[0:00]Wah! Woo! Agen AI ini lebih hebat dari OpenClaw. Saya kasih tutorial cara pakainya, gratis! Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, ya. Kita akan belajar mengenai Hermes atau Hermes Agent. Bagi kamu yang belum tahu, Hermes Agent ini merupakan sebuah karya dari Nous Research, ya. Nous Research ini semacam lembaga penelitian AI. Dan bagi kamu yang belum tahu juga, Hermes Agent ini merupakan alternatif atau mirip-mirip seperti OpenClaw. Bagi kamu yang sudah sering pakai OpenClaw, tentunya tahu apa itu OpenClaw. Tapi bagi kamu yang belum tahu, intinya Hermes Agent ini adalah sebuah agen yang bisa kamu perintah untuk melakukan apapun. Bedanya dengan OpenClaw, apa? Di sini saya sudah menyiapkan script dari Gemini, ya. Di sini jawaban dari Gemini, Hermes Agent ini merupakan sebuah alternatif atau sama, mirip-mirip seperti OpenClaw. Bedanya di sini Hermes Agent ini punya beberapa keunggulan, yaitu dia berevolusi mandiri dan juga dia skill-nya otomatis, jadi dia tidak perlu kamu beri skill dot MD, ya. Jadi di sini dia, kalau OpenClaw biasanya kamu untuk skill atau keahlian-keahlian yang dalam tugas-tugas yang dia perintah diperintahkan ke dia, dia harus mempelajari dari skill dot MD. Tapi kalau Hermes Agent ini dia mandiri, dia bisa belajar dari tugas-tugas yang sudah ada. Jadi intinya apa? Dia semakin lama kamu pakai, dia akan semakin pintar, ya, jadi bahasanya seperti itu. Nah, di sini lalu bagaimana cara memakai Hermes Agent, ya? Di sini mungkin nanti kamu bisa pelajari sendiri mengenai Hermes Agent lebih detail di alamat Hermes Agent dot Nous Research ini. Silakan nanti saya taruh link-nya di deskripsi video. Tapi bagaimana cara memakai Hermes Agent secara praktis? Di sini kita bisa memakainya melalui SumoPod, ya. Bagi kamu yang belum tahu SumoPod, nanti saya taruh link-nya di bawah, enggak masalah. Eh, nanti kamu masuk dan kamu deposit, ya. Deposit ke SumoPod mungkin 50 atau 100.000, ya. Di sini SumoPod ini platform untuk menggunakan berbagai macam open source tool secara murah. Ya, di sini tinggal satu klik kamu langsung bisa pakai Hermes Agent. Nah, setelah kamu deposit yang perlu kamu lakukan adalah kamu ke bagian VPS, ya. VPS, lalu kamu Create VPS dan kamu beri nama saja Hermes, atau kamu beri nama apa yang kamu sukai. Intinya dia harus mengidentifikasi ini, nama ini hanya untuk identifikasi kamu sendiri mengenai VPS yang mau kamu pakai. Dan di sini kita bisa memilih provider-nya Tencent, ya, sebab Hermes Agent baru ada di provider Tencent yang satu kali klik. Kalau kamu pakai Alibaba atau pakai yang lain, itu bisa, tapi nanti harus instal manual. Nah, terus kita bisa memilih Jakarta juga untuk biar latensinya lebih kecil, ya, lebih dekat dengan tempat kita. Dan di sini kamu di operating system, kamu bisa scroll ke bawah, kamu bisa memilih Hermes. Nah, di sini untuk Hermes ini dia memang masih diskon di Open di SumoPod. Kamu bisa pilih paket yang kamu sukai, ya. Sebetulnya 2 GB RAM ini sudah cukup. Jadi kita di sini mungkin akan pilih mungkin yang inilah, yang menengah, yang 4 GB RAM, ya, mungkin yang tidak terlalu kecil. Dan saya di sini karena hanya untuk uji coba saja, saya tidak memilih transfer data yang terlalu besar, ya. Storage juga 60 GB saya kira cukuplah. Nah, di sini kita akan nge-charge Rp54.000, ya. Lalu kita klik, klik Create VPS. Nanti akan keluar eh perjanjian sewa kita dengan SumoPod sama verifikasi manusia. Dan kita bisa melihat ini tinggal kita deploy saja satu kali klik