Thumbnail for Teknik scalping yang cocok untuk pemula | AYQ 190 by Rizki Aditama | Sekolah Trading

Teknik scalping yang cocok untuk pemula | AYQ 190

Rizki Aditama | Sekolah Trading

8m 10s986 words~5 min read
YouTube auto captions
Transcript source

YouTube auto captions

This transcript was extracted from YouTube's auto-generated caption track. The transcript below is server-rendered so it can be read, searched, cited, and shared without opening the original YouTube player.

Pull quotes
[0:00]Welcome to answer your question, jangan lupa untuk komentar di bawah supaya kita bisa jawab di video selanjutnya.
[0:00]Dari tahu film, Mas kalau untuk mengetahui tren yang akurat di time frame berapa?Trend itu sebenarnya kalau mau di H1 ke atas ya.
[0:00]Saya contohkan di sini nih, di USD JPY atau di XAU lah.Kita lihat untuk trend, nah itu bagus di H1 ke atas.
[0:00]Ketika kita naruh area support-nya.Jadi contohnya kita naruh area support di sini kan.Kenapa area ini adalah area support?
Use this transcript
Related transcript hubs

[0:00]Welcome to answer your question, jangan lupa untuk komentar di bawah supaya kita bisa jawab di video selanjutnya. Dari tahu film, Mas kalau untuk mengetahui tren yang akurat di time frame berapa?Trend itu sebenarnya kalau mau di H1 ke atas ya. Saya contohkan di sini nih, di USD JPY atau di XAU lah.Kita lihat untuk trend, nah itu bagus di H1 ke atas. Kenapa? Ketika kita naruh area support-nya.Jadi contohnya kita naruh area support di sini kan.Kenapa area ini adalah area support? Karena area nyentuh kemudian dia mental. Jadi nyentuh kemudian berbalik arah, nyentuh berbalik arah.Area sini itu penting. Makanya ketika kita live itu kita bilang di area 4.145 di sini kemungkinan bakalan mental atau berbalik arah. Nah di sini kita bisa lihat yang bagus itu di H1.Jadi trend juga area penting itu bagusnya di H1 ke atas. Dari GRZZLY-AI, panjang sekali anjay.Mas kalau saya analisa trend di H4 dan entry di M30/M15, stop loss-nya di swing H4 atau di M30 ya? Ketika kita lihatnya di H4, contoh kita lihat di H4 ini udah tinggi sekali nih, saya mau buy posisi atau teman-teman buy posisi di, kita lihatnya trendnya di H4 sedang naik. Entry-nya di M30, saya mau entry, contoh udah entry di sini. Oke, SL-nya ngikuti H4-nya, kalau ngikuti H4 pasti SL-nya lebih besar karena low-nya lebih besar. Berarti harus ngikuti M30-nya.Kenapa? Jadi contoh ini. Jadi contoh harga itu ada kenaikan di H4 gini nih. Nah, teman-teman buy di sini.Nah, SL-nya di mana? Apakah SL di sini? Apakah SL di sini? Nah kalau saya itu biasanya SL di area entry aja.Jadi H4 hanya untuk ngecek trend. Kalau trendnya itu naik berarti saya cari buy posisi di mana?Di time frame kecil M30 atau H1 untuk buy posisi. SL-nya ngikuti time frame mana? Ya tetap ngikuti time frame di H1 karena area entry-nya di H1. Oke dari Nunung.Teknikal apa yang cocok buat scalper pemula Mas Tama? Kalau saya itu udah coba-coba bolak-balik juga itu pakai momentum candle namanya. Teman-teman bisa cek playlist-nya di trading challenge.Nah itu dari A sampai Z, itu udah growing portofolio sangat-sangat gede, ada yang 5.000%, 7.000%, 380.000%, itu ada di situ semua. Portofolionya ada, caranya ada, journey-nya juga ada.Teman-teman bisa lihat, bisa pelajari. Kalau pengin lihat langsung lihat aja live Senin sampai Jumat.Kalau pengin tanya-tanya juga bisa tanya-tanya waktu live juga.Monggo. Oke dari Muhammad Sufa panjang sekali anjay.Muhammad Sufaatulabror.Oke. Kenapa kalau pakai akun demo saya jarang kena SL tapi begitu akun real malah sering kena SL?Sebenarnya emosi di sini muncul karena uang mulai dipertaruhkan. Kalau demo, halah bukan uang asli kok.Di real akun, otak itu jadi berubah. Nah makanya kalau teman-teman itu mungkin