Thumbnail for ✨️Khotbah PASKAH | Ps.Michael Widjaja | Menang terhadap Intimidasi by 5MENIT Network

✨️Khotbah PASKAH | Ps.Michael Widjaja | Menang terhadap Intimidasi

5MENIT Network

51m 14s5,414 words~28 min read
Auto-Generated

[0:00]duduk di tahta yang Maha Tinggi. Amin. Kami percaya Tuhan, hadirat-Mu ada di tengah-tengah kami. Engkau bertata, Engkau bersemayam di atas pujian umat-Mu. Dan aku berdoa di hari kebangkitan ini, Tuhan, khususnya buat GBI MBI. Engkau sedang mempersiapkan wadah ini untuk berlari lebih kencang bersama-sama dengan Engkau. Mereka akan terbang tinggi bagai Raja Wali dengan kekuatan sayap-Mu. Dan apa yang Engkau tetapkan bagi masing-masing hamba-hamba-Mu dan Gereja ini pasti akan digenapi. Supaya nama Tuhan Yesus Kristus yang dikenal, nama Tuhan Yesus Kristus yang disanjung, kerajaan-Mu datang dan kehendak-Mu jadi seperti di dalam surga. Berikan kepada kami hari ini telinga yang mendengar, mata yang melihat, hati, pikiran yang menangkap mengerti apa yang roh-Mu mau katakan kepada kami. Engkau yang sudah memulai pekerjaan perkara yang indah, yang baik, yang dahsyat di dalam setiap kami, Engkau setia untuk membawa kami sampai kami tiba di garis akhir kami. Terpuji nama-Mu dari kekal sampai kekal selama-lamanya di dalam nama Tuhan Yesus Kristus yang siap untuk dibekali dengan kebenaran firman. Mari sama-sama dengan saya katakan. Come on, berikan tepuk tangan yang paling meriah buat Tuhan Yesus. Silakan duduk dalam hadirat Tuhan. Shalom Saudara-Saudaraku. Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. 2 Timotius 3:16. Services: 06:00:12:00 AM & 19:00 PM. Jam Tayang Khotbah. 5MenitNetwork@gmail.com Selamat pagi menjelang siang, Shalom! Sukacita yang luar biasa. Saya boleh ada bersama-sama dengan GBI MBI, Pastor Sapta, Ibu Gembala, semua tim kepemimpinan dan keluarga besar gereja yang diberkati. Gereja yang adalah Apostolik Center-nya Tuhan, tempat pelatihan pengutusannya Tuhan. Sungguh sukacita yang besar boleh bersama-sama dengan Saudara. Dan saya sungguh mendapatkan kehormatan yang luar biasa bahwa di hari kebangkitan ini gembala Saudara Pastor Sapta berulang tahun yang ke-61. Berikan tepuk tangan yang paling meriah buat Tuhan Yesus. Katakan Praise the Lord. Haleluya. Saya percaya bahwa ulang tahun gembala Saudara is a prophetic marker, ada sebuah tanda di mana Saudara dipersiapkan oleh Tuhan untuk berlari semakin kencang.

[2:27]Sebab rancangan-rancangan Tuhan buat gereja ini pasti akan digenapi. Amin. Mari buka firman Tuhan bersama-sama dengan saya dari kitab Matius 28 ayat yang ke-17. Tadi pagi saya menyampaikan, kita dibangkitkan untuk diutus. Saya berbicara tadi pagi dari Matius 28 ayat yang pertama sampai ayat yang ke-15 di mana kuasa kebangkitan memberikan kepada kita kuasa untuk memilih, kuasa untuk melangkah, kuasa untuk menyembah. Saudara bisa saksikan di YouTube-nya untuk tadi pagi. Sebab di ibadah yang kedua saya akan masuk lebih lanjut dan yang saya mau sampaikan di ibadah kedua di hari kebangkitan adalah Saudara dan saya yang sudah dibangkitkan. Saudara, saya katakan tadi pagi, kita dibangkitkan oleh karena kasih karunia Tuhan. Tapi gereja orang percaya yang bangkit untuk hidup adalah keputusan. Tuhan sudah mengerjakan apa yang kita tidak bisa kerjakan. Tapi Tuhan tidak akan mengerjakan apa yang harus kita lakukan. Dan bangkit memilih, melangkah, beriman, menyembah adalah keputusan masing-masing kita. Dan di ibadah yang kedua, saya akan bicara tentang menang terhadap yang namanya intimidasi. Saudara, kalau di ibadah yang pertama saya membahas, orang-orang pertama yang menyaksikan kebangkitan Kristus adalah para wanita. Mereka memilih untuk percaya termasuk Maria Magdalena. Dia tidak stuck, dia tidak hidup di masa lampaunya. Tapi kuasa kebangkitan memampukan para wanita-wanita ini menjadi yang pertama yang diutus, yang pertama menyuarakan kebangkitan Tuhan. Dan saya percaya itupun secara profetik adalah penebusan dari kegagalan manusia di taman Eden waktu Hawa menipu suaminya. Bagaimana dia menipu? Dia percaya dengan apa yang Iblis katakan dan dia mengajak suaminya untuk berpartisipasi di dalam tipuan yang sudah mengendalikan dia. Tapi waktu Yesus Kristus bangkit dari antara orang mati, Dia memakai para wanita-wanita untuk yang pertama menyuarakan bahwa Dia sudah bangkit dari kubur. Dan saya percaya profetik di akhir zaman ini ada wanita-wanita yang akan dibangkitkan oleh Tuhan, yang bergerak dengan kuasa dan pengurapan Roh Kudus. Saudara mungkin adalah seorang istri, Engkau seorang ibu, Engkau seorang pekerja, Engkau seorang Businessman, Engkau Businesswoman. Tapi Joel 2:28 berkata, di akhir zaman dia akan curahkan Roh-Nya atas setiap manusia, yang laki-laki dan yang perempuan akan bernubuat, akan mendapat penglihatan, akan mendapatkan mimpi. Dan Saudara dan saya berpartisipasi untuk menyelesaikan Amanat Agung menyongsong Kristus Yesus sebelum Dia datang untuk kali yang kedua. Yang percaya katakan Amin. Matius 28 ayat yang ke-17.

