[0:00]kepala koki dengan supervisor restoran ini digaji 6 bulan tanpa kerja sebagai uang jaminan kan gila. Udah enggak kerja digaji begitu operasional langsung dikorupsi.
[0:32]Halo semuanya sahabat Koko Kuliner, jumpa lagi sama gua William. Semoga teman-teman semuanya dalam keadaan yang baik dan sehat. Setelah gonjang-ganjing keberhentian gua dari brand yang sebelumnya gua pegang ya. Pada saat video ini teman-teman nonton ya, gua baru banget join di satu perusahaan baru lagi. Restoran baru yang di mana to be honest gua harus bilang kasihan banget owner-nya begitu baik, begitu tulus ya. Disakiti dikeroyokkin sama orang-orang yang tidak bertanggung jawab dalam artiannya adalah karyawan ya. Di belakang gua ini teman-teman, Geng Ayam restoran, restoran yang berada di Gading Serpong, Tangerang. Restoran yang dibangun dengan hati dan berujung melukai diri. Restoran ini baru beroperasional selama 2 bulan dari bulan Januari, Februari ya. Pada saat video ini diambil ada di tanggal 27 Februari yaitu hari pertama kita join. Buka restoran di Gading Serpong ruko punya sendiri, sudah jelas owner Geng Ayam bukan orang yang enggak punya duit. Bukan berarti juga dengan cara seperti ini ya. Sudah jelas owner pasti punya bisnis yang sudah settle atau running well, tapi kan setiap manusia pasti selalu pengin mencoba hal baru. Pada akhirnya owner family mencoba peruntungan di F&B bisnis. Awalnya optimis banget tapi owner sendiri merasa kok ada ketidak konsistenan pada operasional. Terus operasional sudah 2 bulan, omsetnya naik turun sangat parah gitu ya. Kalau teman-teman memperhatikan Instagram-nya Geng Ayam, dalam 2 bulan buka itu sudah manggil influencer mungkin sampai 10 orang ada ya. Gila loh ya.
[2:19]Buat orang yang ngerti-ngerti aja main di sosial media, kaliin aja 10 orang dikali berapa harga influencer Instagram ya. Bukan duit yang kecil, tapi setelah itu omsetnya ramai pada saat influencer datang nanti drop lagi. Artinya ada sesuatu yang mungkin harus diperbaiki ya. Omsetnya fluktuatif ya, bisa jutaan bahkan cuma ratusan ribu teman-teman. Omset terbesar pada saat restoran ini buka ya, dari awal buka sampai sekarang 2 bulan itu cuma nyentuh di angka terbaiknya itu di 15 juta. Itu pun juga karena adanya diskon gede-gedean 30% ya. Karena adanya omset yang begitu berantakan, analisa yang ya kita pikirkan kayaknya ada sesuatu yang enggak beres gitu ya. Jadi gua udah meeting sama owner sebelum akhirnya gua memutuskan untuk join ya. Ini project yang sangat jauh teman-teman, gua pulang pergi dari Bekasi ke Gading Serpong setiap hari membutuhkan waktu berangkat kurang lebih 2 jam, pulang kurang lebih 2 jam. Gua join ke sini bukan cuma sekedar karena memang gua dibayar, tapi juga kesediaan gua gitu loh. Gila. Restoran kelasnya ruko kayak gini, owner-nya baik banget, sayang karyawan. Kok masih diginiin gitu loh ya. For sure owner tuh enggak enggak ngerti dunia F&B sama sekali. Jadi ceritanya ada satu geng kurang lebih lima orang itu dari mereka tuh kerja dari restoran Jepang sudah bertahun-tahun. Restoran Jepangnya itu bangkrut, akhirnya ketemulah dengan owner kita ini memohon untuk dibantu. Intinya seperti ini, Pak bantu kitalah ini restoran kita mau tutup, buka restoran dong Pak gitu bla bla bla. Mungkin mereka basic-nya sudah tahu owner kita orang punya duit gitu ya. Karena owner juga ambisi, dibukalah Geng Ayam ini akhirnya, teman-teman. Gila kan, dengan hanya