Thumbnail for Tutorial Analisis Paired Sample t test dengan SPSS by Semesta Psikometrika

Tutorial Analisis Paired Sample t test dengan SPSS

Semesta Psikometrika

3m 49s387 words~2 min read
Auto-Generated

[0:06]Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Di video kali ini saya akan menunjukkan cara melakukan analisis paired sample T-test dengan menggunakan SPSS. Nah, ini kasus yang akan kita analisis. Saya memiliki variabel dependen yaitu religiusitas. Sementara variabel independennya yaitu waktu, ada dua yaitu sebelum dan sesudah pesantren. Hipotesis saya, ada perbedaan religiusitas sebelum pesantren dan religiusitas setelah pesantren. Nah, karena variabel independen kita ini adalah waktu, yang mana berarti orangnya itu sebenarnya sama tapi diukurnya dua kali yaitu sebelum dan sesudah pesantren. Jadi kelompok di sini itu adalah kelompok yang related. Nah, jadi analisisnya menggunakan pair sample T-test. Nah, sekarang kita akan masuk ke SPSS-nya. Di sini sudah saya siapkan datanya, data ini bisa kalian download di link di deskripsi. penjelasan lebih lengkapnya juga ada di semestapsikometrika.com kalau mau tahu nanti cara melaporkannya yang ditulis apa saja itu. Nah, di sini ada religi spray dan religius post, pre ini adalah sebelum, post ini adalah sesudah ikut pesantren. Nah, sebelum kita uji per sample T-test, sebenarnya kita harus uji asumsi dulu apakah datanya normal atau tidak gitu ya. Tapi ini sudah saya uji dan normal, jadi langsung saja kita lakukan per sample T-test. Caranya klik analyze, kemudian compare means, kemudian per sample T-test. Kemudian kita masukkan religi spray dan religius post. Kemudian oke.

[2:00]Nah, oke, di sini sudah keluar hasilnya. Religius pre rata-ratanya 16 koma sekian, religius post rata-ratanya 18 koma sekian. Kalau dari sini kelihatannya religius post lebih tinggi ya, tapi kita belum tahu apakah lebih tingginya ini signifikan atau tidak gitu atau hanya karena error semata. Nah, per sample correlation ini korelasinya antara pre dan post. Kita tidak perlukan ini, kita mau membandingkan. Jadi yang kita lihat adalah yang di sini. Per sample T-test. Nah, yang kita baca adalah ini signifikansinya ini. Dia nilai signifikansinya kurang dari 0,01. Berarti dia signifikan. Berarti ada perbedaan signifikan antara religiusitas pre dan religiusitas post. Jadi sebelum dan sesudah itu signifikan dengan nilai T sekian, P sekian, kurang dari 0,01 gitu ya. Nah, kemudian yang perlu dituliskan lainnya apa? Kita perlu menuliskan mana yang lebih tinggi, mana yang lebih rendah. Nah, itu. Jadi kalau dilihat dari sini, religiusitas post setelah ikut pesantren itu religiusitasnya lebih tinggi dibandingkan sebelum ikut pesantren. Nah, seperti itu tutorial singkat untuk melakukan uji per sample T-test. Penjelasan lebih lengkap silakan dibuka di semestapsikometrika.com. Terima kasih, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Need another transcript?

Paste any YouTube URL to get a clean transcript in seconds.

Get a Transcript