[5:13]Kenapa penting untuk orang percaya menang terhadap intimidasi? Sebab seringkali orang percaya mereka kalah oleh karena intimidasi. Waktu Yesus Kristus bangkit dari antara orang mati, waktu Yesus Kristus menyampaikan pesan yang kita kenal sebagai Amanat Agung. Waktu Tuhan Yesus Kristus berbicara di kisah rasul pasal yang pertama, sebelum Dia terangkat ke surga, kurang lebih ada 500 orang yang mendengarkan perkataan Yesus. Tapi yang menerima janji Bapa, yang akhirnya menerima pencurahan Roh Kudus, dan mereka menjadi cikal bakal gereja mula-mula, hanya 120 yang ada di loteng atas. Kisah Rasul 1 ayat yang ke-8 berkata, "Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." Kata saksi di bahasa Yunaninya adalah kata Martos. "Tetapi kamu akan menjadi Martir. Orang percaya yang mengalami kuasa kebangkitan, Saudara dan saya dipanggil untuk sangkal diri, pikul salib, ikut Yesus. Orang-orang yang mau melakukan Amanat Agung adalah orang-orang yang benci terhadap dirinya sendiri. Bukan berarti Anda mau bunuh diri, benci sama tabiat dosamu, benci sama hidup yang biasa-biasa, benci sama apa yang dunia tawarkan. Hanya orang-orang yang benci terhadap dunia yang bisa diutus kepada dunia. Orang Kristen yang masih cinta dunia, Anda tidak bisa merubah dunia. Tapi orang percaya yang benci sama hidup yang biasa, hidup yang tidak disertai Tuhan, hidup yang morat-marit, di situ Roh Kudus turun dan kita siap jadi Martir, Martos.

[7:06]Banyak orang mungkin waktu mendengar Yesus berkata, "Tetapi kamu akan menerima kuasa dan jadi martir." Dari 500 orang, 380 orang meninggalkan Yesus. Kuasa kebangkitan tidak membuat segala sesuatunya otomatis. Oleh karena kasih karunia pengorbanan kuasa salib Kristus yang tadinya kita disqualified, kita tidak layak kita dilayakkan kembali. Yang tadi kita enggak punya kesempatan, kesempatan diberikan kepada kita kembali. Tapi setiap orang percaya harus memilih, harus memutuskan untuk melangkah bersama dengan Tuhan. Kalau Saudara dan saya hari-hari ini sedang didengungkan bahwa kita sedang memfokuskan diri kepada melakukan Amanat Agung. Yang melakukan Amanat Agung bukan cuma pendeta, yang melakukan Amanat Agung bukan cuma pelayanan, tapi orang yang bekerja, bersekolah, berkeluarga, Saudara melakukan Amanat Agung. Sebab Amanat Agung bukan hanya menginjil. Saudara akan baca kata memberitakan di Markus 16. Pergi, beritakan Injil. Tapi di Matius 28 ayat 18 dan 20 waktu Yesus berkata, "Pergi, jadikan semua bangsa murid, baptis mereka dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus dan ajarkan kepada mereka.