tanpa kamu harus ngerti Linux, dia sudah bisa kita instal dengan dua core CPU dan 4 GB RAM. Tentunya RAM dan CPU ini nanti mempengaruhi kinerja Hermes Agent kamu, ya. Nah, setelah ini kita akan melihat setelah terinstal, bagaimana langkah-langkahnya, bagaimana cara memakainya, kamu tonton terus. Tapi kamu jangan lupa juga cek link pelatihan di deskripsi video untuk mengetahui lebih dalam mengenai Hermes Agent ini. Sekarang kita bisa lihat, ya. Sekarang saya sudah menampilkan HP saya. HP saya dengan aplikasi Telegram. Dan kita akan coba mulai chatting dengan Hermes Agent, ya. Tadi saya sudah melakukan setting-an-setting-an yang diperlukan agar Hermes berjalan dan beberapa setting-an agar Hermes bisa kita pakai. Sekarang kita tes saja biar kamu melihat apa fungsi dari Hermes Agent ini, ya. Kita coba tanya langsung kepada si agennya sendiri, kamu fungsinya apa? Seperti kamu lihat ini saya mengetik di HP saya dan saya tampilkan atau saya streaming-kan ke layar monitor. Mungkin kalau kamu kurang jelas bisa kamu zoom, ya. Ini akan coba saya besarkan dikit biar kamu melihatnya lebih jelas. Bisa dilihat ketika saya melakukan pertanyaan dengan bahasa awam saja, dia akan melakukan pengambilan skill secara sistematis. Dan di sini akan coba saya kecilkan keyboard-nya biar kamu melihat hasilnya lebih spesifik. Nah, di sini dia juga bisa mendeteksi langsung akun Telegram saya, ya. Di sini akun saya yaitu nama saya. Dan di sini dia bertanya dengan beberapa wawasan, ya. Di sini kita juga bisa bertanya dengan sesi baru biar kita
[6:21]melihat di sini juga banyak perintah-perintah yang bisa kamu kirimkan. Coba kita di sini akan bertanya dengan sesi baru. Di sini kita akan bertanya sesi reset.
[6:40]Kita akan bertanya fungsi Hermes Agent secara umum. Nanti dia akan menjawab berdasarkan wawasan dari skill yang sudah dia miliki. Dan kamu perlu tahu Hermes Agent ini mengingat pekerjaan atau percakapan yang sudah kita lakukan sehingga dia berbeda dengan beberapa agen-agen yang lain yang kadang kala lupa, ya. Sudah pernah kamu beri perintah dan kamu beri petunjuk secara detail tapi dia lupa. Tapi kalau Hermes Agent ini dia adalah agen yang bertambah pintar. Nah, di sini bisa dibaca pertanyaan saya. Saya bertanya tentang apa fungsi dari dia, dia banyak fungsinya. Jadi kamu bisa chatting dari Hermes Agent ini dari aplikasi WhatsApp atau Telegram. Banyak juga aplikasi chat lain, ya, tapi yang biasa kita pakai untuk di Indonesia ini kelihatannya hanya Telegram dan WhatsApp. Terus dia juga bisa kamu suruh untuk melakukan konversi teks, mengirim gambar, video, dokumen.
[7:44]Otomasi, ya, otomasi dan lain-lain juga bisa. Dia juga bisa melakukan pencarian di web dan juga menggunakan browser, ya. Jadi kamu yang mungkin mau buat browser automation juga bisa. Dia juga bisa untuk menghasilkan kode untuk coding agent. Nah, di sini yang paling menarik yaitu dia punya persistent memory, dia pengingat kesukaan kamu dan juga fakta-fakta atau hasil dari pekerjaan sebelumnya sehingga dia bertambah pintar. Misal kamu suruh melakukan pekerjaan, tapi ternyata dia melakukan dengan kurang tepat, dia nanti akan improve biar nanti pekerjaan itu dilakukan dengan lebih tepat dengan melihat hasil dari pekerjaan sebelumnya.
[8:32]Jadi sebagai seorang asisten dia akan bertambah pintar seiring dengan pengalaman. Nah, di sini juga kita coba bertanya, bisakah
[8:50]membahas otomatis bila ada pesan langsung dari atau di Telegram saya, ya, bukan dari di Telegram saya.
