Thumbnail for JANGAN SIA-SIAKAN MASA MUDA!!! Rena Reni (Indonesia) Ingagtkan Kita Agar Muda Berguna, Tua Bahagia by Indosiar

JANGAN SIA-SIAKAN MASA MUDA!!! Rena Reni (Indonesia) Ingagtkan Kita Agar Muda Berguna, Tua Bahagia

Indosiar

7m 19s733 words~4 min read
YouTube auto captions
Transcript source

YouTube auto captions

This transcript was extracted from YouTube's auto-generated caption track. The transcript below is server-rendered so it can be read, searched, cited, and shared without opening the original YouTube player.

Timestamped outline
Pull quotes
[0:00]Namun ada sesetengah manusia yang kadang-kadang dia rasa rugi apabila dia tidak memanfaatkan sebaik-betulnya masa muda yang lalu.
[0:00]Jadi, bagaimana caranya mungkin Ustazah Rena dan Rani boleh jelaskan cara untuk kita memanfaatkan masa muda kita.
[0:43]Masa muda, masa di mana penuh dengan kekuatan, penuh dengan potensi dan peluang.
[0:43]Namun seringkali diwarnai dengan tantangan, rintangan, godaan di zaman sekarang.
Use this transcript
Related transcript hubs

[0:00]Soalan Rasyah berbunyinya begini ya. Kita selalu dengar masa muda sebelum tua. Namun ada sesetengah manusia yang kadang-kadang dia rasa rugi apabila dia tidak memanfaatkan sebaik-betulnya masa muda yang lalu. Jadi, bagaimana caranya mungkin Ustazah Rena dan Rani boleh jelaskan cara untuk kita memanfaatkan masa muda kita. Itu sahaja. Baik, terima kasih Ustazah Rasyah.

[0:29]kita sambung. Rana Reni Indonesia.

[0:43]Masa muda, masa di mana penuh dengan kekuatan, penuh dengan potensi dan peluang. Membangun pondasi untuk masa depan. Namun seringkali diwarnai dengan tantangan, rintangan, godaan di zaman sekarang. Hei kawan-kawan, sini dulu kawan. Eh kan kita masih muda nih. Uangmu kan banyak, sini dulu. Mending kita sedekahkan yuk. Malah, mending aku pakai pamer ke teman-teman. Eh eh eh kawan kawan sini. Oh ya udah, ayo kita ke pengajian yuk. Mending aku rebahan di rumah. Ya udah ya udah ya udah ya. Ya udah ya udah ayo kita baca Al-Qur'an. Mendingan aku chatan sama si mantan. Zaman sekarang masih nyia-nyiain masa muda yang benar aja. Rugi dong. Astagfirullahalazim. Bismillahirrahmanirrahim. Para dewan juri dan komentator yang kami hormati dan semoga Allah muliakan dan seluruh sahabat aksi yang dirahmati oleh Allah. Jalan-jalan naik bus mini bareng Mamah Dedeh bertamasyah. Ketemu lagi sama Rena Reni. Dah kembar dari Indonesia. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