[8:24]Apa yang aku telah ajarkan kepadamu." Tidak ada kata preach, adanya kata teach. Pastor Sapta profetik, I believe, urapan yang ada di Hadassah dan Joel, one will preach, the other will teach. Haleluya. Yang satu preach, yang satu teach. Amanat Agung enggak cuma khotbah. Amanat Agung berarti Saudara ngalamin pemulihan dalam keluarga-Mu. Keuanganmu pernah morat-marit, Tuhan ajari Engkau jadi pengelola yang benar, tularkan ke orang lain. Supaya bisnis orang lain yang morat-marit enggak morat-marit lagi. Amanat Agung bukan hanya nginjil. Tapi Amanat Agung berarti Saudara mengembalikan apa yang menjadi milik Tuhan. Dan di tengah-tengah dunia yang gelap, Saudara dan saya tidak ketakutan, kita tidak sembunyi. Tapi orang percaya bersinar di tengah-tengah kegelapan. Sebab Yesus berkata, "Kamu adalah terang dan garam dunia." Yang mengerti katakan Amin. Amanat Agung berarti lewat semua yang Tuhan percayakan dalam hidup Saudara, ada kuasa Ilahi yang menyertai. Anda membawa jiwa lewat bisnismu. Anda bawa jiwa lewat keluarga-Mu. Anda bawa jiwa lewat karirmu. Anda bawa jiwa lewat karunia, talenta yang Tuhan percayakan. Setiap orang percaya memiliki andil di dalam Amanat Agung. Jangan sampai Saudara berkata, "Saya kan bukan pendeta. Kalau saya bukan pendeta, saya enggak khotbah, berarti Amanat Agung cuma buat pendeta." Salah. Karena Amanat Agung bukan cuma preach, teach. Jadikan! Kalau Saudara menjadikan dan membentuk, berarti Anda melahirkan generasi lepas generasi yang takut akan Tuhan. Orang tua yang bisa mendidik anak di dalam takut akan Tuhan, membangkitkan, membesarkan anak-anak yang memiliki nilai yang Ilahi, itu adalah bagian dari Amanat Agung. Segenap hidup orang percaya yang sudah dibangkitkan. Selama Saudara dan saya hidup, apa bedanya Saudara bekerja dengan orang yang tidak kenal Tuhan bekerja? Semua yang Saudara lakukan memiliki nilai kekekalan. Haleluya. Dan di dalam Kristus ada upah yang menanti. Jadi mempelai Kristus, Mahkota kebenaran, Mahkota kemuliaan, memerintah bersama-sama dengan Dia selama-lamanya. Itu adalah target tujuan setiap orang percaya. Bukan hanya sekadar masuk surga. Tapi lihat Matius 28 ayat yang ke-17. Kalau Saudara masih direnggut sama ketakutan, kalau Saudara masih direnggut sama intimidasi, kamu enggak bisa melakukan Amanat Agung. "Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu." (TB) Yesus bangkit, tapi ada yang percaya ada yang ragu, ada yang bersukacita ada yang pesimis, ada yang percaya ada yang tidak percaya. Siapa bilang waktu Yesus bangkit dari antara orang mati semuanya tepuk tangan? Enggak. Di sini Alkitab berkata, "Beberapa orang ragu." Saudara sadar Paskah pertama dirayakan oleh orang-orang Yahudi waktu mereka di tanah Mesir. Keluaran pasal yang ke-12 ayat yang ke-11 kalau ayatnya bisa ditampilkan. Saudara perhatikan bagaimana Tuhan minta orang Yahudi makan Paskah. Saya pertama mau menjabarkan. Kalau kamu diintimidasi, ada ciri-ciri orang yang terintimidasi. Ada ciri-ciri orang yang hidup dalam belenggu ketakutan.

[11:51]Ada ciri-ciri orang yang hidup di dalam tekanan dan akhirnya karena Anda takut, karena Anda terintimidasi, Saudara tidak pernah masuk dalam rencana Tuhan. Ini Paskah yang pertama, Keluaran pasal yang ke-12 ayat yang ke-11. "Dan beginilah kamu memakannya: pinggangmu berikat, kasut pada kakimu dan tongkat di tanganmu, buru-burulah kamu memakannya; itulah Paskah bagi TUHAN." (TB) Paskah dimakan, jadi satu. Paskah bukan diperingati, Paskah bukan dikenang, Paskah bukan diingat, dimakan. Kenapa nanti Pastor Sapta akan memimpin kita dalam perjamuan Kudus? Menjadi satu dengan kematian Yesus. Supaya kita menjadi satu dengan kebangkitan Yesus. Gimana cara mereka makan Paskah? Pakai sepatu, ikat pinggang, bawa tongkat, makan cepat-cepat dan siap melangkah. Setiap kali Saudara masuk ke Paskah, Saudara dan saya harus tahu, Paskah itu masa transisi. Pass over. Hari ini saya berdoa hidupmu pass over. Setiap Paskah yang Anda lewati, masuk lebih dalam dalam rencana Tuhan, melompat lebih tinggi di dalam rencana Tuhan dalam hidupmu. Tahu yang menyedihkan apa? Waktu orang Yahudi makan Paskah, mereka makan Paskah di tanah Mesir, tapi goal-nya adalah masuk ke tanah perjanjian. Dan banyak orang Kristen yang sudah keluar dari Mesir tapi enggak pernah masuk ke tanah perjanjian, tapi kita mati di padang gurun. Kenapa mereka mati di padang gurun? Karena mereka enggak percaya. Mereka terintimidasi dengan raksasa-raksasa di tanah Kanaan. Mereka terintimidasi waktu mereka lihat enggak ada air. Mereka terintimidasi waktu lihat enggak ada makanan. Mereka terintimidasi waktu lihat enggak ada daging. Orang yang terintimidasi Saudara puas dengan masa lampau. Orang yang terintimidasi Saudara terus menggerutu, mengeluh, enggak pernah bisa ngelihat yang baik. Orang yang terintimidasi selalu dihantui dengan angan-angan dan penyesalan. Dan apa yang terjadi dengan orang Israel? Mereka bisa keluar dari Mesir tapi mati di padang gurun. Saya berdoa jangan sampai Saudara dan saya jadi orang Kristen. Sudah terima kuasa kebangkitan, sudah lihat Yesus bangkit, ada kuasa dalam nama-Nya, ada pengharapan dalam-Nya. Tapi kalau Saudara dan saya enggak lepas dari yang namanya intimidasi, kita bisa mati di tengah jalan. Tiga contoh yang saya mau kasih. Apa yang intimidasi bisa lakukan? Saudara catat baik-baik. Intimidasi menggagalkan promosi Tuhan yang terselubung dengan permasalahan. Saya kasih contoh Anda bisa baca di rumah kitab Markus pasal yang ke-10 ayat 17 sampai ayat yang ke-27. Saya kasih beberapa contoh, orang-orang yang kandas destinynya karena intimidasi. Saudara pernah dengar tentang anak muda yang kaya? "Pada waktu Yesus berangkat untuk meneruskan perjalanan-Nya, datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil bertelut di hadapan-Nya ia bertanya: 'Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?'" (TB) Yang Tuhan berkata Dia datang ke Tuhan, Dia berkata, "Tuhan, aku sudah melakukan segala sesuatu, hukum Taurat aku sudah lakukan, aku sudah hidup baik, aku sudah memberi yang terbaik. Sekarang aku perlu lakukan apa, Tuhan?" Yesus berkata kepada anak muda ini, "Jual harta milikmu, ikut aku." Maka anak muda ini berpaling dari Yesus dengan wajah yang sedih. Saudara tahu kalau Anda lompat di ayat yang ke-28, saya temukan bahwa anak muda ini sedang tidak dimiskinkan oleh Tuhan. Saya mau kasih tahu sama Saudara, Tuhan tidak pernah memiskinkan orang. "Berkatalah Petrus kepada Yesus: 'Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!'" (TB) Karena kenapa? Waktu anak muda ini berpaling dari Yesus, dan Yesus mulai mengajar betapa sulitnya orang kaya masuk ke surga. Tapi saya terkejut dengan perkataan Yesus. Waktu Tuhan berkata bahwa orang kaya masuk, sukar untuk masuk ke surga. Berkatalah Petrus kepada Yesus, "Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu." Kalau kami beda dong. Kami ninggalin rumah, ninggalin orang tua, ninggalin istri, ninggalin anak untuk ikut kamu.

