Thumbnail for Self Doubt - Drama Bahasa Indonesia Kelas XI by KELAS BAHASA INDONESIA

Self Doubt - Drama Bahasa Indonesia Kelas XI

KELAS BAHASA INDONESIA

10m 2s751 words~4 min read
Auto-Generated

[0:00]Aku adalah Jevlin.

[0:07]Dari dulunya selalu enggak PD sama diri sendiri. Sekarang aku sekolah di SMA Cakrawala. Tapi bukan hanya nyaman melainkan aku yang sering dijadikan bahan buli.

[0:23]Woi, kerjain rumah gua satu karung. Enggak mau aku kerjain dewek. Enggak berani mau sama gua sekarang. Kerjain cepat. Enggak mau aku kerja PR-nya dewek. Enggak ada pilihan cuma sama. Sekarang. Kadang aku pikir kenapa aku selalu dipandang rendah sama orang lain? Halo Jeff. Eh, Jeff.

[0:48]Hah, apa? Wah, ini kan buku Brian. Kok kamu ngerjain tugas dia? Kok disuruh-suruh lagi sama dia? Kenapa sih kok mau-maunya Jeff? Jangan kayak gitulah. Hmm, Key, aku balik dulu ya. Lah.

[1:04]Woi, enggak lu makan sana. Eh gua enggak mau makan. Ada racun tuh buang aja lah. Najis banget. Enggak enak sih gua itu. Aku makan. Woi, aku enggak mau disuruh-suruh dia terus. Lah, kenapa kau ngatur-ngatur aku? Wah, sekarang aku tahu kau nge-buli dia terus. Aku suruh kau. Aku bukan pembantu Brian, Bro. Kau enggak punya uang. Apa kau enggak dengar? Kau enggak dengar. Pergi lah, pergi. Dari kecil aku sering dibanding-bandingin sama adik aku dan rasanya aku selalu dianggap kurang sama mereka. Kalau capek dibilang jelek terus, aku belajar make up sendiri dan lebih sering cari pelarian di media sosial.

[2:41]Aku selalu percaya sama Keisha karena dia baik sama aku. Kami juga udah bareng dari sejak kecil. Dia selalu bantu aku dan selalu ada buat aku.

[2:55]Malamnya aku memberanikan diri buat ngomong soal pindah sekolah yang disarankan oleh Keisha. Mama, aku mau ngomong lah. Ngomong lah, siapa tahu bikin lah. Apa? Kau jangan minta duit. Enggak lah, dengerin dulu. Aku pengen pindah ke sekolah baru, sekolahnya Pinang. Enggak, malu aku. Kenapa ini kita pindah? Kan sekarang sekolah aku bagus. Kan sama aja. Aku pengen punya suasana yang baru, Ma. Buat apa? Enggak usah. Udah, Papa. Enggak usah dengerin Kakak. Nanti Papa yang bayarin pindah lah.

[3:39]Selama libur aku belajar make up bareng Keisha.

[4:07]Sampai akhirnya aku bisa. Saat masuk sekolah aku tampil berbeda dan semua orang langsung melihat aku.

[4:50]Baik, semuanya. Hari ini kita kedatangan murid baru. Silakan perkenalkan dirimu. Halo semuanya, perkenalkan nama saya Jevline Agustin dari SMA Cakrawala. Salam kenal semuanya. Ya, duduk.

[5:12]Hei, lu siapa? Ah, enggak tahu tadi. Gimana sih? Sumpah. Sorry ya, aku enggak lihat lu. You’re such a pretty girl. Makasih ya. Nama kau siapa? Aku Tasya dan ini Vanesa. Salam kenal ya. Oh, aku baru lihat. Kamu pakai make up produk apa? Bagus banget.

[6:02]Jadi gimana sekolah barunya? Lancar. Terus teman-temannya asik lah. Asik. Udah, kali ini ada tugas enggak? Enggak ada. Terus kalau misal di rumah diam aja ya?

[6:28]Ngapa ini Dek kau?

[6:33]Sekarang kau pindah sekolah, hah? Pindah kau. Enggak ada izin dari mama kau? Sudah, baru pulang. Berdua ikut ke sekolah sekarang. Enggak bisa. Kau pasti mainin aku kan? Sudah lah. Mangkuk, Bela. Kau juga diam. Kau juga jadi mama nuduh anak sendiri. Mama macam apa kau? Kau Bela ini terus anak kesayangan kau nih. Hah. Tahu.

[7:04]Kamu, masuk kamar aja. Besoknya.

[7:18]Coba lihat itu siapa? Cantik banget sih. Coba lihat ini siapa? Cantik banget.

[7:29]Ih, apaan sih? Aku enggak bisa kayak gitu. Oh, ya udah. Hei Jevlin, ini mama aku sebarkan ke semuanya. Woi, tengok-tengok tuh. Aku serius. Kakak berani sebarkan ke semua orang begitu. Seriously? This is the prettiest girl in our school, look.

[7:51]Hei Jevlin, ini mama aku sebarkan ke semuanya. Hei Jevlin, ini mama aku sebarkan ke semuanya.

[8:02]Ih, apaan sih? Aku udah capek, Mak. Aku enggak bisa ngelakuin itu.

[8:08]Ya, sini deh. Aku mau nge-jelasin ke semuanya. Aku mau nge-jelasin ke semuanya.

[8:27]Oke. Halo Jeff. Jeff, kalau gitu aku nutup. Kamu yang tenang dulu ya, Jeff. Nanti aku coba cari tahu siapa yang punya akunnya, oke?

[8:40]Dengan bantuan Keisha, semuanya menjadi tenang dan kebenaran pun perlahan-lahan yang tersebar.

[8:52]Ma, kenapa kamu enggak bilang selama ini sama Mama kalau kamu di-buli? Mama minta maaf karena selama ini selalu pilih kasih sama kamu. Jeff, yang nge-buli kamu siapa Jeff? Jangan ngapa-ngapain dia, Ma. Aku yang nyebar. Sebenarnya yang nyebar foto Mama itu aku. Dan aku enggak tahu kalau sekarang bakalan kayak gini. Aku minta maaf ya. Enggak apa-apa lah, jangan diulangi lagi ya.

[9:30]Jeff, minta maaf ya, kami juga enggak senang kayak gitu. We’re just disappointed that you didn’t tell us your problems. Nah, Jeff, mulai sekarang kalau ada yang nge-buli kamu lagi, kita bakal tendang bareng-bareng. Makasih ya guys, selalu ngedukung aku. Padahal kita baru kenal dong. Santai aja, Jeff. Yang penting kita akur. Enggak, apaan sih, Bu.

[10:00]Self Doubt

Need another transcript?

Paste any YouTube URL to get a clean transcript in seconds.

Get a Transcript