke. Eh ini saya tertarik nih membahas tentang fasilitas yang ada di kantor Sarma Omere ini, apakah sudah menunjang dengan dengan segala eh bencana yang ada di Pulau Flores nih, Pak?

[20:18]Ya. Baik, jadi untuk fasilitas memang sampai dengan saat ini eh secara umum kami sudah cukup eh memenuhi yang pertama terkait dengan alat-alat yang ada di apabila menangani kecelakaan-kecelakaan di laut, kami di masing-masing unit atau punya pos kami sudah dibekali dengan armada laut, yaitu eh srider atau rib invatibel boot, yang kekuatan kapasitasnya itu eh 500 PK di masing-masing unit.

[21:01]Nah, itu sudah ada. Kemudian alat-alat eh darat itu juga baik eh mobil eh truk personel, kemudian eh Rapid LAN, itu sudah kami bekali semua dan kami sudah standby-kan semua.

[21:19]Termasuk eh peralatan-peralatan evakuasi eh pada saat bencana, seperti tanduk, kemudian peralatan-peralatan mounting-ring, eh itu semua sudah disiapkan di masing-masing pos dan juga unit. Termasuk eh di kantor induk sendiri itu untuk alat laut yang terbesar kami punya kapal 40 meter, kapal SAR 40 meter yang secara ini standby di eh Pelabuhan Humere.

[21:49]Apabila eh kejadian eh pada eh titik yang memang eh cukup jauh dari pesisir, maka alat yang lebih besar akan kami kerahkan untuk melaksanakan proses eh pencarian dan pertolongan dan evakuasi terhadap korban.

[22:10]Oke. Jadi, memang eh secara umum, secara keseluruhan eh alat-alat ini sudah sangat mendukung ya eh untuk semua kegiatan dari eh teman-teman SAR sendiri nih. Nah, saya saya ini penasaran nih, di eh selama ya, proses eh tanggap bencana yang terjadi di Pulau Flores ini, ya, dari eh Labuhan Bajo sampai dengan Larantuka dan juga di seberangnya ini. Eh, hambatan nih eh yang sering atau tantangan yang sering dihadapi oleh teman-teman SAR ini seperti apa nih?

[22:45]Ya. Jadi, eh untuk tantangan yang dihadapi eh tim eh Basarnas memang eh kita lihat dari karakteristik ya, eh geografis yang ada di Flores gini memang eh seperti Pak Frenki juga ketahui bahwa Flores ini memang eh penuh dengan eh pegunungan yang terjal, kemudian hutan-hutan yang lebat, garis pantai dan ombak yang cukup kuat, apalagi di daerah wilayah selatan tuh. Iya, ya, ya. Ende, kemudian Bajawa. Nah, itu ombaknya cukup ah tinggi ya.

[23:31]Itu yang mencari eh tantangan, tetapi eh kami mempunyai perhitungan-perhitungan tersendiri apabila eh kondisi memang tidak memungkinkan untuk melaksanakan operasi SAR, maka kami akan menjeda sedikit untuk eh melihat situasi dan kondisi.

[23:53]Karena pelaksanaan operasi SAR ini lebih difokuskan penyelamatan atau safety first daripada tim ya, melaksanakan pencarian. Itu, kemudian cuaca. Cuaca juga saat ini itu eh memang sudah tidak menentu ya.

[24:07]Jadi, ada beberapa faktor baik itu cuaca, kemudian eh keterbatasan jaringan komunikasi. Nah, kami sering melaksanakan perjalanan juga dari eh Momere sampai ke Labuan Bajo. Nah, itu yang kendalanya itu sama kayak eh apa namanya? eh jaringan komunikasi. Itu juga salah satu terkendala ya.

[24:33]Sehingga kami kadang kesulitan juga. Namun, eh di akhir-akhir ini saat ini kami sudah dibekali dengan perangkat-perangkat komunikasi yang cukup memadai seperti Starling dan sebagainya sehingga di pelosok-pelosok eh desa yang ada di Flores ini yang tidak terjangkau oleh komunikasi eh seluler, itu kami sudah bisa untuk eh apa namanya? eh melaksanakan komunikasi antara tim di lapangan dan juga tim di Command Center di eh apa namanya itu kantor.

[26:34]Demikian mungkin seperti itu, Pak, Pak Frenki.

[26:37]Oke, Teman Pro2 ya. Itu dia beberapa obrolan singkat kita di pagi hari ini dan akhir kata Frenki harus pamit undur diri dari ruang dengar Anda. And see you in the next day, part. Bye bye.

Need another transcript?

Paste any YouTube URL to get a clean transcript in seconds.

Get a Transcript