Thumbnail for Putih Salju cerita anak anak animasi kartun by Cerita Kartun Anak Anak Bahasa Indonesia

Putih Salju cerita anak anak animasi kartun

Cerita Kartun Anak Anak Bahasa Indonesia

24m 8s2,028 words~11 min read
Auto-Generated

[0:00]Pada zaman dahulu ada sebuah istana yang indah di negeri Antah Berantah. Di istana yang megah ini hiduplah ratu yang paling cantik. Ratu punya satu permohonan agar dia bahagia yaitu ingin memiliki bayi perempuan yang cantik. Suatu hari di musim dingin saat Ratu menjahit di dekat jendela, dia tiba-tiba tertusuk jarum. Dia segera mengusap darahnya dengan selembar kapas dan saat itu dia mengucapkan permohonan. Aku berharap punya bayi perempuan yang kulitnya seputih salju, matanya lebih cerah dari permata paling berkilau, bibir semerah cere dan hatinya penuh suka cita. Dan suatu hari permohonan ratu baik itu menjadi kenyataan. Dia melahirkan seorang bayi perempuan yang cantik. Mereka menamainya Putri Salju. Tahun berlalu dengan cepat, tetapi kebahagiaan mereka tidak berlangsung lama. Ratu baik hati jatuh sakit dan tak lama kemudian meninggal dunia. Tak berapa lama, Raja semakin tua dan menjadi sangat lemah. Jadi dia menikah lagi dengan seorang perempuan. Ratu baru ini cukup cantik, tapi hatinya jahat. Dia seorang wanita yang sombong dan pencampur. Setiap hari Ratu akan melihat ke cermin ajaibnya dan menanyakan pertanyaan ini. Cermin-cermin di dinding. Siapakah wanita tercantik di seluruh negeri? Dan cermin ajaib akan menjawab: Tak ada yang mulia. Andalah satu-satunya wanita paling cantik. Dan Ratu akan sangat senang dengan jawaban ini. Sejak kedatangan Ratu jahat, semua yang ada di istana mulai berubah. Karena perbuatan jahatnya, kerajaan menghadapi banyak sekali masalah. Jadi untuk mengatasi masalah itu, raja harus pergi dari istana. Ratu jahat sangat senang karena kini raja pergi dia bisa melakukan semua sesuka hatinya. Tahun berlalu dengan cepat dan putri Salju tumbuh menjadi gadis yang cantik.

[2:24]Di tempat yang tak terlalu jauh, seorang pangeran tiba-tiba melihat bayangan putri Salju di sungai tempat dia minum air. Dia segera melihat sekeliling, tetapi tidak melihat seorang pun selain burung-burung di atas kepalanya. Pada suatu hari, Ratu berada di depan cermin ajaibnya lagi. Cermin-cermin di dinding. Siapakah yang tercantik di seluruh negeri? Cermin menjawab: Eh, begini. Maaf, tapi bukan Anda ya Ratuku. Putri Saljulah wanita tercantik. Ratu sangat marah ketika mendengar jawaban cermin ajaib. Dia segera memanggil pemburu favoritnya dan memberi perintah yang menakutkan. Bawalah putri Salju ke hutan dan ambil jantungnya untukku.

[3:20]Prajurit membawa putri Salju ke hadapan Ratu.

[3:27]Selamat datang Putri Salju. Aku pikir kau bosan di dalam istana. Hmm, pergilah cari udara segar di hutan. Jangan khawatir, pemburukku yang terpercaya akan menjagamu. Pemburu membawa putri salju ke dalam hutan. Dia harus melakukan apa yang diperintahkan Ratu.

[4:02]Tapi melihat putri salju yang berhati murni dan baik itu, pemburu tidak dapat melukainya. Pemburu memperingatkan putri salju agar jangan kembali ke istana. Saat matahari terbenam dia meninggalkan putri salju di hutan dan kembali ke istana. Putri salju sangat takut di hutan gelap itu sendirian. Dia duduk di bawah pohon dan mulai menangis. Sampai akhirnya Dia tertidur. Di pagi harinya, putri Salju terbangun oleh kicauan burung dan banyak sahabat hewan kecil yang mengelilinginya. Karena hewan-hewan ini tahu dan mencintai putri Salju, mereka menunjukkan jalan padanya. Mereka membawa putri Salju ke rumah mereka yang juga sekecil tubuh mereka. Dengan ragu, Putri Salju membuka pintu. Semua yang ada di dalam rumah itu berukuran sangat kecil dan berantakan. Putri Salju tak bisa menebak siapa pemilik rumah itu, tapi dia tak punya tempat tujuan lain. Jadi dia memutuskan untuk bersih-bersih.

