Thumbnail for PRAKTIKUM KOROSI PADA PAKU BESI  | APA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKARATAN? by Arnienta Maharani

PRAKTIKUM KOROSI PADA PAKU BESI | APA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKARATAN?

Arnienta Maharani

6m 9s621 words~4 min read
Auto-Generated

[0:00]Halo. Kembali lagi dengan saya Angelica Arni dari kelas 12 IV2 nomor absen lima. Nah, tujuannya apa sih melakukan praktik ini? Tujuannya adalah untuk menyelidiki faktor-faktor atas saja yang mempengaruhi terjadinya korupsi pada fakultas ini. Sebelum kita lanjut lagi, saya akan menjelaskan sedikit dasar teori. Korupsi itu apa sih? Korupsi itu adalah perkusakan atau degradasi logam akibat reaksi redos antara suatu logam dengan berbagai zat di lingkungannya yang menghasilkan senyawa senyawa yang tidak dikehendaki. Korupsi biasa disebut dengan perkaratan. Nah, contoh korupsi yang paling lazimnya sederhana adalah dengan perkaratan patung besi ini yang akan kita praktikkan. Nah, sekarang kan? Yuk kita mulai. Oke, teman-teman, kita masuk dalam alat dan bahannya. Pertama siapkan enam buah paku. Enam buah gelas plastik beserta tutupnya. Namun yang satu saya tidak memakai tutupnya. Lalu ada pinset dan saya menggunakan sarung tangan boleh plastik ataupun sarung tangan lainnya dan bahan-bahannya saya menggunakan air biasa, air panas, air garam, cuka dan minyak goreng. Selasi atau karet. Langkah pertama, jangan lupa kita beri label dulu pada masing-masing plastik dengan nama-nama bahannya. Lalu juga sudah kita tuangkan bahannya. Keluarkan ambil pakunya. Air biasa. Ke dalam air panas, ke dalam air garam, ke dalam cuka, ke dalam minyak goreng. Kita masukkan ke dalam yang tanpa bahan apapun dalam keadaan dibuka. Setelah itu kita tetep. Jadi kita akan mengamati selama 14 hari ke depan atau selama 2 minggu.

[2:16]Jadi catat ya ini hari Jumat tanggal 24 September pukul 11.00 siang. Lalu kita akan bertemu lagi. Besok Jumat tanggal 8 Oktober jam 11.00. Semoga praktikum ini berhasil sehingga saya pun bisa memberikan kesimpulan dan hasil yang bermanfaat bagi kalian semua.

[3:16]Kita lihat di air garam warnanya keruh, coklat kekuningan. Di air biasa warnanya juga keruh, coklat kekuningan. Di air panas juga warnanya keruh, coklat kekuningan. Di air juga warnanya merah. Di minyak goreng warnanya seperti warna asli, kuning keemasan dan keemasan terbuka tidak ada apa-apa. Selanjutnya kita angkat paku besi dari masing-masing gelas yang telah kita diamkan selama 2 minggu. Nah, mari kita bahas. Percobaan pertama pada air garam. Terbukti bahwa paku tersebut bisa berkarat karena garam adalah larutan elektrolit. Keberadaan elektrolit seperti garam NaCl pada medium korrosi akan mempercepat terjadinya korosi sebagaimana ion-ion elektrolit membantu menghantarkan elektron-elektron bebas yang terlepas dari reaksi oksidasi di daerah anode kepada reaksi reduksi pada daerah katoder. Nah, kedua, air biasa. Terbukti pada paku tersebut bisa berkarat karena di dalamnya ada oksigen dan biasanya oksigen di air biasa justru lebih banyak daripada oksigen di air panas atau mendidih. Yang ketiga, di air panas. Terbukti paku tersebut juga bisa berkarat karena air tersebut memiliki temperatur sedikit lebih tinggi daripada air biasa. Nah, temperatur seperti itulah bisa mempercepat korosi. Keempat, air juga. Terbukti bisa berkarat karena juga merupakan larutan asam dan memiliki pH kurang dari 7. Reaksi korosi besi akan lebih cepat sebagaimana reaksi reduksi oksigen dalam suasana asam lebih spontan yang ditandai dengan potensial reduksinya lebih besar dibanding dalam suasana netral ataupun basa. Kelima, minyak. Terbukti paku tersebut tidak bisa berkarat karena minyak tidak mengandung oksigen dan menghambat kontak langsung antara besi dengan oksigen dan air. Yang keenam kosong. Terbukti paku tersebut tidak berkarat karena besi tidak berkarat di dalam udara yang kering dan perkaratan terjadi hanya di di udara yang lembab.

[5:26]Nah, kesimpulan yang dapat kita ambil adalah satu. paling cepat mengalami korosi adalah gelas yang diisi air panas dan air garam. Yang kedua, paling lambat mengalami korosi adalah gelas yang diisi air biasa dan air. Jadi, ketiga faktor-faktor yang mempengaruhi korosi adalah satu. kontak langsung antara besi dengan oksigen dan air. Kedua, kelembaban udara. Ketiga, larutan elektrolit atau garam. Keempat, temperatur. Kelima, pH. Demikian akhir dari seluruh rangkaian kegiatan ini, semoga apa yang dapat saya sampaikan itu bermanfaat dan mohon maaf jika ada kekurangan. Terima kasih.

Need another transcript?

Paste any YouTube URL to get a clean transcript in seconds.

Get a Transcript