Thumbnail for LIFTING MIGAS NAIK, HARUS SIAP‼️ Kepala SKK Migas - Djoko Siswanto by KementerianESDM

LIFTING MIGAS NAIK, HARUS SIAP‼️ Kepala SKK Migas - Djoko Siswanto

KementerianESDM

13m 8s1,546 words~8 min read
YouTube auto captions
Transcript source

YouTube auto captions

This transcript was extracted from YouTube's auto-generated caption track. The transcript below is server-rendered so it can be read, searched, cited, and shared without opening the original YouTube player.

Pull quotes
[0:00]Izinkanlah aku rindu Sejenak perjalanan Dan biarkan ku mengerti apa yang tersimpan di matamu Ho ho ho.
[0:00]Barangkali di tengah telaga ada tersisa butiran cinta Dan semoga kerinduan ini bukan jadi mimpi di atas mimpi Izinkanlah aku rindu pada hitam rambutmu dan biarkan ku bernyanyi demi hati yang risau ini Ho ho.
[1:52]Nah, kalau bicara itu, kita perhatikan sebenarnya kan enggak ada wilayah kerja baru, Pak, kemarin itu.
[1:52]Apa yang dilakukan, Pak, sampai bisa mencapai target itu setelah sembilan tahun kita enggak nyampai?
Use this transcript
Related transcript hubs

[0:00]Izinkanlah aku rindu Sejenak perjalanan Dan biarkan ku mengerti apa yang tersimpan di matamu Ho ho ho. Barangkali di tengah telaga ada tersisa butiran cinta Dan semoga kerinduan ini bukan jadi mimpi di atas mimpi Izinkanlah aku rindu pada hitam rambutmu dan biarkan ku bernyanyi demi hati yang risau ini Ho ho.

