Thumbnail for 🔴[LIVE] Kultum Ramadhan 1447 H Oleh Ustadz Aziz Muslim, S.Ag., MA | MTsS Hidayatut Tholibin Jaksel by Penmad Kanwil Kemenag DKI

🔴[LIVE] Kultum Ramadhan 1447 H Oleh Ustadz Aziz Muslim, S.Ag., MA | MTsS Hidayatut Tholibin Jaksel

Penmad Kanwil Kemenag DKI

18m 16s1,264 words~7 min read
YouTube auto captions
Transcript source

YouTube auto captions

This transcript was extracted from YouTube's auto-generated caption track. The transcript below is server-rendered so it can be read, searched, cited, and shared without opening the original YouTube player.

Timestamped outline
Pull quotes
[2:07]Tidaklah mereka menyiksa (membakar) orang-orang mukmin itu, kecuali karena mereka beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.
[2:07]Sesungguhnya, orang-orang yang menimpakan cobaan (siksa) terhadap mukmin laki-laki dan perempuan, lalu mereka tidak bertobat.
[2:07]lalu mereka tidak bertobat, mereka akan mendapat azab Jahanan dan mereka akan mendapat azab (neraka) yang membakar.
[2:07]Sesungguhnya, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Lahum jannatun tajri min tahtihal anhar.
Use this transcript
Related transcript hubs

[1:45]Auzubillahiminasyaitanjim. Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk. Bismillahirrahmanirrahim. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

[2:07]I hum quud. Ketika (itu) mereka (hanya) duduk di sekitarnya. Wahum al ma ya bil mukminina syuhud. Mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang mukmin. Wa illa bil Azil Hamid. Tidaklah mereka menyiksa (membakar) orang-orang mukmin itu, kecuali karena mereka beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji. Alladzi lahu mulku wal. Yang memiliki kerajaan langit dan bumi. Wallahu ala kulli syaiin syahid. Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu. Innadina fatul mukminina wal mukminati. Sesungguhnya, orang-orang yang menimpakan cobaan (siksa) terhadap mukmin laki-laki dan perempuan, lalu mereka tidak bertobat. Falahum azabunnama walahum azabul hariq. lalu mereka tidak bertobat, mereka akan mendapat azab Jahanan dan mereka akan mendapat azab (neraka) yang membakar. Innal wa. Sesungguhnya, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Lahum jannatun tajri min tahtihal anhar. mereka akan mendapat surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Dakal fauzul kabir. Itulah kemenangan yang besar. Inna batsha rabbika lashadid. Sesungguhnya azab Tuhanmu sangat keras. Innahu yubdiu wayuid. Sesungguhnya Dialah yang memulai (penciptaan makhluk) dan yang mengembalikan (hidup setelah mati). Wahuwal gafurul wadud. Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih. Zul arsyil majid. Pemilik Arasy lagi Maha Mulia. Faal lima yurid. Maha Kuasa berbuat apa saja yang Dia kehendaki. Hal ataka hadisul junud. Sudahkah sampai kepadamu berita tentang bala tentara, Firauna wa tsamud. (yaitu bala tentara) Fir'aun dan Samud? Balina kafaru takdzib. Memang orang-orang kafir (selalu) mendustakan, Wallahu min waraihim muhit. padahal Allah mengepung dari belakang mereka. Bal quranum majid. Bahkan, (yang didustakan itu) Al-Qur'an yang mulia Fi lauhim mahfuz. yang (tersimpan) dalam (tempat) yang terjaga (Lauhulmahfuz). Sadaqallahul adzim. Maha benar Allah yang Maha Agung.

[6:22]Dalam hidup ada harapan dan impian. Tangan kita terlalu kecil untuk meraihnya. Dengan BJB Syariah mobile maslahah di tangan, semua jadi mudah. Caranya? Pilih menu dan download aplikasinya. Lebih nyaman saat digunakan, segala urusan perbankan langsung bisa diakses. Semua tanpa batasan. Tak khawatir lagi dengan kartu ATM. Lebih mudah pengambilan uang tunai. Pembayaran token listrik, pulsa handphone, dan biaya pendidikan. Transfer online ke mana saja. Dan Bank BJB Syariah di Palih mana? Di Palih itu Kang.

