Thumbnail for 12 Kejadian di Akhir Zaman - Ustadz Khalid Basalamah by Hayatun Tour Official

12 Kejadian di Akhir Zaman - Ustadz Khalid Basalamah

Hayatun Tour Official

14m 40s1,951 words~10 min read
Auto-Generated

[0:05]10 tanda-tanda kiamat besar yang disebutkan oleh Nabi shalallahu 'alaihi wassalam. Kata beliau, Amblasnya bumi di belahan timur yang pertama. Terjadi gempa besar, sebagian ulama hadis mengatakan bagian Asia. Di mana? Allahu a'lam. Tapi ini tanda-tanda kiamat besar akan terjadi nanti. Kemudian terjadi lagi longsor bumi di belahan barat. Sisi barat bumi kita tahu wilayah Afrika dan seterusnya. Kemudian amblasnya bumi di Jazirah Arab. Ini yang dimaksud dengan amblasnya bumi artinya longsor yang besar. Yang sulit lagi untuk ditimbun sudah nggak bisa ditimbun, nggak bisa diperbaiki. Kalau di situ ada kota, ada kampung pasti hancur sudah. Tiga sekaligus terjadi longsor di tiga titik yang berbeda. Dan secara waktu atau dalam waktu yang bersamaan, ini sudah langsung tiga tanda-tanda kiamat. Jadi pada saat terjadi di timur itu tanda-tanda kiamat besar satu. Terjadi di barat tanda-tanda kiamat besar dua, terjadi di Jazirah Arab tanda-tanda kiamat besar tiga. Kemudian di dalam hadis ini disebutkan secara beracak. Nanti sebentar setelah saya terjemahkan hadis ini saya akan sebutkan urutannya. Lalu kata Nabi shalallahu 'alaihi wassalam, kabut yang menutupi bumi ini. Kemudian ada Dajjal, jadi kabut itu dihitung dalam hadis ini keempat. Dajjal yang kelima. Kemudian yang keenam binatang melata. Nanti akan saya jelaskan juga apa yang dimaksud dengan binatang melata. Yang ketujuh, keluarnya Ya'juj dan Ma'juj. Ini juga akan kita jelaskan nanti. Kemudian yang kedelapan, matahari terbit dari tempat terbenamnya. Yang kesembilan, keluarnya api dari perut kota Aden. Yang menghalau manusia. Sulit, manusia tidak bisa melalui Jazirah Arab. Kemudian yang kesepuluh, turunnya Isa putra Maryam. Turunnya Isa putra Maryam. Tentu saya katakan tadi hadis ini disebutkan dan disepakati oleh para ulama sifatnya teracak. Karena cukup banyak dalil-dalil yang lain yang mengurut kejadian ini. Urutan pertama dari kesepuluh ini adalah keluarnya Dajjal. Ini urutan pertama. Dajjal jamaah sekalian adalah diambil dari kata-kata dajala yang berarti kekacauan. Ciri-ciri Dajjal disebutkan dalam banyak hadis yang shahih adalah mata kanannya yang paling pertama rusak seperti anggur kering. Kata Nabi shalallahu 'alaihi wassalam dalam hadis shahih, ketahuilah Dajjal buta mata kanannya dan Tuhan kalian tidak buta. Karena dia akan mengaku sebagai Tuhan. Kemudian dia orangnya memiliki kulit yang kehitam-hitaman serta memiliki dahi yang lebar. Setiap orang beriman bisa membaca di dahinya tertulis tiga huruf kaf fa'ro'. Semua orang yang ngerti tulisan Arab, tidak ngerti tulisan Arab akan bisa tahu dan baca itu, kaf fa'ro' kufur. Rambutnya keriting dan orangnya tinggi besar. Kata Nabi shalallahu 'alaihi wassalam, kalau kalian dengar Dajjal keluar di satu lokasi maka menghindarlah. Walaupun kalian harus lari ke gunung. Dia akan keluar membuat kerusakan selama 40 hari. Kata Nabi shalallahu 'alaihi wassalam 40 hari itu sehari seperti setahun. Sehari