saya udah demo akun udah 6 tahun atau setahun udah demo akun, ngapain anjing?Terlalu panjang. Tiga bulan aja udah cukup coba-coba ya dicoba-coba kemudian mulai real akun. Real akunnya pakai akun cent aja enggak apa-apa buat coba-coba supaya teman-teman ngerasain, oke loh ini pakai uang saya yang asli nih. Jadi kalau terkena SL rasanya gimana, TP rasanya gimana?Itu semua bakalan terasa dan ini bukan soal strategi lagi di sini tapi adaptasi soal risiko. Nah itu enggak bisa kalau enggak pakai akun real.Oke impossible thing, skill paling sulit dalam dunia trading itu apa Mas Tama? Skill paling sulit itu konsistensi sebenarnya.Strateginya bagus tapi dia enggak bisa konsisten untuk ngatur resikonya. Ya biasanya kayak gitu.Sama ekspektasi.Ekspektasinya orang biasanya kok terlalu besar. Kelihat sosial media yang sangat-sangat gampang diakses ngelihat orang-orang dari modal 10 juta jadi katakanlah 1 miliar itu orang-orang pengen. Tapi apakah selalu bisa kayak gitu? Enggak juga.Mungkin juga dari 1 miliar jadi nol.Bisa juga. Jadi penurunan ekspektasi itu yang sekarang susah.Yang kedua sekarang dikonsistensi.Kalau teman-teman bisa dua ini bisa kerja, harusnya bisa trading dengan bagus. Oke dari Mas Kiting.Modal saya Rp500.000 MC, nonton video Abang, deposit Rp2,5 juta MC lagi.Padahal uangnya buat lahiran istri. Uh, oke modal Rp500.000, Rp2,5 juta.Ini mungkin ekspektasinya gimana ini? Rp500.000 atau Rp50.Contoh aja simpel ya, Rp50 dolar gitu ya.Rp50.Kalau pengin trading dengan tenang itu pendapatan biasanya 5% per bulan. Per bulan atau sekitar di Rp2,5 dolar.Oke, sedikit.Yes, karena modalnya kecil. Oh saya mau naikin Pak, jadi Rp2,5.Ini ekspektasinya juga harus sama 5% per bulan.Kenapa kok saya bilang 5% per bulan? Kalau enggak kayak gitu ya itu, hasilnya MC lagi, MC lagi dan MC lagi. Saya selalu bilang coba aja pakai modal Rp10 juta, kemudian pakai lot 0,01.Ini saya sering bilang itu cuma bercandaan aja. Jadi contoh di 1.000 dolar USD.Kalau desain jadi Rp100.000 atau Rp1 juta cent.Pakai lot 0,01. Nah ini market mau naik turun konsolidasi enggak ngaruh ini.Untuk broker mau MC-in juga susah gimana caranya mau MC-in teman-teman pakai lot 0,01 di modal 1 miliar. Nah kayak gitu, dicoba aja.Siap.Nah menurut saya mungkin ekspektasinya dikurangin. Kalau modal di bawah Rp5 juta biasanya saya saranin untuk akun cent karena apa ya ya biar enggak habis gitu loh. Kasihan kalau habis-habis kayak gini jadi kepikiran kan jadinya, kasihan.Oke dari mdassopang, saya coba akun cent dua minggu, total profit 10%, margin dijaga 10%.Aman enggak Mas? Margin 10%, berarti resikonya oke itu sebenarnya. Nah, floating loss itu jangan sampai atau drawdown-nya.Kalau teman-teman contoh nih modal di modal di Rp10 juta atau 1.000 dolar ya.Oke 1.000 dolar, jangan sampai floating minus di 300 dolar, jangan sampai. Floating loh kita bilangnya.Maksudnya masih minus 300 dolar, jangan. Turunin lagi kalau bisa 10% maksimal.Nah setiap 10%, contoh nih oke saya udah untung nih dari 1.000 dolar menjadi dapat profit di 100 dolar. Ambil aja di WD.Biarin modal itu tetap di 1.000 dolar.Untung 200 dolar, ambil 200 dolarnya, biarin 1.000 dolarnya. Karena dengan kita WD biasanya pikiran tenang, mau naikin risiko bingung karena oh modal saya tetap kok enggak berubah. Jadi mau naikin resikonya juga agak, enggak ah.Kayak gitu biasanya kayak gitu.Itu yang saya alami. Makanya saya saranin teman-teman kalau dapat untung yang lumayan besar, contoh dapat jackpot tuh teman-teman karena dikasih sama market di WD. Di WD kalau enggak gitu biasanya keambil market lagi, habis biasanya.Oke komentar aja kalau benar.Thank you semuanya.

Need another transcript?

Paste any YouTube URL to get a clean transcript in seconds.

Get a Transcript