[5:32]Setelah bersih-bersih rumah dan membuatnya jadi nyaman dan tanpa noda, putri salju memasak menggunakan peralatan dapur yang kecil lalu makan. Di rumah ini sama seperti barang lainnya, tempat tidurnya juga berukuran kecil. Tapi putri salju sangat lelah. Dia hampir tertidur di tempat dia berbaring. Dia pikir tak akan ada bahaya yang menimpanya di tempat ini. Lalu jatuh tertidur pada beberapa tempat tidur yang digabungkan. Di malam hari, tujuh kurcaci yang merupakan pemilik rumah cantik itu pulang ke rumah setelah bekerja di pertambangan. Dan saat masuk, mereka sangat terkejut. Rumah bersih dan tercium aroma makanan lezat. Doppi ingin makan sup, tapi karena kecerobohannya, dia menumpahkannya di lantai. Doc mencoba memikirkan apa yang terjadi. Ada sesuatu yang mencurigakan dengan ini semua. Siapa yang melakukannya? Ah, jika aku bisa tidur, aku yakin aku pasti tahu jawabannya. Kata Slipe sambil menguap. Ketujuh kurcaci pelan-pelan naik ke atas. Saat mereka masuk ke kamar, mereka tak percaya pada apa yang mereka lihat. Di atas tempat tidur mungil mereka, terbaring seorang gadis yang sangat cantik. Mendengar suara-suara, putri Salju terlonjak ketakutan dari tidurnya. dan melihat 14 mata dari tujuh kurcaci menatap ke arahnya. Akhirnya dengan ragu-ragu dia berkata: Namaku Putri Salju. Maaf jika mengagetkan kalian, aku tidak bermaksud jahat. Ya, kami yakin itu. Jika tidak kau tak akan membersihkan rumah dan memasak untuk kami. Jawab dok. Lalu memperkenalkan diri mereka. Kami ini tujuh kurcaci. Ini Happy, grumpy, dopy, snezzy, bestful dan aku Dog.

[7:53]Putri Salju senang sekali karena punya tujuh orang teman lagi yang menyenangkan. Ia bercerita tentang semua yang telah terjadi. Ketujuh Kurcaci sangat sedih mendengar semuanya. Mereka meminta putri Salju tinggal bersama mereka. Putri Salju setuju dan selalu membantu. Mereka mulai hidup bahagia dan damai. Tapi kebahagiaan mereka tak berlangsung lama. Suatu hari Ratu menanyakan pertanyaan yang sama ke cermin ajaibnya. Cermin-cermin di dinding. Siapakah wanita tercantik di seluruh negeri jawaban cermin masih sama. Begini, maafkan aku tapi bukan Anda yang mulia Putri Salju dialah yang tercantik dari semuanya. Tapi Ratu pikir Putri Salju sudah meninggal. Ratu sadar bahwa jantung yang pemburu bawakan sebenarnya jantung rusa dan memutuskan untuk melakukannya sendiri kali ini. Pagi hari yang menyenangkan di rumah tujuh kurcaci, Putri Salju mengantar Caci bekerja dengan ciuman di pipi mereka. Doc mengulangi peringatannya seperti biasa. Jangan lupa aturan kita. Jika ada orang asing mengetok pintu, saat kami tidak di rumah, jangan dijawab. Baiklah, Doc. Tapi kalian jangan terlambat pulang ya. Saat putri Salju menyiapkan makan malam, terdengar ketukan di pintu. Dia tak mengira kurcaci akan pulang jam segini.

[9:28]Siapa itu? Dok, apa itu kalian? Dari luar terdengar suara wanita tua. Aku tak bermaksud jahat, Nak. Tolong buka pintunya. Melalui lubang pintu, Putri Salju melihat wanita tua malang di luar yang dia pikir tak mungkin menyakitinya. Jadi dibukanya lah pintu. Oh, gadis cantik. Hmm, aku ini wanita tua yang kebetulan lewat. Jika kau berikan se Aku aku akan sangat berterima kasih. Putri Salju membawa masuk wanita tua itu dan menawarkan semangkuk sup panas.