lagi yang kedua seperti sebulan, hari yang ketiga seperti sepekan dan sisa harinya seperti hari kalian. Dia akan keliling muka bumi semuanya dan kata Nabi shalallahu 'alaihi wassalam, seluruh bumi ini akan dimasuki oleh Dajjal. Tidak tertinggal satu lorong, gang jangankan kota atau desa. Kecuali Dajjal akan masuk ke dalamnya kecuali Madinah dan Mekah. Tidak bisa dimasuki oleh Dajjal. Kata Nabi shalallahu 'alaihi wassalam dalam hadis shahih karena di setiap pintu gerbang Mekah dan Madinah malaikat menghunuskan pedangnya. Dan menghalau Dajjal sehingga Dajjal tidak bisa masuk. Pada saat dia tiba di Palestina waktu yang bersamaan. Di kota Madinah berkecamuk. Kaum Muslimin sepakat semua keluar untuk mengejar Dajjal dan membunuhnya. Keluarlah dari kota Madinah satu orang. Yang namanya seperti nama Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam, Muhammad bin Abdillah. Dan dia dari turunan Nabi shalallahu 'alaihi wassalam juga. Dan orang ini punya julukan Mahdi dikenal dengan Imam Mahdi. Inilah tanda-tanda kiamat yang kedua. Pada saat dia tiba di Mekah dibaiatlah oleh banyak kaum Muslimin. Tidak disebutkan jumlah pasukannya. Maka terbentuklah pasukan jihad yang mengejar Dajjal menuju ke Palestina. Lalu keluar tanda-tanda kiamat ketiga langsung berentetan semua. Tanda-tanda kiamat besar yang ketiga adalah pada saat pasukan Imam Mahdi. Dengan pasukan jihad itu tiba di Darrul Baidho namanya. Hadis menyebutkan di menara itulah, di masjid itulah Imam Mahdi mampir salat Ashar bersama pasukannya. Dikatakan Isa 'alaihisalam akan turun sambil memegang kedua sayapnya malaikat. Dan dari rambutnya yang basah meneteskan air. Maka diapun turun lalu kemudian dia masuk dan orang-orang pada saat itu mengenalnya kalau dia adalah Isa. Dan mereka sudah tahu ini masanya keluarnya Dajjal. Ini Mahdi sudah ada mereka tahu akan turun Isa. Sudah ada informasi seperti yang saya sampaikan ke bapak ibu sekarang. Itu nanti Muslimin di zaman itu sudah tahu semua. Sholatlah mereka kemudian mereka menuju ke Palestina. Ringkas cerita adalah Nabi Isa 'alaihisalam. Akhirnya tiba dengan pasukan Mujahidin di depan pintu gerbang Bablut. Dajjal mengatakan, "Bukakan pintu gerbang, mereka tidak akan mampu melawan kita" karena pasukannya mereka banyak memang. Maka Dajjal dengan sombongnya menunggu di depan pintu gerbang. Pada saat dibuka Dajjal kaget melihat ada Isa 'alaihisalam. Dan pada saat itu kata Nabi shalallahu 'alaihi wassalam Dajjal paham kalau sudah tiba ajalnya. Begitu melihat Isa 'alaihisalam dia lari dan badannya sambil meleleh di depan para pengikutnya. Pada saat Dajjal mati, pengikutnya pada ketakutan semua. Mereka anggap Dajjal Tuhan, mereka anggap Dajjal orang yang perkasa lah, orang yang kebal lah. Beragam macam kelebihan, mereka kaget pada saat mati. Maka bertebaranlah mereka dan akhirnya mereka sembunyi di bawah pohon dan di atas batu. Kemudian batu dan pohon akan memberikan penjelasan, "Hai Muslim ini Yahudi bunuhlah!" maka dibunuhlah pada saat itu mereka. Lalu Nabi Isa 'alaihisalam memimpin di muka bumi. Dan kata Nabi shalallahu 'alaihi wassalam pada saat itu Islam, agama Islam yang dibawa oleh Nabi shalallahu 'alaihi