[16:00]Ayat yang selanjutnya 29 dan seterusnya. "Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapaknya, anak-anaknya atau ladangnya, " (TB) Karena Amanat Agung, karena kehendak Tuhan. Meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapaknya, anaknya atau ladangnya. Lihat ayat yang selanjutnya.

[16:28]Alkitab berkata di ayat yang ke-30, "orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal." (TB)

[16:58]Ternyata anak muda itu kehilangan hak istimewa. Tuhan sedang tidak memiskinkan anak muda itu. Apa yang Tuhan sebenarnya janjikan? Kalau anak muda itu mau menjadi Yesus yang terutama dalam hidupnya, Tuhan akan kembalikan, bahkan lebih dari apa yang dia miliki. Tapi masalahnya ternyata buat anak muda yang kaya itu, Raja yang bertahta dalam hatinya adalah kekayaannya dan bukan Tuhan Yesus. Tapi orang yang berani menjadikan Yesus yang paling berharga, yang paling mulia dalam hidupnya, Tuhan akan berikan apa yang Anda perlukan untuk bisa melakukan kehendak Bapa di bumi ini. Yesus berkata, "Sekarang aku akan kembalikan kepadamu rumah, Saudara laki, Saudara perempuan, Ibu, anak, ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan.

[17:48]Dan pada zaman yang akan datang, ia akan menerima hidup yang kekal." Orang yang terintimidasi, Anda akan kehilangan berkat waktu kamu terintimidasi dengan kesengsaraan yang harus diderita. Yang berikut, intimidasi mencuri promosi Tuhan dalam hidupmu. Kalau Anda bisa baca di rumah, 1 Samuel pasal yang ke-13 ayat 11 sampai 13, kalau ayatnya bisa ditampilkan. Ingat waktu Saul mempersembahkan korban yang seharusnya dipersembahkan oleh Samuel. Saya syok dengan ayat ini, 1 Samuel 13 ayat yang ke-11. "Tetapi kata Samuel: 'Apa yang telah kauperbuat?' Jawab Saul: 'Karena aku melihat rakyat itu berserak-serak meninggalkan aku dan engkau tidak datang pada waktu yang telah ditentukan, padahal orang Filistin telah berkumpul di Mikhmas,'" (TB)

[18:40]Ayat yang selanjutnya 12 sampai 13 Alkitab berkata, "maka pikirku: Sebentar lagi orang Filistin akan menyerang aku di Gilgal, padahal aku belum memohonkan belas kasihan TUHAN; sebab itu aku memberanikan diri, lalu mempersembahkan korban bakaran." (TB) Orang yang terintimidasi cara berpikirnya salah, pakai otak sendiri, pakai opini sendiri. Sebentar lagi orang Filistin akan menyerang aku. Padahal aku belum memohonkan belas kasihan Tuhan. Kedengarannya baik, kedengarannya make sense, kedengarannya logis, kedengarannya berhikmat. Sebab itu aku memberanikan diri. Itu lihat, itu bukan iman. Iman sama nekat beda.

[19:16]Kalau nekat kamu yang putuskan, kalau iman Tuhan yang berfirman. Beda. Iman bukan hidup nekat. Tidak ada iman kalau enggak ada firman. Allah berfirman, Anda taat meskipun belum lihat, enggak tahu gimana. Tapi karena ada perkataan Tuhan, Anda melangkah di situ, itu baru iman. Saya suka Pastor Sapta berkata, "Saya punya prinsip, saya tidak akan lakukan sesuatu kalau Roh Kudus enggak bicara sama saya." Saul punya itikad baik. Lihat ayat yang ke-13. Orang yang terintimidasi kehilangan promosi. "Kata Samuel kepada Saul: 'Perbuatanmu itu bodoh. Engkau tidak mengikuti perintah TUHAN, Allahmu, yang diperintahkan-Nya kepadamu; sebab sedianya TUHAN mengokohkan kerajaanmu atas orang Israel untuk selama-lamanya.'" (TB) Orang yang terintimidasi lebih cinta opini orang daripada hati Tuhan. Orang yang terintimidasi mulai resah kalau enggak disukai orang. Orang yang terintimidasi, keputusannya salah. Orang yang terintimidasi akan mudah dimanipulasi emosinya. The moment orang ngomong sesuatu kamu panik. Orang enggak suka sama kamu, kamu panik. Orang jelekin kamu, kamu panik. Dan Samuel berkata, "Perbuatanmu bodoh." Apa sih sentralnya? Kamu terintimidasi. Terintimidasi sama siapa? Sama dirimu sendiri.

