[0:04]Halo sobat Indobot, jumpa lagi di channel Indobot TV. Nah, sebelum kita mulai video ini, jangan lupa untuk subscribe dan nyalakan lonceng notifikasi agar kamu selalu dapat update video-video terbaru dari kami.
[0:20]Di video kali ini kita akan membahas mengenai Internet of Things dan penerapannya. Jadi hampir semua kegiatan atau aktivitas bisa diselesaikan dengan mudah oleh teknologi. Nah, apa sih sebenarnya Internet of Things itu? Internet of Things atau sering disebut dengan IoT, pertama kali diperkenalkan oleh Kevin Ansten pada tahun 1999. Internet of Things merupakan konsep teknologi yang memiliki kemampuan untuk men-transfer data lewat jaringan tanpa memerlukan adanya interaksi manusia ataupun dari manusia ke perangkat komputer. Unsur-unsur pembentuk IoT.
[1:08]Ada beberapa unsur pembentuk IoT seperti, kecerdasan buatan atau artificial intelligence atau AI adalah kecerdasan yang dibuat oleh manusia yang ditambahkan ke dalam sistem teknologi, diatur dan dikembangkan oleh konteks ilmiah. Selanjutnya ada perangkat berukuran kecil. Dalam IoT, perangkat kecil ini sangat mendukung dan meningkatkan skalabilitas, ketepatan dan juga fleksibilitas. Cara kerja Internet of Things yaitu dengan memanfaatkan sebuah argumentasi pemrograman, di mana tiap-tiap perintah argumennya itu menghasilkan sebuah interaksi antara sesama mesin yang terhubung secara otomatis tanpa campur tangan manusia dan dalam jarak berapapun. Internetlah yang menjadi penghubung di antara kedua interaksi mesin tersebut. Sementara manusia hanya bertugas sebagai pengatur dan pengawas bekerjanya alat tersebut secara langsung. Tantangan terbesar dalam mengkonfigurasi Internet of Things ialah menyusun jaringan komunikasinya itu sendiri. Di mana jaringan tersebut sangatlah kompleks dan memerlukan sistem keamanan yang ketat. Penerapan IoT.
[2:32]Berkembangnya teknologi IoT saat ini menjadi perhatian bagi semua masyarakat dunia. Berbagai kegiatan atau aktivitas bisa dibantu dan diselesaikan dengan mudah oleh teknologi. Berikut merupakan penerapan IoT di berbagai kehidupan sehari-hari.
[2:51]Nomor satu. Sistem E-tilang. Penerapan sistem E-tilang ini menerapkan banyak CCTV di setiap lampu merah dan persimpangan kota. Di mana CCTV ini terkoneksi dengan data center di kepolisian yang merekam nomor polisi pelanggar lalu mencocokkannya dengan BPKB pengguna. Lalu polisi akan mendatangi rumah pelanggar dan melakukan tilang. Sistem ini terbilang cukup efektif untuk mengurangi pelanggaran lalu lintas dan cocok untuk diterapkan di banyak kota besar di Indonesia. Diharapkan dengan adanya sistem ini, pelanggaran lalu lintas akan berkurang. Nomor dua. Waste Management. Waste Management merupakan alat untuk monitoring volume sampah di suatu tempat penampungan yang bisa dipantau dari jarak jauh. Petugas kebersihan kini tak perlu lagi mendatangi tempat sampah warga untuk memeriksa. Karena terbantu adanya IoT pada perangkat smartphone dan sistem sensor yang terdapat di dalam truk sampah. Nomor tiga. Colokan listrik pintar. Colokan listrik pintar ini merupakan stop kontak berbasis IoT yang dikendalikan melalui internet. Jadi kita dapat mengontrol dan menjadwalkan penggunaan alat-alat elektronika yang ada di rumah hanya dengan menggunakan smartphone kita.
[4:36]Nomor empat. Smart Farming. Sistem pertanian cerdas berbasis IoT dapat membantu memantau, misalnya cahaya, suhu, kelembaban, dan kelembaban tanah dari ladang tanaman menggunakan sensor yang terhubung. IoT juga berperan dalam mengotomatisasi sistem irigasi.
[5:05]Nomor lima. Smart Garage Door. Smart Garage Door merupakan project IoT yang dapat memonitoring status pintu garasi sekaligus membukanya dengan fitur scanner sidik jari. Apabila project ini diterapkan, kita bisa memonitoring garasi di mana pun dan kapan pun hanya dengan melalui smartphone. Untuk akses pembukanya juga akan lebih aman karena harus melalui scan sidik jari yang ada di smartphone kita. Ketika terdapat akses paksa dari pihak-pihak yang berusaha masuk ke garasi, kita akan mendapatkan informasi akan hal ini.
[5:56]Oke, sekian dulu video kali ini. Jangan lupa untuk like, comment and share video ini ke teman-teman kamu. Sampai jumpa lagi di video berikutnya.



