[0:00]Tapi ternyata Tiara salah. Tiara bermimpi lagi. Tapi mimpi Tiara kali ini membuat panik sekeluarga, suaminya semuanya kawan-kawan Tiara itu panik. Kenapa lagi yang terjadi? Hai wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih sudah klik video ini. Oke jadi di malam ini seperti biasa aku akan kembali menceritakan kisah horor Wawa ya. Dan aku pilih kisah ini karena lagi-lagi kisah ini beda daripada yang lain Wa yaitu tentang sebuah mimpi misterius yang nantinya mimpi ini akan bersambung ke dunia nyata. Dan di sepanjang cerita ini kita semua dibikin mikir dan bakal terkejut dengan akhirnya. Video ini panjang wa, ini yang kalian minta selama ini kan, video panjang kan wa, 2 jam? Ga mungkin lah 2 jam. Tapi mungkin juga sih. Jadi tanpa berlama-lama openingnya kita langsung masuk aja ke ceritanya lah ya. Check it out.
[0:49]Oke Wa, jadi cerita yang akan aku sampaikan malam ini adalah sebuah cerita dari Wawa aku yang namanya memang minta untuk disamarkan Wa. Kita panggil aja namanya Tiara yang berasal dari Malaysia. Halo Tiara, halo Malaysia. Dan by the way sekarang umurnya Tiara sudah 28 tahun ya. Nah kenapa aku bilang umurnya sekarang? karena gangguan ini sudah ada sejak dulu kala, kalian dengar aja. Jadi cerita ini tentang mimpinya Tiara Wa. Nah mimpi Tiara ini bermula di tahun 2003 lalu di saat Tiara ini masih berusia 10 tahun. Dan pada saat itu Tiara ini tinggal bersama Ibu, almarhum ayah tirinya, terus nenek sama almarhum kakeknya dan juga dengan empat orang adiknya. Tiara ini anak sulung. FK sedikit dari Tiara Wa saat itu, di sekitar rumah mereka itu hanya ada tiga rumah penduduk aja dan masih kayak dikelilingi hutan. Dan jarak di antara rumah satu dengan rumah lainnya itu juga lumayan jauh. Nah sekarang tapi sudah ramai kali, sudah tidak lebat lagi hutannya, kata Tiara. Lanjut lagi Wa, jadi di suatu malam Tiara ini mulai bermimpi Wa. Di mimpinya waktu itu Tiara ini lagi duduk di tangga rumah Tiara memegang sebuah buku beserta pensil, kayak lagi mengerjakan PR gitu. Terus tiba-tiba Tiara ini dikagetkan dengan kehadiran seorang laki-laki ganteng kali, berdiri dia di depan Tiara. Jaraknya hanya kurang lebih 2 meteran lah gitu Wa dari posisi Tiara. Jadi posisinya Tiara duduk di tangga, pria itu berdirilah di depannya kan. Nah pakaian pria itu bagus sekali, semacam pakaian Pangeran, bajunya itu kuning keemasan dan dia memakai tali pinggang dari selendang berwarna hijau dan dililit di pinggangnya. Dan ujung selendang di atas bahu terurai tuh ke bagian belakang. Pria itu pun menatap Tiara sambil tersenyum dan berkata, "Apa kabar kekasihku?" Setelah sekian lama akhirnya aku diizinkan untuk menemuimu. "Ayo kita pergi!" Aku ingin membawa kamu ke kampung halamanku. Aku ingin memperkenalkan kamu ke seluruh kaum kerabatku. Dan pria itu pun lalu secara perlahan berjalan mendekati Tiara dan mengulurkan tangannya mencoba meraih Tiara. Nah waktu itu Tiara cuma diam aja Wa, dia