[22:30]Kenapa kuasa kebangkitan melepaskan kita dari ketakutan? Sebab orang yang melakukan Amanat Agung, kamu enggak boleh ragu, kamu enggak boleh terintimidasi, kamu tidak boleh hidup ketakutan. Yang mengerti katakan Amin, Saudara. Coba buka Yohanes pasal yang pertama ayat 29 sampai 34. Sebelum nanti saya kasih tahu ada empat area, empat intimidasi yang Saudara harus menang di hari kebangkitan ini. Dan kuasa kebangkitan yang memampukan kita menjadi orang-orang yang enggak takut. Jangan sampai kamu takut, kalau enggak kita orang Kristen akan ketakutan. Kita baca berita takut, melihat keadaan ekonomi takut, melihat orang ngomong apa takut. No. Tuhan membangkitkan orang-orang yang seperti Dia. Dia tahu apa yang Dia akan hadapi. Yesus tahu enggak kalau setelah Dia mati Dia akan mendapatkan nama di atas segala nama? Tahu. Yesus enggak ragu. Nanti kalau enggak bangkit gimana ya? Kalau setelah saya mati umat manusia tetap enggak diselamatkan gimana ya? He knows. Dia tahu ada kemuliaan yang menanti dia. Dia tahu ada destiny yang menanti dia. Dan orang-orang yang tidak terintimidasi Anda bisa lewat. Dan itu yang pertama kali dimenangkan Tuhan di Taman Getsemani. Tadi Pastor Sapta sudah mengatakan, darah Yesus yang pertama tercurah itu di Taman Getsemani. Dan yang pertama ditebus adalah tanah. Yang pertama ditebus adalah kejadian, Saudara. Oh, keren.

[23:54]Di Taman Getsemani waktu dia berkata, "Not my will, but Your will." Adam yang pertama gagal karena dia melakukan kehendak sendiri. Adam yang kedua menang karena dia menaklukkan kehendak sendiri. Setelah dari Taman Getsemani dia keluar. Anda enggak pernah baca Tuhan Yesus pengin muter balik, enggak pernah. Dia menang terhadap intimidasi, tetap harus jalanin enggak? Tetap. Tetap harus disesah enggak? Tetap. Tetap harus dipaku enggak? Tetap. Tapi keluar dari Taman Getsemani ada satu keberanian yang dia miliki sampai selesai kehendak Bapa-Nya. Dan Filipi 2 berkata ayat yang ke-10 dan 11, "supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, (TB) dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!" (TB) Amin. Yohanes 1 ayat 29 dan seterusnya. Apa yang Alkitab katakan? "Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia." (TB)

[25:04]Apa yang Anak domba lakukan? Tiga hal. Nomor satu, Anak domba bukan hanya menghapuskan dosa kita, Anak domba mengangkat hidup kita dari keterpurukan. Kata menghapus di bahasa Yunaninya airo, diangkat. Saya temukan kata airo di Yohanes 15 ayat yang kedua.

[25:29]"Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah." (TB) Kalau ranting masih nempel sama pokoknya, itu ranting masih punya potensi berbuah enggak? Masih. Kecuali ranting itu jatuh dari pokoknya, maka dia bukan ranting lagi, namanya kayu. Ranting yang ada pada Tuhan, yang masih nempel, tapi tidak berbuah, bukan dipotong, diangkat. Anak domba mengangkat hidup Saudara. Enggak cuma orang percaya yang terima kuasa kebangkitan, "Terima kasih Tuhan, saya sudah ditebus, enggak perlu masuk neraka." Amin. No. Kalau kamu ngalamin kuasa kebangkitan, tadinya kamu malas, tadinya kamu gambar dirinya rusak, tadinya enggak bisa ngelihat hidup dengan optimis. Waktu kamu ditebus, waktu dosamu dihapuskan, hidupmu yang terpuruk diangkat oleh Tuhan. Itu namanya proses pendewasaan. Kuasa salib Kristus mengangkat hidup Saudara. Pohon anggur kalau rantingnya ke bawah, enggak bisa berbuah. Makanya kalau Saudara pernah lihat pohon anggur, pohon anggur rantingnya harus begini. Dan kadang diikat sama orang ke pohon anggur yang lain supaya rantingnya tetap di atas.

[26:47]Karena pohon anggur tidak bisa berbuah kalau rantingnya ke bawah. Orang yang lahir baru yang diangkat oleh Tuhan, cara kamu memandang dirimu sendiri. Kalau cara pandangmu salah, dan Anda cuma ngelihatnya ke bawah, kamu tidak mungkin bisa berbuah. Kalau kamu pesimis, kamu ketakutan, kamu terintimidasi, enggak mungkin kamu bisa berbuah. Dan Anak domba mengangkat hidup Saudara. Yang mengerti katakan Amin. Lanjut ayat 30.

[27:14]Yohanes pembaptis berkata, "Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Kemudian dari padaku akan datang seorang, yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku." (TB)

[27:37]Aku pun tidak mengenalnya, tetapi Dialah yang mengutus aku untuk membaptis dengan air telah berfirman kepadaku. Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atasnya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus. Nomer tiga, orang yang ngalamin kuasa kebangkitan Saudara harus dibaptis oleh Roh Kudus. Harus.