[7:04]Hidup itu paling asyik saat berbagi. Semoga kita selalu istiqomah dalam kebaikan. Dulu sebatas impian, di tangan kita bisa melakukan kemaslahatan. Download sekarang juga. BJB Syariah mobile maslahah, kemaslahatan dalam genggaman.

[7:58]Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahilladzi ja'ala Ramadhana syahron mubarakan. Waqiyama lailihi tatawwu'an. washiyama naharihi wajiban. Wasawabal amali fihi mudha'afan. Allahumma sholli wa sallim ala sayyidina Muhammadin dzawil majdi wal irfan. Amma ba'd. Sahabat madrasah yang berbahagia. Pada kesempatan yang baik ini di bulan suci Ramadan yang penuh berkah dan rahmat ini. Izinkan saya ingin menyampaikan satu judul Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperbaiki hubungan dengan teman.

[9:00]Kalau boleh saya berpantun, banyak bunga ada di taman, bunga pandan baunya merekah. Mari kita perbanyak teman di dalam bulan Ramadan yang penuh berkah. Sahabat Ramadan yang berbahagia. Kalau kita lihat arti teman dalam kamus bahasa Arab, itu disebut shodiqul atau asdiqa. Dalam kitab Tausih Syekh Nawawi halaman 5 menjelaskan, apa itu asdiqa? Apa itu sadiq? Yaitu man yafrohu bifarhika wa yahzunu lihuznika. Orang yang bergembira ketika dilihat kau gembira, orang yang sedih ketika kau melihat sedih, itulah yang namanya teman. Teman dalam ada dua arti, yaitu arti sempit dan arti luas. Yang pertama, arti sempit. Teman dalam kategori suami dan istri. Suami teman istri, istri pun teman suami dalam satu pandangan hidup. Rabbana atina fid dunya hasanah wabil akhirati hasanah wa qina adzaban nar. Sedangkan yang kedua teman dalam arti luas, yaitu kita berteman dalam lingkungan rumah tangga kita. Kita berteman dalam lingkungan sekolah, kita berteman dalam lingkungan kerja. Bahkan kita berteman dalam lingkungan masyarakat. Maasyiral muslimin madrasah Ramadan yang penuh berkah. Ada tiga kategori ketika kita ingin berteman. Yaitu yang pertama, janganlah kau mencari teman yang malas. Dalam syair dikatakan la tas habbil kaslana fi halatihi. Kam salihin bifasadin akhiru yafsudu. Adwal balidi ilal jalidi syariatun. Kal jamri fi romadi fayufadu. La tas habbil kaslana fi halatihi. Jangan kau temenin teman yang malas dalam kondisi apapun. Kam salihin bifasadin akhiru yafsudu. Boleh jadi ada beberapa orang yang dia kategorinya baik ketika dia berteman dengan orang yang malas terseret, terbawa hingga menjadi malas. Maka prosesnya begitu cepat dalam penularannya. Itu kal balidi ilal jalidi syariatun. Prosesnya itu ibarat es yang meleleh begitu cepat. Kal jamri yudhofi romadi fayuhmadu. Bahkan dianalogikan seperti barah api yang menyala. Ketika dia menyala, kita masukkan ke dalam debu, kita masukkan ke dalam pasir. Maka matilah barah api tersebut. Begitu cepat penularan ketika kita berteman kepada yang malas. Madrasah yang berbahagia. Sahabat madrasah yang berbahagia. Berteman itu ada energi yang sifatnya positif, ada energi yang sifatnya negatif. Ketika energi yang positif itu kadang bisa mengalahkan yang negatif, maka seiring waktu dia dapat membawa kebaikan kepada temannya yang lain. Tapi boleh jadi energi negatif kadang lebih besar daripada energi positif. Maka orang yang baik ketika dia berteman kepada orang yang buruk. Orang yang baik terseret terbawa juga kepada keburukan sifat-sifat jelek, akhlak-akhlak mazmumah kepada teman yang ditularkan dari energi yang negatif itu terus. Maasyiral muslimin rahimakumullah. Yang kedua, carilah teman sebelum kau berteman. Bagaimana caranya? Dalam hadis Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dikatakan bi ikhwanihim. Lihatlah temanmu sebelum kau berteman. Siapa itu dia berteman dengan siapa? Dalam kitab Taklimul Mutaalim Syekh Zainuddin. Dikatakan la tasal anil mar'i la tasal waqarinahu. Atas seseorang jangan kau tanya ketika engkau ingin berteman dengan dia. Kau ini berperilaku seperti apa sih? Jangan. Maka lihatlah dengan siapa dia berteman. Fain khana syarin fajannibhu suratan. Kalau dia berteman kepada teman yang buruk, teman yang negatif, akhlaknya akhlak yang jelek. Suka bermaksiat kepada Allah. Berarti temannya dia itu teman yang buruk. Fajannibhu sur'atan. Maka ambil langkah seribu tinggalkan dia jauh-jauh. Tapi wain khana khairin fa qarrinhu yaqtadi. Kalau memang dia berteman bergaulnya dengan orang-orang yang lingkungan orang-orang yang saleh, orang-orang yang baik. Faqarrinhu yaqtadi ikuti temanmu itu. Sahabat madrasah rahimakumullah. Terakhir yang ketiga, jangan kau temani teman yang buruk.

