Thumbnail for HABIB JAFAR: ONAD UDAH HARAM BLOM MULAI‼️ #LogIndiCloseTheDoor - EPS. 1 by Deddy Corbuzier

HABIB JAFAR: ONAD UDAH HARAM BLOM MULAI‼️ #LogIndiCloseTheDoor - EPS. 1

Deddy Corbuzier

13m 10s1,169 words~6 min read
Auto-Generated

[0:00]Anda belum apa-apa tuh yang di tengah aja, gambar musik tuh, itu aja udah haram tuh.

[1:12]Waktu itu kita bilang katanya enggak haram asal enggak fales. Iya, tapi kan kemungkinan fales ya. Tapi kalau lu kan enggak kan, nyanyi juga kan? Enggak, gua enggak fales gua. Gua memberikan euforia kepada orang-orang yang butuh musik. Itu juga spiritual loh buat orang yang suka musik.

[2:29]Buku, iya, karena memang ayat pertama di agama saya itu Iqra, bacalah.

[3:33]Bacalah. Lampu? Oh iya, simbol cahaya, dan saya membawa dari dulmat ila nur, dari kegelapan ke cahaya.

[4:10]Oh, oke. Pohon?

[4:44]Pohon? Iya, karena kita punya kesadaran lingkungan, karena kita sadar bahwa Nabi Adam makan satu buah aja turun dari surga, jadi kita harus merawat lingkungan kalau mau naik lagi ke surga. Oh, oke. Yang saya enggak jadi tanya ini, enggak ada jawabannya ini. Let's party ya kan, tapi ini pekerjaan saya memang. Anda belum apa-apa tuh yang di tengah aja, gambar musik tuh, itu aja udah haram tuh. Oh, dia Waduh Waktu itu kita bilang katanya enggak haram asal enggak fales. Iya, tapi kan kemungkinan fales ya. Tapi kalau lu kan enggak kan, nyanyi juga kan? Enggak, gua enggak fales gua. Gua memberikan euforia kepada orang-orang yang butuh musik. Itu juga spiritual loh buat orang yang suka musik. Iya, ada satu band barat yang musiknya bahkan mengutip lirik-liriknya dari spiritualis muslim, Jalaluddin Rumi itu. Oke. Cuman gua lupa apa nama band-nya ya. Oke, oke, oke. Tapi pertanyaannya, kita akhirnya kenapa 30 hari 30 episode ditantang ama Ona? Iya, akhirnya kita Heeh. Kenapa, kenapa? Gua pertama ya, ngasih kesempatan buat om-om botak mualaf itu agar bisa deposit pahala, karena dia kan newbi. Oh, newbi. Memang dosanya hilang. Begitu orang masuk Islam tuh, dosa-dosanya tuh hilang, semua dosanya tuh hilang. Entar dulu, orang masuk Islam dosanya langsung hilang? Semua hilang. Oke. Orang tobat aja semua dosanya hilang, masuk Islam tuh semua dosanya hilang. Makanya ada sahabat Nabi, Sayyidina Usama bin Zaid tuh ketika melakukan kesalahan yang besar, dia bilang, "Andai gua itu punya kesempatan untuk seolah-olah sekarang belum Islam dan masuk Islam untuk menghapus dosa-dosanya dia tuh." Ini maksudnya ditunjukin kepada saya ya? Oh, enggak. Oh, enggak. Saya hanya bercerita. Iya, saya juga pesimis ya kalau Anda di Islam juga kayaknya ngerepotin doang ya. Iya ya ya.

[6:58]Saya setiap di klub malam gitu yang manggung-manggung. Udah bukan Onat keren banget lagu lu, Onat Habib Jafar. Udah begitu. Udah begitu, padahal di night club, dia kerja sampai jam 4. Kirain Onat, lagu lu keren, enggak. Onat Habib Jafar gitu. Ini kenapa? Lu ngalamin itu enggak, Bib, di bandara? Gua gua bukan cuman di bandara, di tempat-tempat dakwah. Gua mengalami itu. Jadi disuport maksudnya, Oh, enggak justru Bib, Onat kapan log in, Bib, katanya? Iya, gua selalu jawab, ya hidayah kan dari Tuhan ya. Tapi kok gua pesimis ya. Lu jawab itu tapi ya? Tapi, tapi banyak tuh di pengajian-pengajian gua, bukan hanya yang di kafe-kafe ya, di pesantren, kemudian di majelis taklim-majelis taklim. Cuman majelis taklim itu begitu nanyain soal lu akhirnya gua nganggep ini kayaknya bukan majelis taklim. Majelis tak Alim. Majelis tidak Alim. Itu pertanyaannya begitu kok orang-orangnya begitu. Oh, banyak gitu ya. Cuman selain itu, selain karena menurut gua penting untuk nambahin deposit pahala buat Om mualaf itu acara ini juga gua ngebayangin ya, gua kan ini mungkin set terbaik yang pernah gua dapatin selama ngonten di YouTube. Oke. Baik di YouTube gua maupun di YouTube lain ya. Biasanya kan dulu cuman green screen doang. Pemuda tersesat tuh cuman green screen doang. Oke, oke. Iya kan? Nah sekarang, ini set terbaik. Nah, gua akhirnya mikir ya, gua enggak pakai set bagus aja bikin orang tertarik.