[28:10]Dibaptis Roh Kudus bukan opsi. Dibaptis Roh Kudus adalah paket dari kuasa kebangkitan.

[28:47]Kenapa? Karena hanya orang-orang yang penuh dengan Roh Kudus yang bisa melakukan Amanat Agung. Karena Injil yang Saudara dan saya bawa bukan teori. Injil tidak masuk di alam logis. Injil tidak bicara kepada jiwa. Injil menyentuh roh.

[29:11]Anak domba mati. Dia bangkit dari kematian. Dia naik ke surga supaya dia bisa penuhi Saudara dengan Roh Kudus-Nya. Hari ini saya mengajak kalau Engkau belum penuh dengan Roh Kudus, Engkau belum dibaptis roh. Roh Kudus bukan milik satu denominasi. Roh Kudus bukan milik satu sinode. Roh Kudus adalah milik semua orang percaya. Kenapa? Karena Roh Kudus mempersiapkan mempelai. Namanya pendamping, namanya penasehat, namanya penolong. Setiap orang yang jadi mempelai, Saudara akan pasti punya Bapa. Makanya kalau perempuan menikah yang mimpin anaknya ke pelaminan Papanya. Dan di pelaminan yang menanti mempelai agung-Nya. Dan setiap mempelai perempuan punya pagar Ayu, Bridesmaid. Siapa Bridesmaid Saudara? Roh Kudus. Dia yang pimpin Saudara untuk kenal mempelai agung-Mu. Karena Tuhan enggak akan menikah dengan orang yang dia enggak kenal. Dan tanda orang yang mengenal Yesus, Anda melakukan yang Yesus lakukan. Kerinduan hati Yesus jadi kerinduan hati Saudara. Saudara pernah bertanya enggak kenapa sampai hari ini Tuhan Yesus masih di surga? Jalanannya macet gitu? Kesangkut enggak bisa datang? Kenapa Dia belum kembali? Karena Dia menantikan mempelainya. Manusia diciptakan bukan hanya menjadi orang yang lewat hidup di bumi. Tapi generasi lepas generasi sampai Dia datang kembali, yang Dia rindukan adalah mempelai-mempelai yang dewasa. Disempurnakan jadi seperti Dia. Jadi Saudara dan saya hidup di tahun 2026 adalah hak istimewa dari surga. Di tengah-tengah dunia yang semakin gelap, gereja Tuhan semakin bersinar. Di tengah-tengah keadaan yang semakin tidak menentu, Gereja Tuhan jadi jawaban sampai semua mata akan melihat siapa yang dilihat? Yesus yang telah bangkit dari antara orang mati. Yang mengerti katakan Amin. Saya berdoa hari ini kau terima Baptisan Roh Kudus. Karena kuasa kebangkitan bagian dari pekerjaan anak domba. Dia membaptis orang-orang yang percaya kepada-Nya dengan Roh Kudus-Nya. Amin Saudara. Roh Kudus yang memampukan orang percaya bisa menang terhadap intimidasi. Roh Kudus yang menolong Tuhan Yesus untuk dia sampai di titik garis akhir melakukan kehendak Bapa.

[31:43]"Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." (TB) Untuk jadi apa? Martir. Siapa yang membangkitkan Yesus dari antara orang mati? Roh Kudus-Nya. Siapa yang memampukan Yesus untuk berkata, "Bukan kehendak-Ku tapi kehendak-Mu jadi." Roh Kudus-Nya. Setiap orang percaya perlu Roh Kudus. Dan hari ini kalau engkau membuka hatimu, kalau engkau berkata, "Lord, penuhi aku dengan Roh Kudus-Mu." Maka Roh Kudus yang membuat langkahmu pasti di tengah-tengah ketidakpastian. Orang percaya tidak mati karena ketakutan. Orang percaya tidak mati karena terintimidasi. Roh Kudus yang menjadikan Saudara dan saya lebih daripada pemenang, yang mengerti katakan Amin. Haleluya. Markus pasal yang ke-15 ayat 37. "Lalu berserulah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan nyawa-Nya." (TB)

[32:32]Jadi waktu Yesus di atas kayu salib berkata, "Sudah selesai." Apakah Dia berkata, "Sudah selesai" dengan nada seperti ini? "Ah, sudah selesai."

[32:58]Enggak loh. Orang yang darahnya sudah habis, disiksa sepanjang hari dan tergantung 6 jam. Sebelum dia mati, dia pakai segenap tenaga. Dan dia berkata, "It is finished." Itu deklarasi kemenangan.

[33:18]Dan Dia sudah enggak bicara buat dirinya sendiri. Saya bersyukur Yesus enggak bilang, "I am finished. Akhirnya aku selesai, habislah aku." No. Dia declare dengan suara nyaring, "It is finished." By the way, Yesus enggak pernah dibunuh. Karena Dia menyerahkan nyawanya. Tuhan Saudara dan saya dahsyat. Dia mati bukan karena dibunuh.

