[0:00]Allah menurunkan perintah untuk hijrah. Karena bumi itu luas, selalu ada tempat bagi kaum muslimin. Kabi, kisah teladan Nabi.
[0:17]Assalamualaikum. Yuk, dukung Kabi dengan menekan tombol subscribe. Mengenal perjalanan agung Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam, Isra Miraj. Hari ini adalah hari yang spesial loh. Kalian tahu hari apa ini? Bika tahu, hari peringatan Isra Miraj. Alhamdulillah, Bika benar sekali. Kabim masih batuk terus. Tadi sudah minum obat kan? Nah, sekarang Ibu akan cerita tentang sejarah Isra Mikraj. Sudah siap? Siap, Bika penasaran sekali dengan kisah ini, Ibu. Kalian tahu kan pada awal periode dakwah, Rasulullah mengalami banyak sekali halangan. Para pemimpin Quraisy tidak menyukai ajaran Islam. Meski begitu, Rasulullah tetap sabar dan tidak berhenti berdakwah. Karena tidak bisa menghentikan Rasulullah, kaum Quraisy pun mencari cara lain. Mereka menyakiti para pengikut Islam. Orang-orang miskin dan para budaklah yang menjadi sasaran, mereka disiksa dan diperlakukan dengan kejam. Bagaimana dengan keluarga Rasulullah Ibu? Pada waktu itu, keluarga besar Rasulullah juga menolak ajaran Islam. Namun, di tengah kesulitan itu, Rasulullah selalu mendapat perlindungan dari pamannya, Abu Thalib. Walaupun Abu Thalib belum memeluk Islam, ia sangat menyayangi Rasulullah dan selalu menjaganya. Dengan kesabaran dan perlindungan itu, dakwah Islam pun terus berjalan. Seiring berkembangnya ajaran Islam, ancaman pun terus-menerus datang. Rasulullah memohon petunjuk kepada Allah atas kekejaman yang diterima oleh umatnya. Lalu, Allah menurunkan perintah untuk hijrah. Karena bumi itu luas, selalu ada tempat bagi kaum muslimin. Rasulullah kemudian menganjurkan kaum muslim untuk hijrah ke Habasyah. Negeri yang aman dan damai, dipimpin oleh Raja Najasyi yang adil dan bijaksana. Keadaan Rasulullah dan para sahabat di Mekah semakin berat. Suatu hari, Abu Jahal mengganggu salat Rasulullah dengan meletakkan kotoran di punggung beliau. Namun, Rasulullah tetap sabar dan tenang hingga Fatimah Az-Zahra datang dan membersihkannya dengan penuh kasih. Rasulullah tidak marah. Tidak, Bika. Rasulullah tetap tenang. Sikap beliau ini mengajarkan kita untuk selalu bersabar atas semua cobaan yang datang. Lalu, kapan Isra Mikraj itu terjadi? Bika sudah tidak sabar ya? Ibu lanjutkan ceritanya ya. Kalian perhatikan dengan baik, oke? Hmm. Pada tahun ke-10 kenabian, Rasulullah mengalami kesedihan yang sangat besar. Karena wafatnya Abu Thalib dan Siti Khadijah. Tahun itu dikenal sebagai Amul Husni atau tahun kesedihan. Rasulullah kehilangan pelindung dan pendamping setianya. Kaum Quraisy semakin sering menghina Rasulullah. Beliau pun memutuskan pergi ke Thaif bersama Zaid bin Haritsah. Mereka menempuh perjalanan jauh dengan berjalan kaki. Di sana, ada kerabat yang menjadi pemimpin besar dan mampu memberikan perlindungan. Namun, kedatangan Rasulullah di Thaif tidak diterima dengan baik. Penduduk Thaif justru mengusir beliau dan Zaid bin Haritsah, melempari keduanya dengan batu hingga terluka. Di tengah kesedihan Rasulullah, Allah menunjukkan mukjizatnya. Suatu malam di dekat Ka'bah, malaikat Jibril datang membersihkan hati Rasulullah dengan air zam-zam, lalu mengisinya dengan iman dan hikmah. Setelah