[9:11]Responnya sangat cepat, ya, untuk Hermes Agent ini. Nah, nanti di sini, teman-teman, kita akan membahas secara setup-nya. Jadi tadi sudah kita bahas cara instalnya. Lalu apa yang perlu kamu lakukan setelah kamu menginstal tadi? Di sini bisa kita lihat, ya, saya sudah menginstal Hermes SumoPod ini dan melakukan setting-an. Akan saya ulangi lagi bagi kamu yang mungkin belum begitu paham nanti, ya. Akan saya ulangi lagi.
[9:43]Nah, tadi setelah kamu melakukan instalasi Hermes di SumoPod, ya, kamu bisa melihat kamu akan mendapatkan seperti ini. Jadi bagi Anda yang awam, mungkin ini agak membingungkan. Tentunya harapan kamu ketika kamu menginstal Hermes, kamu akan mendapatkan URL dan kamu tinggal klik, lalu kamu akan masuk ke sebuah halaman login. Tapi tidak seperti itu, ya. Jadi kamu tonton terus agar tahu cara menggunakan Hermes. Langkah pertama yaitu kamu harus menginstal sebuah SSH SSH, ya. Maaf, SSH client. Jadi bagi yang awam apa SSH client ini? Ini adalah sebuah cara untuk connect ke sebuah server, biasanya server Linux, ya. Di sini kita akan memakai PuTTY, ya, sebagai SSH client yang eh apa namanya? yang umum saja, ya. Nah, di sini kita kalau masuk ke dalam PuTTY.org, kita bisa ke link yang di bawah di halaman download-nya, ya. Lalu kita men-download sesuai dengan platform yang kamu pakai. Untuk Windows, biasanya kita 64-bit x86, jadi bukan yang ARM, ya. Kecuali kalau Windows kamu, kamu cek 32-bit, tapi sekarang sangat jarang Windows 32-bit. Nah, di sini kita kita klik saja instal, lalu kita kita klik, lalu untuk men-download dan kita instal di komputer kita. Nanti PuTTY itu tampilannya seperti ini, teman-teman. Jadi PuTTY adalah sebuah SSH client yang simpel. Tampilannya seperti ini nanti sudah terinstal di komputer kamu dan kamu nanti bisa connect ke server yang tadi kamu beli di SumoPod, ya. Nah, sekarang kita buka untuk melihat alamat servernya, yaitu IP yang kita catat ini dan kita copy, kita masukkan ke PuTTY, ya, tadi. Di IP address kita paste saja. Port-nya tetap 22, ya, karena ini port default-nya untuk SSH. Lalu setelah itu kita lihat apa username kita? Username kita di sini adalah Ubuntu, ya, default-nya Ubuntu. Lalu password ini, nah, password ini, teman-teman, ini nanti kamu buka, lalu kamu copy, ya. Jadi di sini tidak akan saya lihatkan password saya. Nah, langkah selanjutnya setelah kamu meng-copy password tadi, kamu buka terminal. Ketika muncul peringatan seperti ini, kamu accept dan kamu login as Ubuntu. Tadi sesuai nama di server SumoPod kamu, tapi kalau di SumoPod kamu namanya root atau apa, tentunya kamu ikuti. Tapi di sini di contoh ini namanya adalah Ubuntu di sini, jadi sama seperti yang tertulis di sini. Di contoh saya namanya Ubuntu, lalu kita enter. Nah, di sini kita akan diminta password. Berarti kamu harus meng-copy password tadi dari sini. Ini kamu buka dulu dengan ikon mata ini, nanti biar terbuka, baru kamu copy, jangan langsung copy, kadang kala dia error kalau langsung copy. Nah, untuk mem-paste-kannya tidak bisa dengan Ctrl V, ya. Kalau di PuTTY ini, kamu pakai Shift dan Insert, ya. Tombol Shift dan Insert ditekan bersamaan di keyboard. Terus kita tekan Enter. Kita tunggu sebentar. Eh, dia sedang verifikasi. Nah, di sini salah, ya, karena tadi saya belum memasukkan password-nya karena belum saya tekan gambar mata tadi. Makanya di sini akan saya pause dulu. Tadi saya sudah mem-paste-kan dengan Shift Insert, ya, di terminal dan sekarang bisa kita lihat terminal terbuka. Nah, teman-teman, ini kita baru masuk ke Linux-nya tadi. Ya. Kita baru masuk ke Linux-nya. Nah, sekarang kita akan masuk ke Hermes-nya, teman-teman. Langkah pertama, tentunya kita bisa membuka Hermes setup, ya. Perhatikan perintahnya, kamu ketikkan di terminal sini, lalu kamu ketikkan Hermes setup. Nah, kalau kita mengetikkan Hermes setup, lalu kita tekan Enter, nanti kita akan ditampilkan dengan halaman Quick Setup atau Full Setup. Kita harus memilih dengan tanda panah di keyboard kamu, panah atas bawah ini, ya. Nah, di sini perhatikan, selalu pilih Quick Setup. Setelah kita memilih, baru kita tekan Enter. Kita tunggu sebentar, dia sedang mempersiapkan Quick Setup untuk kita.
