Thumbnail for cara memanggil khodam dan bisa langsung berkomunikasi  (@Mbah Yadi Channel) by Mbah Yadi Channel

cara memanggil khodam dan bisa langsung berkomunikasi (@Mbah Yadi Channel)

Mbah Yadi Channel

14m 15s898 words~5 min read
YouTube auto captions
Transcript source

YouTube auto captions

This transcript was extracted from YouTube's auto-generated caption track. The transcript below is server-rendered so it can be read, searched, cited, and shared without opening the original YouTube player.

Timestamped outline
Pull quotes
[0:09]Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas tentang cara memanggil qodam pendamping kita dan berkomunikasi lewat mimpi.
[0:09]Jadi untuk memanggil qodam kita, dan juga untuk berkomunikasi dengan qodam pendamping kita itu juga bisa dilakukan lewat cara mimpi.
[0:09]Karena alam mimpi sebenarnya adalah alam yang sangat mudah bagi makhluk halus terutama dari alam gaib itu untuk bisa bersinergi dengan dunia manusia.
[0:09]Jadi sebenarnya lebih cepat untuk bisa memanggil qodam pendamping kita dan juga untuk berkomunikasi dengan qodam pendamping kita kalau lewat cara mimpi.
Use this transcript
Related transcript hubs

[0:09]Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh. Salam sejahtera untuk kita semuanya. Rahayu, rahayu, rahayu. Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas tentang cara memanggil qodam pendamping kita dan berkomunikasi lewat mimpi. Jadi untuk memanggil qodam kita, dan juga untuk berkomunikasi dengan qodam pendamping kita itu juga bisa dilakukan lewat cara mimpi. Karena alam mimpi sebenarnya adalah alam yang sangat mudah bagi makhluk halus terutama dari alam gaib itu untuk bisa bersinergi dengan dunia manusia. Jadi sebenarnya lebih cepat untuk bisa memanggil qodam pendamping kita dan juga untuk berkomunikasi dengan qodam pendamping kita kalau lewat cara mimpi.

[1:37]Nah, sebelum hal ini kita lakukan, ini ada tahapan-tahapan supaya nanti qodam kita itu bisa kita temui dan juga bisa berkomunikasi di alam mimpi kita. Yang pertama, jadi sebelum panjenengan tidur, ini dipastikan dulu kalau nanti ya. dipastikan dulu, jangan sampai sebelum tidur itu panjenengan masih memikirkan hal-hal yang lain, maksudnya hal-hal yang tidak berhubungan dengan panjenengan niat memanggil qodam itu tadi. Artinya pekerjaan-pekerjaan itu sudah selesai semua, panjenengan sudah santai, sudah tidak ada beban apa-apa ketika mau tidur, keadaan sudah rileks, tenang, nah itu nanti baru bisa. Sebelum panjenengan tidur ya, sebaiknya panjenengan itu bersuci dulu. Setelah semua pekerjaan selesai ini, panjenengan bersuci dulu, kemudian panjenengan boleh melakukan salat malam dulu, entah itu salat tobat dulu, kemudian salat hajat juga bagus, ataupun berdoa yang lain atau zikir-zikir yang lain ataupun wirid-wiridan yang lain monggo.

[3:26]Ah, itu bebas saja. Atau mungkin bagi yang memeluk agama lain, bisa dengan berdoa menurut keyakinan dan agamanya masing-masing juga monggo bagus. Dengan bersemedi dulu juga monggo tidak apa-apa bagus. Nah, setelah panjenengan pastikan panjenengan rileks, tenang ya toh? Kemudian, panjenengan siap-siap untuk berangkat tidur. Jadi sudah berada di dalam kamar, keadaan sudah tenang ya. Panjenengan sudah tidak memikirkan hal-hal yang tetek bengek urusan dunia ya, urusan pekerjaan, urusan yang lain-lain. Kemudian, panjenengan niati untuk bertemu dengan qodam panjenengan. Panjenengan niati untuk memanggil qodam pendamping panjenengan ataupun untuk berkomunikasi dengan qodam pendamping panjenengan. Nah, sebelum hal ini kita lakukan ini ada tahapan-tahapan supaya nanti qodam kita itu bisa kita temui dan juga bisa berkomunikasi di alam mimpi kita.