[33:59]Dia mati karena dia berkata, "Into Your hands, I commit my Spirit." Kalau Yesus tidak menyerahkan nyawanya, enggak bisa mati. Dan sebelum dia mati, dia berkata kepada Saudara dan saya tebusannya, "It is finished." Coba sekarang buka Mazmur 22 ayat 31, 32. Seruan Yesus sudah selesai, itu penggenapan nubuatan. Dan Saudara harus tahu kata, "It is finished" itu ada hubungannya sama Amanat Agung. Dari mana hubungannya? Mazmur 22 ayat 31 sampai 32. Jadi Yesus waktu dia berseru, "Sudah selesai." Dia lagi ngutus umatnya. Karena aku selesai, sekarang kamu mulai. Karena aku melakukan bagianku, sekarang kamu bisa muncul sebagai ciptaan yang baru. Dashyat. "Mereka akan memberitakan keadilan-Nya kepada bangsa yang akan lahir nanti, sebab Ia telah melakukannya." (TB)

[35:12]It is finished. Katakan sama-sama dengan saya, "It is finished." Karena Dia selesaikan yang Dia harus selesaikan, maka Saudara dan saya harus menyelesaikan apa yang harus kita selesaikan. Amin. Tapi Saudara enggak bisa melakukan Amanat Agung kalau sekali lagi terintimidasi, harus lepas dari intimidasi. Sekarang dicatat. Empat arti dari kata, "Sudah selesai." Yang nomor satu, hutangmu dibayar lunas.

[39:40]Nomor dua, peperanganmu sudah dimenangkan total. Nomor tiga, hukumanmu sudah ditangguhkan. Selesai. Itu kata tetelestai, bahasa Yunani. Bahasa Ibraninya Asah. Yang nomor empat, kata It is finished atau di bahasa Ibraninya Asah artinya, "Come forth."

[40:18]Muncul. Itu kata penciptaan. Jadi waktu Yesus berseru, "It is finished." Dia lagi manggil ciptaan yang baru. Muncul. Dia lagi manggil orang-orang yang merdeka, bangkit. Kata It is finished adalah kata pengutusan. Di hari kebangkitan ini, di tahun Amanat Agung, di hari gembala Saudara ulang tahun yang ke-61, dengar.

[40:53]Ada seruan buat GBI MBI. Saudara ada masa yang seperti ini. Bukan cuma berjemaat tapi Tuhan akan pakai hidup Saudara dahsyat bagi hormat dan kemuliaan nama Tuhan. Dan Tuhan berkata, "Bangkit." Tapi Saudara enggak bisa selesaikan yang menjadi mandatmu kalau kamu masih dicengkram sama namanya ketakutan. Sebelum saya selesai, 1 Yohanes 2 ayat 15 sampai 17. Tolong dibuka. Berdasarkan empat arti dari kata sudah selesai. "Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu." (TB)

[41:58]Sebab semua yang ada di dalam dunia yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Lihat ayat yang ke-17. "Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya." (TB) Loh, logisnya kan begitu. Dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya. "Tetapi orang yang tidak mengingininya," enggak gitu. Ayatnya bilang, "Tetapi orang yang melakukan." Oh. Kuasa kebangkitan bikin orang aktif bukan pasif. Jadi kalau ada orang Kristen cuma seminggu sekali datang ke Gereja. Melayani enggak mau, nginjil enggak mau, ngajar enggak mau, jadi berkat enggak mau. Saya pertanyakan, kuasa siapa yang beroperasi dalam hidupmu? Sebab hanya orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya. Ayatnya enggak ngomong begini, "Tetapi orang yang tidak mengingini isinya."

[43:18]Enggak gitu. Ayatnya bilang, "Tetapi orang yang melakukan." Oh. Kuasa kebangkitan bikin orang aktif bukan pasif. Jadi kalau ada orang Kristen cuma seminggu sekali datang ke Gereja, melayani enggak mau, nginjil enggak mau, ngajar enggak mau, jadi berkat enggak mau. Saya pertanyakan, kuasa siapa yang beroperasi dalam hidupmu? Sebab hanya orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya. Ayatnya enggak ngomong begini, "Tetapi orang yang tidak mengingini isinya." Enggak gitu. Ayatnya bilang, "Tetapi orang yang melakukan." Oh. Kuasa kebangkitan bikin orang aktif bukan pasif. Jadi kalau ada orang Kristen cuma seminggu sekali datang ke Gereja, melayani enggak mau, nginjil enggak mau, ngajar enggak mau, jadi berkat enggak mau. Saya pertanyakan, kuasa siapa yang beroperasi dalam hidupmu?