membisu, tidak bersuara sama sekali. Karena Tiara masih keheranan melihat sosok pria ini. Dan dalam pemikirannya si Tiara, pria ini datang dari mana? Kok tiba-tiba muncul di depanku? Tiara melihat lagi ke arah pria itu Wa. Dan waktu itu Tiara enggak takut sama sekali karena yang dia lihat ya sosok manusia, bukan macam hantu kayak gitu, tidak. Manusia ganteng pula. Tiara cuma merasa heran aja dan bertanya-tanya sambil sesekali memperhatikan sekeliling. Nah waktu itu di dalam mimpinya suasana hari itu hampir senja. Tetapi masih ada cahaya matahari yang menerangi mereka. Di saat Tiara ini masih kebingungan, pria itu sekali lagi berkata, "Ayo kita pergi." Dan kali ini Tiara lah yang balik bertanya, "Kita mau ke mana?" Pria itu pun langsung menunjuk ke arah hutan Wa. Nah di saat Tiara melihat ke arah yang ditunjuk oleh pria itu, Tiara kaget Wa karena Tiara itu melihat ada kayak bentangan kain kuning dan kain hijau Wa, panjang kali. Dan bentangan kain itu terbentang lurus menuju ke hutan, macam red carpetnya gitu tapi enggak dikain. Nah Tiara yang melihat situasi ini bukan hanya takut Wa, tapi malah kepikiran mau ikut karena apa yang dia lihat ya memang secantik itu gitu. Tiara pun akhirnya bilanglah ke pria itu kan, "Tunggu sebentar ya, aku mau izin dulu sama nenekku." Nah belum sempat si Tiara ini beranjak dari tempat duduknya itu, pria itu langsung bilang, "Tidak usah. Kamu enggak usah minta izin sama nenekmu. Kampungku dekat kok. Hanya di ujung selendang sana. Bentar aja. Enggak bakalan lama kok.", kata pria itu Wa. Nah tapi waktu itu Tiara tetap ngotot nih mau minta izin sama neneknya. Biar apa? Biar Tiara bisa main agak lama di kampung pria itu. Tetapi Wa belum sempat Tiara ini minta izin sama neneknya si Tiara, tiba-tiba nenek nongol tuh. Nenek Tiara di depan pintu rumah. Dan neneknya pun langsung tarik tangan Tiara kan. Nenek Tiara pun langsung memandang pria itu dengan pandangan tajam dan berkata, "Jangan pernah berharap kau dapat membawa cucuku ke kampungmu ya. Kenal saja tidak. Dan aku peringatkan sama kau, "JANGAN PERNAH DATANG KE SINI LAGI!" Itu kata neneknya. Dengan suara keras nenek Tiara bentak pria itu dan nenek Tiara itu pun langsung menarik si Tiara masuk ke dalam dan menutup pintu, brak dibanting. Dan setelah itu nenek Tiara ngomong nih, "Jangan pernah ikut dia ya, Cu. Kita tidak kenal dia siapa." Tiara waktu itu cuma bilang, "Iya, Nek." Lalu Tiara masuklah ke dalam kamarnya dan berniat untuk menutup jendela kamarnya nih. Ini masih dalam mimpi ya. Tapi Wa di saat Tiara mau menutup jendela kamarnya dan melihat keluar tanpa disengaja, ternyata Tiara masih melihat pria itu lagi Wa. Pria itu masih berdiri di depan tangga dan melihat ke arah Tiara. Pria itu tersenyum dan sambil melambai ke arah Tiara dan berkata, "Nanti aku datang lagi ya. Tunggu aku.", katanya. Nah terus tiba-tiba entah dari mana muncul tuh Wa, dua pria tanpa baju hanya bercelana pendek