Thumbnail for Wawancara Beasiswa Bank Indonesia - Real Wawancara by Fadli's Journal

Wawancara Beasiswa Bank Indonesia - Real Wawancara

Fadli's Journal

9m 9s1,105 words~6 min read
Auto-Generated

[0:00]Kali ini kita akan simulasi wawancara beasiswa Bank Indonesia bersama awardee-nya. Iya. Perkenalkan nama saya Dimas Aryadi Putra, saya salah satu penerima beasiswa Bank Indonesia. Pertanyaan pertama adalah coba perkenalkan diri Anda dengan singkat. Oke. Dalam menjawab pertanyaan perkenalkan diri ini kita tentunya ya secara umum aja ya, seperti ini ya teman-teman. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, terima kasih atas pertanyaannya. Perkenalkan nama saya Dimas Aryadi Putra, saya biasa dipanggil Dimas. Saya merupakan mahasiswa aktif di Fakultas Hukum Universitas Mulawarman, di mana pada saat ini saya sedang menempuh semester 7 dan di sini saya mengambil minat studi hukum perdata dan lebih khusus kepada hukum perdata bisnis atau hukum ekonomi dan bisnis. Terima kasih. Oke, pertanyaan selanjutnya nih harus dijawab sama Dimas. Mengapa mendaftar beasiswa Bank Indonesia? Baik, terima kasih atas pertanyaannya. Terkait pertanyaan mengapa saya mendaftar beasiswa Bank Indonesia, hal ini saya melihat bahwa Bank Indonesia merupakan bank sentral akan suatu platform yang sangat besar bagi saya jika saya terlibat dan masuk sebagai salah satu penerima beasiswa Bank Indonesia ini. Dan tentunya saja di dalam beasiswa Bank Indonesia ini terdapat suatu komunitas di bawah binaan Bank Indonesia yang sangat prestisius yaitu Generasi Baru Indonesia. Terima kasih. Kenapa kamu layak mendapat beasiswa Bank Indonesia? Baik, terima kasih pertanyaannya terkait mengapa saya layak menerima beasiswa Bank Indonesia ini. Melihat pandangan bahwa background saya merupakan sebagai mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Mulawarman dan juga mengambil minat studi hukum perdata dan lebih fokus kepada hukum ekonomi dan bisnis. Hal ini saya anggap relate dengan apa yang menjadi program-program dan rencana kerja dari Bank Indonesia itu sendiri yang merupakan suatu fokus dalam ekonomi nasional baik secara makro maupun mikro seperti itu. Dan saya di sini lebih fokusnya kepada hukum, ruang lingkup hukum, maka di sini ada kebijakan-kebijakan yang dihasilkan oleh Bank Indonesia dan itu perlu suatu perluasan terhadap khalayak umum dengan suatu pandangan-pandangan hukum.