pertemuan seperti itu, akhirnya membuka restoran beneran. Geng Ayam ini dibangun dengan hati, tapi yang ngebangun orang-orang yang enggak punya hati. Ruko tiga lantai dibangun dengan begitu bagusnya. For sure restorannya menurut gua tidak terkonsep dengan rapi. Gua sendiri juga sudah mulai mengerjakan project ini dari satu minggu sebelum membangun konsep dan lain sebagainya. Ada PR-PR yang memang harus benar-benar dikerjain dengan serius. Penurunan omset yang signifikan pertemuan dengan owner, gua menganalisa ada sesuatu yang enggak beres. Ternyata setelah gua meeting dengan owner, gua bilang ini sepertinya ada yang enggak beres. Langsung di-cross check sama si owner, ternyata betul, teman-teman. Bayangin ya, restoran yang baru beroperasional selama 2 bulan dikorupsi habis-habisan. Sama orang yang minta tolong untuk dibukain restoran ini. Gila kan, bajingan semua kan. Bayangin ya, restoran baru buka 2 bulan dikorupsi satu hari bisa 500 ribu sampai dengan satu juta. Ini sudah valid, sudah terintrogasi, sudah diakui juga oleh yang bersangkutan dan total kerugiannya itu 90 juta, teman-teman. Bayangin, berarti satu bulan kalau kita average ke 2 bulan, satu bulan uang owner kita disikat 45 juta kan bajingan ya. Jadi yang bersangkutan sudah 3 hari tidak masuk kepada operasional dengan alasan mencari pinjaman, kalau tidak kita akan proses hukum. Data-data lengkap kita bisa panggil kapan aja. Apa ya yang dicari ya orang ini. Memang ada kebijakan-kebijakan yang salah juga dari perusahaan. Dari jam kerja, cara shifting dan lain sebagainya. Tapi kan memang owner ini 1000% buta dengan dunia F&B. Jadi sebenarnya hal-hal tersebut bisa didiskusikan ya. Ya, pada akhirnya ketemulah dengan gua sebagai bisnis konsultan yang di mana gua akan memperbaiki semua ini. Gua sudah ngobrol, sudah makan sama owner. Sayang sekali, makanannya tuh oke banget, perlu touch up dikit. Dan karena ruko-nya punya sendiri, makanannya murah banget, teman-teman, gila. Dan gua rasa ini bikin menunya, bikin restorannya enggak pakai COGS, enggak pakai enggak pakai aneh-aneh, pokoknya kira-kira-kira aja harganya ya. Untuk restoran di Gading Serpong yang ruko-nya mahal luar biasa, menunya start 5000-an kalau enggak salah. Gila kan, murah banget kan. Masih ada harga di bawah Rp 10.000, makanan yang ada di Geng Ayam ini. Nantinya gua akan lihat apa yang bisa gua kerjain, mudah-mudahan ini akan menjadi project yang sukses dan berhasil di tangan gua. Yang pastinya di video-video yang akan teman-teman tonton dan mungkin gua akan membiarkan Geng Ayam beroperasional dulu dengan manajemen lamanya, pelan-pelan kita akan ubah dan perbaiki ya. Secepat mungkin gua bisa ya, teman-teman semuanya sudah tahu bagaimana cara kerja gua. Gua bekerja dengan sangat cepat. Gua berusaha juga memberikan yang terbaiklah buat Geng Ayam.
[9:49]Video hari ini cukup sampai di sini aja. Thank you so much ya, buat kalian yang baru mau terjun di dunia F&B, semoga video ini bisa membuka mata, hati, pikiran, jiwa raga kalian untuk lebih berhati-hati lagi dalam menjalankan bisnis F&B. Semua yang gua ucapkan hari ini, semua yang teman-teman dengar saat ini semuanya true story. Dan semuanya bisa dibuktikan ya, karena sudah valid dan tervalidasi, makanya gua share ke teman-teman agar teman-teman semuanya lebih wise dalam mengambil keputusan. Sampai jumpa lagi kita di video dan episode berikutnya, sehat selalu, Tuhan memberkati.



