[0:00]Hi, welcome back to Madam English YouTube channel.
[0:15]Today's lesson, we are going to talk about procedure text. Apa itu procedure text? Well, procedure text is a text that gives you instructions how to do or make something. Jadi, teks ini memberitahu kita seperti manual seperti itu ya. Jadi bagaimana melakukan sesuatu atau membuat sesuatu. Nah, mungkin kalian suka masak atau eksperimen membuat kue, mencoba-coba hal yang baru gitu ya. Nah, biasanya kamu akan cari tutorialnya bisa di YouTube, bisa di internet gitu, di Google gitu ya. Nah, semua tutorial itu termasuk dalam procedure text. Jadi, it contains the instruction how to do something or how to make something. Gitu ya, jadi itu adalah procedure text. Contoh-contoh procedure text adalah yang pertama tutorial untuk memasak. Gitu, kalau kalian ngelihat di aplikasi-aplikasi sekarang tuh banyak aplikasi untuk ngajarin kita masak. Nah, step-by-stepnya, alat dan bahan yang digunakan di dalamnya itu adalah urutan dalam procedure text, seperti itu. Itu adalah structure of the text dari procedure text. Nah, sekarang kita akan lihat dulu ya, purpose-nya dari procedure text itu apa? So, the purpose of procedure text atau social function of procedure text is to explain to the reader or the listener about how to do something or how to make something with the sequence of action or steps. Jadi ada sequences of step atau sequences of action. Jadi misalnya, pertama kamu harus ngapain, kedua harus ngapain, ketiga bla bla bla sampai selesai seperti itu. How to do something berarti melakukan sesuatu. Bisa itu tutorial membuat video, tutorial mengedit foto, tutorial menghidupkan komputer, how to turn on computer, how to use camera seperti itu ya. Dan bisa juga how to make something. Make something itu bisa food, bisa beverage gitu ya, bisa makanan, bisa juga minuman. Gitu, jadi ini adalah function atau social function of procedure text. Next, kita akan membahas nih soal structure of the text. Jadi, setiap teks itu pasti punya structure ya, karena diharapkan kita bisa menulis atau kita bisa membuat suatu procedure text. Bisa itu procedure text yang written, atau procedure text yang spoken. Jadi yang bagian awal adalah ada goals. Goals ini adalah purpose. Why you write the text gitu. Jadi apa sih teks itu isinya intinya? Biasanya dibuat dalam judul seperti itu. Kalau tidak ada judulnya, kamu lihat aja step-by-step terakhirnya itu jadi apa. Nah, itu adalah goals-nya gitu ya, harus punya goals dulu. Kita mau kasih tutorial apa nih? Tutorial make up kah? Atau tutorial membuat suatu makanan atau minuman juga boleh gitu ya. So, you need to give the goals. Jadi tujuan dari teks itu apa? Dan selanjutnya adalah ada ingredients and equipments. Kalau ingredients itu bahan-bahan, misalnya kalau misalnya kalian mau buat jello gitu ya, jello, jelly gitu ya. Kalian membutuhkan jelly powder, membutuhkan air ya kan water, and then maybe you need sugar. Nah, itu termasuk dalam ingredients. Bahan-bahan, bahan dasarnya apa? Sedangkan kalau equipments atau tools ya, biasanya orang sebutnya equipments bisa juga tools. Itu adalah alat-alat yang kita gunakan. Misalnya kalau misalnya kita mau masak nih ya, kita butuh pan gitu kita butuh mixer, blender, or maybe we need knife gitu ya untuk potong-memotong, we need knife. Atau misalnya how to do something, misalnya kita mau ngidupin kamera, berarti kan kita membutuhkan kameranya. Kita mau how to operate computer, berarti kita membutuhkan komputernya sebagai tools atau equipments, alat-alat gitu. Jadi kalau ingredients itu bahannya, equipments itu adalah alatnya gitu ya. Yang selanjutnya adalah steps atau chronological order. Kenapa miss bilang chronological order? Karena itu berurutan dimulai dari yang step pertama sampai terakhir jadi tuh makanannya. Atau step pertama sampai jadi cara membuat minuman suatu minuman gitu ya, atau pertama dari menyiapkan bahan sampai kita jadi membuat sesuatu. Begitu. Jadi sequences gitu ya, ada urutan-urutan gitu. Pertama apa, yang kedua apa, ketiga apa, gitu sampai finally atau selesai gitu ya. Berikutnya kita akan membahas language features atau linguistic features di dalam procedure text. Procedure text itu menggunakan simple present tense ya, diingat-ingat. Jadi simple present tense itu digunakan di procedure text juga. Selain itu kita juga membutuhkan adverbial sequence atau conjunction ya. Conjunction-nya seperti first, second, third, and then, after that, before that, finally, next juga boleh. Jadi ini adalah conjunction atau kata hubung yang sering kita gunakan dalam procedure text. Selanjutnya, dalam procedure text itu kita membutuhkan command atau imperative sentence. Kalimat perintah. Iya, jadi dalam procedure text itu kan kita menyuruh orang. Pertama kamu potong bawangnya misalnya, atau kupas bawangnya dan cuci. Nah, itu kan perintah ya. Nah, itu yang disebut dengan imperative sentence atau command gitu. The writer give you command how to do something gitu. Nah, selanjutnya kita dalam command atau dalam imperative sentence ini, kita membutuhkan action verb. Contoh action verb apa? Cut, boil, mix. Terus apa lagi ya? Banyak banget deh. Ada fry gitu ya.
