[0:01]Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi, salam sejahtera bagi kita semua. Alhamdulillahi rabbil alamin, hari ini kita bertemu kembali untuk membahas materi Pancasila sebagai sistem filsafat. Di mana sub materinya adalah urgensi dari Pancasila sebagai sistem filsafat.
[0:42]Baik, jadi kalau kita bicara mengapa Pancasila itu diperlukan sebagai sistem filsafat?
[0:54]E tentu di dalam melihat urgensinya bahwa filsafat Pancasila atau Pancasila sebagai sistem filsafat itu merupakan refleksi filosofis mengenai Pancasila sebagai dasar negara. Pengolahan filosofis Pancasila sebagai dasar negara ditunjukkan pada beberapa aspek. Jadi pengolahan filosofis Pancasila sebagai dasar negara itu ditunjukkan pada beberapa aspek. Yang pertama, agar dapat diberikan pertanggungjawaban rasional dan mendasar mengenai sila-sila Pancasila sebagai prinsip-prinsip politik. Yang kedua, agar dapat dijabarkan lebih lanjut sehingga menjadi operasional dalam bidang-bidang kehidupan bernegara. Yang ketiga, agar dapat membuka dialog dengan berbagai perspektif baru dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena seperti yang disampaikan oleh Bung Karno bahwa Pancasila ini tentu harus dikaji lebih dalam lagi supaya bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Yang keempat, agar dapat menjadi kerangka evaluasi terhadap segala kegiatan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, serta memberikan perspektif pemecahan terhadap permasalahan nasional. Jadi ada empat hal yang menjadi tujuan mengapa kemudian dilakukan pengkajian atau mengapa kemudian menjadi penting untuk melihat Pancasila sebagai sebuah sistem filsafat. Nah, hal-hal yang sangat urgen bagi pengembangan Pancasila sebagai sistem filsafat adalah bagaimana meletakkan Pancasila itu sebagai sistem filsafat dapat memulihkan harga diri bangsa Indonesia. Sebagai sebuah bangsa yang merdeka dalam politik, merdeka secara yuridis dan juga merdeka dalam mengemukakan ide-ide pemikirannya. Tentu untuk kemajuan bangsa baik secara material maupun spiritual. Yang kedua, Pancasila sebagai sistem filsafat membangun alam pemikiran yang berakar dari nilai-nilai budaya bangsa Indonesia sendiri. Jadi secara kausa bahan bahwa Pancasila itu berakar dari nilai-nilai budaya bangsa Indonesia sendiri. Sehingga dia mampu dalam menghadapi berbagai ideologi dunia atau bisa hidup bersama dengan negara bangsa dengan ideologi-ideologi yang berbeda. Kemudian yang ketiga bahwa Pancasila sebagai sistem filsafat dapat menjadi dasar pijakan untuk menghadapi tantangan globalisasi. Di mana tentu kalau kita bicara globalisasi di satu sisi ada peluang tapi di satu sisinya lagi ada ancaman. Sehingga dia harus menjadi tantangan. Karena dengan ancaman yang ada bisa saja menuturkan semangat kebangsaan dan melemahkan sendi-sendi perekonomian yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Kemudian yang keempat, bahwa Pancasila sebagai sistem filsafat dapat menjadi way of life sekaligus way of thinking bagi bangsa Indonesia untuk menjaga keseimbangan dan konsistensi antara tindakan dan pemikiran. Ketidakseimbangan tentu akan menimbulkan kerusakan baik kerusakan lingkungan maupun kerusakan mental dari suatu bangsa. Jadi bagaimana Pancasila sebagai sistem filsafat ini dikaji sehingga kemudian dia menjadi sesuatu yang dapat membawa bangsa ini pada kemajuan. Baik, Adik-adik sekalian, silakan lebih lanjut dikaji, dicari tahu, ditemukan ahli berbagai pendapat ahli dari berbagai literatur tentang mengapa Pancasila itu diperlukan sebagai suatu sistem filsafat. Karena ya tentu ada banyak pendapat mengenai ini. Baik, Adik-adik sekalian, saudara-saudara mahasiswa, terima kasih, cukup hari ini nanti kita lanjutkan pada materi-materi selanjutnya.
![Thumbnail for Pancasila sebagai Sistem Filsafat [2] by PEMBELAJARAN RJ](/_next/image?url=https%3A%2F%2Fimg.youtube.com%2Fvi%2FyM91KNPGupY%2Fhqdefault.jpg&w=3840&q=75)