wassalam akan masuk ke semua rumah. Semua rumah di muka bumi nggak tersisa. Satu dunia ini semuanya Islam. Hadits shahih. Maka Nabi Isa 'alaihisalam memimpin pada saat itu disebutkan dalam hadis 40 tahun dengan ketenangan. Menerapkan hukum Islam. Semuanya beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dan menjadi Muslim. Setelah itu keluar tanda-tanda hari kiamat besar yang keempat. Yaitu keluarnya Ya'juj dan Ma'juj. Nabi shalallahu 'alaihi wassalam sebutkan ciri-ciri mereka. Mata mereka sobekannya kecil. Sehingga mata mereka kelihatan seperti sipit tapi bola matanya besar. Mereka memiliki rambut yang keriting. Dan mereka memiliki postur yang umumnya seperti postur manusia. Ada hadits yang berbunyi mereka akan mendatangi sebuah sungai, kalau tidak salah namanya sungai Tiberia. Airnya banyak mengalir. Kata Nabi shalallahu 'alaihi wassalam mereka semua minum air sungai itu. Dan yang terakhir dari mereka datang sudah nggak dapat air. Artinya air sungainya habis diminum. Bayangin berapa banyak jumlahnya tuh. Pada saat itu Nabi shalallahu 'alaihi wassalam mengatakan, Allah berfirman kepada Isa. Berkata, "Wahai Isa, Aku akan mengeluarkan hamba-hambaku yang tidak ada seorangpun dari kalian bisa mengalahkannya," termasuk Isa 'alaihisalam. Nggak bisa ngalahkan. Maka selamatkanlah dirimu bersama dengan pengikut-pengikutmu ke gunung Thur namanya. Jadi memang Ya'juj dan Ma'juj ini ciri khasnya kata Nabi shalallahu 'alaihi wassalam mereka makan apa saja. Jadi bukan seperti manusia normalnya. Mereka membunuh semua yang bukan seperti mereka. Sampai-sampai kata Nabi shalallahu 'alaihi wassalam tidak ada yang bisa mengalahkan mereka dan jumlah mereka sangat banyak. Salah seorang di antara mereka tahu dia akan mati kalau sudah punya Seribu anak. Kata Nabi shalallahu 'alaihi wassalam dalam hadis Bukhori, "Kecelakaanlah bagi orang-orang yang ada di Jazirah Arab." Kemungkinan besar makna ini adalah tempat mereka dekat dengan Jazirah Arab. Kata Nabi shalallahu 'alaihi wassalam, kecelakaan bagi orang-orang yang di Jazirah Arab. Karena telah terbuka dari lubangnya Ya'juj dan Ma'juj sebesar ini. Beliau kasih isyarat dengan ibu jari sama jari tengahnya. Artinya mereka sudah bisa melihat keluar. Pada saat mereka keluar maka mereka akan mulai membuat kerusakan. Kata Nabi shalallahu 'alaihi wassalam di dalam hadis shahih. Riwayat Imam Bukhori. Bahwasanya Ya'juj dan Ma'juj akan membunuh siapapun yang mereka temui. Bahkan pada saat mereka sudah merasa menguasai bumi. Mereka melepaskan anak-anak panah mereka ke langit. Lalu Allah menurunkan anak-anak panah mereka sebagai fitnah dipenuhi dengan darah. Maka mereka berkata, "Kami telah membunuh semua yang ada di bumi dan semua yang ada di langit." Kata Nabi shalallahu 'alaihi wassalam, Allah lalu mengizinkan Isa untuk berdoa kepada Allah agar memusnahkan mereka. Maka Isa 'alaihisalam pun akhirnya berdoa meminta kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar mereka semua dimusnahkan. Maka pada saat itupun Allah Subhanahu wa Ta'ala menurunkan kepada mereka hama. Sebagian hadits menyebutkan serangga kecil seperti cacing. Banyak sekali yang menimpa tubuh-tubuh mereka.

