Thumbnail for TIMBANG TERIMA KEPERAWATAN by Nursing UMY

TIMBANG TERIMA KEPERAWATAN

Nursing UMY

7m 48s720 words~4 min read
Auto-Generated

[0:06]Bismillahirahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Perkenalkan saya Bu Kelly, hari ini saya akan menyampaikan tentang bagaimana kita beroperan jaga, ya. Operan jaga adalah salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh perawat ketika dia melakukan asuhan keperawatan di bangsal. Tujuan dari operan jaga ini adalah melakukan operan atau pertukaran shift mulai dari perawat yang sebelumnya berjaga dalam hal ini adalah shift pagi ke perawat yang setelahnya atau nanti boleh shift sore atau shift malam begitu, nggih. Nah, operan jaga ini dilakukan sebelum ada preconference atau setelah jaga atau setelah habis masa shift dalam satu shift tersebut. Nah, adapun yang akan dipersiapkan dalam operan jaga ini pertama kita harus mempersiapkan apakah perawat jaga setelahnya itu sudah siap atau belum. Perawat siangnya sudah pada datang atau belum? Kemudian ada karu, kemudian ada katim, Katim pagi dan Katim sore yang akan jaga selanjutnya. Begitu. Setelah itu tentunya rekam medis atau catatan asuhan keperawatan yang dimiliki oleh pasien. Nah, setelah itu operan itu nanti dilakukan pertama di nurse station, kemudian setelah dari nurse station kita ke pasien untuk mengklarifikasi kondisi pasien. Nah, setelah dari ruang rawat pasien baru kita ke nurse station lagi. Baik, sudah berkumpul semua ya dan lengkap. Untuk shift pagi dan tim shift sore. Baik, asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillah rabbil alamin. Kita pada kesempatan pada kesempatan siang hari ini kita akan melakukan handover atau timbang terima. Sebelum kita memulai, alangkah baiknya kita berdoa terlebih dahulu, berdoa dipersilakan.

[2:27]Selesai. Baik, untuk mengawali handover ataupun timbang terima pada kesempatan kali ini. Kita akan memperdengarkan laporan asuhan keperawatan dari tim shift pagi. Pada Bu Kelly dipersilakan. Terima kasih Pak Sahru. Iya, di sini saya akan melaporkan kondisi pasien shift pagi. Untuk pasiennya kondisi pasien saat ini mengatakan tidak bisa tidur karena batuk, terlihat sesak napas, kemudian merasa lebih nyaman setelah diposisikan semifowler. Kemudian nadinya 98 kali per menit, tekanan darahnya 145/85. Kemudian respirasi atau pernafasannya 22 kali per menit, suhunya 36 derajat Celcius. Kemudian pasien D ini sudah berusia 40 tahun. 45 tahun. Masuk rumah sakit sejak tanggal 22 Juni kemarin, pukul 17. Keluhannya sesak napas, batuk berdahak, kemudian hasil pemeriksaan di IGD-nya didapatkan tekanan darahnya 170/80 mm Hg. Nadinya 125 mm Hg, suhu 36,7 derajat Celcius, pernafasan 30 kali per menit. Kemudian ada hasil EKG menunjukkan sinus takikardi. Nah, pasien didiagnosa medis PPOK. Di IGD pasien mendapatkan terapi nebulizer Ventolin 2,5 mg/12 jam. Kemudian levofloxacin 500 mg/12 jam secara IV. Kemudian ada Amlodipin 5 gram/8 jam, dan PO terpasang nasal kanul 4 liter per jam per menit. Maaf ya, 4 liter per menit. Kemudian pasien mengalami gangguan pola napas tidak efektif, ya. Di sini kami sudah memasukkan obat Ventolin secara nebulizer dan cefoflaxin secara IV pada pukul 8. Ada tambahan dari Mbak Nisa? Mungkin untuk mem-follow up kepada dokter untuk terkait oksigenasinya yang melalui nasal kanul apakah bisa dipertahankan atau diturunkan? Oke. Masih ada yang ingin disampaikan dari tim perawat pagi? Tidak, Dok. Tidak ada. Oke, ada yang ingin diklarifikasi dari tim perawat sore? Oh iya. E, bagaimanakah untuk rekomendasi posisi pasien, apakah tetap semifowler atau nanti bisa supinasi? Iya, tetap dipertahankan posisi semifowernya, Mbak. Baiklah, saya rasa sudah cukup untuk lebih lanjut kita akan melakukan klarifikasi ke pasien. Mari kita ke bangsal pasien. Assalamualaikum Ibu. Waalaikumsalam. Gimana kondisinya hari ini, Ibu? Alhamdulillah baik, Bu. Sudah sarapan Ibu? Sudah. Sudah minum obat tadi? Sudah. Baik. Perkenalkan saya Kelly, saya yang jaga pagi, ya tadi pagi nggih, hari ini kami akan melakukan operan untuk memperkenalkan shift siang yang akan berjaga dari nanti jam 2 sampai jam 19, nggih. Ya, perkenalkan di sini ada Perkenalkan Bu, saya Perawat Nisa. Dan saya Perawat Arifka ya, Bu ya. Iya. Bu Dewi, bagaimana kondisinya saat ini? Ee, masih batuk-batuk, Bu. Masih agak sesak, tapi udah mendingan. Sudah mendingan ya. Masih nyaman dengan kondisi tidur seperti ini, Bu Dewi? Masih. Masih, baik. Ada yang mau diklarifikasi dari tim jaga siang? Cukup, sudah cukup.

[6:57]Iya. Monggo saya, kami pamit dulu ke nurse station. Nggih, terima kasih. Terima kasih. Waalaikumsalam. Waalaikumsalam.

[7:16]Baiklah, demikian tadi timbang terima atau handover kita pada kesempatan kali ini. Kita cukupkan dengan hamdalah. Alhamdulillahi rabbil alamin. Terima kasih atas kerja samanya kepada tim perawat sore. Saya ucapkan selamat bekerja dan juga untuk tim sip perawat pagi. Saya ucapkan bisa hati-hati selama perjalanan dan selamat sampai ke rumah. Baik, saya akhiri. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.

Need another transcript?

Paste any YouTube URL to get a clean transcript in seconds.

Get a Transcript