[0:05]Yuk ketahui pentingnya perubahan iklim. Halo teman kece, tahu enggak perubahan iklim adalah masalah penting yang akan berpengaruh besar pada masa depanmu nanti. Sebenarnya mungkin saja kamu sudah merasakan dampaknya sekarang. Bahkan sudah banyak di berbagai daerah di Indonesia. Contohnya, banjir besar di Jakarta, menghilangnya tambak bandeng di Tuban, hingga menyusutnya garis pantai Pulau Gili di Lombok. Ini semua contoh dampak perubahan iklim. Nah, kalau sudah ada sedikit bayangan, yuk kita pelajari lebih lanjut apa itu perubahan iklim.
[0:47]Pertama-tama bayangkan dulu atmosfer bumi tinggi di atas langit. Di atmosfer ada banyak gas seperti misalnya karbon dioksida atau CO2, metana atau CH4, dan nitrogen oksida atau NOx. Gas-gas ini disebut juga gas rumah kaca dan memang perlu ada untuk memerangkap sinar matahari yang masuk ke bumi, sehingga suhu di bumi hangat dan cocok untuk kehidupan manusia. Tapi masalahnya sekarang gas-gas ini jadi terlalu banyak jumlahnya di atmosfer sehingga terlalu banyak sinar matahari yang diperangkap. Akibatnya, suhu di bumi jadi makin panas. Nah, naiknya suhu di bumi ini menyebabkan perubahan iklim dan berbagai masalah seperti kekeringan, banjir, dan sebagainya. Jadi, perubahan iklim adalah perubahan secara drastis pada suhu udara, curah hujan, maupun pola angin dalam jangka waktu 10 tahun atau lebih. Tapi kenapa ya gas-gas itu bisa jadi banyak di atmosfer? Menurut para ahli, ini kebanyakan akibat dari aktivitas manusia sendiri. Ternyata, secara tidak sadar dalam kehidupan sehari-hari, kita sendiri juga telah menyebabkan timbulnya gas-gas berbahaya tersebut. Berbagai gas buangan dari asap motor atau mobil yang kita kendarai. Gas CFC dari kulkas dan AC yang kita nyalakan di rumah. Gas CO2 yang tidak bisa diserap oleh pohon-pohon yang sudah ditebang untuk dijadikan pemukiman atau jalan. Gas metana yang dihasilkan ternak dan digunakan untuk pupuk tanaman yang kita makan. Indonesia sendiri telah menjadi salah satu produsen gas rumah kaca terbesar di dunia. Sekitar 80% dari gas-gas ini ternyata berasal dari hilangnya lahan gambut dan hutan di Indonesia. Gas-gas tersebut yang tadinya tersimpan di hutan jadinya dilepaskan ke atmosfer karena lahannya dibakar atau ditebang. Gimana ya perubahan iklim ini berdampak pada kehidupan kita? Selain suhu di bumi jadi makin panas, pastinya ada dampak lebih lanjut pada kehidupan di laut dan di darat. Di laut, pertama, permukaan laut naik. Karena suhu bumi makin panas, es dan glacier di daerah kutub meleleh sehingga permukaan air laut naik. Karena permukaan air laut naik, daerah-daerah pesisir atau pulau-pulau kecil tenggelam. Kedua, laut lebih panas dan asam. Ini terjadi karena laut menyerap karbon dioksida. Akibatnya ekosistem terumbu karang akan rusak dan hewan-hewan laut kehilangan tempat tinggal. Ketiga, kepunahan makhluk hidup. Hewan atau tumbuhan laut dan juga darat yang tidak dapat beradaptasi dengan suhu yang panas akan terancam punah. Di darat, pertama, cuaca ekstrem dan bencana alam. Ini akan terjadi lebih sering dan parah seperti banjir, kekeringan, tornado, topan dan gelombang panas. Semua itu bisa menyebabkan kerusakan dan kematian. Kedua, gangguan kesehatan. Kalau terlalu panas, manusia dapat mengalami heat stroke atau serangan panas pada tubuh. Gejalanya mulai dari mual-mual hingga menyebabkan kematian. Menipisnya lapisan ozon dapat menyebabkan kanker kulit dan penyakit lain. Ketiga, banyak wabah. Kenaikan suhu juga dapat meningkatkan penyebaran wabah penyakit seperti malaria, kolera, dan demam berdarah karena nyamuk pembawa virus lebih mudah berkembang biak. Keempat, masa panen bergeser. Perubahan iklim juga menyebabkan curah hujan semakin tinggi dan tidak menentu, sehingga terjadi perubahan masa tanam dan panen. Atau munculnya wabah dan hama tanaman baru. Akibatnya, jumlah dan kualitas hasil pertanian menurun, bahkan bisa gagal panen. Bahan pangan jadi lebih sedikit dan mahal harganya. Dan yang kelima, masalah sosial. Konflik atau peperangan dapat terjadi kalau ada kekurangan bahan pangan atau air bersih akibat kekeringan atau banjir. Serem ya dampak dari perubahan iklim ini? Jadi, kalau udah tahu, apa dong yang bisa kita lakukan? Pertama, yuk biasakan hidup hemat dan ramah lingkungan. Contohnya, utamakan jalan kaki jika mungkin atau naik kendaraan umum dibanding kendaraan pribadi. Menghemat penggunaan listrik, mengurangi penggunaan plastik dan mendaur ulang sampah serta menanam tanaman di halaman rumah atau sekolah. Kedua, tingkatkan kesadaran orang-orang di sekitar kita tentang bahayanya perubahan iklim. Makin banyak yang tahu dan menerapkan kebiasaan hidup ramah lingkungan, tentu dampaknya bisa makin terasa. Ingat, kalau anak-anak sekaranglah yang akan sangat merasakan dampaknya ketika mereka dewasa nanti. Greta Thunberg, seorang aktivis asal Swedia sudah mulai kampanye perubahan iklim sejak usia 15 tahun. Sekarang di usianya yang ke-17, ia telah menjadi inspirasi jutaan orang yang ingin melihat adanya tindakan pencegahan. Dan yang ketiga, pelajari topik ini lebih dalam. Siapa tahu, ada dari teman kece yang nantinya bisa menjadi ilmuwan atau politikus yang dapat membantu memecahkan masalah perubahan iklim ini. Keren kan kalau beneran terjadi? Salah satu cara belajar lebih lanjut bisa kok dimulai dengan latihan soal dikejarcita.id. Yuk belajar bareng. Kejar cita, kejar ilmu, raih cita. kejarcita.id.
[6:56]Video dan animasi Syam, pengisi suara Eka, penulis naskah Hilya, ilustrator Galih.