[1:52]Datang lagi nih kita ketemu di Bukan Abuleke. Podcast no tipu-tipu. Oke, jadi enggak boleh bohong ya, Pak, ya? Ada cerita apa di lagu Ebit G. Ade tadi? Kok penuh penghayatan banget tadi nyanyinya tuh? Eh, kebetulan aja sih, suka-suka dari Ebit, dari zaman dulu. Suka-suka apa buat lagu ngelamar pacar zaman dulu? Amin. Jujur, Pak, ini bukan abuleke, Pak. Ini bukan. Kebetulan orang-orang yang aku sayangi itu suka juga lagu ini. Eh, tunggu tunggu tunggu, orang-orang yang aku sayangi banyak dong, Pak. Iya dong. Orang-orang yang aku sayangi? Iya. Satu istri. Oh, oke. Dua, anak. Oh, ternyata itu ya, Pak, ya. Ketawanya kok kecut gitu, Pak, takut. Oh, jadi ada cerita di balik lagu. Lagu esok pagi. Luar biasa, ya. Bagus ternyata suaranya, Pak. Itu tahun berapa itu, Pak? Waktu aku SMP kalau enggak salah, ya. SMP tahun belum lahirlah kita ya, kayaknya. Jangan disebut tahunnya. Jangan disebut tahunnya. Luar biasa. Tapi ngomong-ngomong, kenapa kita undang kepala SKK Migas? Kenapa? Tahu? Karena ini adalah capaian luar biasa. Setelah sembilan tahun terakhir, target lifting kita mencapai target. Melebihi target. Melebihi target. Men behind the lifting. Ngeri, ngeri, ngeri. Mantap, mantap, mantap. Pak, kalau bicara target APBN kemarin, kita kan itu 100,05 ya, 03 persen. 100,5. 605 300 lah kalau BRL-nya persentasenya kan 100% lebih. Lebih dikit. Lebih dikit. Walaupun dikit dikit, tapi kan lebih yang pentingnya, Pak, ya. Yang penting. Nah, kalau bicara itu, kita perhatikan sebenarnya kan enggak ada wilayah kerja baru, Pak, kemarin itu. Enggak ada tempat apa lokasi baru lah. Apa yang dilakukan, Pak, sampai bisa mencapai target itu setelah sembilan tahun kita enggak nyampai? Pertama alhamdulillah ada project for terubuk yang diresmikan oleh Presiden, itu 30.000. Kemudian ada juga project di Banyuurip, BUIC ya. Banyuurip infill Clastic. Alhamdulillah juga 30.000. Dan beberapa kegiatan yang kita lakukan sebagaimana business as usual melalui work program and budget itu juga kita kejar. Dan juga kita meng apa ya, NGL itu kan setelah kami teliti secara regulasi, juga secara fisik barangnya. Kemudian juga kita lihat lebih detail lagi molekulnya, itu yang namanya NGL yang bisa jadi LPG. Nah, itu ternyata lebih dekat cenderung kepada minyak. Oke. Sehingga itu juga sangat membantu untuk pencapaian target. Itu sih sebetulnya yang besar-besar, ya. Di samping kita business as usual juga kita jalankan juga ada intervensi teknologi juga sedikit-sedikit lumayanlah, alhamdulillah, ya. Oke. Sama ini sumur-sumur yang idle juga reaktivasi itu ya, Pak, ya. Sumur idle juga sampai saat ini juga alhamdulillah ya hasilnya bagus. Kontribusinya gimana, Pak, untuk lifting 2025 kemarin cukup besar? Agak lumayanlah, agak lumayan. Nah, kami harap justru untuk lifting tahun 2026 nih. Iya. Yang sumur-sumur idle. Wah, mantap sekali pokoknya. Satu sumur itu. Mantap, gacor, gacor. Gacor. Untuk di Banyuurip, saat ini sudah 9.000 barel oil per day, satu sumur, loh. Satu sumur? Satu sumur idle, ya. Nah itu ada 14 sumur. Oke, mantap tuh. Nah, sekarang lagi mengerjakan sumur yang kedua. Oke. Kalau mimpi kita, 9.000 kali 14 sudah berapa itu? Lebih dari 100.000 kan? Iya. Tapi kan penurunan decline alamiahnya juga ada sekitar 45%. Apa tuh? Biasanya penyebabnya apa tuh decline alamiah tuh yang yang ya. Iya karena sumur sudah kita produksi, ya, terus kan lama-lama ya tentunya cadangannya berkurang kan? Berkurang. Tapi kan masih ada yang bisa kita produksikan dengan intervensi teknologi tadi. Iya. Nah, sebetulnya minyak yang kita produksikan itu ya dengan teknologi yang saat ini ada itu 50%, 60% sudah bagus. Hmm. Nah, lainnya tuh masih melekat ke dalam Batuan reservoir. Nah, inilah kita intervensi teknologi seharusnya dengan IOR atau chemicals. IOR dan chemicals sudah macam-macam. Nah, kita injeksi chemical karena kalau di Banyuurip itu kan terproduksi minyak sama gas sama air juga. Heem. Nah, ketika ini sudah semakin lama semakin lama, airnya, gasnya semakin banyak. Nah, itu kita sirkulasi kebetulan gasnya. Oke. Sirkulasi gasnya sehingga volume fluida yang keluar itu makin banyak airnya dan gasnya. Oh. Nah, ini kita injeksikan ulang terus muter makin banyak lagi sehingga minyaknya itu kalah masuk atau keluar dari masuk sumur keluar dari sumur ke permukaan itu kalah dengan air dan gas. Oh, sering. Nah, air dan gasnya inilah kita injeksi kimia supaya tidak keluar supaya yang keluar minyak. Oke. Minyaknya keluar. Nah, itu satu sumur idle bisa 9.000 saat ini. Nah, Pak, selain itu teknologi kita lakukan IOR atau chemical. Betul. Betul, oil chemical. Kemudian yang terbaru juga nih jadi kita bisa bilang primadonanya ya, Pak, untuk 2026 lelang wilayah kerja baru, pasti ada ya. Ada berapa banyak nih tahun 2026. Kita sih punya 110. Cuman