aja, kepalanya diikat kain hijau dan lengkap dengan bersenjata tombak dan lembing di sebelah kiri dan kanannya. Sudah ada itu di samping kiri kanannya si pria ini. Dan tidak lama setelahnya pria itu pun berkata kepada dua pria yang baru saja muncul, dia bilang, "Ayo kita pulang.", katanya. Dan ya udah mereka bertiga pun perlahan hilang dalam kesamaran senja. Sudah hilangnya kayak gitu. Nah tidak lama setelah itu Tiara pun terbangun dari mimpinya kan. Tiara bangun sekitar jam 08.00 pagi waktu itu, hari Sabtu ingat kali dia. Nah di tengah kebingungannya Tiara menyadari bahwa aduh, saya datang bulan. Dan itu merupakan datang bulan pertamanya Tiara. Jadi Tiara pertama kali datang bulan di saat usianya 10 tahun. Ya, Tiara langsung memanggil neneknya kan. Dan di saat itu seperti orang tua pada umumnya neneknya pun langsunglah mengajarkan si Tiara cara-cara untuk mandi wajib. Dan juga nenek Tiara berpesan, "Sekarang kamu sudah jauh beda sama diri kamu yang dulu ya, Cu. Jangan kamu mendekati laki-laki nanti kamu diambil kesempatan." Tiara yang pada saat itu masih umur 10 tahun ya di iya-iya in aja itu neneknya ngomong kayak gitu. Dan semenjak itu Tiara sudah tidak pernah lagi memikirkan mimpinya itu lagi. Sudah itu kan, beberapa hari pun berlalu, datang bulan Tiara pun berhenti. Setelah Tiara benar-benar bersih sudah selesai datang bulannya di hari kelima, tiba-tiba Tiara bermimpi lagi dan mimpinya itu sama persis. Pria ganteng datang untuk mengajak Tiara pergi. Pokoknya sama persis lah 100%, enggak ada perubahan settingnya, kayak gimana-gimana, sama. Dan tidak lama setelah itu Tiara pun terbangun lagi nih. Jadi Tiara sudah mimpi dua kali nih ya dengan settingan bersamaan, dengan pria yang sama juga. Nah pas bangun yang kedua kali ini, Tiara melakukan kegiatannya ya seperti biasa, dia mandi, mau bersiap-siap mau pergi ke sekolah. Setelah itu, Tiara sarapan lah ini sambil menunggu kakeknya. Karena memang yang mengantar Tiara ini ke sekolah tiap hari kakeknya Wa. Sembari menunggu kakeknya selesai bersiap-siap, Tiara ini ceritalah ke kakeknya tentang mimpinya. Kakek, kemarin Tiara mimpi gini gini gini, diceritainya itu detail. Nah kakek Tiara yang mendengar cerita Tiara itu pun waktu itu cuma tertawa saja Wa. Beliau waktu itu bilang, "Itu cuma mimpi, Nak. Lelaki kan punya mimpi basah, wanita pasti juga punya mimpi basah.", kata kakeknya. Nah Tiara yang mendengar pernyataan kakeknya pun langsung teringat akan pelajaran di sekolahnya. Di mana gurunya pernah menjelaskan kepada Tiara bahwa akan datang akil balig kepada anak-anak seusia kalian. Nah Tiara yang mendengar pernyataan kakeknya dan juga teringat akan penjelasan gurunya tentang akil balig itu Wa, langsunglah merasa malu. Ih masa bahas kayak gini sama kakek gitu kan. Nah jadi semenjak itu Tiara sudah enggak pernah lagi menceritakan perihal mimpinya ini kepada siapapun Wa. Enggak kepada mamanya, kepada bapak tirinya, atau neneknya, tidak. Jadi