[8:43]Apa? Masak 30 hari enggak ketarik? Let's party. Ya ya ya ya ya. Tapi memang klub itu gini ya, setnya ya. Setnya gini dia, merah merah, duk cak duk cak. Seolah api dan kegelapan dipersatukan. Tidak tidak, hanya lighting dan art art art. Enggak seluruhnya. Iya kenapa kenapa merah? Loh, partai saja. Siapa yang menang partai? Yang merah. Merah.

[9:18]Nasionalis. Oh gitu. Berarti tidak identik dengan itu dong. Enggak ya? Iya. Berarti tidak. Saya hanya bercerita. Iya, saya juga pesimis ya kalau Anda di Islam juga kayaknya ngerepotin doang ya. Tapi saya setiap di klub malam gitu yang manggung-manggung udah bukan Onat keren banget lagu lu, Onat Habib Jafar. Udah begitu. Udah begitu. Padahal di night club dia kerja sampai jam 4. Kirain Onat lagu lu keren, enggak. Onat Habib Jafar gitu. Ini kenapa? Lu ngalamin itu enggak, Bib, di bandara? Gua gua bukan cuman di bandara, di tempat-tempat dakwah. Wah, gua mengalami itu. Jadi disuport maksudnya, Onat. Enggak, justru Bib, Onat kapan log in, Bib? katanya. Banyak itu. Oh, jadi disuport maksudnya, Onat. Iya, gua selalu jawab, ya hidayah kan dari Tuhan ya. Tapi kok gua pesimis ya? Lu jawab itu tapi ya?

[10:11]Iya, mungkin dari luar ada yang mau belajar Islam. Kan takutnya salah pilih guru. Itu gimana tuh, Bib? Itu gimana tuh, Bib? Ya, yang paling mendasar ya kalau dalam Islam adalah murid itu tidak taat mutlak kepada guru. Ketaatan itu hanya kepada Tuhan dan Nabi Muhammad. Makanya dalam Quran itu taatilah Allah dan taatilah Rasul Muhammad dan Ulil Amri pemegang kekuasaan di antara kamu. Kemudian jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah dan Rasul, jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama bagimu dan lebih baik akibatnya. Artinya mereka ditaati selama mereka tidak melanggar doktrin-doktrin dasar Islam yang tertuang di dalam Al-Qur'an dan sabda Nabi Muhammad. Nah, otomatis ketika seorang guru itu melakukan hal-hal yang sifatnya zina, entah itu melenceng atau apapun bentuknya, ya berarti dia udah kita ketahui karena poin dasar yang diajarkan guru seharusnya adalah bahwa lu jangan taat kepada siapapun termasuk gua dalam kemaksiatan. Kalau ada yang begitu, Bib. Salah dia. Salah. Karena orang seperti Imam Syafi'i itu berkata, "Gua benar tapi mungkin juga salah. Lu salah tapi mungkin juga benar. Jadi enggak ada ego, karena perang pertama dan utama kita adalah melawan ego. Dan itulah kebenaran yang paling mendasar dan sejati dalam tradisi kita yang disebut sebagai jihadun nafs. Perang melawan ego dalam diri." Nah karena itu, plus juga konteksnya kita ini butuhnya apa? Karena dalam Islam Tuhan katakan, "Ittaqullah famastamtum." lu bertakwa semampu lu. Konteks lu itu gimana sih? Oh, gua kayaknya harus mengambil pendapat ini karena konteks gua begini. Kalau gua mengambil pendapat itu itu akan nabrak konteks gua. Asalkan tidak niat untuk mempermainkan mencari yang mudah aja. Tapi menyesuaikan dengan konteks karena kalau pendapat lain enggak mungkin gua terapkan di gua maka itu diperkenankan. Oke. Nah, itulah kemudian satu perjalanan panjang mencari guru itu memang akhirnya tidak mudah. Dan modal kita ketulusan, siapa yang mencari dengan tulus dia akan menemukan sama kayak agama.

[12:38]Ya, siapa yang mencari dengan tulus, bukan sekadar urusan konten, dia akan menemukan sih. Gua yakin. Yakin, Bib? Gua yakin. Gua aus. Ya, oke. Kita harus closing dulu. Selamat menjalankan ibadah puasa buat yang menjalankannya. Oke. Kalau tidak menjalankannya, semoga tahun depan berpuasa. Alhamdu Oke, bye, guys.

Need another transcript?

Paste any YouTube URL to get a clean transcript in seconds.

Get a Transcript