[14:11]Nah, di sini untuk Quick Setup, langkah pertama biasanya kita akan diminta untuk memasukkan penyedia AI-nya atau AI provider-nya. Nah, teman-teman, saya akan memakai SumoPod, ya. Untuk SumoPod itu, dia tidak ada karena kita harus memasukkan custom endpoint, ya. Di sini diperhatikan, pilih custom endpoint, berarti nomor tiga dari bawah. Ini belum tentu nomor tiga dari bawah, tapi kamu cari saja Custom Endpoint, tapi di versi Hermes saya ini dia di nomor tiga dari bawah, ya. Lihat, ini yang warnanya hijau. Lalu kamu tekan Enter. Nah, nanti kita tunggu sebentar. Setelah itu, nanti kita akan diminta untuk memasukkan, ini biar lebih jelas, saya taruh di atas. Memasukkan URL-nya, ya. Di sini URL base-nya. Nah, SumoPod itu bisa kita lihat URL base-nya di bagian AI. Ini pastikan juga kamu sudah men-top up ini, ya, AI balance kamu, dengan cara klik top up. Lalu kamu tuliskan mungkin 1 dolar, ya, Rp17.000 atau 2 dolar, atau kalau kamu pengin mudah pakai saja punya SumoPod ini yang sudah ada 5 dolar, 10 dolar. Tentunya kamu ini harus isi dulu saldo SumoPod kamu. Jadi ini diambil dari saldo SumoPod, ya. Kalau saldo SumoPod-nya tinggal dikit, ya, berarti 1 dolar tidak masalah. Lalu kamu top up, ya. Nah, di sini punya saya sudah saya top up dan di sini saya tinggal mencari ini, HTTPS ai.sumopod.com. Berarti ini saya tinggal ketikkan di terminal, ya.
[15:53]Nah, di sini jangan lupa bukan hanya ini, harus ada di belakangnya V1. Jadi sama seperti contoh yang diberikan oleh Hermes ini. Jadi, ini adalah default base URL untuk OpenAI like, ya. Jadi, yang mirip-mirip seperti OpenAI. Kita tekan Enter. Nah, terus untuk API key, kamu ambil dari SumoPod, ya. Di sini nanti saya akan buat API key baru untuk dummy saja, ya. Jadi, ini tidak apa-apa saya lihatkan di layar karena nanti akan saya hapus. Ini kita copy lalu kita ke terminal lagi. Dan kita Shift Insert lagi untuk memasukkan ke terminal. Ini tidak akan tampil, jadi kalau kamu ini tidak tampil, kamu jangan bingung karena memang untuk password, API key itu tidak akan tampil di terminal, ya. Yang penting kamu Shift Insert. Nah, ini berarti sudah kita tekan Enter. Nah, kalau betul kamu memasukkan API key tadi, nanti akan keluar pilihan eh apa namanya? Pilihan-pilihan AI-nya. Di sini caranya kamu memilih model, kamu bisa memasukkan nomornya saja, kan, tidak perlu memilih tadi seperti tadi atas bawah, tapi kamu masukkan nomornya. Nah, di sini kita akan pakai yang cepat yaitu nomor sembilan, yaitu adalah MiniMax. M27 High Speed ini, ya, teman-teman. Nah, ini. Berarti saya harus memasukkan nomor sembilan. Kita tekan kita klik saja nomor sembilan, lalu kita Enter. Terus Context Length ini tidak perlu kamu isi karena nanti auto detect. Berarti langsung saja Enter. Display Name boleh kamu biarkan default AI dot sumopod dot com. Nah, di sini