[0:01]Nah, sunahnya ketika ketika kita berbuka, bilang bismillah, kemudian yang pertama kita buka dengan Ruthab. Rasulullah membuka puasanya dengan apa? Ruthobat. Kalau tidak ada Ruthobat, Thamarot. Baru kemudian ruthohobat tuh kurma yang masih coklat-coklat, kalau sudah enggak ada pakai kurma tamr, tamr tuh yang hitam itu. Kalau tidak ada, Rasulullah minum air. Jadi sunahnya kurma dulu baru air putih. Apakah harus ganjil? Tidak harus ganjil. Datang kurma dalam jumlah ganjil kata Syaiikh Utsaimin Rahimahullah, cuma ketika hendak makan kurma, ketika hendak salat Id dan tidak diqiyaskan. Tidak diqiyaskan oleh karena yang penting makan kurma. 2, 4, 5, 7, terserah, 25 enggak ada masalah. Kita jalani sunah, jalankan apa? Sunnah. Terus Ustaz boleh berdoa dengan doa misalnya.
[0:48]ada khilaf tentang hadis ini mengatakan dhaif mengatakan hasan tapi enggak ada masalah. Baca aja tapi setelah kita minum, setelah kita minum tadi bismillah makan kurma, makan gorengan. Terus kita minum, setelah minum kita bilang. telah hilang dahaga. Dan bahwasanya kerongkongan sudah basah. Kalau kita boleh berdoa orang berdoa enggak ada masalah. Doa asalnya doa bebas tapi tidak dikatakan itu hadis Nabi karena hadisnya dhaif. Tetap orang juga para ulama juga bermudah-mudah dalam hadis yang dhaif kalau hanya sekedar fadhailul amal. Doa disyariatkan. Jadi doa bebas intinya doa bebas. Jadi enggak usah ribut-ribut. Boleh-boleh saja dan disebut oleh para fuqaha itu juga dibolehkan. Terserah yang penting bismillah.



