[0:00]Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat siang. Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, salam kebajikan. Sebelumnya, pertama-tama saya ingin mengucapkan rasa syukur dan berterima kasih atas kesempatannya karena saya dapat berdiri di sini di hadapan generasi-generasi penerus bangsa yang tentu saja luar biasa dan berpotensi untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia. Perkenalkan nama saya Rinda Aprilia Maharani. Saya akrab disapa dengan sebutan Rinan dan saat ini saya terpilih menjadi Putri Indonesia Pendidikan tahun 2025. Saya berdiri di sini tentu saja bukan hanya sebagai penerima beasiswa S2 dari Universitas Indonesia, melainkan saya mewakili jutaan suara anak Indonesia yang sampai dengan hari ini masih meminta pemerataan akses pendidikan yang layak. Tentu saja ini bukan hanya sebagai tugas pemerintah melainkan tugas kita bersama. Karena saya yakin pendidikan adalah hak bagi segala manusia. Pendidikan adalah hak semua orang, pendidikan adalah hak bagi setiap anak Indonesia, bukan privilege. Sebagai Putri Indonesia Pendidikan tahun 2025, saya juga menekankan adanya pemerataan pendidikan yang didasarkan dengan adanya fasilitas yang memadai, guru yang berkualitas hingga adanya sistem pendidikan yang berpihak bagi seluruh anak-anak Indonesia di mana pun mereka berada. Karena saya yakin pendidikan yang berkualitas tidak hanya akan memberi anak-anak Indonesia pengetahuan dan keterampilan yang relevan pada masa kini, tetapi melalui pendidikan, anak-anak Indonesia juga akan ditanamkan dengan nilai-nilai luhur seperti toleransi, gotong royong hingga nilai-nilai lainnya. Pendidikan yang berkualitas tentu juga akan memberdayakan setiap anak muda sebagai generasi penerus bangsa agar dapat mencari jawaban atas seluruh tantangan yang relevan dalam dunia saat ini. Sedikit bercerita. Saya memiliki latar belakang terlahir dan berkembang di salah satu daerah pedalaman di Kalimantan Timur, yang mana permasalahan pemerataan pendidikan, aksesibilitas, kualitas guru, fasilitas yang memadai tentu sangat dekat di lingkungan saya. Ada satu anak yang pernah saya temui di pedalaman Kalimantan Timur, Mahakam Ulu namanya. Nama anak ini adalah Ayu. Ayu ini adalah contoh seorang anak yang memiliki semangat yang luar biasa dalam mencari pendidikan. Untuk menempuh ke sekolah, Ayu ini harus 2 jam lamanya mengayuh perahu melewati sungai-sungai yang ada di Mahakam Ulu. Sungguh luar biasa. Ditambah saat musim hujan, tentu saja air sungai meluap. Jalanan yang harus ditempuh Ayu hanya untuk meraih pendidikan yang layak sangatlah berbahaya. Tetapi semangat Ayu tidak pernah surut. Saya pernah menemui Ayu dan Ayu pernah berkata pada saya, Karinan, saya ingin menjadi guru. Saya tanya, kenapa? Kenapa harus guru? Ayu menjawab, saya tidak tega kalau teman-teman saya dan adik-adik kecil yang ada di kampung saya harus mengayuh perahu 2 jam lamanya hanya untuk mendapatkan sekolah seperti saya. Hal inilah yang kemudian saya tanamkan dan sangat terharu juga mendengarnya karena anak sekecil itu bercita-cita untuk menyejahterakan generasinya sendiri. Padahal di saat orang-orang, anak-anak di kota-kota besar sudah mendapatkan pendidikan yang sangat layak, tapi anak-anak seperti Ayu dan saya yakin masih banyak Ayu-ayu di luar sana tidak hanya di Maha Kamulu tetapi hampir di seluruh daerah di Indonesia merasakan itu. Dan untuk perjalanan saya sendiri tidak mudah, Bapak Ibu. Pada tahun 2020 saya juga pernah mendaftar di Universitas Indonesia, tetapi gagal. Jujur saat itu saya sangat kecewa, tetapi saya tidak menyerah. Dan alhamdulillah takdir berkata lain, saya bisa berdiri di sini sebagai Putri Indonesia Pendidikan 2025 dan penerima beasiswa S2 di Universitas Indonesia. Oleh karena itu, saya ingin berterima kasih kepada Yayasan Putri Indonesia, PT Mustika Ratu TBK dan juga tentunya Universitas Indonesia telah mewujudkan salah satu impian yang dulu pernah gagal saat saya ada di tahun 2020. Yang mana ini dapat menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kegagalan itu bukanlah sebagai sebuah akhir. Melainkan dapat kita jadikan sebagai awal untuk jalan yang lebih besar menuju kesuksesan. Yang mana hal ini terus saya tanamkan karena saya percaya bahwa setiap anak muda berhak mendapatkan masa depan yang cerah karena pendidikan yang bermutu. Sekian, saya Rinda, terima kasih.

Rinanda Maharani - Puteri Indonesia Pendidikan 2025
Sash Indonesia
5m 31s615 words~4 min read
Auto-Generated
Watch on YouTube
Share
MORE TRANSCRIPTS