memang betul-betul sekali itu sajalah Tiara ini cerita dan itu pun ke kakeknya. Karena apa? Karena Tiara ini malu mimpi basah kok diceritain ke orang gitu kan. Nah bagian sini ingat ya, Tiara hanya pernah cerita sekali saja itu pun ke kakeknya. Neneknya enggak tahu, enggak. Karena neneknya itu cuma masuk dalam mimpinya saja. Pas bangun Tiara enggak cerita ke neneknya. Pokoknya Tiara cuma cerita ke kakeknya saja. Habis itu dia enggak mau lagi cerita ke siapa-siapa. Sudah. Nah terus waktu pun berlalu, tahun berganti. Tiara pun sudah mulai lupa nih sama mimpinya. Sampai akhirnya di saat Tiara merayakan ulang tahun yang ke-12 tahun, Tiara bermimpi lagi hal yang sama. Mimpi itu sama pleketiplek persis 100%, enggak ada perubahan seperti 2 tahun yang lalu, sama. Dan pas bangun-bangun Tiara pun jadi bingung lagi, kok bisa-bisanya aku mimpi si laki-laki ganteng itu lagi ya? Dan mimpinya betul-betul sama persis Wa. Nah jadi total so far Tiara ini sudah mimpi persis tiga kali ya. Di tahun 2003 dua kali, di tahun 2005 sekali, waktu dia umur 12 tahunnya. Dan setelah hari itu, Tiara pun tidak terlalu memikirkan mimpinya dan berpikir, oh mungkin mimpi itu ya udahlah cuma bunga tidur aku kayak biasa aja, cuma sebatas mimpi basah seperti apa yang diberitahu sama kakek dan gurunya dulu aja. Tapi Wa ternyata dugaan Tiara ini salah. Kenapa? Karena Wa, setelah mimpi yang ketiga kalinya itu, mimpi laki-laki ganteng itu terus berulang-ulang, hampir setiap hari. Hampir setiap hari sampai Tiara ini jadi takut untuk tidur Wa, selalu datang mimpi kayak gitu, sama persis kejadiannya kayak gitu-gitu aja terus diulang. Bahkan Tiara ini pernah enggak tidur 2 hari Wa karena takut mimpi yang sama lagi. Dan gilanya nih Wa ya, mimpi itu tidak hanya berulang berminggu-minggu atau berbulan-bulan itu tidak, tapi bertahun-tahun. Kalian bayangkan, kalian tidur bertahun-tahun mimpinya itu-itu saja, bagaimana? Jadi memang Tiara itu selalu bermimpi hal yang sama dari 2005 sampai awal tahun 2019 kemarin. 14 tahun, 14 tahun mimpi yang sama hampir setiap hari. Gimana enggak jadi takut sih Tiara ini? Coba kalian di posisi Tiara. Dan selama Tiara bermimpi ini pun Tiara itu jadi sering punya mixed feeling gitu lho Wa. Tiara merasa sedih, takut, marah, benci, kasihan sama dirinya sendiri, semua bercampur jadi satu. Karena apa? Karena selama itu pun Tiara memilih untuk tidak menceritakan mimpinya ini kepada siapapun. Soalnya yang ada di pikiran dia kalau dia ceritakan sama orang lain lagi pasti jawaban yang akan dia terima ya cuma, "Oh sudahlah itu cuma mimpi biasa saja kok. Mimpi kan cuma mainan tidur aja kayak gitu." Tapi enggak semua orang bisa mengerti aku nanti kayak gitulah. Karena alasan itulah Tiara tetap memilih untuk tidak menceritakan mimpi-mimpinya itu kepada siapapun. Cuma sekali saja itu pun sama kakeknya. Sudah. Nah terus waktu pun berlalu, tahun berganti, Tiara pun sudah mulai lupa nih sama mimpinya.