teman-teman, kita juga bisa melihat kita selesai menginstal AI, dan kita memakai punya SumoPod biar bisa bayar pakai rupiah. Lalu kita sekarang tinggal di langkah untuk mensetting messaging platform, yaitu kita akan pakai Telegram, ya. Nah, di sini kita ada pilihan dua atas bawah ini. Nah, kita pastikan milih yang set up messaging now, lalu kita tekan Enter. Nah, di sini kita untuk menghidupkan platform messaging mana yang mau kita hidupkan. Ini kita bisa memilih dengan cara memasukkan nomornya. Misal kita mau menghidupkan Telegram, berarti nomor satu sama WhatsApp, berarti nomor sembilan. Berarti kita tekan dulu satu, lalu Enter. Nah, bisa dilihat Telegram sekarang hidup. Lalu misal kamu mau menghidupkan WhatsApp juga, berarti sembilan, Enter. Nah, tapi saya di sini hanya ingin memakai Telegram saja, WhatsApp akan saya matikan dulu. Berarti sembilan saya saya masukkan lagi. Nah, nanti yang sembilan akan tidak terpilih, ya. Nanti untuk WhatsApp itu nanti butuh langkah tambahan di video selanjutnya. Nah, sekarang kalau kita sudah Telegram saja, berarti kita bisa Enter. Nah, langkah pertama untuk Telegram ini diperhatikan, teman-teman, kita harus membuat bot baru. Nanti akan saya tampilkan di layar. Kita akan menampilkan layar saya. Cara membuat bot barunya, kamu perhatikan. Ini akan saya taruh tengah biar lebih mudah. Langkah pertama kamu harus mencari di Telegram BotFather, ya. Kamu ketikkan saja di Telegram kamu, BotFather. Nah, nanti cari BotFather yang akun terverifikasi dan gambarnya ini. Lalu kamu klik. Nah, BotFather ini adalah sebuah eh akun Telegram untuk men-setting akun bot, ya. Jadi bisa dibilang dia akun untuk membuat akun bot baru. Langkah pertama kamu bisa membuat bot baru dengan cara kita akan lihat kita bisa mengklik start, ya. Jadi slash start. Jadi kita tekan saja slash, lalu kamu kirim. Nah, di sini kalau kita mengklik start tadi, nanti kita akan diberi beberapa pilihan, ya. Nah, kalau kamu ingin membuat bot baru, perhatikan ini ada perintah new bot ini. Slash new bot. Nah, di sini kita bisa memberi nama sesuai keinginan kamu. Kamu boleh beri nama apa saja, tapi di sini saya untuk keperluan tutorial, kita akan buat Hermes Tutor Bot. Nah, terus tadi kita membuat nama, baru sekarang kita membuat username. Nah, perhatikan username ini ada aturannya, tidak sembarangan. Berarti misal kita mau buat namanya Hermes Tutor Bot, itu bisa seperti ini.
[21:11]Nah, ini ternyata sudah tidak bisa, berarti misal kita pakai misal dua, ya. Misal terus bot. Kalau nanti sudah habis lagi, nanti kita cari yang lain. Nah, di sini ternyata masih bisa untuk Hermes Tutor dua bot. Nah, di sini dia sudah hidup. Jadi yang perlu kamu ambil apa nanti setelah ini, yang kamu perlu ambil adalah ini, Access Token ini, ya. Perhatikan Access Token ini. Kita blok dulu dari belakang boleh.
