Thumbnail for Pdt. Esra Soru : UNTUK APA ORANG KRISTEN BERBUAT BAIK? by Pdt. Dr. Esra Alfred Soru, S.Th, M.Pd.K

Pdt. Esra Soru : UNTUK APA ORANG KRISTEN BERBUAT BAIK?

Pdt. Dr. Esra Alfred Soru, S.Th, M.Pd.K

3m 25s456 words~3 min read
Auto-Generated

[0:00]Ketika saya berbicara bahwa manusia diselamatkan bukan karena dia berbuat baik juga bukan karena dia berhenti berdosa, tetapi karena dia beriman kepada Yesus Kristus yang membayar seluruh hutang dosanya itu, lalu muncul banyak pertanyaan, kalau begitu apakah orang Kristen tidak perlu berbuat baik? Nah, kalau pertanyaannya seperti ini, maka kita juga perlu bertanya balik, berbuat baik untuk apa? Kalau berbuat baiknya untuk keselamatan atau berbuat baiknya supaya masuk surga, maka memang kekristenan tidak perlu berbuat baik. Karena seluruh perbuatan baik pun tidak bisa menebus satu dosa pun sehingga itu menjadi sia-sia kalau berbuat baiknya demi keselamatan atau untuk masuk surga. Tapi itu tidak berarti bahwa orang Kristen tidak perlu berbuat baik sama sekali. Orang Kristen perlu berbuat baik, tapi perbuatan baiknya bukan di depan sebagai syarat, tapi di belakang. Setelah dia beriman dan selamat, barulah dia berbuat baik. Lalu kita bertanya, kalau begitu, untuk apa orang Kristen berbuat baik? Pertama, perbuatan baik itu sebagai wujud bahwa dia sudah sungguh-sungguh beriman. Iman itu sesuatu yang abstrak yang tidak kelihatan. Tapi iman itu baru kelihatan melalui perbuatan-perbuatan baik. Jadi kalau kamu sungguh-sungguh orang beriman, maka kamu pasti akan melahirkan perbuatan-perbuatan baik. Karena waktu kamu percaya, Roh Kudus diberikan dalam hatimu, Roh Kudus melakukan pengudusan, pembaharuan hidup, lalu akhirnya muncul perbuatan baik. Jadi kalau kamu mengaku beriman tapi hidupmu jahat terus tidak muncul perbuatan baik sama sekali, maka berarti kamu hanya mengaku beriman, padahal sebenarnya itu omong kosong. Iman tanpa perbuatan itu mati, itu yang dibicarakan dalam surat Yakobus. Jadi perbuatan baik itu sebagai bukti iman. Yang kedua adalah perbuatan baik itu sebagai wujud syukur kepada Tuhan. Karena Tuhan sudah menyelamatkan kita bukan melalui perbuatan baik, hanya semata-mata anugerah Tuhan dalam pengorbanan Yesus Kristus, sebagai syukur itu, maka saya berbuat baik. Saya berbuat baik bukan supaya saya selamat, tapi saya berbuat baik karena saya sudah diselamatkan. Sekarang saya berterima kasih pada Tuhan dengan rajin berbuat baik. Jadi perbuatan baik adalah ungkapan syukur seorang Kristen kepada Tuhannya. Lalu yang ketiga adalah berbuat baik itu itu sebagai wujud mempermuliakan nama Tuhan. Di dalam pengajaran Yesus, khotbah Yesus di bukit tentang menjadi garam dan terang dunia, di bagian akhirnya Yesus bilang, hendaklah orang melihat perbuatanmu yang baik dan mempermuliakan Bapamu yang di surga. Berarti berbuat baik itu untuk mempermuliakan Bapa di surga. Kalau saya orang beriman, lalu kalau hidup saya jahat terus, lalu orang bilang ini orang beriman, Tuhannya siapa sampai hidupnya jahat? Nah, karena itu kalau kita berbuat baik, maka justru orang akan menjadi kagum dengan Tuhan kita dan mempermuliakan Bapa di surga. Itulah fungsi perbuatan baik. Jadi berbuat baik, bukan untuk selamat. Kalau mau selamat percaya Yesus saja, tapi setelah percaya Yesus kamu berbuat baik, bukti iman, ucapan syukur kepada Tuhan dan untuk mempermuliakan Tuhan di surga. Selamat berbuat baik.

Need another transcript?

Paste any YouTube URL to get a clean transcript in seconds.

Get a Transcript