[44:28]Sebab hanya orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya. Ayatnya enggak ngomong begini, "Tetapi orang yang tidak mengingini isinya." Enggak gitu. Ayatnya bilang, "Tetapi orang yang melakukan." Oh. Kuasa kebangkitan bikin orang aktif bukan pasif. Jadi kalau ada orang Kristen cuma seminggu sekali datang ke Gereja, melayani enggak mau, nginjil enggak mau, ngajar enggak mau, jadi berkat enggak mau. Saya pertanyakan, kuasa siapa yang beroperasi dalam hidupmu? Sebab hanya orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya. Ayatnya enggak ngomong begini, "Tetapi orang yang tidak mengingini isinya." Enggak gitu. Ayatnya bilang, "Tetapi orang yang melakukan." Oh. Kuasa kebangkitan bikin orang aktif bukan pasif. Jadi kalau ada orang Kristen cuma seminggu sekali datang ke Gereja, melayani enggak mau, nginjil enggak mau, ngajar enggak mau, jadi berkat enggak mau. Saya pertanyakan, kuasa siapa yang beroperasi dalam hidupmu? Sebab hanya orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya. Ayatnya enggak ngomong begini, "Tetapi orang yang tidak mengingini isinya." Enggak gitu. Ayatnya bilang, "Tetapi orang yang melakukan." Oh. Kuasa kebangkitan bikin orang aktif bukan pasif. Jadi kalau ada orang Kristen cuma seminggu sekali datang ke Gereja, melayani enggak mau, nginjil enggak mau, ngajar enggak mau, jadi berkat enggak mau. Saya pertanyakan, kuasa siapa yang beroperasi dalam hidupmu? Sebab hanya orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya. Ayatnya enggak ngomong begini, "Tetapi orang yang tidak mengingini isinya." Enggak gitu. Ayatnya bilang, "Tetapi orang yang melakukan." Oh. Kuasa kebangkitan bikin orang aktif bukan pasif. Jadi kalau ada orang Kristen cuma seminggu sekali datang ke Gereja, melayani enggak mau, nginjil enggak mau, ngajar enggak mau, jadi berkat enggak mau. Saya pertanyakan, kuasa siapa yang beroperasi dalam hidupmu? Sebab hanya orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya. Ayatnya enggak ngomong begini, "Tetapi orang yang tidak mengingini isinya." Enggak gitu. Ayatnya bilang, "Tetapi orang yang melakukan." Oh. Kuasa kebangkitan bikin orang aktif bukan pasif. Jadi kalau ada orang Kristen cuma seminggu sekali datang ke Gereja, melayani enggak mau, nginjil enggak mau, ngajar enggak mau, jadi berkat enggak mau. Saya pertanyakan, kuasa siapa yang beroperasi dalam hidupmu? Sebab hanya orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya. Ayatnya enggak ngomong begini, "Tetapi orang yang tidak mengingini isinya." Enggak gitu. Ayatnya bilang, "Tetapi orang yang melakukan." Oh. Kuasa kebangkitan bikin orang aktif bukan pasif. Jadi kalau ada orang Kristen cuma seminggu sekali datang ke Gereja, melayani enggak mau, nginjil enggak mau, ngajar enggak mau, jadi berkat enggak mau. Saya pertanyakan, kuasa siapa yang beroperasi dalam hidupmu? Sebab hanya orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya. Ayatnya enggak ngomong begini, "Tetapi orang yang tidak mengingini isinya." Enggak gitu. Ayatnya bilang, "Tetapi orang yang melakukan." Oh. Kuasa kebangkitan bikin orang aktif bukan pasif. Jadi kalau ada orang Kristen cuma seminggu sekali datang ke Gereja, melayani enggak mau, nginjil enggak mau, ngajar enggak mau, jadi berkat enggak mau. Saya pertanyakan, kuasa siapa yang beroperasi dalam hidupmu? Sebab hanya orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya. Ayatnya enggak ngomong begini, "Tetapi orang yang tidak mengingini isinya." Enggak gitu. Ayatnya bilang, "Tetapi orang yang melakukan." Oh. Kuasa kebangkitan bikin orang aktif bukan pasif. Jadi kalau ada orang Kristen cuma seminggu sekali datang ke Gereja, melayani enggak mau, nginjil enggak mau, ngajar enggak mau, jadi berkat enggak mau. Saya pertanyakan, kuasa siapa yang beroperasi dalam hidupmu? Sebab hanya orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya. Ayatnya enggak ngomong begini, "Tetapi orang yang tidak mengingini isinya." Enggak gitu. Ayatnya bilang, "Tetapi orang yang melakukan." Oh. Kuasa kebangkitan bikin orang aktif bukan pasif. Jadi kalau ada orang Kristen cuma seminggu sekali datang ke Gereja, melayani enggak mau, nginjil enggak mau, ngajar enggak mau, jadi berkat enggak mau. Saya pertanyakan, kuasa siapa yang beroperasi dalam hidupmu? Sebab hanya orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya. Ayatnya enggak ngomong begini, "Tetapi orang yang tidak mengingini isinya." Enggak gitu. Ayatnya bilang, "Tetapi orang yang melakukan." Oh. Kuasa kebangkitan bikin orang aktif bukan pasif. Jadi kalau ada orang Kristen cuma seminggu sekali datang ke Gereja, melayani enggak mau, nginjil enggak mau, ngajar enggak mau, jadi berkat enggak mau. Saya pertanyakan, kuasa siapa yang beroperasi dalam hidupmu? Sebab hanya orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya. Ayatnya enggak ngomong begini, "Tetapi orang yang tidak mengingini isinya." Enggak gitu. Ayatnya bilang, "Tetapi orang yang melakukan." Oh. Kuasa kebangkitan bikin orang aktif bukan pasif. Jadi kalau ada orang Kristen cuma seminggu sekali datang ke Gereja, melayani enggak mau, nginjil enggak mau, ngajar enggak mau, jadi berkat enggak mau. Saya pertanyakan, kuasa siapa yang beroperasi dalam hidupmu? Sebab hanya orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya. Ayatnya enggak ngomong begini, "Tetapi orang yang tidak mengingini isinya." Enggak gitu. Ayatnya bilang, "Tetapi orang yang melakukan." Oh. Kuasa kebangkitan bikin orang aktif bukan pasif. Jadi kalau ada orang Kristen cuma seminggu sekali datang ke Gereja, melayani enggak mau, nginjil enggak mau, ngajar enggak mau, jadi berkat enggak mau. Saya pertanyakan, kuasa siapa yang beroperasi dalam hidupmu? Sebab hanya orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya. Ayatnya enggak ngomong begini, "Tetapi orang yang tidak mengingini isinya."

Need another transcript?

Paste any YouTube URL to get a clean transcript in seconds.

Get a Transcript