Thumbnail for Forming Section | Yusril Amir by GT COVID

Forming Section | Yusril Amir

GT COVID

7m 55s773 words~4 min read
Auto-Generated

[0:16]Oke guys, kembali lagi dengan saya Yusril Amir Abdullah Hakim. Saya adalah peserta GT5 paper Production APP Sinarmas.

[0:27]Nah rekan-rekan, di sini saya akan mencoba menjelaskan mengenai forming proses.

[0:33]Nah.

[0:38]Sebelum kita memasuki lebih dalam mengenai forming proses itu seperti apa, kita harus tahu learning objektifnya kali ini.

[0:48]Nah, learning objektif pertama itu adalah tujuan dan fungsi forming.

[0:55]Itu apa sih tujuan dan fungsi formin? Kemudian jenis-jenis former atau jenis-jenis forming itu adalah learning objektif yang kedua.

[1:06]Dan learning objektif yang ketiga adalah step Dewatering.

[1:12]Kemudian keempat adalah proses pengeluaran air di forming dan yang kelima parameter pada forming dan yang terakhir adalah kesimpulan.

[1:25]Oke, teman-teman, kita lanjut.

[1:29]Nah, untuk yang pertama kali kita harus tahu tujuan forming itu apa sih?

[1:34]Nah. Tujuan forming itu adalah yang pertama adalah menerima stok encer dari headbox.

[1:42]Jadi stok-stok yang telah melewati headbox yang telah di pecah vlog-vlognya itu akan masuk ke forming untuk dibentuk atau untuk dibentuk formasi kertas yang bagus.

[1:55]Kemudian yang fungsi yang kedua adalah mengeluarkan air dari serat.

[2:00]Jadi di forming juga ada yang namanya dewatering.

[2:06]Jadi air-air yang ada di serat itu akan dikeluarkan oleh forming melalui proses gravitasi dan vakum.

[2:15]Kemudian tujuan forming ketiga adalah menghasilkan aktivitas yang tepat atau turbulensi.

[2:22]Jadi di forming nanti ada proses turbulensi dengan menggunakan beberapa equipment contohnya foil.

[2:30]Di mana foil itu adalah seperti blade yang bentuknya miring sehingga akan menghasilkan pressure pulsation.

[2:40]Nah, kemudian yang keempat fungsi dari forming itu adalah menghasilkan formasi serat yang bagus di seluruh lembaran kertas.

[2:57]Oke, masuk ke jenis-jenis forming.

[3:00]Jadi terdapat banyak jenis-jenis forming yang ada di paper mills atau pabrik kertas.

[3:03]Salah satunya adalah gap former.

[3:07]Nah, gap former ini headbox-nya itu arahnya di letaknya di bawah dan semprotannya atau jet wire jet wire-nya itu menyemprot ke atas forming. Jadi forming-nya vertikal, itu adalah gap former.

[3:19]Biasanya gap former ini ada di PT Jiwi Kimia.

[3:24]Wojokerto. Kemudian yang kedua ada hybrid former. Jadi hybrid former ini gabungan dari former former dan juga gap former atau former yang bagian atas.

[3:38]Jadi hybrid ini adalah former digabung sama former bagian atas.

[3:41]Kemudian former yang ketiga adalah former.

[3:49]Lanjut. Nah, di sini ada step dewatering on forming section.

[3:55]Jadi terdapat step-step dewatering di bagian forming atau di bagian wet end.

[4:02]Yang pertama itu adalah ketika stock jet landing di atas wire, pori-pori wire masih terbuka lebar sehingga dewatering mudah terjadi.

[4:12]Pada tahap berikutnya fiber sudah mulai menutupi pori-pori wire tapi masih tipis, dewatering masih mudah terjadi.

[4:20]Kemudian yang ketiga, ketika fiber mulai tebal berada di atas wire, dewatering mulai lambat.

[4:26]Nah, ini dinamakan thickening.

[4:32]Oke, lanjut. Nah, jadi di step dewatering on forming session terdapat empat empat tahapan dewatering.

[4:44]Yang pertama adalah mixing, kemudian forming, drainage, dan compaction.

[4:55]Nah, kemudian lanjut di mana proses pengeluaran air.

[5:01]Jadi proses pengeluaran air atau dewatering ini ada dua, yang pertama adalah filtering, kemudian thickening.

[5:09]Jadi filtering itu apa? Filtering itu adalah proses penyaringan individu fiber masih bebas, sehingga fiber mudah diarahkan dan lembaran kertas mudah diatur dan dibentuk.

[5:22]Nah, itu terlihat pada gambar kiri. Jadi pada filtering ini air itu banyak keluar dari celah-celah fiber.

[5:32]Jadi proses dewateringnya sangat cepat di proses filtering.

[5:35]Kemudian kedua adalah thickening. Karena sebagian besar air sudah keluar maka jarak antar fiber semakin dekat dan tidak ada lagi fiber bebas berada di dalam larutan, sehingga proses selanjutnya menjadi pemekatan saja.

[5:51]Jadi di thickening ini fiber-fiber yang semula difilter itu atau setelah filtering ini sudah compact atau sudah tidak bisa dibentuk lagi.

[5:59]Jadi dewateringnya mulai agak lambat di thickening ini ya.

[6:06]Nah, kemudian ada parameter-parameter pembentukan kertas pada forming.

[6:12]Nah, yaitu yang pertama adalah turbulensi, kemudian elongasi, kemudian dewatering, kemudian oriented shear.

[6:22]Nah, turbulensi. Turbulensi ini tujuannya apa sih? Tujuannya itu supaya fiber ini tidak menjadi vlog-vlog atau gumpalan-gumpalan serat.

[6:33]Kenapa? Karena kalau ada gumpal-gumpal serat, maka formasi kertas itu akan jelek dan akan fatal pada quality of paper-nya.

[6:42]Kemudian elongasi.

[6:45]Elongasi ini terjadi pada headbox, di mana pada elongasi ini terjadi turbulensi juga tujuannya untuk memecah vlog.

[6:53]Kemudian pada forming ada dewatering. Dewatering ini proses pengeluaran air.

[6:58]Jadi di forming itu sangat diatur proses pengeluaran airnya.

[7:03]Dari awal sampai akhir proses dewateringnya semakin banyak.

[7:09]Kemudian oriented shear. Oriented shear adalah perbedaan kecepatan antara stok dengan tebalnya stock jet.

[7:19]Nah, itu. Kemudian kita lanjut ke bagian yang terakhir yaitu kesimpulan.

[7:26]Jadi dari modul ini dapat disimpulkan bahwa forming memiliki tujuan untuk membentuk formasi kertas melalui tahapan dewatering.

[7:35]Dan untuk membentuk formasi kertas yang bagus di forming maka terdapat empat parameter yang perlu dijaga yaitu turbulence, elongation, dewatering, oriented shear.

[7:47]Oke, terima kasih. Demikian presentasi dari saya Yusril Amir.

[7:54]Kurang lebihnya mohon maaf dan terima kasih rekan-rekan sekalian. Bye-bye.

Need another transcript?

Paste any YouTube URL to get a clean transcript in seconds.

Get a Transcript