[6:47]Jadi kita membutuhkan action verb. Biasanya gini tulisannya, bukan I cut the onion, tapi karena ini kalimat perintah dia langsung nulisnya gini, cut the onion gitu. Jadi bukan I cut the onion, I boil the water, no. Tapi langsung, cut the onion. After that, wash the onion gitu. Jadi langsung ke kata kerjanya, action verb-nya yang diomongin. Jadi subjeknya hilang gitu. Paham enggak? Nanti Miss akan memberikan contoh-contohnya kok untuk procedure text ya. Kita bahas lagi nih dalam linguistic features di procedure text itu kita juga membutuhkan adverb of time. Jadi keterangan waktu, misalnya gini boil the water for 15 minutes misalnya gitu. Fry the chicken for two minutes misalnya gitu. Jadi ada two minutes, three minutes, four minutes, maybe 15 minutes, an hour gitu. Jadi ada keterangan waktu atau adverb of time di dalamnya. Nah, ini adalah contoh-contoh linguistic features atau tata bahasa yang bisa kamu temukan dalam procedure text. Mudah kan? Well, students, now let's see the example of procedure text. Miss akan memberikan contoh ya dan Miss akan menganalisisnya. Well, students, this is the example of procedure text. Now let's see this one. Oke. This text is about how to use camera. Tool: a digital camera, and here are the steps: handle the camera and turn it on. Find an interesting object around you. Then, center the object in the LCD and manage the zoom control until you get the best view. When you are ready to take the picture, hold the shutter speed for three seconds until the picture is focused. Finally, press shutter all the way down. Nah, ini adalah contoh procedure text-nya. Pertama Miss akan memberitahu ya bagian ini, how to use camera ini yang disebut dengan goals. Jadi tujuan dari teks ini apa sih? Oh, untuk memberitahu cara menggunakan kamera. Selanjutnya di sini ada tool. Tool ini adalah alat ya, alat yang kita butuhkan yaitu ya kameranya, karena kita akan menghidupkan kamera, berarti kita membutuhkan kamera seperti itu. Ini adalah tool-nya. Lalu selanjutnya ini adalah steps atau sequence of orders gitu ya. Jadi apa sih yang harus kamu lakukan dan dia berurutan. Bisa dibikin poin-poin gitu ya, step satu, step dua, step tiga, pakai poin gitu ya, pakai bulat atau pakai angka juga boleh. Boleh juga ditulis dalam bentuk paragraf. Jadi bebas cara penulisan steps-nya gitu, terserah kamu. Kalau di sini Miss contohkan yang menulisnya menggunakan paragraf, ya. Kita akan lihat, handle the camera and turn it on. Lalu, find an interesting object around you. Lalu then, center the object in the LCD, manage the zoom control until you get the best view. Nah, dari kata ini nih, Miss akan beri lingkaran ya, Miss kasih warna berbeda coba yang kuning, handle, oh ya ini green. Handle, lalu find, center. Center itu maksudnya pusatkan gitu ya. When you are ready, hold. Hold itu tahan gitu ya. Press itu pencet gitu. Ini adalah action verb. Di sini tidak ada subjek kan? Tidak ada I handle the camera and I turn it on. Nah, tidak ada pakai I, you, they, tidak. Karena ini adalah imperative sentence, meminta orang lain melakukan sesuatu. Jadi langsung ke kata kerjanya. Kata kerjanya adalah seperti ini, contohnya ya, ada turn it on, hidupkan, handle, itu maksudnya dipegang gitu ya. Find, cari. Center the object, pusatkan objek gitu ya. Hold, hold itu tahan gitu. Press itu pencet gitu. Ini adalah action verb. Dan kalimat