[10:16]Terima kasih, sayang. Aku tak punya uang, tapi punya apel merah cerah paling lezat untukmu.

[10:29]Satu gigitan akan terasa seperti surga. Putri Salju menggigit apel itu karena penasaran. Dan setelah digigitnya, dia pingsan dan jatuh di lantai. Wanita tua itu tak lain adalah ratu jahat yang menyamar. Dan apel itu bukanlah apel surga, tapi apel beracun. Bahkan satu gigitan cukup untuk membuat putri Salju tertidur yang membuatnya tidak pernah bisa bangun lagi. Ketika tujuh kurci pulang, mereka menemukan putri salju terbaring di lantai. Dog menemukan apel dengan bekas gigitan. Apel yang dia makan ini pasti beracun, ini pasti perbuatan ratu jahat. Putri Salju sangat cantik meski tertidur. Kurci menaruhnya di dalam kotak kaca yang terbuat dari permata mulia. dan mereka menaruhnya di atas bukit di mana semua temannya di hutan bisa melihatnya. Suatu hari Pangeran datang ke itu tempat Putri Salju tertidur. Teman-teman Putri Salju menunjukkan jalan dan membawa Pangeran ke kota kaca tempat Putri Salju tertidur. Pangeran tak percaya pada apa yang dia lihat. Putri cantik yang bayangannya pernah dia lihat di sungai dan terus muncul dalam mimpinya kini terbaring tepat di hadapannya. Dia mengangkat tutup kotak itu dan mencium Putri Salju. Saat itu juga mimpi Putri Salju dan Pangeran menjadi kenyataan. Cinta mereka mengalahkan kutukan dan putri Salju membuka matanya. Di saat yang sama, setelah tahu apa yang terjadi pada putrinya, raja memecahkan cermin ajaib dan mengusir ratu jahat sejauh mungkin dari istana. Putri Salju akhirnya kembali ke istananya dan berkumpul lagi dengan ayahnya. Putri Salju dan Pangeran melakukan pernikahan yang megah. Raja Putri Salju, Pangeran dan tujuh kurcacci mereka semua. Pada zaman dahulu, hiduplah sepasang suami istri di negeri Antah Berantah. Mereka tidak punya anak, tapi sangat menginginkan seorang bayi perempuan. Setelah beberapa waktu, sang istri pun mengandung. Pada suatu hari, saat sang istri itu melihat keluar jendela, dia melihat kebun selada yang cantik milik tetangganya. Sejak saat itu dia selalu membayangkan dirinya memakan selada itu. Aku akan mati jika tak memakan selada itu.

[13:11]Sang istri tidak mau makan dan badannya pun menjadi kurus. Hingga suatu hari suaminya menjadi sangat khawatir. Sang suami berjanji akan membawakan seikat selada untuk istrinya. Jangan khawatir sayang. Aku akan pergi dan membawakan selada. Tapi kau tahu itu sangat berbahaya.

[13:35]Rumah tetangganya itu adalah milik seorang penyihir dan kebun itu dikelilingi oleh tembok yang tinggi. Tak seorang pun yang berani masuk ke sana. Sang suami mengumpulkan segenap kekuatannya dan memanjat tembok. Dia memasuki kebun dan memetik segenggam selada.

[14:00]Istrinya memakan selada itu dengan sangat senang dan merasa agak lebih sehat. Tapi sayangnya, segenggam selada tidak cukup untuknya. Besoknya sang suami pun pergi lagi ke kebun itu. Tapi kali ini penyihir sudah menunggunya.

[14:20]Beraninya kau masuk ke kebunku dan mencuri seladaku. Istriku sedang hamil dan ingin sekali selala dari kebunmu. Kau kan bisa meminta izinku dulu? Kami semua sangat takut padamu. Ku pikir kau tak akan mengizinkanku, maafkan aku. Memaafkanmu? Kau akan dihukum. Jika istriku tak bisa makan selada, dia akan sakit dan tak akan bisa melahirkan. Tolonglah.

[14:55]Bagaimana kalau Kita buat kesepakatan. Kau bisa ambil selada sebanyak yang kau mau. Tapi hanya dengan satu syarat. Begitu bayi mu lahir, kau akan menyerahkannya kepadaku. Karena ketakutan, sang suami segera menerima kesepakatan itu. Setelah beberapa bulan, bayi mereka pun lahir. Tak lama kemudian, sang penyihir datang dan membawa pergi bayi itu. Dia menamainya Rapunzel. Karena jenis lada yang dimakan oleh ibu sang bayi itu bernama Rapunzel. Penyihir merawat bayi itu dengan baik.