itu, datanglah Buraq, tunggangan putih bersayap yang melaju sangat cepat. Rasulullah melakukan perjalanan malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang disebut Isra'. Setibanya di sana, Rasulullah melaksanakan salat dua rakaat. Dari Masjidil Aqsa, Malaikat Jibril mendampingi Rasulullah naik ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang disebut dengan Mikraj. Perjalanan yang begitu jauh dan mustahil itu hanya ditempuh dalam waktu satu malam. Peristiwa itu terjadi pada tanggal 27 Rajab tahun 621 Masehi dan dikenal dengan nama Isra Miraj. Ketika sampai di langit pertama, Rasulullah bertemu dengan Nabi Adam. Di langit kedua, bertemu dengan Nabi Yahya dan Nabi Isa. Kemudian di langit ketiga hingga ketujuh, bertemu dengan Nabi Yusuf, Nabi Idris, Nabi Harun, Nabi Musa, dan Nabi Ibrahim. Kemudian, Rasulullah bertemu dengan Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Banyak sekali karunia yang diberikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala kepada Rasulullah. Di antaranya, satu, Allah menjadikan Rasulullah sebagai kekasih-Nya. Dua, menjadikan umat Islam sebagai golongan pertama yang dibangkitkan dari kubur dan pertama dihisab. Tiga, diberikan delapan kebaikan, yaitu Islam, hijrah dari Mekah ke Madinah, jihad, sedekah, salat, puasa Ramadan, memerintah kebaikan dan melarang keburukan. Allah juga menjadikan Rasulullah sebagai penutup bagi para nabi, serta memberikan perintah penting yaitu salat 50 kali. Selesai berdialog dengan Allah, Rasul kembali turun. Dalam perjalanannya, Rasul kembali bertemu dengan Nabi Musa di langit keempat. Dia bertanya apa yang diperintahkan oleh Allah. Kemudian, Rasul pun menjawab perintah salat 50 kali. Mendengar hal itu, Nabi Musa menyarankan agar Rasulullah memohon keringanan. Rasul pun kembali menemui Allah dan memohon keringanan. Allah menurunkannya menjadi 40 kali. Namun, 40 kali masih dirasa berat, dan Rasul pun kembali memohon keringanan. Hingga akhirnya, kewajiban salat berubah menjadi lima kali. Selain melihat surga, Rasulullah juga diperlihatkan neraka dan bertemu dengan Malaikat Malik. Rasulullah menyaksikan api yang sangat besar dan orang-orang yang menerima balasan sesuai perbuatan mereka di dunia. Matahari hampir terbit ketika Rasul kembali ke bumi. Rasul kemudian menyampaikan apa yang dialaminya. Saat itu, Rasul bercerita kepada Abu Jahal dan kawan-kawannya. Sekali lagi, mereka tidak mau percaya. Kabar tentang peristiwa Isra Mikraj itu pun segera tersebar ke seluruh penjuru Kota Mekah. Abu Bakar, salah satu sahabat sekaligus tokoh besar menyatakan bahwa, dia percaya pada semua yang dikatakan Rasulullah. Karena itulah, Abu Bakar mendapatkan gelar As-Siddiq yang mempunyai arti membenarkan. Iman dan takwa kaum muslimin pun semakin meningkat. Namun, perjuangan mereka melawan kaum Quraisy masih sangat panjang. Isra Mikraj mengajarkan kita untuk rajin salat lima waktu. Karena salat adalah perintah langsung dari Allah. Dengan salat, hati kita menjadi tenang. Dan Allah pun sayang kepada hamba-Nya yang taat.
[9:02]Assalamualaikum. Kabi punya aplikasi lengkap loh. Berisi banyak sekali cerita tentang para nabi, para sahabat dan tokoh hebat lainnya. Ada 12 game edukasi seru. Kamu bisa belajar salat bareng Kabi. Yuk, download sekarang.