[10:18]Sampai pada suatu saat di awal tahun 2019 lalu, Tiara ini dilamar lah oleh seorang laki-laki. Setelah saling mengenali antara dua keluarga, mereka ini pun menikah di pertengahan tahun 2019. Nah di saat si Tiara menikah inilah Tiara sudah tidak lagi bermimpi pria ganteng itu lagi. Tiara pun sempat merasa lega, wah akhirnya aku sudah tidak dimimpikan itu si laki-laki itu lagi. Dan dia pun merasa yakin bahwa pria itu tidak akan pernah datang lagi ke dalam mimpinya. Seminggu berlalu, 2 minggu berlalu, 3 minggu berlalu, bersih. Tidak ada mimpi itu sama sekali lagi. Sampai akhirnya Tiara pun hamil anak pertama. Ya, kebahagiaan Tiara pun semakin lengkaplah karena merasa aku akan sebentar lagi menjadi seorang ibu. Ditambah lagi mimpi yang aneh itu sama sekali sudah enggak pernah datang lagi gitu kan, sudah happy Tiara. Hingga akhirnya kebahagiaan Tiara ini pun sirna Wa, karena tepatnya 2 bulan setelah Tiara menikah, Tiara bermimpi lagi. Hmm, datang lagi mimpinya. Iya, tapi Wa kali ini mimpinya tidak sama persis. Tapi masih ada pria ganteng itu masih ada. Nah jadi mimpinya gini, si pria ganteng itu datang. Situasinya masih sama nih seperti mimpi-mimpi sebelumnya. Tapi bedanya kali ini pria itu datang tanpa pakaiannya yang dulu. Dia hanya pakai baju biasa, sudah robek malah di bagian bahu. Dan dia juga memakai celana panjang yang sudah luntur pula warnanya. Nah di mimpi kali ini si pria itu terlihat sendu nih. Pandangannya layu. Dia tidak menatap Tiara seperti dia melihat Tiara dulu. Dan lelaki itu pun jadi sedikit kuruslah gitu Wa dibanding sebelumnya. Nah tidak lama setelah Tiara menatap pria itu di dalam mimpinya, pria itu pun berkata, "Setelah sekian lama aku menunggu kamu, hari ini kamu betul-betul mengecewakanku." Tiara cuma diam saja kan, dia enggak ngomong apapun Wa. Tanpa menjawab sepatah kata apapun. Tiara diam. Dia masih melihat perawakan laki-laki itu dengan seksama. Waktu itu Tiara masih keheranan karena selama bertahun-tahun Tiara mimpi pria itu super duper ganteng, pakaiannya mewah. Dijemput pula sama dua pengawal ya kan, yang dua-duanya pun ganteng. Nah kok sekarang kok tiba-tiba muncul sudah berubah pula nih. Laki-laki yang sama nih ya. Nah terus belum sempat si Tiara ini ngomong, pria itu pun perlahan-lahan berjalan menghilang. Tanpa dijemput dua pengawalnya tadi. Hmm. Sudah itu setelah itu Tiara pun terbangun nih dari tidurnya. Tiara lagi-lagi merasa bingung nih kenapa mimpi seperti itu lagi. Belum sempat Tiara ini selesai berpikir, dia melihat banyak tumpah, eh tumpakan. Tumpahan darah di bagian bawah tubuhnya. Aduh karena panik Tiara pun langsung berteriak dan meminta tolong suaminya. Abang, Abang kenapa nih? Aku berdarah gitu kan. Langsunglah laki Tiara bawa dia ke rumah sakit. Dan di rumah sakit sayangnya Tiara dinyatakan mengalami keguguran. Keguguran Tiara habis mimpi hal itu lagi. Tiara dan suaminya jelas sangat merasa sedih tapi mereka memutuskan untuk, ya sudahlah sayang, ini belum rezeki kita. Ayo kita move on, ayo kita lanjutkan kehidupan kita seperti biasanya lagi. Dan setelah hari itu, hari keguguran itu Tiara tidak bermimpi lagi tentang si pria ganteng itu lagi. Sebulan berlalu, 2 bulan berlalu, 3 bulan berlalu, tidak ada