[0:00]Assalamu'alaikum. Perkenalkan saya Inayatul Usna, ibu dari dua orang anak. Pada bulan Juli 2017, suami saya mengalami kecelakaan ketika pulang kerja yang menyebabkan dia meninggal dunia. Kepergian bapak yang mendadak dan tiba-tiba membuat saya bingung dan tidak tahu harus berbuat apa. Karena anak-anak masih sekolah, sedangkan saya hanya seorang ibu rumah tangga yang tidak berpenghasilan. Tapi pada saat terpuruk, BPJS Ketenagakerjaan hadir dan memberikan santunan kecelakaan kerja yang jumlahnya sangat besar. Jumlah uang pensiun yang diberikan setiap bulannya sangat membantu kebutuhan hidup saya dan anak-anak. Selain santunan, anak saya juga mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan sekolah. Santunan yang saya terima ini ke depannya akan saya gunakan untuk membuka usaha untuk melanjutkan hidup keluarga kami dan tentunya saya akan mendaftarkan diri saya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, karena manfaatnya yang sangat besar. Terima kasih. Kami dilindungi BPJS Ketenagakerjaan.

Kisah seorang ibu rumah tangga yang hidup bersama dua orang anaknya
BPJS Ketenagakerjaan
59s135 words~1 min read
YouTube auto captions
Transcript source
YouTube auto captions
This transcript was extracted from YouTube's auto-generated caption track. The transcript below is server-rendered so it can be read, searched, cited, and shared without opening the original YouTube player.
Pull quotes
[0:00]Pada bulan Juli 2017, suami saya mengalami kecelakaan ketika pulang kerja yang menyebabkan dia meninggal dunia.
[0:00]Kepergian bapak yang mendadak dan tiba-tiba membuat saya bingung dan tidak tahu harus berbuat apa.
[0:00]Karena anak-anak masih sekolah, sedangkan saya hanya seorang ibu rumah tangga yang tidak berpenghasilan.
[0:00]Tapi pada saat terpuruk, BPJS Ketenagakerjaan hadir dan memberikan santunan kecelakaan kerja yang jumlahnya sangat besar.
Use this transcript
Related transcript hubs
Watch on YouTube
Share
MORE TRANSCRIPTS