[15:17]Karena boleh jadi teman yang burukmu itu akan membawamu ke dalam neraka jahanam. Dalam satu syair dikatakan ya rab terbu buat jamari bat bi haqqi dzati baqi lahi samad. Ya rab arsiwa jahim ya roniku yabi naim. Ya rab terbuat jamari bat bi haqqi dzati baqi lahi samad. Silakan kau cari teman. Temanmu itu yang terkadang dia lebih jahat daripada ular yang berbisa. Boleh jadi di belakangmu dia bisa menendangmu, bisa memukulmu, bisa menggesermu. Kamu terkadang tidak pahami masalah itu. Bi haqqi dzati baqi lahi samad. Dengan hak Allah yang Maha Tinggi dan Maha Suci. Maka ya roniku qirta ya bima. Terkadang teman yang baik itu membawa ke surga Jannatun Naim. Terkadang juga teman yang buruk akan membawa engkau ke neraka jahanam. Boleh jadi ada orang yang tadinya buruk dia punya perilaku. Jelek dia punya perilaku. Ketiga dia berhubungan baik dengan orang yang dia punya energinya yang positif yang baik. Lambat-lambat dia berperilaku menjadi orang yang baik. Padahal dia orang yang buruk. Karena energi positif orang itu lebih hebat dan lebih kuat. Bahkan banyak orang yang tadinya terkadang dikatakan orang yang baik. Tapi kebaikannya luntur, lentur, ketika dia bermujalasah. Ketika dia berteman kepada orang yang energi negatifnya lebih besar dari dia. Wal iyazubillah. Sahabat madrasah yang berbahagia. Di akhir perjumpaan, pertemuan yang indah ini. Pesan dari saya. Manfaatkanlah di Ramadan yang penuh berkah dan indah ini. Ketika kita berteman perbaikilah temanmu. Ketika teman kita ada yang salah berilah kita, nasihatilah dia. Dan ketika kita salah jangan sungkan-sungkan untuk teman menasihati kita. Inilah apa yang dapat saya sampaikan. Mudah-mudahan banyak manfaatnya. Terakhir saya tutup dengan satu pantun. Gus Muwafiq minum teh tarik. Ditemani ngopi sambil merokok cerutu.

Need another transcript?

Paste any YouTube URL to get a clean transcript in seconds.

Get a Transcript