[2:15]Dengan itu kebijakan-kebijakan Bank Indonesia bisa menyeluruh dan dapat dipahami baik di kalangan saya sendiri, di kalangan mahasiswa maupun juga keluarga terdekat dan tentunya masyarakat secara luas seperti itu. Terima kasih. Oke, terima kasih. Apa yang akan kamu berikan kepada Bank Indonesia jika kamu menerima beasiswa ini? Baik, terima kasih atas pertanyaannya. Terkait apa yang akan menjadi output bagi Bank Indonesia jika saya terlibat di komunitas Genbi dan juga sebagai penerima beasiswa Bank Indonesia. Tentunya adalah di sini kita punya platform digital masing-masing yang sebelumnya di secara administratif juga berkas kita melampirkan Instagram kita, Facebook kita. Dan di situlah platform saya di untuk memperkenalkan bahwa saya bagian dari bisa dibilang ambasador dari Bank Indonesia, representatif Bank Indonesia. Tidak usah jauh-jauh lebih kepada teman-teman mahasiswa pun kita bisa influence mereka bahwa ini loh Bank Indonesia, ini loh Bank Sentral. Lalu ada program-program Bank Indonesia seperti Kris dan segala macam yang merupakan suatu prioritas utama dari Bank Indonesia sehingga di sinilah saya untuk memberikan informasi secara menyeluruh dan memperkenalkan program-program Bank Indonesia kepada teman-teman terdekat. Seperti itu, terima kasih. Oke, terima kasih. Selanjutnya apa kekurangan dan kelebihanmu? Baik, terima kasih pertanyaannya terkait kekurangan dan kelebihan, di sini saya akan menjawab terlebih dahulu terkait kelebihan saya. Kelebihan yang saya miliki yang pertama adalah manajemen waktu. Kenapa? Karena sebelum saya terlibat kemungkinan nanti jika masuk sebagai salah satu penerima beasiswa Bank Indonesia, saya sudah terlibat di berbagai organisasi, kepanitiaan dan volunteer dan segala macamnya. Dan saya juga melihat bahwa jika terlibat di dalam beasiswa Bank Indonesia ini maka akan masuk ke dalam komunitas Genbi gitu. Di mana setelah saya melihat bahwa kegiatan Genbi itu lumayan padat. Maka dengan kegiatan saya sebelumnya juga yang lumayan padat, saya bisa me-manage waktu itu dan juga saya dapat mengimbanginya dengan studi saya atau perkuliahan saya juga merupakan suatu prioritas utama. Sehingga kelebihan saya ada di manajemen waktu seperti itu. Selanjutnya kelebihan saya adalah di public speaking. Kenapa? Karena di public speaking itu adalah suatu apa ya? Soft skill yang bisa dibilang harus dimiliki oleh anak hukum gitu. Harus dimiliki sebagai anak hukum karena itu adalah modal utama kita untuk bekerja karena anak hukum itu adalah apa ya? Bisa dibilang seni dalam berbicara. Seperti itu. Untuk kekurangan menjawab pertanyaan kekurangan mungkin kekurangan saya itu adalah merasa mudah merasa tidak enakan. Dan itu sudah diakui oleh teman-teman saya semua di ruang lingkup teman-teman terdekat saya bahwa Dimas harusnya jangan seperti ini, jangan seperti ini nanti pekerjaan kamu yang bisa terbengkalai. Jadi kamu buat dulu skala prioritas kamu tuh seperti apa baru kamu bisa membantu mungkin yang lain di luar dari prioritas kamu. Jadi prioritas kamu yang utama itu tidak terbengkalai gitu. Nah itu yang saya berusaha terkait kekurangan saya untuk saya minimalisir. Terima kasih. Oke, terima kasih. Selanjutnya apa saja kesibukanmu saat ini? Baik, terima kasih atas pertanyaannya terkait kesibukan saya saat ini. Sebelum saya nantinya jika terlibat di salah satu penerima beasiswa Bank Indonesia dan masuk dalam komunitas Genbi, kesibukan saya sebelumnya itu ada organisasi internal kampus. Di mana saya terlibat di Lembaga Dakwah Fakultas, Fakultas Hukum Universitas Mulawarman, ada di LKis di situ kajian ilmiah dalam ruang lingkup hukum. Lalu saya juga terlibat di saksi kajian kajian ilmiah dalam hal anti korupsi.

[6:30]Selanjutnya saya juga terlibat berbagai macam pengabdian kepada masyarakat yang merupakan suatu program wajib dari dosen. Di mana pada saat itu saya melakukan PKM atau pengabdian di Desa Separi Kutai Kartanegara terkait hak kekayaan intelektual. Selanjutnya saya juga terlibat sebagai volunteer, volunteer sukarelawan, relawan COVID-19 atau disebut rekor. Itu merupakan program dari Kemendikbud Ristek Dikti pada tahun 2020 bulan Agustus hingga September. Tema utama saya adalah ketaatan hukum terkait COVID-19 di Kota Samarinda. Selanjutnya saya juga terlibat aktif di volunteer disabilitas di Provinsi Kalimantan Timur di situ saya sebagai enumerator di mana saya mengumpulkan data-data di setiap dinas provinsi Kalimantan Timur terkait hak-hak pekerja dari disabilitas seperti itu, terima kasih. Terima kasih. Selanjutnya, apa kamu tahu apa itu Genbi? Coba jelaskan. Baik, terima kasih atas pertanyaannya mengenai Genbi. Tentunya sebelum saya memberanikan diri untuk mendaftar beasiswa Bank Indonesia sudah riset terlebih dahulu mengenai apa sih istilahnya jika saya masuk sebagai salah satu penerima beasiswa Bank Indonesia. Yakni adanya suatu komunitas Generasi Baru Indonesia. Jadi yang saya saya ketahui atau sepengatahuan saya mengenai Generasi Baru Indonesia atau Genbi merupakan suatu komunitas yang diwadahi oleh Bank Indonesia terhadap penerima beasiswa Bank Indonesia di mana platform itu digunakan untuk kita pengembangan diri gitu. Jadi tidak hanya beasiswa Bank Indonesia sekedar memberikan beasiswa namun juga ada pengembangan skill dalam berorganisasi manajemen organisasi.

[8:29]Di situ juga kami dibina oleh pembina dari Bank Indonesia dan diperkenalkan juga terkait kebijakan-kebijakan Bank Indonesia dan kita juga sebagai brand ambasador dari Bank Indonesia. Seperti itu, terima kasih. Terima kasih, Don. Sudah. Kamu sering di podcast? Karena ketahuan cara ngomongnya bagus. Lancar. Enggak. Apa itu?

Need another transcript?

Paste any YouTube URL to get a clean transcript in seconds.

Get a Transcript