kan memang biasanya ini tidak dilelang sekaligus. Oke. Ini nanti bulan Mei dalam api acara IP nanti mudah-mudahan juga Bapak Presiden berkenan membuka seperti tahun lalu. Nanti kita akan lelang. Bapak Presiden nanti datang, ya, Pak, ya? Gitu dong. Wah. Iya. Mudah-mudahan Bapak Menteri nanti bisa merayu presiden. Eh, yeah. Luar biasa. Tapi kok ngomong-ngomong, kok ngomong-ngomong Pak Jokowi kok sebut saya? Coba coba coba Bapak Menteri, Pak Erick, Pak Erick. Saya dengar-dengar mau ke sini Pak Erick. Iya, mudah-mudahan. Jadi kita ini juga berkomunikasi dengan Menteri. Oh, begitu. Apa yang bisa Bapak Erick bantu biar target lifting kita 610 tercapai? Sebetulnya Bapak Menteri itu sangat support ya. Hmm. Karena kan kita punya target itu. Nah, jadi bagaimana kita bisa optimalisasikan sumur-sumur existing dan kita bisa dapat tambahan dari project. Iya, ya. Proyek-proyek. Itu Menteri juga sudah setuju. Oke. Karena beliau juga pernah di Migas. Oh, iya iya iya iya. Ya, makanya beliau sangat support, ya. Iya. Dia juga minta kita untuk berinovasi. Iya. Karena kan kalau kita gini-gini aja ya enggak mungkin bisa nambah. Oh iya iya iya iya. Nah, tadi kan ada saya bilang ada 14 sumur, kan? Heeh. Sekarang baru dua yang kita reaktivasi. Iya. Itu kan butuh dana juga, kan? Iya. Nah, jadi bagaimana Pak Menteri itu juga mendorong agar dana-dana itu bisa kita pakai untuk kegiatan itu. Oh, berarti Pak Menteri juga concern banget ya untuk ini. Jadi enggak ada alasan untuk enggak mencapai target dong. Harus optimistis ya, Pak, ya. Oh, sangat. Sangat. Optimistis dong. Sangat optimistis. Sangat optimistis. Luar biasa. Makasih, Pak. Jadi intinya kalau saya tangkap ini adalah dukungan dari pemerintah, ya. Berarti Pak Menteri dan tim SKK Migas ini terus melakukan komunikasi dengan baik dengan Presiden juga, ya, Pak, ya. Oh, sangat. Sangat intensif. Sangat intensif. Sangat intensif. Kalau saya lihat sih Pak Menteri dengan Pak Presiden kayaknya udah kayak saudara, Pak. Sudah sangat. Dekat banget. Jadi gampang, ya, Pak, ya, untuk berbicara. Sangat gampang. Sangat gampang. Itu sangat membantu sekali bagi kita SKK Migas untuk berkomunikasi. Bahkan Bapak Menteri selalu berikan arahan. Oh, iya ya ya ya ya. Iya. Luar biasa. Makasih, Pak. Kalau bicara target 1 juta barel minyak per hari itu 2030 realitas enggak? Oh, sangat realistis. Sangat realistis. Bahkan itu kan kita sudah punya rencana kerja. Iya. Iya. Iya. Cuman memang ada beberapa hal yang harus kita siapkan. Satu itu mengenai data. Kita harus punya data yang sangat lengkap. Iya. Ya, sehingga kita bisa menganalisa lebih akurat. Heeh. Kemudian kedua, kita harus punya regulasi yang lebih menantang dan lebih support kepada investor. Iya, ya. Ketiga, teknologi. Ya. Keempat, SDM. SDM. Nah, tapi itu kan itu adalah prasyarat. Kalau misalnya yang ini enggak ada, ini enggak ada. Makanya kalau misalnya bicara yang regulasi ini, regulasi ini adalah sebuah sebuah apa ya? Ini kan seperti kayak jaminan gitu, Pak. Kalau misalnya ini enggak ada, terus kan investor pada kabur gitu. Nah, jadi regulasi yang saat ini kita punya itu sudah sangat support kepada investor. Iya, ya. Jadi dia sudah merasa nyaman ya untuk berinvestasi. Nah, ini kan juga salah satunya ini ya, Pak, ya. Insentif ini juga sangat penting, ya. Sangat penting, sangat penting. Sangat penting. Kalau enggak ada insentif, ya, agak sulit ya. Sulit untuk investasi, ya. Heeh. Kemudian juga kalau kita punya data yang lengkap tadi itu juga sangat penting. Iya. Karena kan kita punya potensi itu ada 128 cekungan. Wow. Yang baru tergarap berapa, Pak? Baru 20. Barus 20. Masih banyak ya. Wah, luar biasa. Baru 20. Masih 108 cekungan. Wow. Nah, dari 108 cekungan itu yang sudah terbukti ada cadangannya itu sekitar 78. Iya. Nah, dari 78 yang baru produksi 20. Hmm. Jadi ini PR banget ya, Pak, ya. PR banget. Nah, jadi bagaimana kita punya data yang lengkap, regulasi yang support, teknologi yang bisa memberikan lebih akurat. Iya. Dan SDM kita punya. Iya. Oke. Iya. Itulah yang membuat kita sangat optimistis. Iya. Sangat optimistis. Maka kita akan terus genjot 1 juta barel minyak per hari itu. Iya. Oke. Nah, pertanyaan terakhir, Pak. Bukannya abuleke ini, bukan abuleke podcast ini. Apa yang paling berkesan dari podcast bukan abuleke untuk Bapak? Semua berkesan. Semua berkesan. Terutama saya bisa nyanyi. Nah, nyanyilah, Pak. Enggak boleh nyanyi, ya. Heeh. Ini nyanyilah. Nyanyi nyanyi nyanyi. Nyanyi. Ayolah nyanyi. Rumah kita sendiri. Beratap jerami. Bertata tandan. Nah, kalau nyanyi ini enggak berani sendiri. Ada tim paduan suara. Iya. Nah, jadi itu dia sobat energi di mana pun Anda berada. Ini dia Bukan Abuleke podcast kita.

Need another transcript?

Paste any YouTube URL to get a clean transcript in seconds.

Get a Transcript