[10:03]Setiap orang satu. Dan itu membuat mereka mati. Kemudian setelah itu Isa 'alaihisalam memimpin lagi di muka bumi sampai beliau meninggal. Setelah Isa 'alaihisalam meninggal. Kembali lagi sebagian besar manusia berbuat kekufuran. Maka Allah Subhanahu wa Ta'ala keluarkan tanda-tanda kiamat besar yang kelima. Yang kelima ini adalah keluarnya hewan atau binatang melata. Binatang melata ini disebutkan dalam hadis yang shahih riwayat Bukhori. Bahwasannya Allah Subhanahu wa Ta'ala akan keluarkan tapi tidak disebutkan dari bumi mana dia keluar. Dia akan keluar hewan melata yang bisa berbicara seperti manusia dan badannya dipenuhi dengan bulu. Allahu a'lam bagaimana. Kemudian dia datangi orang-orang yang kufur tersebut dan menasehati dan mengingatkan mereka. Yang tidak mau beriman dalam hadis dikatakan dicap oleh hewan tersebut. Allahu a'lam dicap seperti apa. Sehingga ketahuan mana yang kafir mana yang beriman. Terus dia keliling di muka bumi tapi tidak disebutkan berapa lama. Lalu kemudian Allah lenyapkan si Dabbah ini. Kemudian datang tanda-tanda kiamat yang keenam. Tanda-tanda kiamat yang keenam, enam, tujuh, delapan. Itu berentetan semua. Longsor besar. Di timur, di barat dan di Jazirah Arab. Ini tanda-tanda kiamat terjadi serentak. Sudah Delapan kemudian terjadi yang kesembilan. Keluarnya api dari negeri atau dari kota Aden. Kota Aden ini di Yaman ya. Tentu hadits menjelaskan tentang masalah api yang keluar ini artinya. Api bukan main-main ini, bukan kebakaran sebuah masjid atau sebuah bangunan Sepuluh tingkat. Api ini bisa menghalau manusia untuk jalan. Karena panasnya. Sebagian riwayat menjelaskan api tersebut akan berdiri seperti gunung yang besar. Dan dari seluruh pelosok dunia bisa kelihatan. Kita bisa bayangkan bagaimana itu. Yang akhirnya akan menggiring atau menghalangi orang-orang untuk jalan, susah. Sebagian ulama hadits mengatakan mereka nggak bisa jalan, tidak bisa ada penerbangan, tidak bisa ada orang jalan karena panasnya bumi ini dari api tersebut. Dan itu memang kemungkinan besar akan keluar suatu waktu, Allahu a'lam kapan. Dan yang terakhir tanda-tanda kiamat sebelum ditiup sangkakala adalah terbitnya matahari. Dari tempat terbenamnya. Dan ini sudah terakhir sekali. Makanya Kata Nabi shalallahu 'alaihi wassalam taubat akan diterima sebelum matahari terbit dari tempat terbenamnya. Artinya selama yang lain itu masih ada masih bisa taubat. Kalau sudah itu sudah sulit. Ini tanda-tanda kiamat. Sebagian ulama memasukkan tanda-tanda hari kiamat kecil, ada yang masukan tanda-tanda kiamat besar. Ada Dua hal. Yang pertama itu adalah keluarnya Dhus-Suwaqatain. Ada orang dari negeri Habasyah dikenal dengan Dzus-Suwaiqa. Dzus-Suwaiqa ini saaq artinya betis. Diberikan julukan Dzus-Suwaiqa karena betisnya sangat kecil. Orang ini bapak ibu sekalian, kata Nabi shalallahu 'alaihi wassalam akan menghancurkan Ka'bah. Dan kata para ulama pada saat itu memang manusia sudah sunyi, nggak ada lagi yang datangi Ka'bah. Orang-orang sudah lalai, keluarlah orang ini, makanya sebagian ulama memasukkan dia tanda-tanda kiamat. Sebelum terbitnya matahari dari tempat terbenam. Ditambahkan ini yang kesebelas atau ini yang kesepuluh terbitnya nanti kiamat yang kesebelas. Kata Nabi shalallahu 'alaihi wassalam, "Dia akan mencabut batu-batu Ka'bah satu persatu samapai rata dengan tanah. Dan saya sedang dilihatkan oleh Allah sekarang bagaimana pada saat dia mencabut batu itu." Hadits shahih riwayat Bukhari Muslim. Yang terakhir, yang kedua yang berhubungan juga dengan tanda-tanda kiamat. Ada yang memasukkan kiamat kecil tapi ini lebih dekat dengan kiamat besar. Orang yang terakhir meninggal itu adalah orang asli dari suku Madinah yang sedang menggembala kambing. Kata Nabi shalallahu 'alaihi wassalam, "Orang yang terakhir meninggal dari kalian kalangan manusia. Semua orang sudah mati, tinggal dia sendiri tapi dia nggak tahu. Dia lagi menggembala kambing. Kemudian dia masuk dengan gembalanya ke kota Madinah, dia temukan semuanya tidak ada kehidupan. Nggak ada orang, nggak ada binatang, nggak ada apa-apa, tinggal dia sendiri. Pada saat dia meletakkan telapak kakinya di kota Madinah. Maka pada saat itulah dia meninggal dan inilah manusia terakhir meninggal sebelum ditiup sangkakala terakhir, Allahu a'lam.

Need another transcript?

Paste any YouTube URL to get a clean transcript in seconds.

Get a Transcript