[2:15]Alhamdulillah. Wassalatu wassalamu ala Rasulillah. Amma ba'du. Kalau kita membicarakan tentang masa muda dan kesuksesannya, maka Baginda Rasul adalah teladan yang sukses memanfaatkan masa mudanya. memiliki etos kerja yang tinggi, mengabdi kepada masyarakat, sehingga tercatat manusia yang paling sukses dalam sejarah manusia. Selain itu ada tokoh yang lain. Imam Asy-Syafi'i usia 9 tahun sudah hafal Al-Qur'an. Kemudian Ibnu Sina di usia muda sudah menjadi bapak kedokteran dunia dan yang lainnya. Karena itulah Baginda Rasul berpesan dalam penggalan hadis riwayat Bukhari, manfaatkan waktu mudamu sebelum datang masa tuamu. Sahabat aksi. Bagaimana cara kita memanfaatkan waktu masa muda ini dengan baik? Yang pertama, perkuat keimanan. Kadang waktu muda itu ya, anak muda maunya leha-leha, enggak mau dikekang. Nah, makanya harus ada rem, harus ada batas, ialah iman. Allah Subhanahu wa taala berfirman di dalam Quran surah Al-Kahfi ayat 13. Auzubillahiminasyaitanirrajim. Nahnu naqusu alaika nabaahum bil haq. Innahum fityatun amanu bihim wa zidnahum huda. Dalam ayat ini, Allah memuji seluruh pemuda Ashabul Kahfi karena memiliki keimanan yang kuat dan berpegang teguh pada petunjuk Allah. Yang kedua, giat belajar. Sangat rugi jika kita tidak belajar untuk menuntut ilmu. Pikiran semakin tidak karuan, ya Allah. Krisis ekonomi, pencurian, dan yang lainnya. Allah Subhanahu wa taala berfirman di dalam Quran surah Az-Zumar penggalan ayat 9. Auzubillahiminasyaitanirrajim. Qul hal yastawilladzina ya'lamuna walladzina la ya'lamun. Innam yatadzakkaru ulul albab. Dalam ayat ini, Allah memberikan pernyataan dengan tegas perbedaan orang yang berilmu dan tidak berilmu. Ada peribahasa mengatakan, kalau kita belajar pada waktu kecil, ibarat mengukir di atas batu. Tapi kalau kita belajar di masa tua, ibarat mengukis di atas air. Makanya kita mumpung masih muda, tuntut ilmu sebanyak-banyaknya. Kenapa? Karena di dalam tafsir Al-Baidawi, Quran surah Al-Mujadilah ayat 11 dijelaskan, Allah akan meninggikan derajat orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat dengan pertolongan di dunia dan di surga di akhirat. Jangan lupa kalau kita sudah punya ilmu, amalkan. Yang ketiga, atur waktu sebaik-baiknya. Muda-mudi di zaman ini, senang dicari setiap hari. Hura-hura dan lupa diri, lupa mengaji dan lupa mati. Nah, ada dua kenikmatan yang sering dilupakan oleh kebanyakan manusia, yaitu kesehatan dan waktu luang. Hadis riwayat Bukhari. Mumpung kita memiliki waktu luang, manfaatkan sebaik-baiknya. Dengan cara apa? Investasi kesehatan. Investasi enggak selalu soal harta kok, tapi juga kesehatan, makanan sehat, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup. Kemudian tentukan prioritas dalam hidup. Fokus pada target. Kita ingin menjadi pengusaha sukses, pengajar, fokuslah. Sabda Rasul, bersungguh-sungguhlah dalam mendapatkan apa yang bermanfaat bagimu. Minta pertolongan pada Allah dan jangan sekali-kali kamu merasa lemah. Hadis riwayat Muslim. Kemudian tebarkanlah kasih sayang dan manfaat sebanyak-banyaknya. Sabda Rasul, sayangilah yang di bumi niscaya yang di langit akan menyayangimu. Hadis riwayat Bukhari. Kemudian peliharalah hubungan baik antara keluarga, saudara dan teman. Di masyarakat kita bisa mengabdi, berkontribusi kepada komunitas sosial yang membantu banyak orang. Sabda Rasul, sebaik-baik manusia yang menebar manfaat bagi manusia lainnya. Hadis riwayat At-Tobrani. Maka sahabat aksi di dalam syarah kitab Tanbihul Ghafilin karya Syekh Samarqandi, pergunakan masa muda sebaik-baiknya. Apa yang dikerjakan di masa muda belum tentu bisa dikerjakan di masa tua. Dan kesuksesan kebahagiaan di masa tua adalah kerja keras di masa muda. Dengan begitu kita bisa muda berguna, tua bahagia. Wallahualam. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Need another transcript?

Paste any YouTube URL to get a clean transcript in seconds.

Get a Transcript