ini menggunakan simple present tense gitu ya, kalimat imperatif yang di sini, ini contohnya menggunakan simple present tense. Contoh yang lain ya, dari linguistic features yang ada pada how to use camera ini adalah kita membutuhkan connection atau conjunction. Nah, contohnya di sini Miss akan berikan warna yang berbeda ya. Warna merah mungkin. Nah, then, nah ini adalah contoh conjunction atau kata hubung. Hubung, then itu artinya selanjutnya gitu ya. Ini juga termasuk conjunction tapi dia berbentuknya clause gitu ya. When you are ready to take the picture, itu adalah penghubung juga tapi dia bentuknya clause gitu ya. Selanjutnya, finally. Nah, ini termasuk dalam conjunction atau kata hubung gitu ya. Terus ada lagi apa lagi ya di sini ya? Nah, sepertinya sudah itu aja ya. Kita juga bisa menggunakan first, second, third, yang artinya adalah pertama-tama, yang kedua, yang ketiga, seperti itu. Selanjutnya dalam teks ini kita bisa lihat ada contoh yang adverb of time-nya gitu ya, keterangan waktunya. Nah, di sini ya. Hold the shutter speed for three seconds. Nah, three seconds itu kan tiga detik. Ini menyatakan keterangan waktu. Three seconds gitu ya, keterangan waktu yaitu menunjukkan tiga detik gitu. Jadi di dalam teks ini kita bisa lihat ada goals-nya ya, goals-nya yaitu how to use camera. Ini adalah goals-nya atau tujuannya atau fungsi sosialnya ya. Lalu kita ada tools di sini. Lalu ada steps ini adalah urutan-urutan cara mengerjakannya gitu, how to use camera, gitu. Dan di dalam teks ini kita bisa lihat menggunakan simple present tense. Lalu menggunakan action verb seperti ini ya. Ini action verb. Lalu membutuhkan juga conjunction seperti then, finally gitu ya, kata hubung. Lalu di sini juga ada adverb of time yaitu menunjukkan keterangan waktu. Gimana, sudah paham belum? Ini adalah contoh procedure text ya. Well, students, gimana? Sudah paham belum mengenai procedure text? Jadi procedure text itu kita gunakan untuk memberikan step-step melakukan sesuatu atau membuat sesuatu ya, bisa juga tutorial gitu. Jadi procedure text itu seperti itu, dan fungsi sosialnya kita sudah bahas, structure text-nya juga kita sudah bahas dan linguistic features-nya juga Miss sudah contohkan tadi. Nah, now is your turn. You need to do the activities here ya. Miss akan memberikan satu teks, procedure text, silakan kalian catat dulu teksnya di dalam buku kalian. Setelah itu you identify what is the social function of this text. And then what are the structures of the text? Next, you identify the linguistic features of the text. Jadi setelah kalian tulis teksnya di buku kalian, kalian identifikasi apa fungsi sosial dari teks tersebut? Apa structure dari teks tersebut? Dan linguistic features yang bisa kamu dapatkan dari teks tersebut, ada apa aja? Apakah ada present tense? Selanjutnya, misalnya menggunakan adverb of time. Mana keterangan yang menunjukkan adverb of time? Terus selanjutnya, menggunakan action verb Miss. Mana kata-kata yang menunjukkan action verb? Jadi you give the example of your answer. Oke. If you have any question, please drop the question in the comments. Well, that's all the lesson for today. Thank you for watching. Don't forget to like, comment and subscribe this channel. Share juga ke teman-teman kalian ya. Jangan lupa follow Instagram Miss di @melati_du_as. Thank you for watching and see you. Have a great day.



