Thumbnail for Motion Graphic: Ikhlas itu Berat - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, Lc. by Yufid.TV - Pengajian & Ceramah Islam

Motion Graphic: Ikhlas itu Berat - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, Lc.

Yufid.TV - Pengajian & Ceramah Islam

4m 34s489 words~3 min read
AI audio transcription
Transcript source

AI audio transcription

This transcript was generated from the video's audio because no usable YouTube caption track was available. The transcript below is server-rendered so it can be read, searched, cited, and shared without opening the original YouTube player.

Timestamped outline
Pull quotes
[0:48]Bahkan sebagian ulama mengatakan bahwa banyak orang itu lebih suka pujian daripada duit.
[0:48]Misalnya Ana bagi-bagikan ke antum semua 100 dolar, 100 dolar, 100 dolar, 100 dolar, 100 dolar, senang enggak tuh kira-kira?
[1:28]Tapi kalau pujian, ada seorang nenek-nenek usia 139 tahun, lalu dipuji sama suaminya, "Yank...
[1:28]kamu kok dari hari ke hari semakin cantik aja." Kira-kira tuh nenek-nenek senang enggak?
Use this transcript
Related transcript hubs

[0:16]Ikhlas adalah hal yang sangat berat. Mungkin ada yang bertanya, Ustaz susahnya tuh di mana sih ikhlas? Kenapa sih ikhlas itu berat banget untuk kita? Al Imam Ibnu Qudamah itu menjelaskan, sebab sulitnya ikhlas itu ada tiga. Yang pertama, karena kita itu suka dengan pujian. Suka dengan pujian.

[0:48]Bahkan sebagian ulama mengatakan bahwa banyak orang itu lebih suka pujian daripada duit. Misalnya Ana bagi-bagikan ke antum semua 100 dolar, 100 dolar, 100 dolar, 100 dolar, 100 dolar, senang enggak tuh kira-kira? Senang ya. Kita senang. Terus kita tukar ke money changer. Terus kata petugasnya, mohon maaf Mas, ini uang palsu. Oh, kira-kira kita kesal enggak? Kesal, ini ngomong doang nih Ustaz ternyata kasih uang palsu lagi. Jadi kita kesal tuh. Ketika dikasih uang palsu.

[1:28]Tapi kalau pujian, ada seorang nenek-nenek usia 139 tahun, lalu dipuji sama suaminya, "Yank... kamu kok dari hari ke hari semakin cantik aja." Kira-kira tuh nenek-nenek senang enggak? Coba. Senang apa enggak? Senang, padahal itu pujian benar atau palsu? Palsu, enggak ada ceritanya nenek-nenek setiap hari tambah cantik, tambah cantik, kan enggak ada, itu bohong. Tapi kita senang. Kita tahu nih pujian enggak benar. Beda sama duit. Lihat bagaimana kecintaan manusia terhadap pujian. Dan ini yang harus ditanggalkan. Karena apa? Karena penyakit kronis dalam keikhlasan apa? Riya. Apa sih definisi riya? Al Hafiz Ibnu Hajar mengatakan, riya itu memperlihatkan amalan di hadapan manusia agar dipuji oleh mereka. Pujian lagi. Penyakit keislaman apa? Sum'ah. Sum'ah itu apa? Sum'ah adalah memperdengarkan amal ibadah agar manusia tahu dan dia puji kita. Pujian lagi. Ini yang jadi masalah. Karena kita suka dipuji orang. Yang kedua, kenapa ikhlas itu susah? Karena tabiat kita itu tamak terhadap dunia. Suka banget sama dunia. Watuhibbunnal mala hubban jamma, kata Allah dalam surat Al-Fajr: 20 dan kalian cinta sekali dengan harta dunia dengan kecintaan yang luar biasa.

[3:03]Nabi sallallahu wasallam mengatakan, kalau seorang anak Adam memiliki emas sebanyak sebuah lembah, apa yang terjadi? Lab ilaihi lahu, dia akan cari lembah emas yang kedua. Dan kalau dia punya lembah emas yang kedua, Lab ilaihi lahu, dia akan cari lembah emas yang ketiga. Kapan tren ini berakhir? Wala illa turab, dan tidak ada yang mengisi perut anak Adam sampai penuh kecuali tanah. Maksudnya apa? Dia akan mengikuti tren itu sampai mati. Ini yang bisa menyelewengkan kita kepada ketidak ikhlasan. Ketika kita mengharapkan dunia, ketika kita mengharapkan jabatan dari amal ibadah kita. Ini yang susah membuat kita bertahan, karena kecintaan kita kepada dunia itu luar biasa. Kalau yang ketiga, kata Ibnu Qudamah, karena tabiat kita enggak suka dicela orang. Ketika kita suka pujian, otomatis kita enggak suka dicela. Maka kita akan berusaha melakukan apa saja untuk membuat kita diterima oleh komunitas kita. Kita akan berusaha beribadah agar kita enggak di bully oleh orang, enggak dicela oleh orang, enggak dicaci oleh orang. Akhirnya orientasinya manusia, bukan Allah subhanahu wa taala. Jadi ini yang jadi masalah nih, kalau kita bisa hilangkan tiga penyakit ini, insyaallah kita bisa mendapatkan keikhlasan.

Need another transcript?

Paste any YouTube URL to get a clean transcript in seconds.

Get a Transcript