sama sekali mimpi itu. Sampai akhirnya ternyata Tiara hamil lagi. Dan di saat Tiara hamil bisa kalian tebak? Betul. Tiara bermimpi hal yang sama lagi. Tapi masih dalam keadaan yang lusuh Wa, laki-laki itu datang. Dan yang lebih menyedihkan lagi Wa, di saat Tiara ini terbangun, dia lagi-lagi mengalami pendarahan dan lagi-lagi dinyatakan mengalami keguguran. Masya Allah. Dan kejadian ini berulang lagi beberapa bulan kemudian. Tiara hamil, dia mimpi hal yang sama, gugur lagi. Jadi total sudah tiga kali si Tiara ini keguguran, tiga kali. Tiara dan suaminya yang saat itu merasa khawatir dengan keadaan Tiara pun akhirnya memeriksakan keadaan rahimnya si Tiara ke dokter kandungan. Dan di saat itu yang bikin Tiara dan suaminya ini masih bingung adalah hasil analisa dari dokter. Dokter bilang, "Kamu sehat, rahim kamu sehat, tidak kenapa-kenapa. Mungkin kamu lelah perlu banyak istirahat saja." Perlu banyak makan makanan yang bergizi, gitu kata dokternya. Enggak ada apa-apa rahimnya. Nah di sinilah di saat Tiara mendengar penjelasan dokter itu, Tiara mulailah punya feeling yang tidak enak nih sama mimpinya. Apa jangan-jangan itu ada kaitannya sama mimpi aku sama laki-laki itu ya? Ditambah lagi nih Wa, ditambah lagi tiba-tiba, setelah mereka pulang ke rumah, suaminya si Tiara ini bertanya, "Sayang, kamu dulu pernah punya pacar enggak sih?" Itu kata suaminya. Ya kagetlah Tiara ini kan. Selama hampir 2 tahun menikah suaminya ini tidak pernah memberi pertanyaan seperti itu. Tiara bilanglah sama suaminya, "Kalau pacar, berkencan tidak pernah, Bang. Kalau berkawan biasa seangkatan tempat kerja ya memang ada, tapi bukan pacar, bukan lover, tidak. Hanya sebatas berkenalan saja. Memang kenapa?" Gitu katanya. Dan kalian tahu suaminya Tiara ini jawab apa? Ingat kan? Tiara ini tidak pernah menceritakan soal mimpinya ke siapapun ya, kecuali sama kakeknya. Dan kakeknya itu pun pada saat itu sudah meninggal dunia. Di saat Tiara sudah umur 18 tahun sebenarnya. Nah jadi sama sekali kakeknya ini belum pernah bertemu sama suaminya. Ditambah pula suaminya Tiara ini bukanlah orang yang berasal dari daerahnya si Tiara. Jadi maksudnya sama sekali tidak mungkinlah suaminya ini tahu menahu sama mimpinya Tiara kan. Nah jadi waktu itu suaminya Tiara ini pun menjawab kayak gini, "Jadi sayang, aku mau kasih tahu sama kamu nih ya. Setiap kali kamu mengalami keguguran, aku selalu bermimpi hal yang sama. Setting di mimpi itu adalah di saat para keluarga sedang sibuk menyiapkan segala macam persiapan untuk acara pernikahan kita. Di saat itulah aku melihat ada sosok laki-laki berdiri di ujung halaman rumah. Laki-laki itu cuma diam sayang. Dia membisu, tidak bergerak sama sekali, hanya memandang saja dari kejauhan. Terus Abang dekati lah kan, Abang tanya, "Kenapa kamu berdiri di sini, Bang? Kan yang lain pada ramai berkumpul di dalam." Dan laki-laki itu cuma diam. Dia cuma senyum dan dengan lirih dia menjawab kayak gini, "Sayang, aku hanya ingin melihat hak aku yang telah kamu ambil." Sambil menunjuk tangannya. Aku melihat tangannya ini menunjuk ke arah siapa, sayang. Dan kamu tahu dia menunjuk siapa? "Lelaki itu menunjuk ke arahmu." Dan bukan sekali saja Abang memimpikan laki-laki itu ya, Sayang ya.