[15:50]Saat Rapunzel berusia 16 tahun, dia menjadi gadis muda yang sangat cantik. Penyihir menaruhnya di menara yang tinggi di tengah-tengah . Tetapi menara ini tidak ada tangganya. Hanya ada satu jendela kecil di puncak menara. Penyihir tak pernah memotong rambut pirang gadis cantik itu. Saat penyihir menguji Rapunzel dia akan berteriak memanggil dari bawah. Rapunzel. Rapunzel. Turunkanlah rambut emasmumu. Ini ibu-mu sayang. Rapunzel menurunkan rambut emangnya yang dikepang melalui jendela kecil itu. dan dengan bantuan rambut Rapunzel, penyihir dapat naik ke puncak mendara. Hal ini berlangsung selama bertahun-tahun. Pada suatu hari seorang pangeran berburu di hutan itu. Dan mendengar suara nyanyian yang merdu dari dalam hutan.

[17:04]Suara yang sangat merdu. Pikir Pangeran. Lalu mengendarai kudanya mencari suara yang indah itu. Ketika dia tiba di menara tempat Rapunzel tinggal, dia melihat ke kiri, lalu ke kanan, tapi tak melihat ada tangga atau apapun untuk bisa naik ke puncak menara.

[17:33]Karena terpesona oleh keindahan suara itu, pangeran datang ke menara itu setiap hari. Tapi tak bisa memecahkan bagaimana caranya bisa naik. Pada suatu malam, sekali lagi pangeran mendekati menara itu. Dia melihat sang penyiihir menunggu di bawah menara. Rapunzel, Rapunzel.

[18:00]Turunkanlah rambut emasmu. Ini ibumu sayang.

[18:10]Rapunzel menurunkan rambut emasnya yang dikepang melalui jendela kecil itu. dan dengan bantuan rambut Rapunzel, penyihir dapat naik ke puncak menara. Keesokan harinya, tepat setelah matahari terbenam, Pangeran pergi ke menara. Dengan mengubah suaranya. Rapunza. Rapunza. Turunkanlah rambut emasmu. Ini ibumu sayang.

[19:19]Penyihir menurunkan rambut Rapunzel yang dipotongnya.

[21:27]Tanpa tahu apa yang nya, Pangeran mulai memanjat. Saat tiba di puncak, dia melihat penyihir dan bukannya Rapunzel, Pangeran menduga telah terjadi sesuatu yang buruk. Saat penyihir mulai menyerangnya, sang Pangeran terdorong ke belakang dan jatuh dari menara.

[22:01]Berkat semak-semak yang ada di bawah menara, Pangeran tetap hidup. Tapi karena duri menusuk matanya, dia tak bisa melihat lagi. Pangeran yang buta itu terus berjalan menghitari hutan mencari Rapunzel sambil menangis. Dia makan tanaman dan buah yang tumbuh liar yang ada di hutan. Dia berjalan sangat jauh sehingga akhirnya tiba di gurun tempat Rapunzel tinggal. Dan tiba-tiba terjadi sesuatu yang tak terduga. Pangeran mendengar suara nyanyian yang merdu. Dia langsung mengenali pemilik suara itu. Ini suaranya Rapunzel. Dia mulai berjalan ke arah suara indah itu. Dia berjalan sambil berteriak. Rapunzel, Rapunzel.

[23:06]Rapunzel juga mengenali suara Pangeran. Pangeranku. Rapunzel berlari ke arah Pangeran. Pangeranku.

[23:15]Akhirnya mereka pun bertemu. Setelah melihat Pangeran, Rapunzel memeluk Pangerannya dan menangis bahagia. Air mata Rapunzel membasahi mata Pangeran. Dan tiba tiba terjadi mukjizat.

[23:37]Dan mata pangeran terbuka. Dia bisa melihat lagi. Melihat hal ini, Rapunzel senang sekali.

[23:50]Mereka pun kembali ke kerajaan sang pangeran dan disambut dengan sukacita.

[24:02]Dan mereka hidup bahagia selamanya.

Need another transcript?

Paste any YouTube URL to get a clean transcript in seconds.

Get a Transcript