[0:00]Karya original ini dipersiapkan dan dipersembahkan oleh tim siswa/i SMPK 4 PENABUR Jakarta. Berita terkini: Rupiah melemah lagi! Sudah enam bulan tanpa ada kemajuan. Haduh, pelanggan hari ini dikit sekali... Tuh kan, aku bilang apa? Sudah berapa bulan Rupiah nurun? Masih saja, Tin. Kita tetap harus mendukung Rupiah. Apa yang ku bilang, Rupiah pasti merosot! Ekonomi negara tak lagi berbobot. Cobalah buka mata, hadapi realita. Buang idealisme belaka! Kalau pindah ke valas, semua akan beres Uang tersimpan aman, bebas dari stres Tidak kayak Rupiah, segala jadi bisa Kita ‘kan hidup bahagia! Tapi- Tapi apa? Cukup lah alasan-alasanmu! Woi Ibu-ibu, ayo rene ngrumpi! Ibu-ibu, wingi aku wae ngamuk karo bojoku! Ibu-ibu pada denger beritanya enggak? Tentang rupiah turun itu? Iya, aku kemarin ngide masukin uangku ke mata uang asing, tapi bojoku tak mau! Eww!
[1:14]Hei Tini, jangan dengarkan suamimu! Dari dulu pernikahan kalian keliru. Jelas-jelas masa depan Rupiah ga menentu. Wes talah, bojomu kon turu! Dari krisis ‘98 rupiah kan selalu, tapiiiiii, benar juga suamimu. Membuat kepala rakyat jadi pilu! Mungkin coba dengarkanlah dulu.
[1:43]Gua tau tatapan itu, lu baru aja dimarahin Tini kan? Jangan bilang gara-gara Rupiah?
[1:52]Enggak apa-apa. Coba kita bantu. Maksud kalian? Musik! Pikirkan, teman, dengan pelan-pelan. Jangan putus asa, kau tak salah. Penyampaian kasar tak berarti semua harus terpecah belah, amarah. Selalu ada penjelasan untuk dilema kita semua! Bener juga ya kalian. Yoi! Mau naik atau turun kita harus selalu mendukung Rupiah. Toh, kalau bukan kita yang dukung, mau siapa lagi? Ya udah deh, kita juga bakal bantu jelasin ke istri lu, semoga aja dia ga salah paham, oke? Pikirkan, kawan, akan masa depan. Rupiahlah kunci kebebasan. Kemerdekaan bangsa, lambang harga identitas negara kita, Indonesia! Bersama cinta, bangga, dan paham Rupiah kita.
[2:53]Kita!
[3:01]Udah pulang saja. Jadi uang kita gimana? Intinya sudah, masukkin valas saja, titik! Eits, tunggu dulu, mari tidak berburu-buru. Rupiah lah sebenarnya hal yang kan dukung dan bantu. Negara kita, bayang saja, kalau semua setor ke valas. Rupiah makin lemah, kita pun sengsara, jelas? Baiknya beli payung sebelum hujan. Setor di valas sebelum Rupiah kejatuhan. Hadapilah kenyataan. Tak lagi ada harapan. Tinggalkan Rupiah dan buatlah keputusan! Untuk Rupiah! Dukung Rupiah! Tinggalkan Rupiah! Dukung Rupiah! Turunkan Rupiah! Untuk Rupiah! Tinggalkan Rupiah! Dukung Rupiah! Turunkan Rupiah! Stop! Cukup kalian debatin ini. Kita itu orang Indonesia, sekali Indonesia, selamanya Indonesia! Kalau bukan kita yang dukung Rupiah, mau siapa lagi? Hidup tak selalu penuh kenangan indah, kadang kala bisa saja putus asa. Namun percayalah, dan jangan menyerah. Meskipun telah senja, fajar akan tiba. Cinta Bangga dan Paham Rupiah kita! Itulah kewajiban dan tugas bangsa. Meskipun masa susah, tetap kita percaya. Rupiah kita!
[4:24]Cinta Bangga dan Paham Rupiah kita! Itulah kewajiban dan tugas bangsa. Untuk masa mendatang Indonesia benderang! Untuk Rupiah kita! kita!
[4:48]Rupiah!



