[0:24]Kenapa di bulan Ramadan orang masih ada berbuat maksiat padahal setan dibelenggu?
[0:33]Setan itu kerja 11 bulan, jemaah. Ketika bulan Ramadan dia diperistirahatkan. Dia enggak cuti, dia disiksa tuh setan. Orang kalau 11 bulan biasa berbuat dosa. Apa perlu setan yang ngajak dia berbuat dosa? Nggak perlu, dia udah jadi setan dia. Betul, jemaah. Artinya ada orang, kita anggap gini. Ada si A, suka ngajak ana umpamanya main bola. Setiap sore dia ngajak ana main bola. Lalu sampai 3 bulan ya ana terus main bola sama dia. Dapat 3 bulan, dia keluar kota. Apakah dengan dia pergi ana tidak main bola? Ana akan main bola karena sudah biasa main bola. Enggak ada fulan pun yang ngajak, ana pergi sendiri. Setan pun godain kita kayak gitu. Dia godain kita selama 11 bulan. Setelah itu ditinggal antum, faddal antum kerjakan sendiri sudah, Ana. Dia sudah biasa mengerjakan itu, jemaah. Akhirnya jadi nafsu. Di sinilah yang dikatakan pintu neraka ditutup. Tapi ada orang yang maksa masuk neraka dengan dosa-dosanya. Karena nafsu dia masih ada bersama dia. Dan dalam penjelasan para ulama, yang dibelenggu itu bukan semua setan, tapi pembesar-pembesarnya. Anak buahnya tetap aja jalan dia, jemaah. Hadza wallahu'alam bissawab.