[4:12]Yang pertama sebelum tidur, panjenengan membaca istigfar dulu ya. Istigfar dulu 7 kali. Astagfirullahalazim. 7 kali. Nah, setelah itu panjenengan membaca syahadat itu juga 7 kali. Nah, setelah membaca syahadat, panjenengan membaca selawat itu 21 kali. Nah, setelah itu panjenengan lakukan, kemudian panjenengan membaca Al-Fatihah 7 kali. Setelah Al-Fatihah, panjenengan membaca surat ikhlas itu 7 kali. Kemudian Al-Falaq 7 kali, kemudian An-Nas 7 kali, kemudian membaca Ayat Kursi juga 7 kali. Nah, setelah itu panjenengan tidur-tiduran. Nah, sebelum tertidur, panjenengan bisa diniatkan di dalam hati monggo bagus. Panjenengan ucapkan juga monggo. Lah caranya begini niatnya. ya.

[6:14]Ya Qodamul Badani, datanglah dalam mimpiku. Aku ingin bertemu. Nah, gitu ya. Diulang-ulang terus itu sampai panjenengan tertidur. Ya Qodamul Badani. Datanglah dalam mimpiku, aku ingin bertemu. Nah, itu bahasanya panjenengan sesuaikan saja bebas ini tidak baku. Yang intinya adalah panjenengan memanggil qodam panjenengan supaya nanti hadir di dalam mimpi. Itu panjenengan ulang-ulang terus ya. Kalau kalau diucapkan juga monggo di batin terus di dalam hati juga monggo sampai panjenengan tertidur. Habis sekali lagi, sebelum tidur itu panjenengan tidak usah memikirkan hal-hal yang lain. Harus betul-betul rileks, betul-betul tenang. Nah, itu nanti kalau sudah panjenengan lakukan, kalau tenang betul itu biasanya dalam satu kali saja, satu malam itu tadi panjenengan sudah bisa bertemu dengan qodam panjenengan. Bisa saja bertemu dan mungkin saja qodam panjenengan belum mau berkomunikasi itu juga ada. Tidak apa-apa, tapi kan setidak-tidaknya panjenengan sudah tahu bahwa qodam panjenengan itu ini harimau, naga, ular, atau yang lain-lain. Tetapi itu tadi setelah jenengan bangun tidur kalau bisa qodame panjenengan ya sudah tidak usah dikatakan atau diomong-omongkan ke orang lain, cukup panjenengan sendiri saja yang tahu. Kalau di malam pertama itu tadi panjenengan belum berhasil untuk menemui qodam panjenengan di dalam mimpi, lakukan lagi. Ya, lakukan lagi. Karena apa? Rata-rata yang kurang berhasil itu karena apa? Sebelum tidur masih memikirkan hal-hal lain. Makanannya perlu tenang dan rileks betul-betul sebelum tidur. Ah, bisa panjenengan lakukan tiga kali. Seumpama yang dua kali belum berhasil, lakukan malamnya lagi sebelum tidur panjenengan lakukan lagi. Nah itu, biasanya itu 7 kali saja itu meskipun seruwet-ruwetnya itu sudah bisa ketemu. Jadi itu cara paling gampang kalau kepengin bertemu dengan atau memanggil qodam pendamping panjenengan ataupun berkomunikasi dengan qodam pendamping panjenengan lewat mimpi. Seumpama ini bagi pemeluk agama lain yang bukan beragama Islam, sangat mungkin bisa. Caranya juga sangat sederhana. Setelah panjenengan rileks sebelum tidur ya toh? Rileks, tenang. Ini sudah sambil tiduran, panjenengan niatkan saja di dalam hati atau bisa lewat ucapan juga bisa sampai tertidur. Diniatkan saja, wahai qodam penjagaku, datanglah di dalam mimpiku. Saya kepengin bertemu. Nah, gitu saja. Ini tidak baku masalah ucapannya. Sesuai dengan niat panjenengan. Penting apa, fokus saja niatnya panjenengan niatnya fokus sampai panjenengan tertidur. Nah, itu nanti panjenengan di dalam mimpi panjenengan pasti akan ketemu dengan qodam-qodam panjenengan. Dan biasanya di dalam mimpi itu tadi tidak hanya satu qodam saja yang menemui panjenengan. Seumpama panjenengan mempunyai qodam yang banyak nanti juga akan muncul di dalam mimpi itu tadi.

[13:06]Nah, jadi itu bahasan kita kali ini mengenai cara memanggil qodam pendamping kita dan juga berkomunikasi dengan qodam pendamping kita lewat mimpi. Mudah-mudahan bahasan kita kali ini bermanfaat untuk kita semua. Dan bagi sedulur-sedulur mungkin yang sudah melakukan praktik ya yang sudah mempraktikkan, monggo tulis saja hasil panjenengan di kolom komentar. Matur nuwun sanget. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Need another transcript?

Paste any YouTube URL to get a clean transcript in seconds.

Get a Transcript