[21:58]Nah, ini teks sudah disalin ke papan klip, ya. Berarti kamu tinggal kembali ke tadi. Apa namanya? ke PuTTY tadi, ke terminal PuTTY. Nah, di sini token itu tadi yang kita Shift Insert ke dalam ke terminal, ya. Perlu diingat, password, Access API key, token, dan lain-lain tidak akan tampil, tapi itu sebenarnya sudah termasukkan ke terminal, asal kamu tekan Shift Insert, ya. Lalu kita Enter saja. Nah, kalau betul berarti nanti akan masuk ke langkah selanjutnya, yaitu Telegram Bot Take Saved ini, berarti betul. Dan kita bisa memilih ID kita saja yang bisa mengirim pesan, atau kalau semua orang bisa mengirim pesan ke bot kita, berarti kita biarkan kosong. Nah, di sini saya akan memilih ID saya. Cara melihat ID ini diperhatikan. Cara melihat ID Telegram itu, kamu bisa membuka lagi aplikasi Telegram-nya. Mohon maaf, teman-teman. AnLink-nya suka kayak gini, nih.
[23:09]Nah, sekarang kita akan melihat ID Telegram itu kita bisa melihat ID kita, atau kita membiarkannya saja kosong.
[23:44]Kita Enter saja biar semua orang bisa mengirim pesan kepada bot kita. Nah, untuk home channel kita juga bisa Enter saja. Nah, berarti Telegram sudah siap kita pakai, kita ketik Yes, lalu kita Enter. Maaf, sudah.
[24:56]Berarti ini Telegram sudah bisa kamu pakai dengan cara kamu mengirim pesan kepada bot yang tadi, teman-teman. Yang kamu setting tadi, yaitu adalah Hermes Tutor dua bot, ya.
[25:17]Jadi semudah itu cara kita memakai Hermes dengan akun Telegram dan menyambungkannya Hermes ke dalam terus AI yang kita inginkan. Tadi kita pakai AI SumoPod. Dan kita tinggal melakukan beberapa config untuk sesuai keperluan kita. Jadi misal Hermes mau kita pakai untuk mem-browsing web, mencari info, kita harus menyiapkan beberapa hal untuk misal dia kita suruh untuk melakukan skill-skill tertentu, berarti kita bisa men-setup dengan Hermes Setup Tools, ya. Jadi kita kalau kita sudah pengin me-launching saja, di sini langkah terakhir ada Launch Hermes Chat Now, kita bisa Yes. Jadi Anda selain bisa chatting lewat Telegram, juga bisa chatting lewat terminal langsung. Tadi yang Telegram sudah saya lihatkan di awal video. Kita tunggu dulu Hermes chat launch, ya. Coba kita tes, siapa kamu?
[26:30]Nah, di sini bisa dilihat dia sedang berusaha menjawab, ya, menganalisa pertanyaan kita. Nah, di sini saya adalah Hermes Asisten Chat dan seterusnya dan seterusnya, ya. Nah, di sini kita akan tanya, bagaimana menyiapkan kamu agar dapat mencari info di web? Nah, jadi intinya apa? Hermes ini selain bisa membantu kamu melakukan pekerjaan, dia juga bisa kamu setting untuk membantu kamu dalam men-setting dirinya sendiri. Jadi kamu tidak perlu bingung kalau ada pertanyaan, tanya saja ke si Hermes-nya sendiri bagaimana menyiapkannya. Tapi nanti saya juga akan buat video tutorial yang lengkap, ya. Jadi mungkin kamu suka dengan tutorial saya, kamu bisa klik like dan subscribe. Intinya apa? Hermes ini lebih hebat dari OpenClaw. Banyak yang menyatakan seperti itu, sebab OpenClaw, dia harus kita ajari manual. Sedangkan Hermes ini dia punya namanya eh sistem yang membuat dia semakin pintar dalam setiap tugas yang dia lakukan. Jadi dia akan mengingat skill-skill yang sudah diberikan, yang diajarkan ke dia. Selain kita bisa buat skill secara manual, dia juga akan mengingat secara otomatis, membuat skill baru secara otomatis. Jadi dia sama seperti manusia, ya. Semakin kamu ajari, semakin kamu berikan tugas, dia akan bertambah skill yang dia punya. Tidak seperti bot, tapi dia seperti manusia. Jadi betul-betul sebuah Agent AI, Artificial Intelligent Agent yang bisa kamu perintah untuk melakukan apapun, asal dia diberi akses dan diberi tools yang memungkinkan pekerjaan tersebut. Nanti di video selanjutnya, saya akan membahas tools-tools secara men-setup-nya dan lain-lain. Kamu tonton terus channel saya. Saya Mohamad Martias Billy undur diri. Terima kasih. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.