[16:13]Sampai tiga kali Abang mimpi hal itu dan 100% settingnya sama, tidak ada perubahan, hal yang dia katakan pun sama. Dan setiap kali Abang terbangun, Tiara sudah dalam keadaan penuh darah, berkeringat. Nah jadi pas Tiara itu keguguran, lakinya pun baru juga mimpi kayak gitu. Jadi enggak enggak sih kalian? Di malam sebelum Tiara ini keguguran, Tiara dan suaminya bermimpi hal yang sama tiga kali. Tiara dan suaminya sama-sama didatangi pria yang sama dalam mimpi. Bedanya apa? Tiara mimpi si laki-laki itu sedih menengok dia. Settingnya masih di rumahnya si Tiara, tapi lakinya bermimpi si laki-laki itu dari ujung rumah melihat acara pernikahan mereka. Sama mimpinya di waktu yang sama, dengan laki-laki yang sama. Dan pas mereka sama-sama terbangun, Tiara sudah keguguran. Enggak wajar sih ini. Ya kan? Kalian tidur ya kalau kalian di sebelah ternyata kalian mimpi yang sama dengan orang yang sama dan selalu di waktu yang bersamaan. Enggak wajar kan? Bukan mimpi biasa nih sayang ya. Nah Tiara yang mendengar cerita suami pun kagetlah. Tapi waktu itu Tiara kepikiran nih untuk bertanya lebih detail lagi tentang mimpi suaminya sambil bercanda, "Ala Abang bisa saja, ngaco saja mimpi Abang nih. Mana mungkinlah Bang ada mimpi kayak gitu?" Padahal dia sudah deg-degan itu. Nah terus suaminya Tiara ngomong, "Apakah kamu pernah ada janji sama seseorang untuk menikah sama dia?" Dia bilang, "Enggaklah Bang, mana mungkin?", katanya. Kan aku tidak pernah berpacaran, Bang. Apalagi kenal, apalagi dekat sama cowok lain, enggak pernah. Bagaimana pula mau berjanji menikah? Enggak mungkinlah Bang." Kata Tiara. Tiara pun kemudian bercandain lakinya nih, "Pasti ganteng kan, Bang, cowok dalam mimpi Abang itu? Makanya Abang cemburu ya?" Kayaknya kayak gitu. Nah dengarin nih ya jawaban dari suaminya Tiara. Waktu itu suaminya Tiara ngomong gini, "Ya laki-laki itu ganteng sih, tapi badannya agak kurus." "Bajunya robek di bagian bahu, terus dia bercelana panjang, Sayang." Mendengar jawaban suaminya kok enggak langsung terdiam si Tiara. Kok sama persis? Karena waktu itu Tiara mikir, oh mungkin itu laki-laki yang berbeda kali. Enggak mungkin laki-laki yang sama gitu kan. Dan setelah dia dengar ternyata ciri-ciri laki-laki yang ada dalam mimpi lakinya itu sama seperti apa yang dia lihat di mimpi dia, barulah dia mikir, oh kenapa dia datang juga ke mimpi lakiku. Tapi pada titik ini Tiara memilih untuk menyelesaikan pembahasan itu dan melupakan soal mimpi mereka. Jadi setelah itu mereka enggak mau lagi mengungkit-ungkit soal mimpi itu, oh kayak sudah, sudah, sudah, perasaan kita saja itu. Tapi Tiara tidak ada bilang ya sama lakinya tentang mimpi dia, Wa, enggak ada. Dan memang Wa setelah itu Tiara ini sudah jarang bermimpi pria yang tidak dikenal itu tapi ganteng. Nah tapi Wa di titik ini Tiara sudah mulai merasa aneh sama dirinya sendiri. Karena apa? Entah kenapa Wa tiba-tiba Tiara ini seperti jadi orang stres gitu. Stres kayak mana nih? Jadi setiap kali Tiara ini mau tidur, Tiara ini malah berharap bisa dipertemukan dengan pria itu lagi di dalam mimpinya. Jadi maksudnya Tiara ini pengin mimpi pria itu lagi gitu kan. Dan Tiara juga berharap supaya bisa berbicara dengan pria itu di dalam mimpi. Jadi semacam Tiara ini menjadi malah kecarian gitu. Kok bisa? Tiara pun enggak paham kenapa bisa kayak gitu dia. Sebelum-sebelumnya enggak pernah tuh tapi tiba-tiba dia kok kayak kecarian, aku pengin deh ngomong sama laki-laki itu lagi dalam mimpi aku kayak gitu. Aduh, terkabul harapannya. Terkabul. Terkabul Wa. Jadi Tiara tuh mimpi pria itu lagi. Ya. Iya. Nah ini hampir nyampai nih Wa di puncak ceritanya kita ya. Penasaran kalian kan? Minum aku sebentar. Kalau kalian suka video ini klik like-nya, jangan lupa komen di bawah untuk kritik dan saran-saran untuk video selanjutnya.



